Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Senin, 15 Juli 2013

Forgotten Melody

From the bottom of my heart
let me introduce you to, ladies and gentleman... to a brand new concept of story
a different world, a different life... less sex scene, more content
i would not say, a story of many sex scene in it, is a poor story or something like that
that's a good story, i mean... yeah, honestly it's a good story
well, i don't know how to say...
umm, yeah... just forget it. whatever!
i just... want to introduce a something new
well, hope you enjoy!


########################
Selasa, 27 Februari 2007
Taman Pemakaman Umum Cikutra, Bandung

Melody Nurramdhani
Seorang gadis remaja meratap di atas sebuah pusara yang tampak masih baru. Gadis itu mengenakan kemeja hitam, sama hitamnya dengan suasana hatinya saat ini. Air mata tidak mau berhenti mengalir keluar dari pelupuk matanya, terpancar kesedihan yang amat sangat yang bahkan dirinya sendiri tidak mampu untuk mengungkapkannya. Gadis remaja itu meraung-raung, memanggil-manggil nama yang tertulis di papan nisan milik pusara itu.

Paijo's Revenge

Paijo

Cerita ini bermula dari sebuah obrolan di sebuah warung kopi sederhana di pinggir jalan.
''Jo gimana kabarmu ??? Setelah dipecat oleh si nyonya, kamu jadi jarang nongol disini sih jadi kangen aku.'' ucap seorang lelaki setengah baya berpakaian satpam sambil tangannya mengambil sepotong pisang goreng yang tersaji dihadapannya.
''Ah biasalah Bang lagi sibuk, ada protek kecil-kecilan.'' jawab seorang laelaki berumur 40 tahunan sambil menyeruput secangkir kopi panas pesanannya.
''Wah udah sukses lo Jo, pake ngerjain proyek segala.'' kata sang satpam, dari papan nama yang dipakainya tertulis ''Bambang''. Orangnya gemuk, tingginya 169cm, berkulit coklat agak kehitaman, berkumis tebal dan kepalanya botak tengahnya.
''Sukses apaan bang ??? Proyek gue cuma copet sana copet sini doank hehehehehe.'' ujar sang lawan bicara sambil tertawa memperlihatkan giginya yang letaknya amburadul sama seperti yang punya.
''Owalah Jo Jo, daridulu gak pernah berubah lo.'' kata Bambang sambil tersenyum kecut mendengar penuturan Paijo sahabatnya itu. Paijo memang dari dulu terkenal sebagai preman kampung kerjanya kalau tidak malak ya maling, maka dari itu Paijo diajak Bambang ikut ke kota untuk merubah peringai buruknya itu tapi apa mau dikata sifat orang sulit dirubah.
''Eh Bang kamu masih kerja di rumah itu yah ???'' tanya Paijo sambil ikut-ikut Bambang mencomot pisang goreng.
''Masih, emang kenapa ?'' tanya Bambang.
''Gak apa-apa, cuma nanya aja.'' jawab singkat Paijo sambil memandang kosong ke arah gelas kopi yang ada dihadapannya. Pikirannya melayang saat dia pertama kali diajak Bambang ke kota untuk ikut bekerja di rumah majikan Bambang.

