Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Selasa, 26 Juli 2011

The Mutation

  • Cerita di bawah ini , hanya karangan hasil kayalan penulis yang kreatif penuh imajinasi jorok .
  • Cerita di bawah ini dilindungi undang undang Akhirat , dan di lindung Hukum karma .
  • Dilarang keras mengutip , mengcopi , menilep sebagian , apa lagi semuanya .
  • Baca dengan resiko sendiri .
manusia berhasil melemahkan virus influenza . sebagian virus yang airborne ini lemah sebagain malah menjadi tambah kuat , dengan merubah struktur tubuhnya . Membentuk varian baru seperti H5NI atau yang kita kenal flue burung . Perubahan ini di kenal dengan mutation .
-------------------------

Gadis itu berjalan , pulang ke rumahnya setelah belajar bersama di rumah temannya .
Waktu sudah menunjukkan pukul 6.00 sore , Sebentar lagi matahari akan tenggelam sepenuhnya , dia pun berjalan cepat , ingin segera sampai di rumah .

Entah apa dan dari mana , seseorang secara tiba tiba memeluk dirinya dari belakang . Belum hilang rasa kagetnya , tiba tiba dia merasa tubuhnya terangkat , mengudara , seperti terbang sejauh beberapa puluh meter , mendarat , lalu melayang lagi .

Sesosok mahluk telah mengendong tubuhnya , lalu mahluk itu , meloncat , loncat dengan lincah dan cepat . Setiap loncatannya mencapai jarak puluhan meter . Mahluk yang tak jelas itu terus membawa tubuh gadis itu hingga menjauh dari desa itu , hingga hampir memasuki hutan , yang jarang di kunjungi penduduk desa itu .

Gadis itu meronta saat sosok itu melepaskannya . Saat itu gadis menjerit jerit histeris ” tolong … tolong…” . Tangan mahluk itu dengan segera menampar pipinya yang mulus ,
” sttt , jangan ribut , atau eloe akan gua bunuh …” .

Tak ada pilihan , walau tak jelas arah , gadis itu mencoba melarikan diri , dia lari sekencang mungkin . ” hop ” satu lompatan yang jauh dan tinggi di lakukan mahluk itu , dan mahluk itu , sudah berada di depan gadis itu , menjambak rambutnya ” sapa suruh eloe kabur…..” . ” ampun … ampun … sakit….” rintih gadis itu .

Dengan menjambak rambutnya yang panjang sepinggang itu , mahluk itu menyeratnya dan membawanya kembali ke tempatnya , tanpa peduli rasa sakit yang di alami gadis cantik itu .

Mahluk itu menyalakan beberapa buah obor yang ada di tempat itu . Suasana yang gelap di tampat itu , mulai berubah menjadi agak terang . Gadis itu bisa melihat , ada beberapa tiang kayu , sebuah gubuk bambu , yang reot . Dirinya menduga duga , ada di mana dia berada . Kini samar samar image mahluk itu tertangkap mata gadis itu .

Tubuhnya yang tinggi besar , di balut pakaian yang lusuh dan bau tak sedap , saat gadis itu menatap wajahnya , gadis itu gemetar lebih hebat , wajahnya buruk , ukuran kuping kiri dan kanan berbeda , bibirnya sumbing , gigi giginya tak beraturan , hidungnya pesek , hampir rata dengan wajahnya .

” ka ka kamu kamu……. ” kata gadis terbata bata , dengan gemetar . ” ya , ya ..Santi , eloe gak suka orang jelek , catat dan bau busuk kan…. ” kata mahluk itu . ” ka ka kamu sudah mati ..tidak ..kamu sudah mati ….” kata gadis itu .

” ha… ha ha .. , tidak .. gua tidak mati , gua tidak akan mati sebelum , menikmati tubuh eloe yang mulus itu ….” ujar mahluk itu . ” jangan ..jangan ..tolong…..tolong…” gadis itu berteriak histeris , saat tubuh seram mahluk itu mendekatinya .

” ya , menjeritlah , gua suka mendegar jeritan eloe …ha ha ha ” mahluk itu tertawa tawa . Mahluk monster Manusia yang buruk rupa itu , mulai mengelus elus pahanya , tapi Santi meronta .

” Plak ..” satu tamparan mendarat di pipi Santi ,” diam loe percuma eloe meronta , gua bunuh baru tau loe …” . Tubuh Santi gemetaran , karena rasa teror yang dalam , membuatnya tanpa terasa melepas air seninya .

Mahluk itu mnyeringai ,” eloe ngompol yah ..ha ha ha ….”

Kembali tangan kasarnya mengelus elus paha Santi yang mulus itu . Lalu ke dua kakinya di buka lebar oleh mahluk itu .

Dia menatap selangkangan , celana dalam putih milik Santi yang basah oleh pipisnya tadi . Mahluk itu mendekatkan hidungnya pada noda kuning di celana dalamnya. Mahluk itu menghirup aroma pipis gadis ABG itu, lalu melolong penuh birahi .

Lidah mahluk itu menjulur menjilati selangkangan celana dalam Santi yang basah dengan pipisnya , tubuh santi mengelijing , tapi tak berani melawan , gadis itu pasrah , membiarkan tubuhnya di sentuh mahluk monster itu .

Tak kala mahluk itu menciumi pipi lembutnya , Hidung Santi menerima aroma tak sedao , bau yang busuk , keluar dari mulut mahluk itu . Tapi apa yang bisa di lakukan gadis malang itu ,

Jantung Santi berdegup keras , saat mahluk itu merobek baju seragam sekolahnya ,dengan sekali tarik , kancing bajunya berceceran begitu saja . ” tolong , jangan lakukan ini ..” suara Santi terdengar pelan dan iba . Mahluk itu itu menyeringai dengan memperlihatkan bibir sumbingnya , dan deretan giginya yang rusak .

Tangan mahluk itu sekali lagi menarik , dan bra Santi pun terlepas , tampaklah sepasang buah dada yang montok , dengan putingnya yang memerah kecil tampak jelas . ” tolong .. jangan … Aghhhh…… ” Santi menjerit di tengah isaknya , saat mahluk itu meremas ke dua buah dadanya dengan keras . Lalu putting susunya yang kecil , di tariknya dan di plintirnya .

” Sakitt .. stop .. ampun .. jangan siksa saya sakit….” Jerit gadis itu . ” ya terus menjerit , gua suka suara merdu eloe ..” kata mahluk itu sambil terus memainkan putting susu Santi dengan kasar .

Puas dengan tangan , mahluk itu mulai menjilati dan menyedotnya kuat kuat dan penuh nafsu buah dada Santi , isak Santi terdengar lemah , mahluk itu pun menatap wajahnya yang pucat penuh rasa teror .

” tolong , jangan sakiti saya .. tolong..” iba Santi . Tangan kasar itu menjambak rambut Santi , wajahnya yang seram , mendekati wajah Santi ” DIAMM… ” bentaknya . Santi gemetar .” eloe cuma boleh berteriak kesakitan , merintih , dan menangis ngerti ..” kata mahluk itu lagi .

Mahluk itu kembali meremas remas buah dadanya , Santi hanya bisa meringis , menangis dalam kepedihan . Saat mahluk moster itu menyedot nyedot putting susunya lalu mengigitnya , Santi mengerang ” Agh , Sakit……” . Mahluk itu pun tertawa penuh nafsu .

Puas memainkan buah dada montok gadis itu , Mahluk itu pun dengan beringas merobek rok abu abunya , lalu celana dalamnya . Tubuh Santi meronta dalam keadaan bugil ” jangan ..tolong ..” teriaknya saat mahluk itu hendak membuka lebar kakinya .

Tangan mahluk itu tak segan segan , dia memuluk paha mulus Santi ” plakk , plakk ..” suara pukulan keras terdengar , di sertai jerit kesakitan Santi . Mata mahluk itu pun menatap liar , penuh nafsu ke arah vagina Santi . Vaginanya tampak kecil , dengan sedikit bulu bulu yang baru saja tumbuh .

Dengan kedua kakinya berpangku di bahu mahluk itu , dua jari mahluk itu membuka lebar vaginanya dan terlihat , klitorisnya yang kecil dengan lobang vagina memerah dan tampak masih rapat .

Santi bisa merakan lidah kasar mahluk itu , saat mahluk itu menjilati bibir vagina nya . Santi mengelijing , mahluk monster itu terus menjilati vaginanya . ” ihh …jangan..ahhh jangan…tolong..” rintih Santi .

” eloe mau gua gebuk lagi ya ” ancam mahluk itu .
” agh , tolong ampun , jangan pukul saya lagi ” iba Santi pelan .

Mahluk itu tersenyum , lalu dengan Jarinya , mahluk itu pun memainkan klitoris Santi . Di usapnya dan di tekan tekan , membuat tubuh Santi mengelijing , dan terus mendesah desah . Mahluk itu memasukkan ujung jarinya ke liang vagina Santi , Santi pun menjerit ” Aww , jangan sakit…” .

Mahluk itu benar benar menjadi nafsu , lalu mengeluarkan penis besarnya . dan penis besar yang tegang itu , di arahkan liang vagina Santi . ” jangan ..saya takut tolong…” erang Santi . Mahluk itu pun mulai mendesak , ujung penisnya mulai menekan masuk membelah liang vagina Santi . Santi pun menjerit ” SAKIT ampun , jangan.. tolong ….jangan….”

Dengan sekuat tenaga , mahluk monster itu melesakkan penis besarnya ke dalam lobang vagina Santi yang perawan itu . Santi menjerit histeris ” AHHHH. , SAKITTT ampun….” . Mahluk itu membenamkan penis besarnya di dalam vagina Santi . Merasakan denyut kehangatan vagina perawan Santi .
Santi mengejang , dan dia mengigit bibirnya , Kepalanya bergerak ke kiri dan kekanan . Mahluk secara perlahan menarik penisnya keluar , lalu menekannya lagi kuat kuat , lalu mendiamkan sebentar , Kemudian menariknya keluar
, hingga batang penisnya lepas dari liang vagina Santi .

Mahluk itu menatap vagina Santi yang terluka , Lobang vaginanya tampak membesar dan tampak ada darah yang mengalir keluar .

Mahluk itu menyeringai , penuh nafsu , lalu kembali memasukan penisnya dalam lobang vagina Santi . Sekali hentakan keras , amblas semua batang besar penisnya masuk ke lobang vagina Santi . Kembali Santi gadis SMU yang cantik itu , menjerit keras ,” AGHHH ….. ampunnn sakit ” .

Wajahnya tampak pucat , desah nafasnya terdengar keras , Tubuhnya seperti lemas , Dengan memegang pinggangnya yang ramping , Mahluk monster itu mengoyang batang penis besarnya, menyodok nyodok lobang vagina Santi .

Semakin lama goyangan mahluk itu semakin liar , tubuh Santi , juga mengeliat geliat , karena sodokkan penis monster itu .

Raut muka Santi terlihat menyedihkan , meringis ringis menahan sakit dan pedih di vaginanya. ” Ahh, ohhh, sakit , ihhh…ash….” . Suaranya terdengar lemah , begitu juga tubuhnya , Santi seperti kehabisan tenaga , menahan sakit.

Beberepa menit kemudian , mahluk itu mengejam , mahluk itu mengaum bagai siinga yang buas , penisnya di desak , dalam dalam ke vagina Santi , lalu melepas spermanya . Perlahan mahluk itu menarik penisnya , tubuh Santi mengejet , mengejang karena sakit yang dideranya .

Dari lobang vaginanya yang membengkak memar , keluar air mani yang kental , dan darah .

Selesai menikmati tubuh malang gadis itu , mahluk itu memakai kembali pakaian nya yang bau dan lusuh itu , ” Santi , sampaikan salam saya buat bapak eloe … ha ha ha ..”

Dan mahluk itu pun secara tiba tiba meloncat tinggi dan hilang di kegelapan malam , meninggalkan tubuh Santi yang kesakitan , didalam malam yang semakin gelap dan dingin .

>>>

Seseorang , nampak bersuduj di depan sebuah pusara . ” ibu , maafkan saya , yang telah melakukan dosa malam ini , mohon maafkan saya …” .

Lalu orang itu pun berjalan dengan timpang duduk di sebuah batu besar , di sebelah pusara itu .

>>>

di sebuah desa .. sepuluh tahun yang lalu …

” maaf bu , kami tidak bisa menerima anal ibu di sekolah ini , lebih baik ibu menyekolahkan anak ibu di SLB ..” kata kepala sekolah itu . ” bapak , anak saya memang terlahir cacat , wajahnya buruk , kakinya timpang , tapi dia tidak idiot , kenapa tidak boleh sekolah di sini …” kata ibu itu . ” begini saja , sekolah ini tak bisa menerima murid cacat ..” kata kepala sekolah itu .

” ibu , sudahlah , ayo kita pergi , di sini bukan tempat kita bu …” ajak anak nya .
” ini tidak adil , tidak adil ” kata ibu itu dengan emosi , lalu mereka keluar , dan meninggalkan sekolah itu .

” Tole , kalau saja bapak kamu masih hidup , tentu kita tak akan susah begini Le..” kata ibu itu . ” sudah bu , tak apa , saya sudah bahagia , hidup bersama ibu ..” ujar Tole .

Beberapa orang murid murid di luar sekolah itu , mereka menghindar , sambil menutup hidungnya jika berpapasan dengan ibu dan anak itu . ” ehmm , bau busuk..dasar monster..” kata mereka.

Penghinaan ini setiap hari di terima oleh Tole dengan dada lapang . Tole tak marah atau membalas umpatan mereka . Semua ini karena ibunya selalu menasehati unutk tidak marah , atau balas dendam . ” balas dendam itu tak akan menyelesaikan masalah , hanya akan membuat masalah baru ..” ujar ibunya .

Sehari hari Tole hanya dirumah , membantu ibunya , atau membawa dua ekor kambingnya , untuk merumput. Tole sering melihat dari jauh teman temannya yang sebaya dia bercengkrama di lapangan terbuka sekolah , sedang Tole tak bisa ikut , kadang air matanya menitik , menyesalkan nasibnya .

Kerja Tole , hanya mengembala dua ekor kambingnya , mencari rumput , kayu bakar , untuk ibunya memasak . Tole pun sering ke sawah , bermain dengan teman temannya , katak

Yah , Tole menganggap binatang ampihibi itu adalah temannya . Hanya binatang itu yang mau bermain dengan Tole . Katak katak itu , tak merasa terusik jika Tole masuk ke sawan , membelai belai mereka .

Tole tak pernah menyakiti katak katak itu , kadang toleh membawakan sisa sisa nasi unutk katak katak itu . Tole tak jijik , walaupun katak itu melompat ke wajahnya , bahkan hingga masuk ke mulutnya .

Tole tak segan menolong siapa saja , tapi yang di tolong selalu tak sudi menerima pertolongan Tole . Tole pun selalu menghindar .

Di usianya yang sudah akil balik , tentu sebagai anak lelaki , ketertarikannya terhadap lawan jenisnya tak bisa terhindar . Sering Tole duduk sambil menatap dari kejauhan , gadis gadis cantik yang bermain di pekarangan sekolahnya .

Santi salah satunya , gadis cantik , dengan kulit yang putih mulus itu , selalu mearik perhatiannya . Betapa Tole suka melihat betisnya yang raping , di bawah rok mini abu abunya .

Tat kala syawatnya meninggi , sering Tole masuk ke kamar mandi , membuka celananya , dan melakukan masturbasi , sambil membayangkan dirinya menjadi pacar Santi , dan mereka tengah bercinta .

” ibu , mari saya bantu … ” kata Tole . ” tak usah , biar ibu yang bawa , ibu mau ke sungai unutk mencuci baju dulu ya , kamu bawa saja kambing kita , kasih makan ..” kata ibunya . Tole pun menurut , dia berjalan tertatih karena kakinya pendek sebelah , membawa kambingnya unutk merumput .

Saat sedang merumput , dia melihat gadis idamannya , sedang bersepeda dengan cepat , di ikuti dua temannya di belakangnnya . ” ayo…. Ayo… cepat.. kejar aku ..” .
Dua orang temannya pun berusaha mengejar , Santi terus berusaha lebih cepat , tapi sepedanya menjadi oleng , dan gadis cantik itu terjatuh .

” aduh aduh … tolong….” rintihnya , tapi kedua temannya hanya tertawa , dan terus memacu sepedanya , meninggalkan Santi . Tole yang berada dekat tempat Santi terjatuh , berjalan menghapirinya dengan tertatih .

” hei ..minggir jelek .. bau ..pergi sana …” umpatnya . ” sa.. saya hanya ingin menolong , tak ada maksud lain..” jawab Tole . ” tak sudi , tak sudi saya di tolong monster seperti kamu .. pergi.. jangan sentuh saya ….” Bentak Santi .

Tole membalikkan badan , menjauh .

” dasar , anak pelacur … ” umpat Santi . Tole mengepalkan tangannya dan berbalik .
” apa yang kamu bilang ….? ” .

” saya bilang , kamu anal P E L A C U R … jelas , ibu kamu melayani pria pria hidung belang , makanya kamu lahir jadi monster … ” jawaban pedas , sangat pedas terlontar lencar dari mulut gadis cantik itu .

” plakkk …” satu tamparan hinggap di wajah Santi . ” kamu boleh menghina saya sesuka kamu , tapi tolong jangan hina ibu saya …” bentak Tole .

Santi memegang pipinya yang terasa panas itu , ” kamu menampar saya ..kamu tahu saya siapa , kamu tahu ayah saya siapa ? ” .

Tole tak peduli dengan ocehan Santi , dia membawa kambingnya , lalu berjalan pulang kerumahnya .

” koq , cepat pulangnya Tole … ? ” tanya ibunya . ” saya menampar Santi ..” ujar Tole .
Ibunya mengenyitkan dahinya ,” loh , kenapa , Santi ..Santi anak pak Kardi …”
Tole mengangguk , ” dia sangat kurang ajar , dia menghina ibu …” .

” Tole pak Kardi itu orang kuat di desa ini , kita bisa cilaka ..” ibunya menjadi kawatir . ” saya tak peduli , saya tak takut ..” jawab Tole . ” tak takut , ibu yang takut , ibu tak mau kehilangan kamu , seperti ayahmu ..” kata ibunya .

” kehilangan ayah , kenapa ayah , apa ayah di bunuh Kardi ? ” tanya Tole . ” eh ..tidak ayah kamu , meninggal kerena kecelakaan , ibu tak mau kehilangan kamu ..” jawab ibunya .

” ayo lebih baik kita pergi dari sini , sebelum mereka datang , dan menyiksa kamu..” kata ibunya , sambil menarik tangan Tole .

” ibu … saya tak takut …saya akan lawan mereka…” kata Tole . Tapi ibunya tetap menarik tangan Tole dan pergi meniggalkan rumah mereka ..

” itu ..itu mereka , kejar….bunuh….” teriak beberapa orang yang melihat Tole dan ibunya pergi dari rumah itu .

Ibu Tole semakin ketakutan , mereka terus berjalan dengan cepat , tapi ada daya , seorang ibu , dengan anaknya yang cacat . Sebentar saja mereka sudah tepojok . Dua orang bodyguard pak Kardi memegangan tangan Tole dengan kuat , tenaga Tole tak ada artinya di banding dua orang itu .

” bunuh monster itu ..” kata pak Kardi . ” jangan , jangan bunuh anak saya , bunuh saya saja ..” ibu Tole mencoba melindungi anaknya .

” ha ha ha .. Nur , Nur , dulu kalau kamu menerima lamaran saya , nasib kamu gak akan seperti ini ..” kata pak Kardi sambil memilin milin kumisnya . ” tapi istri bapak sudah tiga orang ..” jawab Nurhayati ibu Tole itu . ” ha ha ha … saya memang butuh banyak istri…” jawab Kardi .

Tangannya lalu merobek baju Nurhayati , dan menarik putus branya , wanita yang hampir berusai 40 tahun itu , menangis tersedu . ” wah , t*t* eloe masih bagus yah ….” katanya sambil meremas buah dada Nur .

Nur pun meronta , tapi apa daya , dua orang bodyguard dengan badan besar besar, bisa membuat tubuhnya tak berkutik dengan mudah .

Tole tak bisa berbuat apa apa , melihat ibunya di perlakukan tak senonoh oleh pak Kardi .
Tak sampai di situ , kain sarung yang di kenakan Nur pun di lepasnya , hingga Nur menajdi separuh bugil , kemudian celana dalamnya pun dilepasnya .

Kontan anak buah Kardi dan warga desa itu bersorak sorak , mendapat tontonan liveshow itu .
” bajingan …. bajingan …. kalian semua bajingan ….” Teriak Tole dengan murka . Tapi mereka hanya tertawa tawa …” ha ..ha..ha.. , baru tau eloe gua bajingan …”

Seluruh penduduk desa itu hanya bersorak sorak mengelu elukan pak Kardi , tak ada seorangpun yang membela mereka , bahkan terus meneriakkan yel yel yang menambah panas suasana . ” ayo siksa , ayo bunuh… bunuh monster itu … bunuh keluarga monster itu…”

Tubuh wanita setengah tua itu pun jadi bual bualan mereka . Jari jari pak Kardi , mencolok colok liang vagina Nur , membuat tubuhnya bergetar . ” jangan …jangan ..saya malu ..ampunin kami tolong pak Kardi …” iba Nur .

Tapi pak Kardi tak peduli , tangannya terus mencolok dan mengorek liang vagina , wanita setengah tua itu , juga meremas remas buah dadanya dengan keras . Bukan ingin memberi kenikmatan , tapi ingin menyakitinya . Tubuh Nur , terus di dera rasa sakit , yang berkepanjangan .

” jangan … tolong hentikan , bunuh saya saja ..” iba Nur . ” baik ..kalau eloe memilih mati …” kata Pak Kardi dengan senyum sinis , lalu dia mendorong tubuh wanita malang itu masuk ke jurang . ” AHHHHH…….. ” jerit suara Nur , melolong …

” IBU…….. ” Tole berteriak , lalu dia meronta sekuat mungkin , dan terjun ke jurang itu, menyusul ibunya .

” gimana bos …. apa mesti di periksa … apa mereka telah mati … ? ” ujar salah seorang anak buahnya . ” gak perlu , jurang ini dalamnya 500 meter , dan di bawah sana terdapat jalur kabel listrik tegangan tinggi , jangan kata orang , nyamuk pun mati ..ha ha ha ..” kata Kardi .

” oke ..ayo bubar , dan bakar rumah gubuk mereka ..ha ha ha…” perintah Kardi .

>>>

Lima ratus meter di dasar jurang tersebut , Tole berteriak teriak , memanggil ibunya .
” Ibu…. Ibu….. ” . Matanya berusah mencari cari ibunya , sampai akhirnya tubuh wanita yang berdarah darah di temukannya . Dia memeluk tubuh ibunya , yang telah tebujur kaku , di tinggal nyawanya itu .

” IBUUU……” teriaknya melolong bagai binatang buas yang kesakitan . Teriakkan mengema , membuat panik binatang malam yang hidup di dasar jurang itu .

Ke dua tangannya mengepal , Tole menjerit keras , karena amarah dan dendamnya membara . ” AGHHHHHHHH………” .

Tiba tiba , kabel kabel listrik tegangan tinggi yang tergantung ditiang , di atas Tole , menyambar nyambar tubuhnya , kilatan bunga api yang bersahutan terus menyengat tubuhnya . Tubuh Tole di jilat tegangan listrik ribuan volt itu .

Jantungnya tak berhenti , tapi berdegup dengan cepat , rambutnya berdiri , kepalanya mengeluarkan asap. Tole merasakan tegangan listrik itu memasuki tubuhnya , seperti sebuah battry yang di charge .

Kekuatan tubuhnya meningkat , ada suatu tenaga yang bergolak liar di dalam tubuhnya .
” aghh ..apa yang terjadi ..ada apa dengan tubuh ini…” ujar Tole .
Apa pun yang terjadi yang jelas , tubuhnya pun berubah menjadi besar . Dan Tole bisa merasakan dia memiliki tenaga yang dasyat .

Tole berdiri, mengangkat tubuh ibunya , lalu dia meloncat . Loncatan yang tidak bisa di buat oleh manusia biasa .Tole begitu energik , meloncat loncat , memanjat tebing itu , naik ke atas, membawa tubuh ibunya , hingga Tole tak terlihat lagi di malam yang gelap itu .

>>>

masa sekarang , di desa yang sama …

Suara lolongan binatang malam membuat mata Tole terbuka , dinginnya angin malam yang menerpa tubuhnya tak di rasakan lagi oleh Tole .

Hati Tole puas , dendam terbalaskan , dia ingin membuat pak Kardi tau , bagaimana jika orang yang di cintainya terluka .

Tole pun tersenyum , dia duduk bersila , sambil memejamkan matanya . Perubahan dalam tubuhnya telah membuatnya menjadi manusia yang super .

Saat dirinya dalam emosi atau amarah , maka tubuhnya akan berubah dengan cepat , menjadi besar , berubah menjadi mahluk lain . Pada saat normal Tole kembali seperti sedia kala .

Tole sering latihan unutk bisa mengatur emosinya . Jika Tole bisa mengatur emosinya , otomatis Tole bisa mengatur perubahan bentuk tubuhnya .

>>>

Pagi harinya seluruh desa gempar , anak kesayang juragan Kardi di temukan di pinggir hutan , dengan kondisi mengenaskan , tubuhnys tak berpakaian . Vaginanya terluka parah

” siapa , siapa yang berani melakukan ini padamu nak..” kata Kardi , sambil membelai putrinya yang terbaring lemah di kamarnya . “To .. Tole… ” suara Santi terdengar gemetar .

” Tole , tidak mungkin nak , Tole sudah mati , mati bersama ibunya…” kata Kardi .
” saya tidak tahu pak , tapi saya yakin saya kenal dia itu Tole..” jawab Santi . Kardi diam sambil menatap wajah anak gadisnya , yang sudah tak gadis lagi .

” pak dia Tole , saya yakin , tapi tubuhnya berubah , dia menjadi besar dan kuat dia menjadi monster yang kuat , saya di bawanya dengan meloncat loncat , saya takut pak ..takut….” kata Santi lagi .

Kardi menarik nafasanya ” baiklah , kamu istirahat dulu , biar ayah mencari monster itu…” .

Kejadian yang menimpa putrinya itu membuat Kardi murka , dia pun mengumpulkan seluruh kaki tangannya , ” dengar yah , eloe orang cari tuh , siapa yang memperkosa anak gua ..” .

” maaf , Bos , tapi saya rasa kalau orang dari desa kita , tidak ada yang berani , mungkin dari desa lain pak..” ujar salah seorang anak buahnya . ” gua gak peduli , dari desa mana , orang atau monster , pokoknya eloe orang tangkep , bawa ke mari … ngerti..” Kardi berkata dengan suara keras .

Anak buahnya pun melakukan perintah bosnya , mereka berpencar , untuk menyelidiki , siapa gerangan pemerkosa putri bosnya itu .

Malam harinya mereka juga berpatroli , menjaga kampung itu .

>>>

Matahari mulai tenggelam , membuat desa itu menjadi gelap . Udara mulai menjadi dingin , suatu sosok bayang , meloncat tinggi , melewati beberapa orang yang sedang berjaga di bawahnya . Sosok itu kemudian , mendarat dengan ringan di atas atap sebuah rumah besar .

” eh , tadi apa yah , kayaknya ada yang lewat di atas kita …” kata baodyguard pak Kardi . ” paling juga burung , napa eloe takut , gak punya nyali loe..” jawab yang lain .
” engak gua yakin ada yang lewat di atas kita ..” bantah temannya . ” apa yang lewat , yang gua rasa gerimis nih , ayo neduh di pos , bentar lagi hujan nih ..” ajak temannya .

Sementara , Tole mengawasi gerak gerik bodyguard Kardi yang tengah ronda , malam hari itu .

Perlahan Tole membuka genting di atas atap itu di tengah hujan rintik , dia membuka beberapa buah genting, sehingga tubuhnya bisa masuk ke dalam rumah besar itu . Dalam rumah besar besar itu , Tole mengendap endap , melewati beberapa ruang, hingga tiba di depan pintu sebuah kamar .

Tole perlahan membuka pintu kamar itu , dan dia melihat seorang gadis sedang tertidur , mengenakan daster putih . Sebagian daster itu tersingkap ke atas , memperlihatkan ke mulusan pahanya .

Gadis itu adalah Dewi , dia putri kepala sekolah , yang pernah menolak Tole unutk belajar di sekolahnya . Dewi memang cantik , dengan hidungnya yang mancung, dan kulitnya yang kuning langsat , di sekolahnya Dewi terkenal dengan ke angkuhannya .
Dia juga sangat manja .

Tole sempat diam terpana sesaat , melihat pemandangan indah itu . Lalu tanganya membekap mulut Dewi . Mata Dewi terbuka menatapnya , sinar matanya mencerminkan rasa takut yang luar biasa .

Tangannya berusaha melepaskan bekapan Tangan Tole di mulutnya , begitu juga dengan kedua kakinya yang meronta menedang nendang . “Diam. Jangan bergerak, jangan bersuara, atau elo mati.” Suara Tole terdengar bengis dan kejam.

“Kalau gua lepasin tangan gua , loe jangan teriak atau gua bunuh loe ” ancam Tole Dewi menganguk , lalu perlahan Tole melepas tangannya , Dewi terbatuk batuk , karena tercekik lehernya tadi .

Belom selesai batuk Dewi , Tole telah merobek daster tidurnnya . Tubuh Dewi terlihat langsing dan mungil, buah dadanya yang montok , langsung terlihat , karena Dewi tak memaki bra , sebuah celana dalam putih , hanya pelindung tubuhnya .

” To…… ” Dewi mencoba minta tolong , tapi Tole memberinya hadiah sebuah tamparan keras di pipinya ..” plakk …” . Dewi terisak , sambil menitikkan air mata .
” eloe mau mampus ya ..” bisik Tole di telingannya , sambil menjilat telingannya .

” aa.. ammpun ..jangan pukul …” ibanya .

Tole hanya menyeringai , lalu mengusap usap paha mulusnya , tubuh gadis cantik itu pun di buatnya gemetar , merasakan kulit tangan Tole yang kasar . Lalu tangan Tole meraba perut Dewi yang rata , dan terus meremas buah dadanya . Dewi mengeram , karena remasan yang di lakukan Tole cukup keras .

Lalu putting susu yang kemerahan itu di cubitnya dan di tarik . Dewi menjerit ” Saakitt …” . Dan “plakk …. ” lagi lagi Dewi menerima tampan dari Tole , hingga pipinya merah .

Setelah beberapa saat membuat Dewi meringis kesakitan , Lidah Tole mejilati puting susunya yang imut itu , lalu menyedotnya . Walaupun terasa sakit , Dewi tak berani lagi bersuara , dia hanya mengerang kecil , dan kedua tangannya mencengkram kasurnya menahan rasa sakit , yang di berikan Tole .

Puas dengan memainkan buah dadanya , Tole pun membalik tubuh Dewi hingga tengkurap di atas ranjangnnya . Tole membuka lebar kakinya , meraba raba selangkangan celana dalam putih gadis itu . Hidung Tole pun bagai binatang liar yang mengendus endus makanannya .

Menghirup aroma vagina gadis itu dalam dalam , penisnya menjadi tegang dan besar

Satu hentakan keras merobek celana dalam putih itu , bokong indah Dewi pun terlihat indah dan merangsang . Lidah Tole pun mengelus elus bongkahan daging itu. Dengan mengangkat sedikit pinggul Dewi , Tole bisa jelas melihat dua lobang rahasia Dewi .

