Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Jumat, 22 Juli 2011

Kegilaan di Kereta Api

Juli 8, 2007

Namaku Rika, cerita ini terjadi pada saat aku berumur 15
tahun. Saat itu aku masih SMP kelas 3 di salah satu SMP Swasta
di Surabaya. Selain ayah dan ibu, keluargaku masih ada seorang
kakak perempuan berumur 18 tahun (SMA kelas 3), kami tinggal
satu kos di Surabaya. Papa dan Mama tinggal di Yogyakarta. 6
bulan sekali pada liburan kami pulang ke kampung halaman. Aku
biasa memanggil dia dengan panggilan ci Lisa. Ciciku ini
sangat ngetop di sma-nya dengan wajahnya yang cantik imut dan
body yang sexy membuat teman-teman cowoknya banyak yang
mengejar untuk mendapatkan cintanya. Tingginya 167cm, lebih
tinggi dariku 15 cm. Dada yang menyembul bulat dengan beha
ukuran 36B, pinggul yang sexy dan pantatnya yang kencang,
seluruh tubuhnya sudah seperti wanita dewasa, maklumlah dia
rajin aerobic. Sering kali aku iri dengan penampilan bodynya,
walau secara face aku tak kalah cakep. Kulit ci Lisa seperti
wanita tionghoa pada umumnya putih mulus, pipinya merona
kemerahan. Mata kami lebar tidak seperti orang tionghoa pada
umumnya, nurun dari mama. Mama punya mata yang lebar seperti
Bella Saphira (aku sering curiga Mama sebenernya campuran).