Enam Sembilan

6 orang wanita cantik dan seksi duduk terikat di atas kursi yang terletak di tengah ruangan yang sangat besar seperti sebuah aula. Mereka telah sadar dari pingsan dan kini mengamati sekeliling ruangan itu. Di sebelah kanan mereka ada sebuah pintu yang berukuran sangat besar, sedangkan di sebelah kiri mereka ada 6 buah pintu yang berukuran normal. Di sekeliling tembok banyak terdapat angka 666 yang merupakan lambang sebuah organisasi hitam misterius terbesar di Indonesia, anggotanya merupakan orang-orang penting dan mereka lah yang mengendalikan Indonesia di belakang layar.  Mereka berenam saling memandang dengan penasaran dan sedikit terkejut karena ternyata mereka saling mengenal satu sama lain. Belum habis rasa kaget mereka tiba-tiba mereka kembali dikejutkan dengan suara pintu yang terbuka dengan keras. Pintu besar di sebelah kanan mereka terbuka lebar dan dari sana keluar orang-orang yang berpakaian serba hitam serta memakai jubah yang menutupi seluruh tubuh mereka. Salah satu dari mereka mendekati enam wanita itu, tangan kanannya menggenggam beberapa buah kunci sedangkan tangan kirinya menjinjing sebuah alat yang menyerupai radio. Alat itu diletakkannya di lantai dan tiba-tiba keluar suara serak laki-laki saat ditekan salah satu tombolnya.
‘Selamat datang 6 wanita terpilih, selamat mengikuti turnamen antar selebritis wanita yang telah menginjak tahun keenam. Turnamen ini akan menguji stamina dan daya tahan kalian sebagai seorang wanita. Aturannya sangat mudah, ada 6 buah kunci yang dibawa oleh salah satu teman saya yang kini berdiri di hadapan kalian, tiap orang mengambil sebuah kunci secara acak dan gunakan untuk masuk ke salah satu pintu yang ada di sebelah kiri kalian. Setelah kalian masuk maka akan ada skenario yang harus dihadapi, siapa yang bisa melaluinya dan sampai ke pintu selanjutnya paling cepat maka akan menjadi pemenangnya, hadiah untuk pemenang telah menunggu di baliknya sedangkan yang kalah akan terkurung di ruangan mereka sampai batas waktu 6 jam berakhir. Saya sebagai pimpinan organisasi sekaligus pencetus kegiatan tahunan ini mengucapkan semoga sukses dan dengan ini saya nyatakan turnamen ini resmi dimulai.’
Suara itu berakhir bersamaan dengan menyalanya lampu di atas pintu dan menunjukkan angka-angka dari tiap pintu. Tiap pintu memiliki warna yang berbeda sesuai dengan warna lampu di atasnya. Di atasnya lagi ada huruf digital yang menyala dan berbunyi “6 hour, 6 women, 6 key, 6 door, 6 stage and 6 scenario”. 6 orang wanita itu telah terlepas dari ikatannya, mereka telah berada di depan pintu yang sesuai dengan kunci masing-masing. Setelah saling memandang satu sama lain dengan agak ragu akhirnya mereka membuka pintu di hadapan mereka dan satu-persatu masuk ke dalamnya.

Jumat, 31 Mei 2013

Petualangan di Tanah Papua - Final

Kepekatan malam menutupi daerah hutan rimba di Papua - hawa sejuk mulai menguasai didaerah pedalaman yang biasanya di tengah hari sangat panas dan lembab. Keheningan malam terganggu oleh bunyi pelbagai serangga dan juga burung hantu serta ketepak sayap kelelawar mencari mangsanya. Semuanya itu tak menjadi perhatian Ashanty : saat ini benaknya hanya di penuhi oleh satu fikiran saja yaitu bagaimana caranya lolos dari cengkraman ke lima penduduk asli yang terlihat sangat buas itu. Mungkin sekali ia takkan lolos dari perkosaan massal - namun bagaimana caranya agar jiwanya dapat selamat dan tak menjadi korban suku bangsa yang mungkin masih sedemikian biadab dan kanibal menikmati hidangan daging manusia. Kelima lelaki yang bertubuh hitam legam dan tampak sangat kasar itu kini telah mendekati dan mengelilingi Ashanty yang berlutut dan menundukkan kepalanya. Salah seorang yang memakai topeng menyeramkan kemudian tampil di hadapan Ashanty , menyentuh serta mendengakkan dagunya sehingga mata mereka berhadapan. Ashanty hanya dapat melihat sinar mata orang si lelaki melalui lubang di topengnya, sehingga sukar untuk menafsirkannya dengan jelas. Tangan sangat kasar yang memegang dagunya kini diletakkan diatas kepala Ashanty , mengusap usap rambutnya yang tergerai , kemudian menekan kepalanya ke bawah sehingga mendekati alat kemaluannya yang telah membesar dan tegang di hadapan wajah si cantik. Tombak yang berada di tangan kiri lelaki buas itu kini ditujukan ke arah buah dada kanan Ashanty dan menyentuh puncak putingnya yang memang sangat menggemaskan setiap mata lelaki yang melihatnya. Alat kejantanannya sedemikian menakutkan penuh otot dan pembuluh darah itu kini menyentuh dan mendesak ke bibir Ashanty yang masih menutup. Ashanty tentu saja mengerti apa maunya lelaki buas itu namun jiwanya masih saja menolak dan tak mau menerima barang asing di masukkan ke dalam mulutnya , namun sang lelaki tak mengenal belas kasihan. Ujung lembing yang terasa dingin dan sangat tajam itu kini mulai ditekannya ke puncak puting buah dada Ashanty menyebabkan si cantik bergidik dan kembali sadar bahwa ia tak mempunyai pilihan lain. Sambil mengucapkan doa yang masih samar samar diingatnya dari sejak masa remajanya Ashanty perlahan membuka mulutnya yang mungil. Bukaan yang kecil itu tak disia siakan oleh lelaki buas itu yang dengan sangat kasar melesakkan penisnya yang tidak disunat ke rongga mulut Ashanty. Amat sesak dan penuh terlihat tombak daging itu masuk diantara bibir manis yang biasanya memakai make up sangat mahal. Karena memang kepala penis itu sangat besar dan pas pas-an masuk maka baik bibir Ashanty maupun deretan giginya kini berfungsi membuka kulup sang pemerkosa - disaat itu barulah tercium oleh Ashanty bau yang sangat tak enak memualkan dari bagian kepala penis yang memang selama tak ereksi penuh selalu tertutup oleh kulup dan mungkin jarang dibersihkan oleh sang empunya. Bau memualkan tercampur pesing itu menyengat panca indera penciuman Ashanty sehingga diusahakannya bernafas melalui mulut agar hidungnya tak tersiksa aroma memuakkan, namun apa daya mulutnya penuh sesak dengan daging pentungan yang masuk hampir setengahnya. Pemasukan itu sudah lebih cukup dan tak dapat diteruskan karena telah menyentuh awal kerongkongan dan tenggorokan Ashanty menyebabkannya gelagapan sukar sekali bernafas.

Sekar dan Bayang Ireng

SINOPSIS
Seorang gadis pendekar berusaha membebaskan kawannya yang diculik dedemit sakti dengan ilmu silat hitam yang tak terduga.

Story codes
MF, MFF, mc, tent, magic, nc, rape, reluc

DISCLAIMER
  • Cerita ini adalah fiksi dan berisi adegan-adegan yang tidak pantas dibaca mereka yang belum dewasa, jadi jika pembaca masih belum dewasa, harap tidak melanjutkan membaca. Penulis sudah mengingatkan, selanjutnya adalah tanggungjawab pembaca.
  • Semua tokoh dalam cerita ini adalah fiktif. Kemiripan nama tokoh, tempat, lembaga dan lain-lain hanyalah kebetulan belaka dan bukan kesengajaan.
  • Sebagian tokoh dalam cerita ini digambarkan memiliki latar belakang (profesi, kelas sosial, suku dll.) tertentu. Tindakan mereka dalam cerita ini adalah fiksi dan belum tentu menggambarkan orang-orang berlatar belakang serupa di dunia nyata.
  • Pemerkosaan, pelecehan seksual, KDRT, dan trafiking di dunia nyata adalah kejahatan dan penulis menentang semua itu.  Penulis harap pembaca cukup bijak untuk dapat membedakan dunia nyata dan khayalan. 
  • Penulis tidak memperoleh keuntungan uang apapun dari cerita ini dan tidak memaksudkan cerita ini dijadikan sumber pendapatan bagi siapapun.
Cerita ini diadaptasi dari beberapa cerita lain. 
Ada komentar? Ide cerita? Mau diposting di situs anda?  Silakan kontak penulis di ninjaxgaijinATyahoo dot com.  Selamat membaca.

Sekar & Bayang Ireng
-Ninja Gaijin-

###################################

Minggu, 19 Mei 2013

4Bia 2: Girl's Collector (Franda)

  • Cerita ini merupakan cerita ke-2 dari 4 cerita.
  • Cerita ini terpisah dari 3 cerita lain yang akan disajikan namun memiliki hubungan dengan cerita ke-1 sebagai acuan (baca : aura kasih – 4bia 1 “apartemen 1303”).
  • Met baca yaah ^o^ Diny Yusvita.
  • Salam Metal, Bung Rompis *awas ketawa sendiri disangka orang gila.
#########################
‘Pemirsa.. Indonesia kembali diguncang berita misterius. Baru saja kita kehilangan lagi yang kali ini seorang presenter berbakat, dimana sehari sebelumnya kita kehilangan pengantin muda artis. Mereka.. Bla bla bla bla’, suara pembawa acara berita di TV.


Flip!, TV dimatikan.
Orang yang mematikan televisi menyeringai. “Hehehe..kita masuk berita, Wuak hak hak hak hak,” ia tertawa bangga. Penisnya tengah dikulum dua wanita muda cantik jelita yang duduk bersimpuh di kiri dan kanan mengapitnya duduk bagai raja diraja. Tentu dua wanita itu adalah celebrity tanah air yang dimaksud penyiar berita TV tadi.
Mereka tidak berbusana...
Mereka serta beberapa artis lain yang tengah merangkak di lantai dengan kalung budak.
Mereka…??

Wayang Hot: Shinta diculik Rahwana

Yang pakem adalah Rama Shinta
Episode 9
Dari Wayang Pasca Pakem Ki Broto de el el.
Shinta Purik, Ngambeg
(Aslinya Shinta diculik Rahwana)


Rama & Shinta

Di hutan Dhandhoko, sepeninggal Lesmana, keadaan tidak menjadi lebih baik. Rama sering termenung menyendiri memandang bulan merah sambil menyenandungkan lagu-lagu putus kasih. Hatinya sedih membayangkan adik kinasih sendirian bertapa di gua yang sunyi sepi. Ia menyesal telah melepaskan orang yang paling dicintainya, demi laku satrio utomo (lelakon ksatria utama), yang sebenarnya sikap lamis. Demi ambisi politiknya untuk kembali madheg narendro (naik jadi raja) dengan mengorbankan orang yang ingin menyayanginya dan menyanding orang yang tidak begitu disayangi. Melihat kenyataan seperti itu, Shinta menyadari bahwa ia sedang menghadapi kenyataan pahit. Cinta Rama hanya untuk adi kinasih/terkasih walau orangnya telah mungkur. Yang dimiliki Shinta hanyalah sosok Rama, bukan hati Rama. Yang dihadapnya hanyalah raga Rama, bukan sukmanya. Yang digenggam Shinta hanyalah secarik kertas nikah, bukan jati diri Rama.

Rabu, 08 Mei 2013

Jurnal Seks Marlene: Fantasi Liar Suamiku

Marlene


Perkenalkan namaku Marlene, sekarang berumur 28 tahun, sudah menikah tetapi belum berencana untuk memiliki anak dulu karena masih berkonsentrasi dengan karier dan pendidikan S2-ku. Aku bekerja sebagai head marketing di salah satu bank swasta ternama di Jakarta, di samping itu sorenya aku menyempatkan diri mengikuti kuliah, tidak setiap hari sih, paling dalam seminggu 2 atau 3 hari dan waktunya sudah kusesuaikan dengan jam kerjaku. Teman-temanku bilang aku beruntung karena dikarunia wajah yang cantik dan memiliki bentuk tubuh yang indah, mungkin karena ukuran dada dan pinggulku yang sangat menggoda, selain itu ditambah pula mendapatkan suami yang terbilang cukup tampan dan mapan. Aku dan suamiku, Beny, baru menikah sekitar dua tahun. Bagiku ia bukan sekedar pendamping hidup, tapi juga partner seks yang paling luar biasa, terkadang aku sampai kewalahan menghadapi gairahnya yang begitu tinggi.

Minggu, 05 Mei 2013

Pernikahan yang Ternoda 2: Kembalinya Mantan Kekasih

Lisa

“Auu… Aldi, ampun….” aku mengelinjang kegelian saat tiba-tiba Aldi menggelitik pinggangku, rasa ngantuk yang kurasakan kini sudah sirna, “ya… ha…ha… kamu nakal ya, nanti mama balas lo…” aku berusaha berdiri sambil menangkapnya, tetapi usahaku gagal karena Aldi begitu lincah menahan seranganku
“masa segini aja si ma….” Katanya sambil berusaha menangkap kedua tanganku yang dari tadi berusaha menggelitikinya
Sebenarnya aku tidak menyangka kalau ternyata tenagaku kalah besar darinya sehingga dengan mudanya Aldi mengikat ke dua tanganku,
“he…he… sekarang mama mau lari ke mana lagi ayo…” ancamnya sambil memainkan ke dua jarinya di depan mataku,
“Sayang ampun, iya mama ngaku kalah…” kataku mengiba ke padanya,
Ternyata Aldi sangat senang melihatku yang sudah tidak berdaya perlahan jari-jarinya mulai menggelitik perutku sehingga aku kembali kegelian, gerakanku yang liar membuat baju tidurku ke singkap sampai perutku yang putih mulus terlihat olehnya.

Minggu, 28 April 2013

The Magic Remote ESCIT

Carmadi / Camad

Carmadi atau akrab disapa Camad atau juga biasa dipanggil “cawet oleh teman-teman SMP nya adalah pemuda pengangguran setelah dia lulus SMA, umurnya sekarang 19 tahun, umur-umur emas untuk seorang lelaki mencari wanita idamannya, tetapi Camad belum sekalipun mempunyai pacar. Jangankan pacar, teman wanita pun dia tak punya, sifatnya sebenarnya baik, dia suka menolong tanpa pamrih bahkan waktu SMA dia suka disuruh temannya untuk membelikan es ke kantin depan yang jaraknya jauh dari kelasnya, dia pun rela tanpa mengharap uang kembaliannya tau pamrih sedikit pun . Sejak kecil memang Camad sudah terbiasa dengan cobaan hidup, dia tinggal dirumah gubuk kecil di sebuah gang sempit yang penuh sesak oleh warganya, padahal sebenarnya dia adalah keturunan konglomerat, bapak Camad adalah anak dari salah satu mentri yang pernah menjabat di era orde baru, tetapi bapak Camad sudah tidak dianggap sebagai keluarga lagi karena dia memilih tinggal bersama istrinya sekarang yang notabene adalah anak dari pembantu di keluarga konglomerat itu, bapak Camad justru memilih hidup sederhana dengan istrinya ketimbang melanjutkan karir bapaknya. Orang tua Camad sudah mengajarkan pentingnya keikhlasan dalam hidup walaupun Camad belum sepenuhnya bisa mengerjakannya secara utuh.