Kedua lobang itu di jilatnya , Liang vagina Dewi tampak rapat , begitu juga lubang anusnya . Sambil menjilat , Tole juga menyedot kuat liang vagina Dewi , membuat tubuh gadis itu mengejang . Dewi merintih pelan , lalu mengigit bibirnya sendiri , untuk menahan rasa sakit .

Tole sudah terlalu nafsu unutk bermain lebih lanjut , penisnya mencuat , dan di gesekan di antara belahan pantat Dewi . Tubuh Dewi mengelijing , dia merintih pelan ” jangan lakukan itu tolong …” , Dewi tahu , sebentar lagi penis besar itu akan masuk kedalam tubuhnya , dia pun menjadi ketakutan .

Pelahan bongkahan daging itu di buka oleh dua tangan Tole . Dari jendela kamar tidur Dewi Kilat tampak di luar . Hujan pun menjadi lebat . Suara air hujan yang jatuh di genting semakin keras . Penis Tole perlahan menusuk liang vagina Dewi .
” AGHH ..sakit….” erang Dewi , yang merasakan penis itu mulai melebarkan liang vaginanya dengan paksa .

Tole menyeringai , lalu dia mendorong masuk seluruh batang penisnya dengan tiba tiba . Mata Dewi terbelak ” ADUHHH… SAKIT….. AMPUNNN …… ” jeritnya .
Tole tersenyum , sambil memukul pantatnya , ” sttt , jangan keras keras teriaknya ..” ujar Tole sambil menarik penisnya lalu mendorongnya lagi dengan kuat .

Dewi merintih rintih , vaginannya terasa panas dan perih . Penis besar itu terus mangaduk aduk liang perawan milik Dewi . sambil menitikkan air mata , menahan sakit yang mendera vaginannya . tubuhnya pun menjadi lemas .tapi siksaan yang di alaminya tak henti , Tole dengan penuh nafsu terus memperkosanya .

Vagina Dewi memar , karena tusukkan penis besar Tole , apalagi Tole memperkosa secara kasar . Dewi mendengking-dengking seperti anak a*jing yang ketakutan. ” auuu ehhh ihh perih , sudah ampun sakit …. “.

Rintihan Dewi semakin mengobarkan nafsu birahi Tole . Tole terus memperkosanya , kadang tangan Tole dengan kukunya yang runcing mencakar punggung Dewi yang mulus semata mata unutk memberikan pedih tambahan buat Dewi .

Tubuh gadis itu pun mengejang , menerima rasa sakit itu , Setiap desakan penis Tole , membuatnya tersentak . Tubuh Dewi melemah .Hampir sepuluh menit , vaginanya di obok obok, hingga Tole mengaum , melepas sperma kental dari penis besarnya .

Mata Dewi terpejam seakan-akan telah tertidur kembali, sambil menatap bagian belakang tubuh Dewi yang indah, mata Tole terarah ke vagina Dewi yang memar berdarah . Perlahan sperma kentalTole , merembes keluar dari vaginannya .
Nafas Dewi memburu , tubuhnya lemas . Rasanya dirinya tak bisa menahan sakit yang di beri kan Tole .

Tanpa sadar , dari vaginanya keluar air seni membasahi ranjangnnya . Tole tersenyum , melihat air seni yang kekuningan itu membasahi kasur itu . Perlahan nafsu birahi Tole bangkit , peninsya menjadi besar kembali .

Bungkahan pantat Dewi , dengan pahanya yang mulus , serta betis indahnya , menjadi nilai plus unutk membangkitkan birahi Tole kembali . Tole kembali mengesek gesek ujung penisnya yang kembali tegang itu .

” a ..a..ampun..sudah ..sa..sa.saya..sa..sakit… ” erang Dewi sambil tangannya mencengkram kasurnya . ” oh .. apanya yang sakit…” ledek Tole . ” ja ja..jangan a..anu a..anu ..saya sa..sa..sakit…” ujar Dewi . Tole tertawa ” ha ha ..anu anu itu apa …” tanya Tole meledek .

” me…me…meme … saya ..sa..sa. sakit…” jawab Dewi dengan rasa malu .

” oh memek eloe sakit , jangan kawatir ..gua gak memperkosa m*m*k eloe , tapi anu eloe ..” jawab Tole . Lalu Tole membalurkan ujung penisnya dengan sisa sprema yang keluar dari vagina Dewi, dan mengarahkan ke lubang anus Dewi .
Perlahan penis besar itu menyentuh anusnya .

Dewi merasakan ” ja..jangan ..jangan di situ tolong…” . Tole hanya tersenyum .
” AGHHHH …. SAKIT … ” jaritan Dewi terdengar memilukan , liang anusnya seakan robek .

Penis Tole , menembus anusnya , dengan sekali tekan . Sakit , perih , itu yang di rasakan gadis itu . Penis itu mengoyak anusnya . Sakit yang di rasa Dewi hingga ke perutnya itu . Perutnya terasa kejang dan mules .

Tapi sebaliknya Tole merasakan jepitan yang nikmat , rasa hangat , di malam yang berhujan itu .

Lima menit berlalu , anusnya terus di sodok sodok penis besar Tole , tubuh Dewi tak kuat lagi meronta , suaranya pun hilang . Hanya bunyi nafasnya berdengik , seperti orang bengek .Tole pun puas dengan tindakkan nya , Penis besarnya telah memuncratkan sperma unutk yang ke dua kali .

Mata liarnya masih menatap tubuh gadis itu yang terbaring tengkurap tak berdaya .
Kasurnya basah oleh air seni dan sperma Tole . Tangan Tole mengelus rambut Dewi , yang terbaring tak berdaya ” tubuh eloe enak banget …” ujar Tole .Dewi tak bisa bicara , tubuhnya terlalu sakit . Hanya sinar matanya yang menyorotkan rasa takut , dan benci luar biasa pada Tole .
>>>

Setelah selesai dengan hajatnya Tole pun pergi , dengan sekali loncatan , tubuhnya terbang , menembus atap kamar Dewi .

Bunyi keras , dan hamburan genting berjatuhan di kamar tidur Dewi .

Ayah dan ibunya pun tergopoh gopoh , menghampiri anaknya , yang terbaring lemah di atas ranjang dengan tubuh bugil, anus dan alat vitalnya mengeluarkan darah . Ibunya menjerit keras sambil memeluk putrinya .

Sebentarnya saja penduduk desa sudah ramai di depan rumah pak Trisno , kepala sekolah itu .Mereka bertanya tanya , apa yang terjadi .

Kejadian terulang lagi , dan korban menceritakan ciri ciri pelaku yang sama . Tole …. , Tole kembali dari kematian , dan menjadi monster menakutkan , yang mengancam seluruh desa itu .

>>>

” manusia apa yang bisa loncat , menembus atap rumah , lalu kabur..? ” tanya Kardi
” ehm , mana ada manusia yang bisa loncat tembus atap rumah …” jawab anak buah Kardi . ” ya , engak ada , mungkin mahluk jadi jadian ..” jawab yang lainnya lagi .

” gua gak mau tau mahluk apa , yang penting kita mesti bersatu , unutk menangkap mahluk itu , kita mesti berjaga jaga …” kata Kardi .

Desa itu menjadi , mencekam . seluruh penduduk mempesiapkan diri dengan bermacam macam senjata , berjaga jaga setiap malam . Masing masing penduduk menyalakan lampu obor di depan rumanya . Dijalan setiap lima meter pak Kardi memerintahkan anak buahnya unutk memasang lampu obor juga .

Sekarang suasana desa yang mencekam itu menjadi terang . Seluruh anak buah pak Kardi tak ada yang tidur , mereka terus menjaga jaga , di setiap sudut desa .Mereka terus berjaga setiap malam .

Semalam , dua malam , tiga malam telah lewat , desa itu aman aman saja , tak ada sosok monster atau mahluk pemerkosa itu .

Pencarian ke sekeliling desa hingga ke pinggir hutan , juga di lakukan tapi tak menemukan hasil . Untuk masuk ke dalam hutan tak seorang pun yang berani , karena hutan itu di percayai penduduk hutan angker , belum lagi banyaknya binatang buas dalam hutan itu .Mereka mulai putus asa , yang membuat pak Kardi semakin murka .

>>>

Obsesi balam dendam Tole , semakin mengeser , niatnya tak hanya balas dendam lagi , tapi menikmati tubuh tubuh gadis yang tak berdaya itu .

Hasratnya yang sekian lama terpendam , yang hanya bisa di salurkan lewat masturbasi , kini bisa di laksanakannya . Betepa Tole menjadi sangat terangsang mengingat Santi yang merintih rintih sewaktu dia memasukkan penis besarnya dan merobek selaput dara gadis itu . Atau tubuh Dewi yang mengejang , saat penisnya menusuk liang anus rapat milik Dewi .

Keadaan desa yang waspada itu menyulitkan gerak geriknya , Tole harus mencari akal bagaimana bisa menikmati tubuh gadis gadis yang lain .

Tole menunggu dan menunggu saat mereka mulai lelah dan lengah .

>>>

Penjagaan mulai mengendur setelah seminggu . Sebagian pasukan Kardi tak kuat lagi . mereka tidur secara bergantian .

Saat itu , saat yang tepat unutk Tole melakukan aksinya kembali .Setelah melompat lompat , lalu mendarat dan berjalan dengan mengendap endap , mengarah ke sebuah rumah , yang di huni oleh gadis cantik incarannya yang bernama Lilis .

Tapi Langkah Tole terhenti , dua anak buah Kardi memergokinya . Mereka mengeluarkan golok panjang siap menyerang . ” hei , berhenti loe , siapa loe..” ujar salah satunya . Tole membalikkan badannya , menatap dua orang itu . Dua orang itu yang meringkuk tubuh ibunya dulu , sebelum di lempar kejurang oleh Kardi .

Dendan Tole pun mendidih , belum sempat bodyguard itu menyerang , Tole sudah melompat , dan menerkam bodyguard itu memukul kepalanya dengan kuat . Dan sebuah pukulan keras mendarat di tubuh bodyguard yang lain , hingga mental beberapa meter dan tak bergerak lagi .

Tole pun meninggalkan dua orang itu begitu saja , dan terus menuju rumah sasarannya .
Dari pintu belakang rumah itu Tole perlahan merusak kuncinya . Dan masuk kerumah itu. Perlahan Tole memasuki sebuah kamar , yang isinya ayah si Lilis . Tole pindah ke mar kedua , dan mendapati Lilis terlelap di samping ibunya .

Tole menahan air liurnya , melihat rok Lilis yang tersingkap separuh badan , hingga terlihat paha , dan celana dalamnya . Tak mungkin memperkosa Lilis di kamarnya , karena ibunya tidur di sebelahnya . Maka Tole pun bergerak cepat , memeluk tubuh Lilis erat , lalu meloncat , menembus atap rumah bilik itu .

” IBU……. ” teriak Lilis , yang di bawa Tole . Dan ibunya pun terbangun lalu menjerit histeris .

>>>

Kardi kembali mengepalkan tangannya , dia benar benar murka , memaki maki seluruh anak buahnya . Apa lagi saat dia tahu , dua anak buah kepercayaanya tewas .

Berita di culiknya Lilis , segera merebak , Ibu Lilis terus menitikkan air mata , memikirkan nasib putrinya yang cantik itu .

” gila , ini benar benar gila , binatang itu berhasil menculik gadis di desa kita , sementara kita siap dan waspada ..” geram Kardi .

” kang Kardi , percuma marah marah , kita harus cari cara supaya bisa menangkap binatang itu ..” kata anak buahnya . ” huh , eloe jangan omong doang , eloe tau caranya ..” bentak Kardi .

” eh saya belom kepikir caranya kang , tapi kita bisa kumpulin orang orang di balai desa , kita berunding , cari caranya , siapa tahu ada yang punya ide kang … ” jawab anak buah Kardi .

” hmmm …. ” geram Kardi dengan mata melotot .

” benar pak Kardi , saya memikirkan gimana kita buat jebakan , dan menjebak binatang itu ” usul kepala sekolah , yang anak gadisnya juga menjadi korban .

” jebakan macam apa pak Trisno ? ” tanya Kardi . ” itulah , kita perlu berkumpul di balai desa , dan membicarakannya , sebab menurut saya binatang jahanam ini hanya mengicar gadis gadis , jadi kita tahu apa maunya ..” jawab Kardi .

” hmmm , gimana yang lain …” tanya Kardi . ” ya ya .setuju . kita ke balai desa , dan kita berunding ..” jawab anak buahnya

” baiklah ..” kata Kardi .

Lalu dia memerintahkan anak buahnya unutk tetap berjaga jaga , dan sebagian ikut ke balai desa unutk merundingkan , cara cara menangkap Tole .

>>>

Setelah tubuh Lilis melayang layang , di bawa Tole , akhirnya mereka mendarat di tengah hutan itu . Lilis meronta , setelah Tole melepasnya , Lilis berusaha kabur .dia berlari .

” huaa… ha ha…. , mau kemana loe , ini di tengah hutan mau mampus loe di makan uler…” kata Tole semabil tertawa tawa .

Lilis yang berusaha untuk lari , pun bingung , hendak ke arah mana , sekeliling mereka gelap , hanya sinar bulan , yang remang remang , menerangi hutan itu . Lilis terpaku , berpikir keras kemana harus menyelamatkan diri .

Tole , hanya tersenyum , membayangkan daging nikmat itu akan segara di nikmatinya .
Beberapa buah obor di nyalakan Tole , sehingga tempat itu menjadi terang . Tampak bale bambu yang lusuh itu , dan beberapa tiang bambu yang tertanam di tanah itu .

Tole membentaknya keras ” kemari loe , duduk di sini … atau gua bunuh loe … .” ” Jangan jangan sakiti , saya ” kata Lilis memelas . ” kemari , duduk disini …” bentak Tole sangar , sambil memerintah Lilis unutk duduk di bale bambu itu .

Lilis berjalan gemetar , lalu perlahan duduk di bale itu , ” jangan sakiti saya , ampun … ” . Betapa wajah gadis itu menampakkan rasa ngeri , melihat wajah seram Tole .
” ha ha ha .. , tentu , gua tidak akan menyakit eloe , gua cuma ingin bersenang senang dengan eloe .. yang penting eloe nurut sama gua… ngerti gak loe ” kata Tole menyeringai . Sambil terisak Lilis mengangguk .

Tole menatap gadis itu , dari wajahnya Tole pun dapat melihat rasa takut yang mendalam di dirinya . ” ini baru asik….. ” guman Tole dalam hati . ” sekarang ,gua mau eloe duduk ngongkong gua mau lihat celana dalam eloe…” . ” ihhh… ja jangan… saya ma .. malu” Lilis pun merapatkan kedua Kakinya.

Tanpa bicara , tiba tiba , Tole Tole menampar pipi gadis itu , ” Aduh sakit …. ” kata Lilis , sambil memegang pipinya yang terasa panas itu . ” Kalau eloe tidak menurut eloe akan merasa lebih sakit lagi ” ancam Tole ganas . ” ampun ampun , jangan pukul , sa saya nu nurut … , saya menurut…” katanya ketakutan .

Lilis lalu melebarkan kedua pahanya . Tole tersenyum penuh birahi , melihat celana dalamnya yang berwarna merah . ” bagus , buka lebih lebar …. ” kata Tole sambil menjilat bibirnya sendiri .

” eh ….” Lilis tampak ragu . ” Cepat , jangan sampai gua menyiksa eloe….” Bentak Tole keras . Lilis pun membuka selebar mungkin ke dua kakinya . Tole tersenyum , ” bagus .. indah sekali …”

Tole menghapiri Lilis , tubuh gadis itu gemetar .. ” ah… ” jeritnya pelan , saat jari Tole menyentuh selangkangan celana dalamnya , Lalu kedua kakinya menutup .

” plakkk …” sebuah tamparan mendarat lagi di pipinya , ” sapa suruh eloe tutup kaki eloe …” bentak Tole , Lilis pun kembali membuka lebar kakinya .

” dengar yah , gua akan menampar eloe setiap kali eloe berbuat salah , ngerti loe …” ancam Tole , Lilis hanya bisa mengangguk .

Tole mendekati wajahnya , lalu menjulurkan lidahnya , dan menjilat wajah Lilis . Rasa jijik , menyelimuti Lilis , bau busuk dari mulut Tole , membuatnya mual .

Jari Tole pun memainkan selangkangan celana dalam Lilis , jarinya menekan nekan selangkangan celana dalamnya . Lilis hanya pasrah , mengigit bibirnya , menerima perlakuan tidak senonoh yang di lakukan Tole .

Beberapa saat setelah itu , Tole berkata ” sekarang buka baju eloe ” .
Lilis menatap wajah seram Tole yang sangar , dia seperti meminta belas kasihan . Tole tersenyum , lalu membentakanya keras ” cepat lakukan , atau gua gampar loe ..”

Mau tak mau , suka tak suka Lilis pun menuruti kemauan Tole . Lilis membuka kaos t shirtnya , lalu roknya . Tole tersenyum sambil memperhatikan lekuk lekuk tubuhnya yang indah . ” cepat buka BH eloe , gua mau lihat t*t* eloe … ” bentak Tole .

Tangan Lilis ke bali punggunya , dan melepas kait tali surganya . Dari pelupuk matanya mengalir air matanya yang bening . Tole menahan air liurnya melihat Buah dadanya yang ranum itu , dan putingnya yang kecil kemerahan .

Tangan Tole menyentuh buah dada montok itu , membuat tubuh Lilis mengelijing .
” ah , jang……” ucapan Lilis terputus , karena satu tamparan singgah di pipinya .
” dengar yah , tubuh eloe milik gua …” bentak Tole . ” ampunnn ..maaf ..ampun…” iba Lilis .

Lidah Tole pun menjulur , menjilati buah dada Lilis , tubuh Lilis mengelijing , rasa jijik, dan bau tak sedap bercampur . Tapi apa daya .

Saat Tole menyedot keras puting susunya , tubuh gadis malang itu pun mengejang , rasa sakit pun mendera buah dadanya . Apa lagi saat Tole mengigit putting susunya yang imut , jeritan keras Lilis terdengar .

” bagaimana , nikmat ya …” ujar Tole sambil tersenyum . Lilis mengeleng , sambil terisak ” ampun ..sakit….” . ” plakk . ..” satu tamparan buat Lilis lagi , ” bodoh , seharusnya eloe bilang nikmat , guoblok…” bentak Tole . tubuh lilis bergidik , ketakutan . ” ampun … iya nikmat nikmat ..enak…” katanya dengan suara bergetar .

” nah begitu , sekarang buka celana dalam eloe …” perintah Lilis . Walau wajahnya tampak ketakutan , tapi sorot mata Lilis , memandang Tole lain . Perlahan dia melepas celana dalamnya .

” bagus bagus guman Tole , dan melihat vagina Lilis , yang mulai di tumbuhi bulu bulu halus .

Tole memegang paha mulusnya , membukanya lebar lebar , melihat vagina perawan gadis itu , Klitorisnya yang imut dengan liangnya yang rapat , yang akan di cicipi Tole . Hidung Tole pun mengendus endus , menciumi vagina itu . Aroma perawannya semakin membuat Tole nafsu .

Tole membuka bibir vaginanya yang dengan dua jarinya, dan melihat lebih jelas lobang vaginanya yang rapat , dengan secuil daging kecil yang merangsang , Tole pun langsung menjilati klitorisnya nya .

Tubuh Lilis menglijing ” ihhhh …ih…” erangnya pelan . ” kenapa , enak ya ..” ujar Tole . Lilis diam .
Tole terus saja menjilati vagina Lilis , Sambil terus Tole menjilati klitorisnya , lobang vaginanya dimainkan dengan jari . Lilis diam , hanya tubuhnya yang mengelijing , matanya terpejam sambil mengigit bibirnya . Entah apa yang ada dalam dirinya . Yang jelas terlihat vaginannya mengeluarkan lendir , karena vaginannya di mainkan Tole .

Tole diam sesaat , lalu berujar ” Lilis , eloe suka di jilatin m*m*knya …” . Spontan Lilis menjawab ” suka suka ….” . Tole mengecitkan dahinya , seakan tak percaya jawaban Lilis . ” yang bener loe ….” . Lilis membuka matanya , ” eh… eh.. ya .. saya suka Tole “.

” eloe kenal dengan gua ….” Tanya Tole . ” walau kamu berubah jadi mahluk aneh , saya tahu , itu kamu , dan saya yakin , walau dalam tubuh yang aneh , masih ada jiwa kamu yang baik …” jawab Lilis .

” hmmm , eloe mau coba merayu gua , biar gua lepaskan …” kata Tole . ” Tole , kamu lupa, kamu pernah menolong saya …” kata Lilis . Tole mengenyitkan dahinya .

” saat itu ada tiga orang anak cowok , merebut buka carita yang baru saya pinjam di perpustakaan , lalu mereka mengoda saya , dan merebut buku saya , kamu yang saat itu sedang ,mencari rumput tiba tiba muncul , memarahi anak itu , mereka melepas saya , dan kamu yang di pukuli ..” kata Lilis , mengingatkan memori yang ada di otak Tole .