Suatu hari di akhir tahun kami berencana pulang ke Yogya, aku
dan cie cie. Kami putuskan untuk naik kereta api, ketika
sampai di stasiun kereta… “Waaah rame sekali nich ka
(panggilan cici pada ku)” , “Iya ya, ati-ati copet lho
cie!”sahutku ringan. Banyak mata memandang ci Lisa,
keberadaannya disana dengan rok mini putih dan kaos tanpa
lengan membuatnya terlihat menyolok, mayoritas yang berada
disana adalah orang pribumi. Udara panas Surabaya membuat kami
berkeringat, apalagi harus berdesakan untuk beli tiket kereta.
Aku berdiri di samping antrian sambil memegang tasku erat-erat
sementara Ci Lisa antri berdesakan untuk dapat tiket pulang.
Dibelakang ci Lisa ada 2 orang berandalan dengan tato di
tangannya, yang satu tinggi besar berkulit hitam, satunya lagi
gemuk pendek botak, mereka berbisik bisik sambil melihat tubuh
ci li sa dari atas sampai bawah. Ci lisa tidak menyadari bahwa
dirinya sedang diamati oleh 2 orang berandalan di belakangnya
persis. Yang satu mulai melakukan ulahnya dengan meniup niup
rambut ci Lisa (rambut ciciku emang panjang dan lurus,
sedangkan rambutku sebahu). Kulihat ci Lisa berusaha untuk
mengabaikannya, namun mereka malah menjadi jadi. Si botak
malah jongkok di belakang Lisa sambil ngintip rok mini yang
dipakai Cici, terus berbisik bisik lagi dengan si besar. Aku
yg masih lugu hanya memperhatikan dari jauh berpikir bahwa hal
ini tidak berbahaya, hanya salah satu pengagum cici ku yang
baru. 10 menit berlalu ci Lisa sudah sampai pada antrian
terdepan, “Pak saya beli 2 tiket untuk kelas Eksekutif”, “Maaf
non, habis..! Kalo mau ini ada 2 tiket ekonomi”. “Waduh gimana
ya… ya udah deh pak”. Singkat cerita, kami pun masuk kereta.
Ya ampun pikirku dalam hati, penuh amat…seluruh isi gerbong
kereta yang kami naiki hampir seluruhnya laki-laki, hanya ada
1 orang ibu setengah baya. Seluruh mata memandang kami mulai
dari sejak kami masuk hingga duduk. 1/2 jam kemudian keretapun
berangkat, “Ika, cici ke kamar mandi dulu ya..kamu jaga barang
bawaan kita”. Ketika ci Lisa berjalan menuju kamar mandi di
gerbong sebelah ditengah jalan ia dicegat oleh 2 orang
berandalan yang tadi di stasiun. “Non mau kemana, kita anterin
ya…hehe”ucap si botak. “maaf mas, saya mau ke kamar kecil,
permisi”. Ci Lisa berusaha menerobos mereka, tapi malah
berakhir di tengah-tengah mereka. “Pipis disini aja Non..gak
usah malu…hehehe”, sambil mencolek lengan ci Lisa yang
telanjang karena hanya menggunakan kaos tanpa lengan.
“Mas…pe..per.permisi…”Kata ci lisa ketakutan. “. Tiba-tiba si
botak dari depan memegang bahu ciciku dan menarik kaos yang
dipakai ciciku sampai robek. Kreeeekk.. Aku tidak berani
berkata apa apa, seluruh penumpang gerbong hanya melihat
sambil tersenyum. Beha ciciku yang berwarna hitam sangat
kontras dengan susunya yang putih montok. “hmmmm ayo Jo
sikat!!”ucap si botak kepa da temannya, yang bernama tardjo
yang tinggi besar. Tardjo menangkap tangan ci Lisa dan
mengangkatnya ke atas. Aaahhh,jangan mas …. tolongin donk..
maaf mas.. jangan …, ci Lisa mulai panik. Lekuk tubuhnya
terlihat jelas oleh seluruh orang di gerbong.Lekuk ketiaknya
yang mulus tak berbulu dan susunya yang besar menyembul di
antara behanya membuat si botak menelan ludah. “Gile…. Gue
belum pernah dapet yang beginian”. Tangannya meremas remas
susu ci lisa… kemudian menarik behanya sampai lepas. Puting ci
lisa dipelintir pelintir dan di tarik tarik. Ahhh hhhh
jang..ngan… saya mau…pulang. HAHAHA…diam loe. Dari
belakang si Tardjo mulai menggerayangi paha mulus cici,
pelan-pelan merambat ke atas sampai pada pantatnya. Aku hanya
berani melihat dari jauh, dalam waktu tak sampai satu menit,
ciciku sudah telanjang hanya memakai celana dalam winnie the
pooh. Seluruh gerbong menyoraki “HOREE !! AYO TERUS!!,
SIKAT!!”.Kedua tangannya di ikat ke atas tempat pegangan
penumpang, d engan posisi seperti itu susunya semakin
menyembul, susu putih ciciku tampak begitu padat. Si botak
mulai menjilatinya dan menghisap sebisa mungkin seluruh susu
ciciku dari kanan ke kiri dan kembali lagi. Ahhhh aaaaaahhh
hhhhaahhhh…cici mengelinjang. Tardjo menurunkan celana dalam
ci lisa, tangannya yang kasar meremas remas pantat bulat cici,
sambil dijilat jilat dibelahan pantatnya. Dari depan si botak
menggunakan jarinya memainkan clitoris cici, aaaaAAHHH….
“Tuh kan basah ! berarti loe demen ama kita kita!!!HEHEHE!!”
Terlalu lama dirangsang ci lisa basah juga.Ahhhhh to…long, ci
Lisa memandangku penuh iba, namun seluruh penumpang lain hanya
melihat dengan wajah puas. Akupun tak berani berkutik. Dari
belakang si botak membuka pantat ci lisa hingga tampak anusnya
yang merah muda.. Di jilatnya sekali …slrrrp kemudian di
ludahinya. Ci Lisa rupanya mulai kuatir dia bakal disodomi,
“JAAANGAAAN… Sto..Op”. Dan Memang benar Tardjo menurunkan
celananya dan langsung keliatan kontolnya y ang besar, kira
kira 24 cm berwarna hitam. Dipegangnya dan diarahkan ke anus
ci Lisa…. AAHhhhhhhhhhhhhhhh. hhhssooohh. Blesss , kontol
hitam itu pun masuk dan mulai mengocok ngocok pantat cici. Si
botakpun tak mau ketinggalan dia melepas ikatan tangan ci
lisa. kemudian menjambaknya. Rupanya si botak mengincar mulut
ciciku yang imut. “AYO ISEP!! AYO SAYANG, KALO GAK GUE PERKOSA
JUGA ADIK LOE!! AYOO ISEP!!” Aku terkejut ternyata mereka
masih ingat keberadaanku disana. Ci Lisa membuka mulutnya dan
langsung si botak mendorongkan kontolnya yang gendut ke mulut
ciciku…heeggghh, ia mendorong kontolnya sampai tak keliatan
ujungnya. “Waduuh Enaaak Sekali Non, Mulutmu hangat!… ohhhh”
Si botak maju mundur mengentot mulu ciciku. Sementara dari
belakang anus ci lisa di genjot Tardjo. Semakin lama Tardjo
mengenjot semakin cepat… OHHHHH rupanya si tardjo sudah
mencapai puncak dan memuntahkan spermanya di dalam pantat
ciciku.baru selesai si tardjo mencabut kontolnya, salah satu
penu mpang lain yg udah gak tahan langsung maju menusukkan
kontolnya membelah vagina ciciku dan langsung bless masuk.
Aaaahhhhhhh,AAAAAAAAHHHHHH, maklum ci ciku masih perawan.
Dalam posisi doggie ia di genjot dari belakang, sedang dari
depan si botak masih keenakan menerima servis oral dari
ciciku…. Tubuhnya mulai berkeringat, menjadikan kulitnya
putih mengkilat… salah satu penumpang lain datang dan
meremas remas susu kiri ciciku, sedangkan salah satu penumpang
lain menghisap puting ciciku yang kanan. Oh, benar benar ci
lisa diperkosa habis.Si botak mendadak berhenti dan mendorong
kontolnya dalam dalam dan memuncratkan spermanya di mulut
ciciku. aku gemetar ketakutan, tiba-tiba salah seorang laki2
duduk di sebelahku dan menyuruhku melepaskan celana yang
kupakai dan kaosku “Pilih mati atau telanjang!!” aku akhirnya
dengan gemetaran melepas celana dan kaosku, hanya beha dan
celana dalam pink yang tertinggal. Susuku memang tidak sebesar
ciciku tapi cukup montok, “hehehe cewek ci no emang asoy
yaaa..” kata salah satu penumpang lain. Aku sempat melihat
sebagian dari penumpang lain sedang masturbasi sambil melihat
ciciku yang sedang di keroyok 4 cowok. hanya sebentar aku
sempat melihat karena sedetik kemudian aku sudah di
telentangkan di tengah jalan dan digerayangi belasan tangan
tangan kasar. ada yang menarik behaku, ada yang memilin
putingku, ada yang meraba raba, dan ada yang menusuk nusuk
vaginaku dengan tiga jari…..aaaaaahhhh ohhhhhhhhhhh
ahhhhhhh….. aku hanya bisa menjerit jerit dan
mengelinjang…mereka kemudian bergantian memperkosa aku di
mulut, di anus, di vagina. sampai aku orgasme berkali kali.
Kemudian aku pingsan, ketika aku terbangun aku sudah di rumah
sakit untuk diperiksa. Cukup sekali saja aku naik kereta,
seumur hidup tak akan lagi.

T A M A T

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar