Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Rabu, 21 Mei 2014

Pemerkosaan di tengah Magang

Rina

Beranjak kelas dua, Rina harus melaksanakan magang di sebuah perusahaan dan kebetulan ia memperoleh tempat magang di PT Tirta Husada yang bergerak dibidang budidaya ikan kerapu. Gadis yang cantik dan supel itu ditempatkan di bagian akuarium penangkaran ikan dan bertugas untuk memastikan kadar kelembaban dan suhu air. Saat  memasuki tempat usaha Rina harus menggunakan jas warna putih agar tidak mengotori seragam sekolah yang ia pakai. Tugasnya ditempat magang hanyalah mencatat tingkat kelembaban dan suhu air di masing – masing aquarium lalu melaporkan pada Pak Dasim selaku supervisor. Pak Dasim adalah pria umur 40 tahun yang sudah bekerja sebagai supervisor di perusahaan itu. Beliau selalu memberikan arahan kepadanya bagaimana suhu dan kelembaban air yang tepat. Beliau adalah orang yang baik dan ramah sehingga cukup akrab dengan Rina. Tak jarang saat waktu istirahat Rina makan bersama Pak Dasim dan juga karyawan lain, karena  Rina juga anak yang supel dan suka bergaul dengan semua kalangan. Seminggu Rina beraktivitas di tempat tersebut, namun ia benar –benar tidak menyadari bahwa beberapa karyawan sering memandanginya terutama Pak Dasim selaku Supervisor.

Jumat, 16 Mei 2014

Angel in Cage

 
Angel
"Tteet…. teettt…teetttt…” bunyi suara bel rumah Angel terdengar begitu nyaring.
Angel adalah seorang pengantin muda. Wajahnya cantik, kulitnya putih mulus karna memang ia adalah seorang wanita keturunan Chinese. Dia terkenal sebagai warga yang ramah tamah dilingkungan barunya ini. 5 bulan lalu dia baru menikah dengan seorang laki – laki tampan bernama Edwin. Edwin berumur sekitar 28 tahun, berbeda cukup jauh dengan Angel yang baru berusia 20 tahun. Edwin adalah seorang eksekutif muda dengan kehidupan yang sangat mapan! Pantas saja dia mampu mendapatkan gadis muda secantik dan seseksi Angel yang merupakan idaman semua kaum pria yang berasal dari keluarga konglomerat juga. Pasangan ini hidup dengan bergelimang harta, dan sekitar 2 bulan yang lalu pasangan ini baru saja membeli rumah baru di kawasan elit ibukota untuk mereka tinggali bersama. Kehidupan rumah tangga kedua pasangan ini tergolong harmonis meskipun mereka jarang bertemu dikarenakan kesibukan Edwin mengurus perusahaannya.

Rabu, 30 April 2014

Liburan Birahi 10: Heart Terminal

Aryanti
Heart Terminal.

Dako memejamkan matanya, coba meresapi hangatnya air dalam bathtub. Pikirannya jauh menerawang tentang asa yang terbangun akan sebuah kehidupan rumah tangga yang bahagia. Namun Dako tidak sendiri, di atas tubuhnya berbaring Aryanti, wanita yang pikirannya juga tengah bertualang, mencoba memahami apa yang tengah terjadi pada hidupnya.
“Ko,, Koq bisa sih kamu kepikiran ngadain liburan seperti ini?,,
“Ngga tau juga Yant,,,,, meski awalnya aku hanya ingin mencari sebuah pembenaran atas apa yang kulakukan selama ini,, tapi aku tidak menyangka bakal seperti ini?,,”
Hidung Dako membaui rambut Aryanti, sesekali bibirnya mengecup pipi wanita yang berbaring di atas tubuhnya, menyandarkan kepala wanita itu dipundaknya.

Pemerkosaan Merriana, Sang Ketua OSIS Cantik

Merriana
 Suatu pagi di sebuah Sekolah Negeri ternama terlihat sibuk aktivitas di sekolah. Semua murid baru saja berdatangan untuk menimba ilmu disekolah mereka, tak terkecuali dia. Ia adalah Meriana sang ketua OSIS sekaligus siswa berpengaruh sepanjang sejarah sekolah SMA Negeri  3 ******. Bagaimana tidak semenjak  ia menjadi ketua OSIS banyak sekali event – event besar yang diadakan di sekolah. Mulai dari konser musik dengan artis papan atas hingga menjadikan sekolah sebagai tuan rumah pada suatu kompetisi bagi sekolah elit lainnya di kota. Selain itu fasilitas kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya juga diperbaiki semua karena hasil jerih payahnya. Namun itulah yang terlihat dari depannya saja, kisah gelap di balik itu semua ada di dalam cerita ini.

Merriana setelah turun dari mobilnya tidak langsung menuju ke kelas tetapi langsung ke ruang kerja OSIS dimana sudah ada sekitar 20 anggota yang menjadi tim suksesnya. Jangan bayangkan bahwa ruangannya hanya ukuran 4 X 4. Ruangan OSIS Merriana sungguh luas dan didalamnya sudah ada beberapa fasilitas seperti meja bundar seperti dalam konfrensi serta proyektor yang siap digunakan untuk membahas kegiatan – kegiatan yang dilakukan, bahkan tak ketinggalan AC di dalamnya.

Rabu, 23 April 2014

Gaby, Istri yang Ternoda 3: Hidup Baru (Final)

Gaby

Setelah melepas kaus, Cakra berbaring di tempat tidur. Ia memintaku untuk naik ke atas tubuhnya dan memijatnya. Aku sempat menolak. Aku lebih memilih memijat punggungnya saja. Namun, ia terus mengancam sehingga akhirnya aku terpaksa melakukannya. Aku naik ke atas tubuh Cakra sambil berusaha menahan rokku agar tidak terlalu tersingkap. Tapi hal itu sia-sia saja, sebab rok lingerieku terlalu pendek sehingga pahaku yang mulus tetap tersingkap. Aku memijat dada Cakra dengan lembut dan perlahan. Posisi itu membuatku sedikit membungkuk sehingga belahan buah dadaku terlihat jelas oleh Cakra. Rambutku yang panjang menutupi sebagian mukaku sehingga diriku terlihat sangat binal.
Cakra tampak begitu menikmati pijatanku. Lama-kelamaan tangannya mulai nakal. Jari-jarinya bermain-main di sekitar pahaku, mengelus-elusnya. Bahkan kemudian salah satu tangannya meremas-remas dadaku. Aku sudah mencoba menepis tangannya. Namun percuma saja, sebab tenaga Cakra terlalu kuat, tidak sebanding denganku. Perlahan-lahan aku mulai terangsang oleh remasan dan rabaan Cakra di bagian-bagian sensitif tubuhku. Aku sudah tidak konsentrasi lagi memijatnya. Aku menggigit-gigit bibirku, menahan rasa merinding yang menyelimuti tubuhku. Tiba-tiba Cakra menarik kepalaku, lalu mencium bibirku. Kali itu aku tidak menolaknya sama sekali, dan bahkan langsung membalas ciumannya. Rupanya gairahku sudah terpancing. Lidahku dan lidah Cakra saling terpagut.

Senin, 31 Maret 2014

The Hottest Liveshow Continues: Sandra

SEPULUH SARAN UNTUK MENIKMATI CERITA HASIL : CWK GTL - CWK GNS - CWK SDS:
  1. Cerita ini adalah khayalan belaka , tak ada kaitan dengan tokoh manapun dalam kehidupan sebenarnya
  2. Nikmatilah cerita ini dengan rileks , buanglah kepenatan setelah berjuang seharian mencari sesuap nasi
  3. Boleh dinikmati sekali , dua kali atau tiga kali sehari - tak ada keharusan pemakaian dengan resep dokter
  4. Dapat dinikmati sebelum makan , disaat makan atau sesudah makan , tidak akan mengganggu lambung
  5. Boleh dinikmati dengan busana resmi-lengkap , pakaian bebas , pakaian daerah , juga boleh tanpa baju
  6. Dapat dinikmati dalam posisi duduk , berdiri , tiduran , terlentang , terlungkup , atau bahkan nungging 
  7. Boleh dibaca dikamar tamu, dikamar makan, dikamar mandi, dikamar tidur, tapi jangan dikamar kerja
  8. Baca sendirian boleh tapi pasti lebih mantab bersama partner dan keduanya berpakaian ala Adam & Eva
  9. Ilham cerita dari CWK GNS - di tulis menjadi cerita oleh CWK GTL - tambahan foto-foto dari CWK GNS
  10. Sebagai finishing touch dikoreksi, diberi bumbu lezat dan ditambahkan foto dimana perlu oleh CWK SDS    
#######################
EPILOG

Cerita ini adalah lanjutan dari kisah hangat pernah di rilis diawal blogs yang semarak memenuhi cyberspace Nusantara. Pernah dimuat di weblog "ah-uh.tk" dengan judul "Desahan Santi dkk." , Hampir dalam waktu bersamaan tampil pula di weblog "17 Tahun.com" serta "Sawomatang.com" dan masih ada beberapa weblogs lainnya yang kini sudah almarhum. Tentunya tak terlupakan pula pernah muncul di-blog asuhan boss Shusaku namun judulnya diganti oleh sang pengarang menjadi "The Hottest Liveshow". Penasaran ? Silahkan tanya karena pasti boss Shu tahu persis cerita apa dimaksud - atau research sendiri sambil baca cerita-cerita lama tak kalah hot dengan yang baru.

Anoman Duta

Episode ini terjadi sebelum terjadinya insiden Anoman Obong (Anoman dibakar)

Anoman

EPISODE EROTIKA ANOMAN . . . . . .
Perundingan di Paseban sudah selesai dan memutuskan sebagai berikut
- Anoman (Hanuman) dengan dikawal oleh Wasamatra diutus ke Alengkapura untuk menjalankan tugas2 intelejen negara. Mengukur dan memata-matai Alengka.
- Berupaya melakukan pendekatan kepada Wibisana beserta pengikut2nya untuk direkrut menjadi anggauta Partai orang2 terbuang.
- Jika Wibisana menolak, tugas Anoman untuk membunuhnya. Jika berhasil, Pancawati akan meminta dana awal. Saudara kembar Wasamatra ditahan di Pancawati sebagai agunan jika Wisamatra mbalelo.
- Kapi Srobo membangun angkatan laut.
- Kapi Anilo mulai membangun kapal dan menunjuk Kolo Wisamatra membuat pasukan marinir yang akan diterjunkan pertama di pesisir Alengka.
- Kapi Mendo urusan logistik militer
- Kapi Joyo Anggodo diangkat sebagai panglima pasukan grudugan.
- Dst


Gendewa diketukkan ke meja, thok, thok, thok ... Terdengar sorak gegap gempita

Rabu, 12 Maret 2014

Demi Tugas 2

Juanisa

“You look sexy, babe!” seru Ryoko menyambut Nisa yang baru masuk mobil. “Dipirangin ya? Cocok kamu jadi blonde gini. Pasti entar pada ngelihatin kamu semua deh. Ayo, kita jalan,” katanya.
Mobil langsung melesat. Nisa tahu harga mobil itu bisa mencapai setengah miliar. Sebegitu menguntungkankah bisnis Ryoko?
“Eh, Pak Eddy tadi telepon, dia bilang teman-temannya puas sama kamu,” kata Ryoko. “Kapan-kapan dia mau booking Irina lagi, katanya.”
“Buat kayak kemarin lagi atau buat dia sendiri?” kata Nisa.
“Biasanya kalau dia sih pasti bukan buat dia sendiri. Tapi malam ini pokoknya kamu harus tampil oke ya. Steal the show. Aku yakin kamu nggak bakal pulang cepat….”
“Pulang pagi?” tanya Nisa.
“Hahaha…” Ryoko hanya tertawa. “Tergantung kamu-lah say. Pulang pagi, pulang besok siang, pulang minggu depan habis dikekepin tamu… Yang penting jangan nggak pulang aja.”

Patner Bisnis Suamiku Patnerku di Ranjang

Syeni
Aku lihat keluargaku dan keluarga Kokoku sangat bahagia dengan lahirnya cucu pertama mereka, apalagi karena bayi pertamaku ini adalah laki-laki yang punya arti penting dalam tradisi Chinese. Walaupun aku masih merasa letih akibat dari proses melahirkan yang panjang, aku bersyukur bisa tetap melahirkan dengan proses alami. Tetapi bagaimanapun kebahagiaanku terasa belum lengkap karena ayah biologis dari anakku tidak bisa mendampingi aku saat aku mempertaruhkan nyawa melahirkannya ke dunia. Ya memang betul, anak yang baru saja kulahirkan bukanlah berasal dari benih koko atau suamiku sendiri tapi dari benih mas Yanto, seorang pria pribumi yang merupakan partner bisnis Koko dan sudah berkeluarga. Aku sempat khawatir apakah anakku nantinya akan lebih mirip bapak biologisnya dibadingkan dengan ibunya, karena kalau hal ini terjadi maka perselingkuhanku akan langsung ketahuan. Tapi ketakutanku ternyata tidak beralasan karena mata anakku tetap sipit dan berkulit putih walaupun beberapa bagian wajahnya lebih mirip mas Yanto dari pada Koko.

Liburan Birahi 9: Misteri Hati

“Wooyy,,, Ga,,, tu bini orang mau diculik kemana ,” teriak Adit, yang sedang duduk santai di gazebo bersama Bu Sofie dan Aida.
Arga menoleh ke sumber suara, lalu melambaikan tangannya sambil tertawa. Di sampingnya berjalan Zuraida yang terlihat begitu feminim, jilbab hijau muda, dipadu dengan kaos lengan panjang dengan warna senada, sementara rok hitam panjang yang menutup hingga kemata kaki melekat cukup ketat, membungkus kaki jenjang yang berujung pada paha dan pinggul yang aduhai.
“Memangnya kau mau mengajak ku kemana?,,,”
“Ngga ada tujuan pasti, cuma ingin jalan-jalan bersamamu,,, tenang aja, kan tadi udah izin ama Dako,, kamu ngga capek kan?,,,” Arga balik bertanya sambil memandangi wajah Zuraida yang tampak tersenyum malu-malu layaknya gadis SMA yang pertama kali diajak kencan.
“Capek sih,, tapi ngga apa-apa, aku juga ingin jalan-jalan,,” Bibir tipis Zuraida yang bergerak menjawab pertanyaan, tak lepas dari pandangan Arga.
“Kamu cantik banget,,, lebih cantik dibanding saat kuliah dulu, kau yang sekarang terlihat lebih matang sebagai seorang wanita,,,”
“Kalo cantik kan emang dari dulu, hehehee,,, kalo matang,,, emmhh,, mungkin proses hidup,,,” Zuraida yang berjalan sambil melipat tangan didepan dada, segera menurunkan tangannya, saat melihat mata Arga yang memandangi payudaranya yang membusung.
“Mateng banget,,,hehehee,,”
“Iiihh,,, dasar cowok mesum, pikirannya ngga pernah jauh dari situ,,,hahahaahaa,,,” Zuraida tertawa sambil menggelng-gelengkan kepala.
“Ya maklumlah,, aku masih normal,, Aki-aki aja banyak yang masih doyan ama begituan,,,”
Zuraida menyambut tangan Arga yang perlahan menggamit jemari lentiknya. Berjalan bergandengan menyusuri bibir pantai. Sesekali kaki mereka disapa oleh ombak yang datang menghampiri.
“Hahaha,,,, emang bisa apa kalo udah jadi aki-aki,,,”
“Lhoo,, jangan salah,,, seorang cowok, selama tangannya masih bisa mengangkat ember penuh air, ya hasrat dan pikirannya ga bisa jauh ama yang begituan,, apalagi kalo ceweknya cantik seperti kamu,,,”
“Hahahahaa,,, macam-macam ajaa,,,”

* * *
Sintya

“Iiiihhh,,, duduknya geseran kesana dikit dong,,,” keluh Sintya sambil mendorong tubuh Munaf.
“Geser kemana lagi, emang tempat nya sempit gini?” jawab Munaf, sambil menarik tubuhnya ke samping, bersandar pada pintu mobil pick up, sementara Mang Oyik hanya bisa tertawa melihat tingkah gadis di sampingnya. Sintya merengut, bibirnya manyun, wanita yang tidak terbiasa dengan angkutan darurat itu terlihat begitu gelisah, apalagi tatapan mata Mang Oyik yang berulangkali menyatroni pahanya yang terbuka.