Tole tertegun , benar , saat itu dirinya menjadi bual bualan anak anak itu . Dia di pukuli hingga terjatuh di pematang sawah . Lalu beberapa ekor katak melompati di tubuhnya seakan akan melindung tubuhnya . Dan anak anak yang bersih itu , menjadi jijik , den meninggalkan Tole .

” Tole , kamu anak yang baik , kenapa melakukan kejahatan seperti ini …” tanya Lilis. ” gua dendam , gua dendam … ” jawabnya keras .

” Tole , ibu kamu pernah bilang jangan belas dendam , terima saja hinaan orang , balas dendam tak akan menyelesaikan masalah , hanya akan membuat masalah baru …” kata Lilis .

” ha… dari mana eloe tahu itu , dari mana ..” tanya Tole . Saya pernah dengar ibu kamu menasehati kamu ” jawab Lilis . ” oh , jadi eloe suka mencuri dengar percakapan orang yah ..”

” Tole ibu kamu itu baik , baik sekali …” kata Lilis . ” ya , dia memang baik ” .
” kamu juga baik Tole , kenapa kenapa kamu berubah , kenapa kamu bisa berubah jadi monster …” tanya Lilis.

Tole diam menatap Lilis , dia menarik nafas , lalu menceritakan kejadian yang menimpa dirinya hingga tubuhnya memiliki kekuatan , seperti ini .

” jadi kamu , bisa berubah , seperti dulu , dan bisa langsung menjadi monster , kalau kamu emosi …” tanya Lilis . ” yah , tapi gua sudah bisa mengatur emosi gua , jadi gua bisa berubah , tanpa harus emosi , kapan saja gua mau berubah , gua akan berubah ..” jawab Tole .

” Tole berubahlah kewajud kamu seperti dulu , saya ingin melihatnya ..” pinta Lilis .

Tole menatap Lilis , lalu tubuhnya mengecil , kakinya pendek sebelah , menjadi wujud aslinya , yang selalu di hina orang .

Lilis tersenyum , ” Tole saya lebih suka kamu seperti ini . Tole diam menatap Lilis .

Di wajah Lilis tak tampak lagi rasa takut .

” Lilis , sudahlah , pakai kembali pakaian kamu , saya akan bawa kamu balik ke desa ..” kata Tole .

” kenapa , kamu selalu menghindar dari saya ..” tanya Lilis .
” menghindar ? maksud kamu ..” tanya Tole .

” dua hari , setelah kamu menolong saya , saya mencari kamu , saat kamu melihat saya , kamu pergi dengan membawa dua ekor kambing kamu itu …” kata Lilis .

” oh , saya .. saya tak tahu kamu mencari saya , semua orang , jika dekat saya, pasti menghina saya , saya lebih baik menghindar…” jawab Tole . Lilis menarik nafasnya .

” tak ada orang yang mau dekat dengan saya , saya bau , saya buruk rupa , saya cacat …” kata Tole .

” Tole , ada kecantikkan yang tak terlihat dari luar , ada orang ganteng , tapi hatinya cacat , apa itu lebih baik dari kamu ? ” tanya Lilis .

Tole diam , dia membuang badannya menghindari Lilis , dia menitikkan air mata .

Lilis mendekati Tole , ” Lilis , jangan mendekat ..” . ” Tole , tak ada salahnya menangis , itu artinya kamu masih punya hati , kamu masih punya perasaan , kamu bukan monster…” kata Lilis .

” terima kasih Lilis , kamu sudah menolong saya , memperbaiki jalan hidup saya ..” kata Tole .

Tiba tiba tubuh Tole berubah kembali , dia memeluk Lilis , dan melompat tinggi membawanya lebih dalam ke tengah hutan itu .

>>>

Matahari , sudah mulai meninggi , dan ditengah hutan itu mulai menjadi terang .

” Lilis ini makam ibu saya ….” Kata Tole langsung bersujud di depan pusara ibunya , Lilis pun ikut bersujud .

” ibu yang baik , tabah menghadapi segala cobaan ..” ujar Lilis .

Lilis melihat sekeliling tempat itu . ” Saya tinggal di gua itu ” kata Tole , menunjuk sebuah gua kecil di bawah kaki gunung di hutan itu . ” Tole jadi selama ini kamu tinggal disini …” tanya Lilis .

” yah , saya tinggal di sini , jika lapar , ada sungai yang penuh dengan ikan , dan hutan yang baik ini menyediakan buah buahan yang segar…” kata Tole .

Lilis berjalan menuju sungai dekat goa itu “sungai yang jernih , airnya dingin yah …” kata Lilis . Tole pun berjalan menghapiri Lilis , dengan langkah yang timpang .

” kamu mandi di sini …. ” tanya Lilis . Tole mengelengkan kepalanya , ” tidak pernah , saya tak penah mandi ” . ” kenapa ..” tanya Lilis . ” saya tak mau , ikan itu menjadi bau , kotor , saya juga takut ikan itu jijik dengan saya ” jawab Tole .

Lilis tiba tiba mendorong tubuh Tole , masuk ke sungai itu , lalu Lilis pun terjun ke sungai itu . ” anak nakal , kamu harus mandi ” kata Lilis .

Lalu Lilis , mengosok tubuh Tole , membersihkan dirinya . Tole tertegun ” Lilis kamu mau jadi teman saya ..” tanya Tole . ” tentu asal kamu janji tak akan berbuat jahat lagi , lupakan dendam , dan jangan berubah jadi monster lagi ..” jawab Lilis .
” ya..ya, saya janji , saya janji… ” jawab Tole .

Siang itu , mereka pun bercanda dengan riang , Tole seakan mendapatkan hidupnya kembali . Mereka seperti beuty and the beast , yang sedang di mabuk asmara .

>>>
Saat mata hari mulai tengelam , Tole membuat api ungun , mereka duduk rapat berdua .” Tole dingin …” kata Lilis . Tole memeluk tubuh Lilis , lalu menciumnya .
Walau bibir Tole sumbing , dan giginya tak teratur , Lilis tetap membalas ciumannya.

” Lilis kamu sungguh tak jijik dengan saya …” tanya Tole . ” ehm ..tidak lagi , kamu kan sudah mandi tadi ..” jawab Lilis . Lalu Tole pun menciumnya kembali , ciuman lembut dengan perasaan yang mendalam ..

Mereka pun bercumbu hingga keduanya dalam birahi . Lilis lalu melepas seluruh pakaiannya . dan Lilis berbaring , sambil membuka lebar kakinya ” Tole , jilatin dong..” pinta Lilis . Tole pun menjilati vagina Lilis yang sudah berlendir itu . Tubuh Lilis menegang , bukan karena takut , tapi karena birahi .

” ahhh.. Tole …enak ..ah..” erang Lilis . Tole terus mengelitik klitoris Lilis yang semakin membesar karena birahinya . Liang vagina Lilis terasa berdenyut , memompa keluar cairan birahinya , siap unutk tahap selanjutnya .

Tubuh Lilis , terus menikmati jilatan lidah Tole , pada vagiannya , mata Lilis terpejam , rasa geli , gatal dan nikmat , menyatu di vaginannya . Rasa aneh yang baru dia rasakan . Tubuhnya mengejang , ” aghhh……Tole ..enak ..” desahnya . Lalu tubuhnya mengejet , Lilis pun puas menadapat orgasmenya .

Tole semakin nafsu , lalu membuka pakaiannya , penisnya mencuat , ukuran penis yang normal , tidak sebesar penis monsternya .

Tole mengarahkan penisnya ke vagina Lilis . Lilis pun memejamkan matanya , siap menerima penis Tole .

” AHHHHHHH….. Sakitttt…. Pelan pelan Tole ” jeritnya . ” Tole pun dengan lembut menekan masuk penisnya ke liang nikmat Lilis . Perlahan tapi pasti penis Tole bergerak keluar masuk . ” ssshhhh…ashhhh… Tole …. ” erang Lilis .

Tole dengan penuh kemanusiaan menyetubuhi Lilis , tangannya pun memainkan putting susu Lilis, dengan lembut ,unutk memberikan kenikmatan ektra .

Lilis terus mendesah desah , merasakan nikmat , walau rasa pedih masih terasa .

Tole terus memompanya , Tole pun benar benar nafsu , Sesaat tubuhnya kejang , lalu lemas . Vagina Lilis pun penuh dengan spermanya , perlahan Tole menarik penisnya . dan terlihat , lobang vagina Lilis yang merekah dan merah . Sperma Tole pun menyusul keluar , bersama darah perawan Lilis .

Kedua anak manusia itu puas dalam mendayung birahi . Unutk beberapa saat mereka masih bercumbu ringan .

” Lilis , saya mencintai kamu ” kata Tole . Lilis tersenyum ” sama Tole ” .
” Lilis , saya antar kamu yah , jangan buat ibukamu kawatir ..” kata Tole .

” iya , tapi besok malam kita ketemu lagi kan ..” tanya Lilis .
” ya , saya akan jemput kamu . di rumah kamu .. ” jawab Tole . ” Tole janji ya , jangan memperkosa gadis lain ..” kata Lilis .

” saya janji , saya hanya akan memperkosa kamu saja ..” jawab tole . Lilis pun mencubit Tole dengan mesra ..

Saat hari hampir subuh , Tole berubah menjadi monster. Memeluk tubuh Lilis , lalu melompat , hingga tiba di desa itu , mengantar Lilis , lalu Lilis pun berjalan pulang ke rumahnya .

>>>

Penduduk desa kembali gempar saat melihat Lilis pulang dengan selamat . Ibunya bersuka cita memeluk anak gadisnya .

Kardi pun heran melihat kondisi Lilis yang sehat , tanpa terluka . Lalu menginterogasi Lilis . Lilis menceritkan bahwa mahluk yang di takuti sebenar itu Tole. Lilis bercerita dengan Polos .

” Tole berjanji tidak akan , menculik gadis lagi , jadi biarkan dia jangan di buru lagi ..” kata Lilis .

” jadi kamu bersekutu dengan monster itu ..” tanya Kardi . ” tidak ,saya tidak bersekutu , dia bukan monster , dai manusia biasa , yang cacat , bapak yang memusuhinya , bahkan tega membunuh ibunya …” kata Lilis .

” apa kamu bilang. …” bentak pak Kardi , hendak menampar Lilis , tapi ibunya memeluknya , ” maaf kan Lilis pak Kardi , dia masih kecil salah bicara , maaf maaf ..” iba ibunya .

