Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Minggu, 31 Maret 2013

Diary of a Cuckold 2: Keluarga Gila Istriku

Sarah

Siang itu, suasana tak terlihat secerah biasanya. Matahari bersembunyi di rimbunan mega mendung yang berwarna putih kehitaman. Angin dingin dan basah berhembus pelan, menerbangkan daun daun kering kearah balkon. Membawa pasir dan debu yang mulai mengotori lantai ubin tempat dimana aku berada.
“Sebentar lagi pasti bakal turun hujan...” kataku dalam hati.
Kuseruput cairan hitam pekat yang ada didalam cangkir putih itu sambil mengamati layar laptopku yang menampilkan laporan pekerjaan yang sedang aku coba selesaikan.
“Kopi hangat memang teman yang cocok untuk menemani ketika menyelesaikan tugas-tugas kantor”
Kuputar-putar cangkir yang hampir kosong itu ditelapak tanganku, sambil membayangkan sosok wanita yang selalu membuatkan minuman kegemaranku ketika aku mengerjakan pekerjaan kantor.

Geliat Gelisah Sang Kumbang


Ringkasan episode sebelumnya :

Ketidaksenangannya terhadap hubungan Alfi dan kakaknya Lila membuat Lidya menyetujui usul sahabat baiknya Sabrina untuk menjebak Alfi agar pemuda itu menyingkir dari kehidupan rumah tangga Lila untuk selamanya.


#########################
Di rumah sakit

Alfi

Di sebuah kamar VIP nampak Lila terbaring tengah menanti persalinan dirinya. Tadi pagi Lidya sempat mampir sebelum pergi ke kantornya dan mengutarakan niatnya buat mengajak Alfi tinggal serumah dengannya dengan alasan dia dan Sabrina merasa tidak aman tinggal berdua tanpa adanya lelaki di rumah itu. Ini aneh! pikir Lila. Sekalipun alasannya masuk akal tetap saja Lila merasakan jika ada sebuah kejanggalan. Mengapa Lidya  justru memilih Alfi? Bukankah Lidya sangat tidak menyukai Alfi? Hhhhhh! Lila berkali-kali menghela napas. Ia terus menduga-duga apa sebenarnya  yang tengah Lidya rencanakan. Kedua gadis ini benar-benar tak tahu sedang berhadapan dengan siapa. Keluh Lila. Meski demikian ia belum memberikan persetujuan kepada Lidya. Tak lama kemudian masuk Sandra dan Niken ke kamarnya. Lila sengaja memanggil ke duanya untuk mendiskusikan masalah ini bersama.
“Ibuku sedang dalam perjalanan menuju kemari. Jadi kita tak punya waktu banyak buat membahas soal ini” ujar Lila.
“Aku belum tahu seperti apa rupa si Sabrina itu tapi aku pernah melihat adikmu, La. Dia itu sangat cantik dan mengoda. Dan aku kira Alfi tak bakalan kuat menahan hasratnya jika harus terus-terusan berdekatan dengan Lidya ”ujar Sandra.
“Ini Sabrina. Foto ini kuambil saat kami makan malam beberapa hari yang lalu”ujar Lila sambil memperlihatkan sebuah foto dari handphone-nya kepada Sandra dan Niken

Rabu, 20 Maret 2013

Petualangan di Tanah Papua


Dari sekian banyak negara yang membutuhkan bahan hasil alam mentah didunia ini terutama di di Asia maka tiga negara yang sangat prominen : China sebagai The New Rising Power , Korea Selatan dengan industrinya yang semakin lama semakin canggih dan sanggup menandingi negara Barat paling modern , dan tentunya Jepang yang sama sekali tak mempunyai bahan mentah apapun di negaranya namun telah menjadi kekuatan ekonomi luar biasa dan dapat bersaingan dengan USA maupun negara-negara industri klassik Eropah seperti Jerman, Perancis dll. Terutama setelah Jepang terkena bencana gempa bumi dan selanjutnya Tsunami dahsyat sehingga reaktor nuklir Fukushima mengalami "melting down" dan terpaksa dihentikan sama sekali aktivitasnya, maka diperlukan sekali bahan bakar alternatif lain. Selain itu dengan semakin pesatnya segala macam sarana komunikasi modern baik dalam bidang elektronika , komputer , smartphones, smart pads serta play stations maka diperlukan pula pelbagai logam mulia dan stengah mulia yang langka. Tak dapat diabaikan pula didalam dunia glitter and glamour serta mode yang aneh aneh diperlukan juga emas berlian yang kebanyakan berada di daerah terpencil belum terjamah.  Di pelbagai negara berkembang dimana banyak terdapat sumber alam masih sering terjadi peperangan karena selain memang penduduk asli disitu sudah ribuan tahun selalu gontok²an antara suku satu dengan suku lain hanya karena soal sepele saja. Disamping itu kekuatan negara kapitalis juga ikut memainkan peranan karena menginginkan hasil bumi mereka dan berusaha kerja sama dengan regime yang korup dipelbagai negara itu. Hal yang sama terjadi di daerah Amerika Selatan (Amazona) dibenua Afrika dan tentunya tak dapat dilupakan pengambilan hasil bumi , hutan dan laut misalnya dari negara Indonesia oleh kekuatan asing yang tentunya hanya dapat berhasil karena penguasa setempat dengan mudah dapat disogok dan diberikan uang semir. Yang menjadi korban selalu adalah rakyat jelata yang tak berdaya melihat penjarahan bumi milik mereka oleh penguasa korup bangsa sendiri yang dengan senyum lebar munafik di koran menjual hasil alam kepada bangsa asing.  Kisah dibawah ini mempunyai latar belakang yang benar terjadi Papua New Guinea sekaligus dicampur dengan dengan inti dari sebuah film tua dengan lokasinya juga di Pulau New Guinea. Setelah membaca bagian pertama dari kisah ini mungkin sekali masih belum nyata dan terfahami apa sangkut paut para pelaku cerita dan hasil bumi alam Papua New Guinea - di bagian kedua barulah akan jelas hubungan latar belakangnya.

Pendekar Super Sakti


DISCLAIMER :
  • Cerita ini adalah untuk konsumsi mereka yang telah berumur 18 tahun keatas atau dengan kata lain termasuk golongan cerita dewasa, namun jika anda berumur dibawah umur yang telah disebutkan namun tetap memaksa untuk membaca maka resiko sepenuhnya menjadi tanggungan anda.
  • Cerita ini ditulis hanya untuk bersenang-senang dan hanya sekedar mengungkap kejadian (potongan cerita) ‘tersembunyi’ yang tidak ditulis oleh pengarang di buku aslinya dikarenakan aturan-aturan dan undang-undang penyiaran terutama di Indonesia, Hongkong, Taiwan dan China. Atau barangkali penulis itu merasa ‘sungkan’ menceritakan kejadian yang sebenarnya.
  • Cerita ini adalah sebuah fiksi, yang diadaptasi dari cerita menarik yang sudah ada, sehingga apabila ada kesamaan tokoh, karakter, latar ataupun waktu kejadian di dunia nyata, maka semua itu hanyalah sebuah kebetulan semata. Untuk mengetahui cerita selengkapnya, Anda bisa membaca cerita aslinya.
  • Cerita ini tidak untuk dikomersialkan, Cerita ini bukan untuk di-copy paste sembarangan dan disebar-sebar tanpa etika, tolong hargai juga penulis/adapter yang sudah capek-capek berada di depan komputer selama berjam-jam.
  • Terakhir, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu membuat cerita ini menjadi ada.

Diadaptasi oleh Ruhul Yaqin
@@@@@@@@@@

Sabtu, 09 Maret 2013

Skandalku dengan ABG Tetangga

Lani

Namaku Lani, seorang ibu rumah tangga, umurku 36 tahun. Suamiku namanya Prasojo, umur 44 tahun, seorang pegawai di pemerintahan di Bantul. Aku bahagia dengan suami dan kedua anakku. Suamiku seorang laki-laki yang gagah dan bertubuh besar, biasalah dulu dia seorang tentara. Penampilanku walaupun sudah terbilang berumur tapi sangat terawat, karena aku rajin ke salon dan fitnes dan yoga. Kata orang, aku mirip seperti Sandy Harun. Tubuhku masih bisa dikatakan langsing, walaupun payudaraku termasuk besar, karena sudah punya anak dua. Anakku yang pertama bernama Rika, seorang gadis remaja yang beranjak dewasa. Dia sudah mau lulus SMA, yang kedua Sangga,masih sekolah SMA kelas 1. Rika walaupun tinggal serumah dengan kami juga lebih sering menghabiskan waktunya di tempat kosnya di kawasan Gejayan. Kalau si Sangga, karena cowok remaja, lebih sering berkumpul dengan teman-temannya ataupun sibuk berkegiatan di sekolahnya. Semenjak tidak lagi sibuk mengurusi anak-anak, kehidupan seksku semakin tua justru semakin menjadi-jadi. Apalagi suamiku selain bertubuh kekar, juga orang yang sangat terbuka soal urusan seks. Akhir-akhir ini, setelah anak-anak besar, kami berlangganan internet. Aku dan suamiku sering browsing masalah-masalah seks, baik video, cerita, ataupun foto-foto.

Selasa, 26 Februari 2013

Karma Sang Kades Cabul

PROLOG


Tergesa-gesa pak Tholil menaiki motornya dan memacunya dengan kecepatan tinggi menuju puskesmas yang terletak diujung desa berlawanan arah dari rumahnya. Semua acara resmi hari itu telah diserahkannya kepada wakilnya, karena ia ingin membantu jururawat baru yang kemarin dahulu tiba didesa terpencil itu untuk merapihkan puskesmas baru yang belum lama dibuka. Belum terlalu banyak perlengkapan yang ada, sehingga dokter muda yang selesai bertugas setahun digedung puskesmas lama merasa tak betah dan akhirnya dengan segala macam alasan meninggalkan puskesmas lama itu sebelum ada penggantinya. Secara wajar dan menurut UU berlaku maka tak boleh seorang dokter muda yang sedang tugas didaerah ketika baru saja selesai berhenti begitu saja. Namun di negara antah berantah ini "semuanya dapat diatur" - apalagi kalau si dokter muda ini anak dari pejabat penggede di pusat dan mempunyai uang bukan lagi jutaan melainkan milyard.

Gairah Nakal di Kost

Santi
 Jarum jam di tangan Santi menunjukkan pukul 11.00 malam, saat ia membuka gerbang kosan yang telah ditutup sejak 2 jam yang lalu. Ia berjalan kelelahan setelah seharian mengerjakan tugas kelompok bersama 3 temannya. Santi adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi di salah satu PTN di wilayah Bandung. Saat ini ia tengah menempuh semester 6. Santi termasuk mahasiswi yang rajin dengan IPK di atas 3,5. Tetapi lain halnya untuk urusan asmara. Santi merogoh tas mencari kunci kamar kosannya. Saat itu penjaga kosan bernama Pak Damar menyapanya.
“Neng Santi. Baru pulang malam-malam begini?”
“Eh, Pak Damar.”, Ujar Santi dengan sedikit terkejut sambil menoleh, “Iya, Pak. Baru selesai ngerjain tugas di kosan teman.”
Pak Damar tidak lagi menjawab, Ia hanya menganggung sambil berjalan menuju pos jaga. Akhirnya Santi berhasil menemukan kunci di dalam tasnya. Ketika Ia membuka pintu, kamarnya terlihat gelap gulita, Ia baru teringat lampu kamar mati sejak pagi tadi sebelum Ia pergi.
“Pak Damar!” teriak Santi.
“Iya, Neng.” jawab Pak Damar sambil berdiri di depan pintu pos jaga.
Santi berjalan mendekat. “Pak, bisa minta tolong? Lampu kamar saya mati, tadi lupa beli.”

Kamis, 14 Februari 2013

Viona The Naughty Girl 2 : Rise of the Avenger


Notice :
  • Cerita berikut adalah mengandung material dewasa, bila anda dibawah umur disarankan jangan membaca.
  • Semua peristiwa, karakter, dan nama yang didalam cerita ini adalah fiksi/tidak nyata.
  • Dilarang melakukan dan mencontohi tindak tidak pantas di dalam cerita ini.
  • Bila ada nama yang sama, dan kejadian yang mirip, itu hanya kebetulan saja, tidak berhubungan dengan crita ini.
  • Jauhi seks ilegal, dan jangan memperkosa satu sama lain.

Selamat menikmati.

#########################

John a.k.a Black
"pecundang, pengedar...itulah mereka menyebutku, dipukuli sia-sia, dipenjara sia-sia atas kesalahan yang tidak kulakukan, seseorang harus membayar ini semua...suatu saat"

Selasa, 05 Februari 2013

The Orgy Club 3: Buih Cinta di Tengah Lautan Birahi

“Amel ya...dia sebenernya anak yang baik, orangnya gak bertele-tele, pinter lagi, gua baru tau cerita dia kaya gitu, ke gua aja yang kenal lebih lama belum pernah cerita, tapi ke lu udah, gua rasa dia juga sebenernya ada hati ke lu Ric” kata Indra mangut-mangut mendengar curhatku, “oh iya makasih Mas!” katanya pada si mas pembantu kantin yang baru mengantarkan pesanannya.
Saat itu jam setengah sepuluh pagi, baru bubaran kuliah pagi. Kami makan pagi sambil ngobrol mengenai orgy club dimana aku baru saja menjadi newbie-nya yang berkat rekomendasi dari temanku yang satu ini. Dan baru pada Indra lah aku curhat mengenai perasaanku terhadap Amel yang tiba-tiba saja timbul setelah aku ML dengannya dan ia mulai terbuka padaku. Aku tidak ingin langsung mengatakan ini cinta karena aku ingin lebih berhati-hati mengenai yang satu itu agar tidak sakit hati lagi setelah dikhianati mantanku.
“Ya itulah aneh kan Dra, gua kayanya ada rasa ke dia tapi malah enjoy kalau liatin dia digituin sama orang lain, lagian dia itu kan lebih tua dari gua, gua pengennya yang lebih muda daridulu juga”
“Haiya masa soal itu aja dimasalahin kaya milih milih mobil, gini aja deh bro, mulai sekarang gua ga akan pernah nyentuh si Amel lagi sampe lu mutusin kalau lu emang ga pengen macarin dia”
“Pacarin? Wah gua belum kepikir kesitu sumpah, buru-buru mutusin pacarin malah bikin sakit ati kaya yang dulu-dulu.”
“Udah, nyantai aja mikirnya, jodoh gak jodoh udah ada yang atur, kalau lu mau minta pendapat cewek soal  ini ke Kak Angel deh, dia itu cewek yang dewasa bukan cuma umur tapi juga pemikiran, dia paling enak buat teman curhat, percaya deh”
Tiba-tiba BB Indra berbunyi dan ia mengangkatnya lalu berbicara selama beberapa saat, aku cuek meneruskan makanku sampai ia menyelesaikan bicaranya
“Huh sialan, baru inget habis masa aktif!” gerutu Indra ketika mengirim pesan yang gagal.
“Mau pake yang gua dulu?” tawarku
“Ngga...ntar aja....eeehh hhmmm...Ric!” tiba-tiba wajah Indra tersenyum penuh arti sambil memandang lurus ke belakangku
“Apa?” jawabku
“Gua lagi butuh pulsa nih, mau ga kita taruhan kalau gua menang lu isiin mentari 100 buat gua, gimana?” tantangnya.
“Kalau lu ga menang gimana?” tanyaku lagi
“Ntar gua yang beliin pulsa buat lu kalau dah habis”
“Boleh...taruhan apa emang? Bola?” aku menyeruput air mineralku.
“Bukan...lu pasti seneng deh, tuh lu liat di sana, tuh dokter itu!”

Kamis, 31 Januari 2013

Cinta dan Derita sang Mawar liar

BUNGA-BUNGA TERAKHIR BUAT ALFI
Bag 2 dari 11 : Cinta dan Derita sang Mawar liar


Ringkasan episode sebelumnya :

Lidya mengajak Sabrina satu-satunya sahabat sehati yang pernah ia miliki buat menemaninya tinggal bersama di rumah milik Lila. Meski telah sekian lama menjalin persahabatan Lidya hanya mengenal sosok Sabrina sebagai gadis yang memiliki kehidupan free life style ala remaja jaman sekarang. Senang bergonta ganti kekasih bahkan tak segan-segan mengakhirinya di tempat tidur. Namun di balik itu semua si Mawar putih  tak pernah tahu jika  sang Mawar Merah  menyimpan lebih banyak kenangan liar dan dasyat yang tak pernah terbayangkan bahkan  tak dapat diterima oleh akal sehatnya.

--

Hari-hari kami berlalu tanpa mbak Narti. Tak cuma mang Gimin yang merasa kehilangannya, akupun begitu sedih. Hanya mbak Narti-lah yang menjadi temanku sekaligus saudara yang memanjakanku. Setelah kepergiannya, mami segera mendatangkan penggantinya. Tak tanggung-tanggung dua orang sekali gus. Ke dua-duanya berusia paruh baya. Keduanyapun sangat baik dan sopan kepadaku. Namun entah mengapa aku tak bisa mengakrabkan diri dengan mereka seperti halnya terhadap mbak Narti. Yang paling menderita tentu saja adalah mang Gimin. Ia sempat jatuh sakit sehingga tubuhnya semakin kurus. Setelah sembuhpun ia lebih banyak menyendiri dan melamun. Aku sungguh iba terhadap nasibnya. Sebisanya aku menghiburnya dengan membuatkan makanan kesukaannya. Hingga pada suatu hari setelah pulang sekolah. Seperti biasa mang Gimin menjemputku.