” sudahlah , ayo bubar ….” teriak pak Kardi . penduduk desa itu pun bubar .

>>>

Pak Kardi , saya dapet ide , gimana menaklukkan si Tole . kata Trisno . Kardi menatap wajah kepala sekolah itu . ” kita gunakan Lilis sebagai umpan ..” kata Kardi .

” ha.. ha ..ha… , bapak bisa mambaca pikiran saya ..” kata Trisno . ” anak gadis kita jadi korban si Tole , apapun yang tejadi , berapapun uangnnya ,kita harus bunuh si Tole ” kata Kardi ” saya setuju …” jawab Trisno .

” dengar , gua minta sama eloe orang awasi gerak gerik si Lilis , dia pasti punya hubungan dengan Tole , ngerti loe orang..” kata Kardi pada anak buahnya .
” ngerti ” jawab mereka berbarengan .

>>>

Jam dua belas malam , saat udara semakin dingin , bayangan monster Tole melompat dan melayang hingga ke rumah Lilis . Lilis yang memang sudah menunggu kekasihnya , siap menerimannya . Tubuh Lilis pun di peluk Tole , lalu Mereka meloncat , dari atap rumah yang satu ke atap rumah yang lain , tujuan mereka ke pinggir Hutan itu .

Beberapa pasang mata , anak buah Kardi menyaksikan dengan jelas , mengikuti mereka hingga kepinggir hutan itu . Tapi mereka tak berani mengikuti lebih jauh . mereka pun menunggu di pinggir hutan itu .

>>>

Setibanya di pinggir hutan itu , monster itu berubah menjadi Tole , lalu dua anak manusia itu saling berpandangan, mereka seperti sepangsang kekasih yang haus sex . Mereka berciuman , mata Lilis terpejam , lidah mereka pun berkaitan . Tak ada suara lain , hanya deru nafas mereka yang memburu .

Gadis cantik itu di cumbui manusia cacat , yang buruk rupa , tapi tak masalah bagi Lilis , vaginannya mulai mengeluarkan lendir lendir birahi . Tangan Tole pun meluncur kebawah , menyingkap daster yang di kenakan Lilis , dan meraba raba paha mulus gadis itu .

Sambil berdiri , Lilis melebarkan kakinya , seakan meminta Tole memainkan vaginanya . ” ahhh…assshh….. Tole di situ ya .. ahh enak …” erang Lilis , menikmati sentuhan lembut di selangkangan celana dalam hitamnya yang membasah .

” ohh .. ahhh ..Tole beri aku kenikmatan …” pintannya . Jari Tole pn bergerak lebih lanjut , menyelinap di balik celana dalam hitam gadis itu , jarinya menyentuh kiltoris Lilis , yang semakin membuat gadis itu gatal .

Jari Tole terus menari nari , di seputar vagina Lilis , tubuh Lilis , tegang , dan terus mendesah desah dalam kenikmatan . Udara malam yang dingin , tak terasa oleh permainan panas mereka . Jari Tole lincah , mengesek klitoris Lilis yang membesar . Lendir terus membasahi vaginanya .

” ahh Tole , enak banget , gatel ..itunya gatel banget….” Desah Lilis , yang semakin membuat Tole nafsu . Tak beberapa lama , tubuh Lilis menegang , jari Tole berkerja lebih cepat . ” ahhhh …enak sekali …..” erang Lilis , dengan tubuhnya yang mengejet beberapa kali , lalu tubuhnya lemas dalam pelukan Tole .

Mereka berciuman lagi , lidah mereka seakan akan menempel erat , ” ahhhh…. Tole ..ahh …” erang Lilis tiba tiba , saat penis tegak Tole , menyelinap di balik celana hitan Lilis , dan masuk ke vaginannya .

” Tole ahhh ..jahat , masukin koq gak permisi …ahh… ahhh…Tole …” erang Lilis , memeluk tubuh Tole . Tole diam sebentar , karena Lilis memeluk erat tubuhnya sehingga sulit bergerak . Setelah pelukan Lilis mengendur , Tole melepas pakaian Lilis , buah dada montok Lilis , langsung terlihat , karena Lilis tak memakai bra .

Lidah Tole menjilati putting susu Lilis , tubuh Lilis mengelijing ” aaa shhhh …ahhhhh asshhh ” desahnya . Penis Tole pun bergerak , lincah menusuk nusuk liang vagina Lilis , membuat gadis itu kenikmatan .

Nafsu Lilis kembali meningkat setelah tadi orgasme . Tole pun terus menikmati jepitan erat vagina Lilis , bergoyang lembut , membuat penisnya bergerak lancar , keluar masuk vagina Lilis .

Beberapa saat berlalu , Tole mempercepat gerakkannya . ” Ahh Tole , enak enak … terus ..” erang Lilis . Gerakkan Tole semakin cepat , tiba tiba , Lilis memeluk erat tubuh Tole , lalu tubuhnya kejang , mengejet ejet dalam pelukan Tole . Tole pun tak tinggal diam , nafsunya sudah di ujung penis . Beberapa kali tusukkan penisnya , sperma Tole pun muncrat dalam liang vagina Lilis.

Keduanya lemas lalu mereka berciuman ” oh Lilis , nikmat sekali ..” ujar Tole .
Setelah itu mereka bercengkrama .

Tepat sebelum matahari muncul Tole mengantar Lilis kembali ke desanya .
Dan Tole kembali ke guanya .

>>>

Langkah Lilis terhenti , saat Kardi berteriak ” bertenti ….” . Dua buah anak buahnya memengang tangan Lilis dengan erat .

” dari mana loe .. abis pacaran sama monster ..” umpat Kardi . ” dia Tole , bukan monster , dan hak saya mau pacaran sama siapapun ..” jawab Lilis .

” oh , sayang sekali , cantik cantik pacaran sama monster …” kata Kardi , lalu meraba dada Lilis . ” ahh banjingan , kamu lebih dari monster…” umpat Lilis . ” ha ha ha … ” Kardi tertawa , lalu tangannya menyelinap di balik daster Lilis , meraba selangkangan celana dalamnya . Dahinya mengeyit , merasakan basah di selangkangan celana dalam itu .

Jarinyanya pun menyelinap masuk , dan merasakan lendir di vagina Lilis , tubuh Lilis mengelijing , ” binatang , monster kamu ..” umpatnya . Jari Kardi mencolok , vagina ABG , yang pantas jadi anaknya itu .

Lalu mencabut jarinya , ” gua yakin ini P*ju si monster ..” katanya , sambil memperlihatkan jarinya yang basah itu di depan wajah Lilis . Kedua anak buahnya tertawa tawa .

Jari itu kemudian , di masukan dengan paksa ke mulut Lilis , Lilis meronta dan mengigit jari Kardi , satu tamparan di terima Lilis , hingga hadis itu tersungkur , bibirnya pun berdarah . Dua anak buahnya tertawa tawa .

” he , eloe bedua , gua kasih hadiah , eloe boleh cobain m*m*k tuh anak ..” kata Kardi . ” benar nih bos …” kata mereka . ” ya , eloe boleh en*o*in tuh anak , sebelum dia kita jadiin umpan buat nangkep monster itu ” kata Kardi .

Malang bagi Lilis , tubuhnya di seret ke sebuah rumah kosong , di pinggir desa . Di atas sebuah meja , tubuhnya di baringkan , kedua tangannya di ikat , begitu juga kakinya , hingga membentuk huruf X .

” sekarang saya baru tahu jelas , mana yang monster mana yang bukan …” ujar Lilis dengan terisak .

” robek bajunya ….” bentak Kardi . Anak buah kardi langsung merobek dasternya hingga tubuh Lilis hanya mengenakan celana dalam hitamnya saja .

Kardi menghampiri tubuh gadis malang itu , meremas buah dadanya dengan keras ” Aghhhh ..sakit … ” erang Lilis . Lalu Kardi mencubit putting susunya menariknya sehingga Lilis semakin menderita . ” dengar yah , gua akan masukin k*nt*l gua ke mulut eloe , kalau eloe macem macem , gua jamin pentil t*t* eloe putus ..” ancam Kardi , lalu memasukkan penis besarnya ke mulut Lilis .

Penis Kardi pun masuk ke mulut Lilis , Lilis hanya pasrah membuka mulutnya membiarkan penis besar itu mengesek rongga mulutnya . ” eh eloe bedua , mainin tubuhnya ..” perintah Kardi .

Dua anak buahnya ,langsung meraba tubuh Lilis , satu orang menjilati , dan meremas remas buah dadanya . Yang lain memainkan vaginanya . Celana dalam hitamnya di robek , lalu jari anak buah Kardi itu mencolok colok lobang hangat vaginannya .

Tangan Lilis mengepal erat , tubuhnya meronta dalam ikatan . Semantara Kardi menikmati mulut Lilis , dengan terus mengocok penisnya dalam mulut Lilis .

Unutk beberapa saat Kardi menikmati mulut Lilis , hingga tak kuat lagi , spermanya muncrat di mulut Lilis , lalu dengan capat , Kardi pindah den melepas sebagian spermanya di vagina Lilis . Lilis pun merasakan sperma Kardi yang amis itu .

” eh eloe , sekarang loe jilat m*m*knya …” perintah Kardi kepada dua anak buahnya. Anak buah saling pandang ” kenapa eloe , jijik sama p*ju gua …” tanya Kardi .

Anak buah Kardi pun tak bisa apa apa , mengikuti kemauan bosnya , lidahnya menjulur , dan menjilati vagina Lilis , yang belepotan sperma bosnya itu . ” ha ha ha … ya bagus…” ujar bosnya .

Lilis mengigit bibirnya , dia meronta ronta , matanya terpejam . dua buah lidah secara bergatian menjilati vaginannya . Sedikit demi sedikit rasa nikmat menghapiri dirinya . Birahinya meningkat , bibirnya mengatup erat tak mau mendesah . tapi bulir bulir , carian vaginanya mulai merembes keluar .

Kardi perlahan meraba perut Lilis , menekan kebawah hingga ke bukit vaginanya , gerakkannya seperti memijat , yang di lakukkan terus menerus .Sedang dua lidah terus bergatian menyapu vaginanya . ” shhhh ..shhhh ..,.” terdengar desah Lilis , yang tak bisa di tahannya . Kardi tersenyum .

Tak beberapa , tubuhnya tampak mengejang , tangan Kardi menekan bagian bawah perutnya , tiba tiba Lilis , menjerit ” ahhhh …….” . Tanpa di sadari , air seninya muncrat , membasahi wajah dua orang anak buah Kardi yang tengah menjilati vaginanya . Tubuhnya mengejet beberapa kali .

” ha .. ha.. ha.. bagaimana Lilis , enak kan , permainan sex gua lebih enakkan di banding si monster..” ujar Kardi . ” di dia ..Tole ..buk bukan Monster …” jawab Lilis , dengan nafasnya yang memburu .

” ha ha ha , suka suka eloe omong , ayo , buka celana eloe , e*t*tin nih anak ..” kata Kardi . Dengan cepat anak buah Kardi membuka celana , sambil memegang batang penisnya yang hitam dan besar itu , anak buah Kardi memasukan ujung penisnya ke vagina Lilis .

” ahhhh …… ” erang Lilis , ketika penis itu masuk ke dalam liang vaginannya . Lalu penis itu bergerak keluar masuk vagina Lilis , tubuh Lilis mengelitat geliat , ” ahhh… ahhh…” Lilis mengerang . Walau tubuhnya menolak , tapi birahi Lilis tak bisa di tahan. Kardi menghampiri Lilis , membelai rambutnya ” gimana sayang , nikmatkan ..” .

Lilis tak menjawab , dia hanya mendesah desah saja .

Sepuluh menit , penis itu bergerak liar di dalam vaginanya , membuat Lilis kembali oragasme . Begitu juga anak buah Kardi , yang melepas spermanya .

” oke , ganti eloe ..” tunjuk Kardi pada anak buahnya yang lain .

Penis yang lain , mulai masuk ke dalam vagina Lilis . Lilis kembali mendesah , tubuhnya kembali mengelijing . Penis itu terus bergerak keluar masuk , nafas anak buah Kardi itu menderu dalam nafsu .

Dua kali Lilis di buatnya orgasme . Hingga penis itu menembakkan semua isinya dalam vagina Lilis . Tubuh Lilis lemas , tak bergerak .

Mereka pun membiarkan tubuh Lilis terikat di atas meja itu .

” jaga tuh anak , entar malam kita bawa dia ke tengah desa , buat umpan monster itu ..” kata Kardi .

>>>

Di balai desa Kardi berpidato , menyebarkan isu , bahwa Lilis , telah bersekutu dengan monster Tole . Kardi memprovokasi penduduk desa agar memusuhi keluarga Lilis , mereka berbondong bondong , kerumah Lilis , menangkap ibu dan ayahnya .

Tepat di tengah desa mereka menancapkan sebuah tiang kayu besar , lalu di sekeliling tiang itu di gali lubang sedalam satu meter . Batang bambu yang telah di runcingkan , di tancapakan ke dalam lubang itu .
Berpuluh puluh batang bambu runcing siap melukai tubuh monster Tole .
Di atas lubang itu di tutup dengan kayu lapuk , dan dedaunan .

” maonster itu pasti terperosok saat hendak menolong si Lilis ” guman Trisno .
” hua ha ha …. Bagus bagus ..” sambut Kardi .

Tepat jam 9.00 malam tubuh Lilis , di bawa, dan di ikut di tiang itu , tubuhnya yang bugil , harus menahan malu , dan angin malam yang dingin .

” ayo masing masing ke posisinya , diam jangan bersuara , jika saya bilang serang , kita serang mahluk itu ramai ramai …” kata Kardi .

” pak Trisno , ini senapan berburu saya , ambil buat jaga jaga , kalau monster itu datang jangan ragu , tembak …” kata Kardi , menyerahkan sepucuk senapan itu .

Kardi pun bersembunyi , di temani senapannya , begitu juga Trisno . Sementara anak buahnya sudah siap unutk mengepung Tole , dengan bermacam macam senjata . Penduduk desa pun ikut delam keramaian itu , dengan bambu runcingnya siap unutk di lontarkan .

Mereka menunggu dan menunggu . Tubuh Lilis semakin lemah , menahan dingin angin malam itu tanpa sehelai benang pun yang menpel di tubuh cantiknya itu .

>>>

Tepat tengah malam sosok Tole muncul , dan dia menjadi murka melihat keadaan Lilis . ” Lilis …. ” teriaknya . ” To ..Tole stop jangan mendekat , ini jebakkan , mereka akan membunuh kamu , pergi ..pergi …” teriak Lilis .

Tole melihat kesekelilingnya , tak ada orang , tapi tanpa di ketahui Tole banyak mata menatapnya siap menyerangnya .

Tole melangkah dengan pelan , mendekati Lilis , “kreek ” bunya kayu laupk yang patah . Tole cepat mundur , lalu dia melompat , ke atas tiang , dengan kuku runcingnya tali yang mengikat tangan Lilis terlepas . Dan Tole memeluk tubuh Lilis , lalu melompat menjauhi lobang jebakan itu .

” Tole , ayo kita pergi saja ….” Kata Lilis . Tapi tiba tiba ” dorr …” letusan senapan yang di tembakkan Kardi , membuat Tole menjerit keras , peluru itu bersarang di punggungnya .

Tole tak tinggal diam , dia berbalik , melompat , lalu menyerang Kardi dengan sekali sabetan . Kuku Tole yang runcing , merobek dada Kardi , hingga dia tersungkur , bersimbah darah .

” serang … ” teriak Trisno , sambil meletuskan senjatanya . Sebuah peluru , kembali bersarang di tubuh Tole . Tole pun melompat menyerang Trisno , hingga Trisno terkapar .

” Tole , sudah cukup ,kita pergi saja , jangan membunuh lagi …” kata Lilis .

” bunuh perempuan itu ..bunuh..bunuh ….” teriak warga desa itu .

Tiba tiba seseorang dengan tombak panjang , menyerang Lilis , Tombak tajam itu terhunus ke arah Lilis . Tapi Tole segera bergerak , dia menghalangi tombak itu , tubuhnya menjadi tameng . Tombak itu menembus dada Tole , lalu mengenai dada Lilis .

” ahhhhh…… Tole ….” Erang Lilis kesakitan . Tole memukul penyerang itu hingga terpental beberapa meter . Tole segera melepas tombak yang tertancap di tubuhnya Darah segar keluar dari dadanya , karena luka terbuka dari tombak itu cukup lebar.

Tole menghampiri orang itu , ” To ..Tole … sudah .. ” Lilis menghampiri Tole , sambil memangang dadanya yang terus mengucurkan darah segar .

” Tole , lihat saya , lihat saya …” kata Lilis . Tole melihat wajah Lilis yang pucat itu . ” ayo kita pergi , bawa saya ke goa .. sudahlan Tole , ini memang sudah menjadi nasib kita , ayo Tole ” kata Lilis .

Mata Tole menatap orang orang di sana ” dengar , kalian semua binatang , kalian telah melukai Lilis , saya akan kembali , saya akan menuntut balas …” .

Tole memeluk tubuh Lilis , lalu dia melompat , melompat dan melompat , hilang di telan kegelapan malam.

>>>

” Tole saya dingin , dingin sekali ….” Kata Lilis , wajahnya terlihat pucat . Tole pun memeluk tubuh Lilis . Darah terus keluar dari dadanya . Tole mencium Lilis ” tahan ya , saya akan cari obat buat kamu …” .

” Tole , tak usah , temanin saya , saya lelah , saya ingin tidur …” kata Lilis .
Pelupuk mata Lilis berair , matanya terpejam , nafasnya terasa berat . Tak lama Lilis terlelap dalam tidur yang panjang .

Tole menjerit keras , membuat burung burung yang tertidur di hutan berterbangan .

Dia membaringkan tubuh Lilis di samping pusara ibunya . Lalu dia pun berbaring di samping Lilis . Perlahan Tole merubah wujudnya . Saat itu tubuhnya kembali manjadi wujud asli Tole .

Rasa sakit pun semakin mendera , dari luka lubang pelurunya , semakin banyak mengeluarkan darah , begitu juga luka dari tombak itu .

Tubuh Tole terasa semakin dingin , tatapan matanya menjadi gelap , dan gelap

End
By: Zonot

10 Tanggapan

  1. keren banget boss…..
    sumapah keren abies…
  2. gila…………
    sering2 aja bos…
    bener2 keren..
    yang bikin “RELIC” bos juga ga ??
    bener2keren..
    two thumbs up…
    gw tunggu cerita selanjutnya!!!!
    Re: eh ini bukan karya gw, tapi si Zonot, relic itu juga punya dia
  3. Keren bos ceritanya..
    sama kayak cerita relic..kita jadi kayak ikut nonton film monster + bokep..hehehe
    saluuuuttt..
    Re: Yup karya2 Zonot emang top punya, ga cuma sekadar jos-crot, tapi ceritanya juga bagus2. ga kaya punya si satar/Soto sopkaki & penulis2 lain yg sejenisnya yang narsisme itu mah pret…dut…cuiihh banget deh.
  4. Thanks bro atas tanggapannya .
    btw , salam kenal yah , unutk semua bro di sini .
    Saya sudah tahu blog ini dari dulu , cuma jarang mampir kesini . Karena bro shusaku itu teman lama saya ,dulu kita ( saya dan bro shusaku ) pernah berkoloborasi bikin cerita ” pulau terkutuk” , yang sampai episode 6 .
    Saya lebih banyak aktif di sebuah forum lain .
    Nanti saya akan coba posting cerita saya yang lain .
    Setiap penulis punya gaya tulisan masing masing , dan juga punya Fan’s nya sendiri .
    begitu juga dengan bro satar . yang punya gaya tulisannya sendiri , dan fan’snya sendiri . Soal bagus tidak itu hanya soal selera masing masing pembaca .
    oke bro , sekali lagi thanks yah , atas tanggapannya .
    dan thanks unutk bro Shusaku , yang telah memposting cerita saya di blog kisah BB ini .
    zonot …
  5. boleh tanya forum mbah zonot apa yah? sekedar info gitu
  6. keren banget bosss..
    seru n ada romantis juga…
    gw ampe terharu banget bacanya..
    Saluttt
  7. wahhhhhhhh kurang…..endingny gak happy….sia2 dong semua yang diperbuat ma s Tole….wahhhh
    gak ada lanjutannya lagi???
  8. gila gw terharu…TOP abis…ceritanya bikin gw sadar kalo ga semua orang jelek itu jahat T.T
  9. Cerita y seru n jg pa lagi adgn perkosaan mpe memek pada bengkak sgala, yahud bnget deh, menegangkan, trnyt cinta itu ada di setiap mahluk, tp kq mati seh. Kan kasian. Dtnggu crta2 laen ny bro.
  10. HARUS DIBUAT LANJUTAN!!!
    gila keren abis nih cerita… gak cuma sekedar kisahbb tapi ada nilai moralnya juga…
    keren nih cerita…
    5 thumbs up!!!
    (2 jempol jari, 2 jempol kaki, dan satu lagi jempol ajaib yg cuma muncul di saat saat tertentu) :D :D

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar