Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Minggu, 24 Juli 2011

Kabut 5

Juli 29, 2007

Akupun dalam keadaan lunglai berbenah… aku juga mengajak istriku setelah
selesai merias wajah..
“Aku nggak pucat, kan mas? tanya istriku tanpa rasa sungkan apalagi takut
padaku. Aku hanya mengernyitkan dahi, tak kuasa membantah, entah kenapa
istriku tampak lebih cantik, sensual dan genit, kedua payudara montok nya
semakin menonjol montok dan dari balik gaunnya yang ketat kedua puting
susu hitam sebesar kelingking mencuat menantang…

Kebiasaannya istriku kalau kedua puting susu hitam sebesar kelingking
masih mencuat berarti istriku masih terangsang ….
Aku keluar dari pintu samping rumah mewah itu menuju garasi mobil yang
cukup untuk 6 mobil……Tapi tak semudah yang aku bayangkan saat aku dan
istriku akan melangkah keluar rumah mewah itu…..

Kulihat ada 2 orang bersama Pak Kotim dengan pakaian lusuh…. yang satu
pemuda kepala plontos berkulit hitam, seorang lagi lelaki tua berambut
gondrong beruban sebaya dengan Pak Kotim

Begitu Pak Kotim melihatku dan istriku bergegas…
“Kemana kamu?bentaknya
Aku terus menarik istriku yang beringsut ketakutan…

“Diam kamu?” bentaknya…dan seperti sebuah karung akupun jatuh terduduk di
samping istriku yang gemetar….

Ketiga orang itupun mendatangi istriku yang hanya bisa berdiri gemetaran….
Istriku semakin tampak sexy dan sensual dalam keadaan gemetar memeaki rok
panjang terusan dari bahan seperti coldoray, lehernya tertutup rapat, tapi
di bagian dadanya berresleting sampai ke perut dan belahan panjang di
bagian depan dan sekitar beberapa centimenter potongan belahan itu
bertumpuk hingga mendekati selangkangan istriku

ketiga orang itupun mengerubuti istriku pemuda kepala gundul berkulit
hitam mendorong istriku ke tembok garasi dan langsung meremas-remas kedua
payudara montok istriku yang masih terbalut gaun….
“Jangaaaan paaaak…….”istriku mengerang dan kulihat tangan kanan lelaki tua
berambut gondrong beruban itu menyusup di belahan panjang di bagian depan
gaun istriku

Kulihat istriku yang disandarkan oleh pemuda kepala gundul berkulit hitam
itu kedua mata istriku terbelalak saat kulihat jari-jari tangan lelaki tua
berambut gondrong beruban yang besar-besar itu mengobok-obok selangkangan
istriku yang tak memakai celana dalam…
Tangan kiri lelaki tua berambut gondrong beruban itu menyingkapkan rok
bagian bawahnya ketat sehingga selangkangan tanpa ada bulu kemaluan
istriku tersingkap…

“dul…kayak kepalamu…”kata lelaki tua berambut gondrong beruban itu sambil
mengelus-elus selangkangan istriku yang membuat istriku mendesis-desis
“ohhh enak Jeng Yati?”katanya

Tiba-tiba dengan kasar jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu
menjejali liang vagina istriku
“Aaaammpfffuuuun mbaaaaaaah …..”istriku mengerang
Lelaki tua berambut gondrong beruban itu mengorek-ngorek liang vagina
istriku yang langsung mengerang ngerang
Sedangkan pemuda kepala gundul berkulit hitam kedua telapak tangan hitam
kasarnya meremas-remas kedua payudara montok istriku yang masih terbalut
rok panjang terusan dari bahan seperti coldoray, lehernya tertutup rapat,
tapi di bagian dadanya berresleting sampai ke perut dengan kasarnya, dan
jari telunjuk dan ibu jari yang besar dan kasar pemuda kepala gundul
berkulit hitam itu memelintir dan memencet kedua puting susu hitam sebesar
kelingking istriku sehingga istriku mengerang panjang…..

Rupanya lelaki tua berambut gondrong beruban itu tidak puas dan dia
jongkok sejajar dengan kepalanya tepat berada di selangkangan istriku
dimana jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu tetap
mengobok-obok dan bahkan mengorek-ngorek liang vagina istriku sehingga
istriku menggerakan pantat bahenol berputar dan maju mundur ….

Lelaki tua berambut gondrong beruban itu mengangkat paha padat kanan
istriku dengan tangan kirinya sehingga istriku berdiri terkangkang lebar
dan aku yang duduk bersimpuh di sebelah istriku bisa melihat bagaimana
jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu mengocok liang vagina
istriku kemudian jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu
mengorek-ngorek liang vagina istriku seolah ada sesuatu yang tertinggal di
liang vagina istriku dimana jari telunjuk, jari tengah dan jari manis
lelaki tua itu bersama-sama masuk dan dimekarkan sambil ditekuk kemudian
ditarik keluar..dan kedua mata istriku terbelalak dan mulut ternganga
lebar mengerang parau….
Sementara itu, jari telunjuk dan ibu jari yang besar dan kasar lelaki tua
berambut gondrong beruban itu memencet, memelintir sambil menarik narik
kelentit istriku sehingga istriku merengek seperti orang menangis……..

Pemuda kepala gundul berkulit hitam berhasil membuka resleting rok panjang
terusan dari bahan seperti coldoray, lehernya tertutup rapat, tapi di
bagian dadanya berresleting sampai ke perut dan terkuallah kedua payudara
montok istriku dimana kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
sudah menegang kencang.
Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu langsung mengulum dan
menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku bergantian dengan bibir
tebal hitamnya sampai tampak pagutan-pagutan merah di permukaan payudara
montok istriku
Tiba-tiba jari telunjuk dan ibu jari yang besar dan kasar pemuda kepala
gundul berkulit hitam itu langsung memencet, memelintir sambil menarik
narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku …..

Tubuh istriku menggelinjang bergetar ..pantat bahenol bergoyang maju
mundur dada istriku membusung dan keringat istriku membanjir, mulut kecil
istriku merengek seperti orang menangis karena merasakan empat rangsangan
kasar yang tak pernah dirasakan sekaligus sebelumnya…..
kedua payudara montok istriku yang disedot-sedot bergantian oleh bibir
tebal hitam pemuda kepala gundul berkulit hitam sehingga meninggalkan
pagutan-pagutan merah diseluruh permukaan payudara montok nya…..
kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku merasakan jari telunjuk
dan ibu jari yang besar dan kasar pemuda kepala gundul berkulit hitam
memencet, memelintir sambil menarik narik
istriku juga merasakan jari telunjuk, jari tengah dan jari manis lelaki
tua berambut gondrong beruban mengocok kemudian menggaruk dan jari
telunjuk, jari tengah dan jari manis lelaki tua itu bersama-sama masuk dan
dimekarkan sambil ditekuk kemudian ditarik keluar dari liang vagina
istriku dan istriku pun merasakan bagaimana lelaki tua berambut gondrong
beruban memencet, memelintir sambil menarik narik kelentit istriku.

Tak lama kemudian istriku pun mengerang panjang dengan suara serak dan
merengek seperti orang menangis dan mengejan panjang dengan pantat bahenol
istriku tersentak-sentak tak karuan saat pagi itu mencapai orgasme dengan
sangat liar…..

Kedua lelaki berbeda umur itu terus mengerjai kelentit, liang vagina,
kedua puting susu hitam sebesar kelingking dan kedua payudara montok
istriku …… membuat istriku merengek seperti orang menangis, mengerang
panjang, keringat istriku pun membasahi rok panjang terusan istriku dan
nafas istriku mendengus-dengus seperti lokomotif uap yang selip menarik
gerbong-gerbong beratnya …kedua mata istriku terbelalak meredup dan
terbalik….dan kemudian mengejan panjang ketiga kalinya…..

Tubuh istriku pun lunglai terduduk melorot bersandar dinding garasi …..
tiba-tiba lelaki tua berambut gondrong beruban itu menjambak rambut pendek
istriku dengan tangan kirinya sehingga istriku merangkak mengikuti tarikan
jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu ….seperti anjing….

Lelaki tua berambut gondrong beruban itu duduk di sebuah jok mobil yang
dilepas di hadapanku sekitar dua meter sambil terus menjambak rmabut
pendek istriku ..Sementara itu, tangan kanannya memelorotkan celana pendek
dekilnya dan terkuallah batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml yang
menggelantung lemas

“ayo kulum kontolku Jeng Yati …”perintahnya
Istriku menolak dengan berusaha menggelengkan kepalanya mejauh, tapi
istriku mengerang saat dengan kasar tangan kiri lelaki tua berambut
gondrong beruban itu menarik keras ke atas rambut pendek istriku kemudian
mendekatkan ke batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml nya dan karena
kesakitan dan tanpa rasa kasihan lelaki tua berambut gondrong beruban
semakin menarik rambut istriku mendekatkan wajah istriku ke batang
kemaluan seperti kaleng axe 150 ml yang lemas menggelantung

“Ammpppmmmmmmffff…..”istriku tak bisa meneruskan kata-katanya saat kedua
tangan lelaki tua berambut gondrong beruban meraih belakang kepala istriku
dan menggosok-gosokkan wajah istriku ke selangkangan nya dimana batang
kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong beruban
masih menggelantung itu

Karena letak jok itu rendah maka tak ayal lagi pantat bahenol istriku
menungging nungging karena kaki kanan istriku tertekuk saat diseret lelaki
tua berambut gondrong beruban sedangkan kaki kiri istriku masih terjulur
ke belakang maka dari tempatku berdiri terlihatlah belahan bibir vagina
istriku yang terkuak menampakkan ujung liang vagina yang memerah itu…..

Rupanya pemandangan ini terlihat juga oleh pemuda kepala gundul berkulit
hitam itu dan serta merta pemuda kepala gundul berkulit hitam itu melepas
celana dekilnya dan terkuallah batang kemaluan seperti kaleng KIT interior
175 ml yang sudah menegang kaku…….

Istriku tak mengetahui saat pemuda kepala gundul berkulit hitam itu telah
berada dibelakang istriku dengan posisi berdiri dengan kedua lututnya
karena istriku masih dibingungkan oleh cengkraman kedua tangan keriput
lelaki tua berambut gondrong beruban yang terus menggosok-gosokkan wajah
istriku ke batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml loyonya….
Dengan cepat pemuda kepala gundul berkulit hitam itu mengangkat paha padat
kiri istriku dengan tangan kekar kirinya sehingga istriku terkangkang
lebar seperti anjing kencing dimana salah satu kakinya diangkat…..

Maka semakin terkuak lebar bibir vagina istriku dan pemuda kepala gundul
berkulit hitam itupun mengarahkan batang kemaluan seperti kaleng KIT
interior 175 ml nya dengan tangan kanannya ke bibir vagina istriku yang
ternganga lebar ….

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itupun menggosok-gosokkan kepala jamur
nya ke bibir vagina istriku yang ternganga lebar yang membuat istriku
mendesis-desis dimana batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua
berambut gondrong beruban masih menggosok-gosok wajah istriku …

“mmmpppfff ….. mmmmpppfzz ……”
“Aaaaaaaaaa ….. ngngnghhhhhhhhhhhhhhhh…… mmmmmpppfffffffzzzzzz.
…”istriku mengerang dan mulutnya ternganga lebar saat pemuda kepala
gundul berkulit hitam itu menjejalkan batang kemaluan seperti kaleng KIT
interior 175 ml nya ke liang vagina istriku dan kesempatan itupun
digunakan oleh lelaki tua berambut gondrong beruban untuk menjejalkan
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml loyonya ke mulut istriku ..

Kini posisi istriku yang seperti anjing kencing dimana paha padat kirinya
diangkat ke atas oleh tangan kekar kiri pemuda kepala gundul berkulit
hitam yang menjejali liang vagina istriku dengan batang kemaluan seperti
kaleng KIT interior 175 ml nya langsung mengocok batang kemaluan seperti
kaleng KIT interior 175 ml nya maju mundur keluar masuk dengan cepatnya di
liang vagina istriku tanpa ampun….
Karena cepatnya pemuda kepala gundul berkulit hitam itu mengocok keluar
masuk batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml nya tak ayal lagi
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong
beruban yang masih loyo itupun terkulum masuk ke mulut istriku sehingga
kudengar nafas istriku mendengus-dengus dan mendesis-desis
“mmmmppffzzzz … mmmpppfffzzzz ….”
Tubuh istriku berguncang-guncang maju mundur sehingga kedua payudara
montok istriku bergerak menggelantung bebas dan Pak Kotim yang dari tadi
mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing
tanah yang masih loyo karena pagi harinya sudah menjejali liang vagina
istriku kini mendekati tubuh istriku yang berguncang-guncang maju mundur
dan Pak Kotim mendekati kedua payudara montok istriku yang sudah penuh
pagutan-pagutan merah akibat bibir tebal hitam pemuda kepala gundul
berkulit hitam yang terus menerus mengempot yang bergerak menggelantung
bebas ….
Pak Kotim pun meraih puting susu hitam sebesar kelingking kanan istriku
dengan jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu dan seperti pemuda
kepala gundul berkulit hitam tadi maka jari telunjuk dan ibu jari yang
besar dan kasar Pak Kotim pun memencet, memelintir sambil menarik narik
puting susu hitam sebesar kelingking kanan istriku ….

Entah kenapa yang tadinya istriku seakan berontak, begitu Pak Kotim
memencet, memelintir sambil menarik narik puting susu hitam sebesar
kelingking kanan istriku ….maka istriku pun tiba-tiba menggerakkan
tangannya yang tadi hanya menopang tubuhnya dalam posisi merangkak kini
jari-jari tangan kanan istriku meraih batang kemaluan seperti kaleng axe
150 ml lelaki tua berambut gondrong beruban

Pak Kotim mendekatkan mulutnya ke puting susu hitam sebesar kelingking
kanan istriku dan “ting tung” terdengar bunyi bel…..

Pak Kotim pun mengurungkan niatnya untuk mengempot puting susu hitam
sebesar kelingking payudara montok kanan istriku untuk membuka pintu
gerabng rumah mewah itu….

“Kebetulan…”kudengar Pak Kotim berkata setelah membuka jendela kecil pagar
rumah mewah itu….
“Kamu lihat teman temanmu….”
“Ada apa. Mbah Kotim ..?”
Akupun melihat seorang pemulung kecil masuk dan Pak Kotim segera menyeret
pemulung kecil itu ke garasi mobil yang luas itu…..

“Lihat…jang…..”kata Pak Kotim ….kulihat mulut pemulung kecil itu ternganga
lebar melihat pemandangan seorang wanita sexy dan cantik tengah mengulum
dan menyedot-nyedot batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua
berambut gondrong beruban yang loyo sambil mengocok dengan jari-jari
tangan nya
Sedangkan temnnya lainnya, pemuda kepala gundul berkulit hitam tengah
menjejali liang vagina wanita dan mengeluarmasukkan batang kemaluan
seperti kaleng KIT interior 175 ml nya di liang vagina wanita yang sama ……

“Ini Bu Yati, Jang teman baru kita…”kata Pak Kotim
“Bu Yati akan mengajari kamu mencapai surga dunia….sini kamu, Jang…”kata
lelaki tua berambut gondrong beruban

Pak Kotim pun mendekatkan Ujang, pemulung kecil ke lelaki tua berambut
gondrong beruban
“Duduk sini..”kata lelaki tua berambut gondrong beruban

Ujang, pemulung kecil itupun duduk di paha lelaki tua berambut gondrong
beruban

Pak Kotim jongkok di sebelah kanan istriku yang masih dalam posisi
merangkak dan pantat bahenol nya yang menungging nungging karena kocokan
batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda kepala gundul
berkulit hitam di liang vagina istriku

“Jeng Yati kulum kontol ujang ini…”kata lelaki tua berambut gondrong
beruban sambil mengeluarkan batang kemaluan belum disunat sebesar spidol
white board milik Ujang yang masih loyo itu

Istriku melirik dan tak kunyana kedua mata istriku berbinar melihat batang
kemaluan belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang ….
Istriku melepas kuluman batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki
tua berambut gondrong beruban yang masih juga loyo….

“Bu Yatiiiiii …..”kudengar Ujang mengerang saat kulihat mulut istriku
mengulum dan menyedot-nyedot batang kemaluan belum disunat sebesar spidol
white board milik Ujang
Batang kemaluan belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang pun
langsung berdiri tegak

“Uuuuugghhh zaaangaaaan ….”tiba-tiba istriku mengerang ….melepas batang
kemaluan belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang

Kulihat pemuda kepala gundul berkulit hitam itu rupanya menjejalkan jari
telunjuk yang besar dan kasar ke lubang anus istriku

“Diam kamu lonteeee……”bentak pemuda kepala gundul berkulit hitam
“Ya diam kamu….”hampir bersamaan kedua lelaki tua membentak

“iiiihhh zzzakiiit ….uuuggghhhh ….zaaaakiiiit maaaaazzzzz …… ammmfuuun
…..” istriku mendesis-desis meringis menahan sakit saat jari telunjuk yang
besar dan kasar pemuda kepala gundul berkulit hitam terus menjejali lubang
anus istriku

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu kemudian membuat ludah dan
meneteskan tepat di lubang anus istriku

“Amfuuuun mbaaaaaagggghhhh ….zaaakiiiiiit ….”
Pemuda kepala gundul berkulit hitam meneteskan lagi dan rintihan istriku
mulai mereda …. rupanya ludah pemuda kepala gundul berkulit hitam sudah
masuk ke lubang anus istriku

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu tiba-tiba menjulurkan kedua
kakinya diantara kedua paha padat istriku sehingga posisi istriku duduk
dengan kedua betisnya
“Adddduuuggghhh maaazzuuuuk ke muluuuut rahiiiiiimkuuu … mbaaaaaagggghhhh
….”istriku mendesis-desis karena posisi istriku yang duduk di kedua betis
nya membuat batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda
kepala gundul berkulit hitam menembus masuk ke mulut rahim istriku
Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu menekuk kedua kakinya terkangkang
lebar sehingga pinggang istriku diantara kedua paha pemuda kepala gundul
berkulit hitam

“kamu sini, jang…”kata Pak Kotim … Ujang, pemulung kecil tampak
ragu….sambil melihat mulut istriku yang mendesis-desis merasakan sosokan
batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda kepala gundul
berkulit hitam di mulut rahim istriku

“Bu Yati kulum kontolku lagiiii..”katanya mendekatkan batang kemaluan
belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang ke mulut istriku ….
Istriku pun langsung mencaplok dan mengulum dan menyedot-nyedot batang
kemaluan belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang …
Ujangpun merem melek
“Enaaaak Bu Yatiiiii…..”
“Udah Jang kamu kan perjaka…kamu harus dapat perawan….”kata lelaki tua
berambut gondrong beruban sambil menarik pantat ujang

“Perawan ? ini kan ….” belum sempat Ujang berkata
“Nich Jang… perawannya ….”kata pemuda kepala gundul berkulit hitam itu
sambil membuka belahan pantat bahenol istriku sehingga lubang anus istriku
ternganga lebar

“Tak apalah nggak dapat memek perawan …..dapat anus perawan….”kata ujang
langsung melangkahi pemuda kepala gundul berkulit hitam ….

Kini bocah ujang, pemulung kecil itu sudah berdiri di atas kedua betisnya
dan mengarahkan batang kemaluan belum disunat sebesar spidol white board
miliknya ke lubang anus istriku

Ujang tidak langsung memasukkan batang kemaluan belum disunat sebesar
spidol white board miliknya hanya menekan nekan kepala jamur berkulup
tebal nya ke lubang anus istriku

Dan perbuatan Ujang menekan-nekan kepala jamur berkulup tebal itu membuat
sensasi pada istriku
“Eggj ….Eeegff …eeegghhhhggg ….”istriku mendesis-desis tak karuan dan
pantat bahenol tersentak-sentak maju mundur dan hal ini membuat kepala
jamur batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda kepala
gundul berkulit hitam itu menyentuh-nyentuh mulut rahim istriku dan
beberapa saat istriku mengejan panjang dan
“mmmmpppffzz ….”lelaki tua berambut gondrong beruban itupun menjejali
mulut istriku kembali dengan batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml
nya…..

Pak Kotim meyusup di bawah lutut tertekuk pemuda kepala gundul berkulit
hitam dan melahap dan mengulum dan menyedot-nyedot payudara montok istriku
dengan lahap dan suara hirupan air susu istriku yang memancar tengah
disedot sedot Pak Kotim dan istriku menggeram kencang diantara sumpalan
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml milik lelaki tua berambut
gondrong beruban saat batang kemaluan belum disunat sebesar spidol white
board milik Ujang menjejali lubang anus istriku

Lengkaplah sudah istriku melayani keempat laki-laki bersamaan….di lubang
anus, di mulut, di liang vagina dan kedua payudara montok dan kedua puting
susu hitam sebesar kelingking yang mana Pak Kotim mengulum dan
menyedot-nyedot tanpa ampun…..dan tangan istriku pun juga mengocok batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah itu milik
Pak Kotim

Kudengar istriku menggeram, mengejan panjang, 5 kali dan akhirnya airmani
ketiga lelaki yang dilayani istriku menyembur-nyembur di dalam mulut,
liang vagina dan lubang anus nya dan ditangan istriku masih tegar batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah kepunyaan
Pak Kotim yang belum ejakulasi

Aku hanya teringat Ujang, pemulung kecil itu mengerang ” Bu Yatiiiii
….akuuu mau pipiiiissss …akuuu mauuu pipiiiis di lubang anus Bu
Yatiiiiiii…..”

Ketiga lelaki itupun tersungkur bersama istriku dan keringat bercampur
baur….. dan mereka tertidur dengan pulasnya dimana batang kemaluan seperti
kaleng axe 150 ml masuk di mulut istriku dimana air mani lelaki tua
berambut gondrong beruban masih tercecer di sekitar bibir istriku dan juga
batang kemaluan belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang masih
tertanam di lubang anus istriku dan istriku dalam posisi tertelungkup
liang vagina istriku masih dijejali batang kemaluan seperti kaleng KIT
interior 175 ml pemuda kepala gundul berkulit hitam ….

Sementara itu, Pak Kotim yang belum ejakulasi duduk melihat pemandangan
itu dan masuk ke dalam rumah Sedangkan aku hanya terduduk lemas melihat
pemandangan istriku yang lunglai melayani empat lelaki segala umur
sekaligus

Belum lagi aku berpikir jauh Pak Kotim keluar dengan kamera digital dan
video cam….

Dan Pak Kotim dengan senyum senyum mengabadikan peristiwa dimana istriku
tertidur pulas kecapain sehabis melayani ketiga lelaki segala umur …….
Pak Kotim tersenyum puas dalam kemenangan menghabiskan semua memory kamera
digital dan video cam yang ada dari berbagai sudut utamanya terfokus di
mulut istriku yang penuh dengan air mani dan masih mengulum batang
kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong beruban
dan disekitar liang vagina istriku yang masih disumpal batang kemaluan
seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda kepala gundul berkulit hitam dan
lubang anus istriku yang masih dijejali batang kemaluan belum disunat
sebesar spidol white board milik Ujang

Pak Kotim masuk ke rumah lagi dan entah apa yang dikerjakan selama sekitar
setengah jam di dalam rumah mewah itu.

Pak Kotim keluar kembali dan tanpa rasa kasihan langsung menjambak istriku
berdiri istriku hanya mengaduh dan menyeringai dan suara hampir bersamaan
keluar “pluk” plok” saat kedua batang kemaluan milik pemuda kepala gundul
berkulit hitam terlepas dari liang vagina istriku dan batang kemaluan
belum disunat sebesar spidol white board milik Ujang lepas dari lubang
anus istriku dan kulihat dari lubang anus istriku mengalir air mani Ujang
dan dari liang vagina istriku mengalir air mani pemuda kepala gundul
berkulit hitam …

sambil terus menarik rambut istriku, Pak Kotim menarik lenganku. Aku dan
istriku diseret Pak Kotim sampai akhirnya di depan kamar Pak Kotim
kembali…

Pak Kotim mendorong dan menendangku sampai kepalaku terantuk ranjang kecil
Pak Kotim sehingga aku duduk di lantai di bagian bawah ranjang Pak Kotim
dengan mata berkunang-kunang….

Sementara itu, Pak Kotim menyeret istriku masuk ke kamar mandi dan sperti
tadi pagi, Pak Kotim memandikan istriku cuman suara mengigil istriku tanpa
suara merintih atau bahkan mengerang …..

Akhirnya, Pak Kotim menggandeng istriku yang telanjang bulat masuk ke
kamar dan mendorong kasar istriku sehingga tertelentang dan kedua kaki
istriku terkangkang lebar di tengah ranjang kecil Pak Kotim …..

Tanpa rasa rikuh Pak Kotim langsung meyosorkan bibir tebal hitam nya ke
arah selangkangan istriku dan jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar
itu langsung membuka lebar bibir vagina sambil menggosok-gosok bibir
vagina istriku dan lidah panjang kasar Pak Kotim pun menjilati kelentit
istriku yang membuat istriku duduk terkangkang lebar
Lidah panjang kasar Pak Kotim dengan gerakan cepat menjilati kelentit
istriku yang membuat istriku mendesis-desis tak karuan sambil mendongakkan
kepalanya….

Istriku mengerang saat jari telunjuk, jari tengah dan jari manis Pak Kotim
mengobok-obok liang vagina istriku sementara itu, bibir tebal hitam Pak
Kotim menghisap-hisap kelentit istriku yang menegang…..

Istriku menopang tubuhnya dengan kedua tangannya dan tak ayal lagi pantat
bahenol istriku terangkat-angkat karena bibir tebal hitam semakin kuat
menghisap-hisap kelentit istriku sementara itu, jari telunjuk, jari tengah
dan jari manis Pak Kotim bukan saja mengocok liang vagina istriku tapi
juga menggaruk dan mengorek-ngorek liang vagina istriku dengan ketiga jari
telunjuk, jari tengah dan jari manis Pak Kotim tertekuk sambil ditarik
keluar dan istrikupun mengerang keras dan memngangkat pantat bahenol
tinggi-tinggi sampai akhirnya istriku mengejan panjang mencapai orgasme…..
Pak Kotim terus mempermainkan liang vagina, kelentit, dan bibir vagina
istriku dengan lidah panjang kasar dan jari-jari tangan lelaki tua yang
besar-besar itu tanpa ampun sampai istriku mengejan panjang sampai dua
kali lagi dengan posisi pantat bahenol terangkat tinggi seperti orang yang
sedang kayang…

Rupanya Pak Kotim sudah gak tahan lagi, maka dia mernagkak ke atas
menjilati perut ke atas dan
“Mbbaaaaaaaaaccchhhh ………….”istriku mendesah keras saat jari-jari tangan
lelaki tua yang besar-besar itu meremas-remas kedua payudara montok
istriku dan menekan ke tengah sehingga dengan mudah lidah panjang kasar
Pak Kotim menjilati kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku dan
desahan istriku semakin berat saat air susu istriku keluar memancar keras
dan ditambung di mulut ompong Pak Kotim sehingga Pak Kotim tak sabar juga
langsung mencaplok payudara montok kanan istriku sambil terus
meremas-remas kasar kedua payudara montok istriku. istriku hanya
meremas-remas bahun Pak Kotim yang begitu ganas mengulum dan
menyedot-nyedot payudara montok kanan istriku
Istriku menggelinjang dan menggeliat tak karuan pantat bahenol istriku
bergoyang dan dari tempatku melihat batang kemaluan seperti botol sprite
200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim pun menggosok-gosok
selangkangan tanpa bulu kemaluan itu dimana lendir vagina sudah membasahi
bibir vagina nya menandakan istriku terangsang hebat…

begitu air susu istriku habis, Pak Kotim memulai manuver ke bawah….. kedua
tangan keriputnya menekan lutut istriku melebar sehingga kini kedua kaki
istriku terkangkang lebar dan kedua kaki Pak Kotim menahan sendi lutut
istriku dengan kedua paha kerempangnya sehingga seolah istriku jongkok
terkangkang lebar dan bibir vagina istriku terikut terbuka….

Pak Kotim pun menggosok-gosok kepala jamur nya ke bibir vagina istriku
yang terbuka
“Mbaaaaaagggghhhh ….”istriku mendesah berat saat kepala jamur Pak Kotim
mulai menyundul-nyundul bibir vagina istriku yang merekah

“uuuuuuuuuughhhhhhhh …….” istriku melenguh panjang saat kulihat jelas
kepala jamur nya mendesak masuk ke liang vagina istriku maka kulihat bibir
vagina istriku menggelembung
Mendadak sontak batang kemaluan ku yang dari tadi tertidur menegang saat
kulihat proses desakan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah melesak masuk liang vagina istriku …bukan saja bibir
vagina istriku semakin menggelembung tetapi kulihat liang vagina istriku
terkuak lebar dijejali batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim dan istriku begitu keras melenguh panjang,
istriku mendengus-dengus seperti lokomotif uap yang selip menarik
gerbong-gerbong beratnya dan dengusan istriku membuat liang vagina istriku
seperti katup membuka menutup walaupun relatif kecil sehingga seolah liang
vagina dan bibir vagina istriku melahap batang kemaluan seperti botol
sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim.
begitu masuk seperempat bagian, kulihat bibir vagina istriku yang tadinya
menggelembung terikut masuk ke dalam liang vagina istriku karena begitu
besarnya batang kemaluan Pak Kotim dan karena bibir vagina istriku masuk
maka kelentit istriku pun terikut masuk dan karena jepitan batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah begitu kuat maka
kelentit istriku pun solah digosok dan terjepit….
“Ngngngngngng…”istriku mengejan panjang …..saat orgasme nya meledak
tubuhnya bergetar walaupun batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim masih separuh masuk di liang vagina
istriku.
Posisi mengunci kedua paha Pak Kotim pada kedua paha padat istriku yang
terkangkang lebar membuat istriku hanya dapat menggerakkan tubuh bagian
atasnya….

“ooooooggghhhh mbaaaaaagggghhhh …..”istriku melenguh kembali saat Pak
Kotim menekan masuk kembali batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanahnya ke dalam liang vagina istriku yang terbuka
maksimal sehingga bibir vagina dan kelentit istriku yang terikut masuk tak
lagi dapat bergerak dan terjadi gesekan kuat antara bibir vagina, kelentit
dan dinding liang vagina istriku dengan permukaan batang kemaluan Pak
Kotim yang tak rata karena urat-urat yang menonjol tak merata di seluruh
permukaannya membuat sensasi dan membuat istriku mengerang, melenguh,
mendesis-desis, menggeram, mendengus-dengus seperti lokomotif uap yang
selip menarik gerbong-gerbong beratnya, terisak-isak dengan kedua mata
istriku terbelalak, terbalik-balik dan menatap sayu memandang wajah tua
Pak Kotim dengan meremas lemah kedua lengan Pak Kotim dan mengejan panjang
berkali-kali menandakan istriku terus menerus orgasme dan terlihat lubang
anus istriku terbuka saat mencapai multiple orgasme ….

“Enak Jeng Yati ?tanya Pak Kotim lembut
“Heeqq eeeeeeeghhh….”istriku hanya bisa menjawab
“Apanya yang enak Jeng Yati ..?”
“Anunya mbaaaaaagggghhhh Kooottiim hhheeeqqqqqhhhh …….”
“Anu apa Jeng Yati ..?
“Anunyaa mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimmzzzzz …..”
“Anu apaaaa!!!”tiba-tiba Pak Kotim membentak sambil menarik keras rambut
pendek istriku hingga istriku tertunduk
“Katakan!!!”
“Koooontoooolll mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimmzzzzz ….ngngngngngng
…..”meluncurlah kata-kata yang tak sepantasnya dari mulut istriku kepada
lelaki tua berumur 70 tahunan yang hanya seorang jongos pak Karto, jongos
untuk membuka menutup pintu pagar rumah mewah itu, sekarang sudah menjadi
lelaki tua yang membuka lebar liang vagina istriku …
“Enak mana dengan punya suamimu …Katakan ke suamimu…”bentak Pak Kotim
Istriku rupanya tak mau ditarik rambutnya itupun menjawab
“Mmmaaaaazzzz … kooontooool mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimm
bbbbeeezzzzaaaar …. enaaaaaaaggghhh …… ennaaaaghhh kooontoool
mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimmzzzzz ngngngngngngng…..”istriku mengejan
panjang karena orgasme
“Katakan kamu gundikuu … kamu lonteku…aku juraganmu… aku germomu ….bilang
ke suamimu …”
“Maaaazzz akuuu gundik mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimm …..akuuu lonte
mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimmzzzzz…… mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiim
juragaaankuuu mmmaaazzz …. mbaaaaaagggghhhh Kooootiiiiiimm eeeghhh ….
geeermooookuuuuu …..maaaaaazzzzzzz ngngngngngngngngngngngng….”istriku
mengejan kembali saat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim seluruhnya masuk di dalam liang vagina
istriku dan Pak Kotim langsung menarik cepat dan “Plook” suara keras
terdengar saat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim terlepas dari cengkraman liang vagina istriku dan
Pak Kotim menarik keras rambut istriku sehingga tubuh istriku terpuntir
dari tertelentang hingga tertelungkup dan Pak Kotim mendekatkan wajah
istriku ke selangkangan Pak Kotim

“Kulum kontolkuuuu…lonteekuu….”
Tangan kanan istriku pun meraih batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim tanpa ragu…mengocok nya dan lidah
istriku menjulur menjilati lubang kencing kepala jamur Pak Kotim
“Enaaaak lonteeeeekuuuu …..enaak Jeng Yati ….tunjukkan ke suamimu kalau
kkamu pinter nyepong kontol……ooooogghhh enaaaak Jeng Yati …”
Istriku pun mengulum dan menyedot-nyedot kepala jamur Pak Kotim ..Pak
Kotim menggesr duduknya sehingga aku bisa melihat jelas bagaimana istriku
melayani Juragan jongosnya dengan baik, entah karena melihatku tak berdaya
atau rasa terima kasih kepada Pak Kotim yang membuatnya lemas mendapatkan
multi orgasme karena batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim tadi menjejali liang vagina istriku ….

Enak Jeng Yati enak gundikku…enak lonteku…”kata itu yang terus terucap
dari mulut lelaki tua berumur 70 tahunan itu

Selagi gencar-gencarnya istriku mengulum dan menyedot-nyedot kontol Pak
Kotim tiba-tiba masuk pemuda kepala gundul berkulit hitam dan lelaki tua
berambut gondrong beruban diikuti Ujang, pemulung kecil ….

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu langsung menarik pinggang istriku
sehingga istriku turun dari ranjang Pak Kotim dan posisi istriku merangkak
..mulutnya terus mengulum dan menyedot-nyedot batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim yang kini duduk
di tepi ranjangnya dan istriku tak memperdulikan tubuhnya ditarik pemuda
kepala gundul berkulit hitam itu hingga turun di lantai dengan posisi
merangkak….

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itupun mengkangkangkan kedua kaki
istriku dan memegang batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml
mengarah ke liang vagina istriku dari belakang

“Aku belum ndul…”kata lelaki tua berambut gondrong beruban itu
Pemuda kepala gundul berkulit hitam itupun diam dan bergeser dan lelaki
tua berambut gondrong beruban berdiri pada kedua lututnya mendekatkan
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml ke pantat bahenol istriku yang
menungging nungging karena sibuk mengocok dan mengulum dan menyedot-nyedot
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
Pak Kotim

“Eeeggghhmmpppffff ……”istriku mendesis saat batang kemaluan seperti kaleng
axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong beruban itu menjejali liang vagina
istriku

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu tiba-tiba berpaling ke arahku

“Kok nggak ikut?”tanyanya
“Dia suami Bu Yati . ndul”kata Pak Kotim disela desisannya
Pemuda kepala gundul berkulit hitam itupun menyeretku dan mendekat ke
istriku dan kemudian memukulku dan menyeretku keluar kamar

Istriku pun menghentikan kulumannya….menatapku…. diseret keluar kamar

“Jangaaan maaazzz..”kata istriku dan tangan istriku dipaksa meraih batang
kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda kepala gundul berkulit
hitam itu hingga duduk bersebalahan dengan Pak Kotim

“Kocok kontolku Bu Yati :”kata pemuda kepala gundul berkulit hitam
Istriku pun mengocok kedua batang kemaluan kedua lelaki itu dan sambil
melirikku mengulum dan menyedot-nyedot kedua batang kemaluan itu
bergantian

“Ujang sedotin susu Bu Yati …”kata Pak Kotim ke Ujang, dan pemulung kecil
itupun langsung tiduran di bawah dada istriku untuk mengulum dan
menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku dan Ujang, pemulung kecil
semakin lahap menghisap-hisap dan mengempot kedua payudara montok istriku
setelah air susu istriku keluar

“Mbaaaaaagggghhhh akuuu mauu keluar… genjoot cepaaat mbaaaaaagggghhhh
uuubaaan ……”istriku mendesis-desis dan nafasnya mendengus-dengus seperti
lokomotif uap yang selip menarik gerbong-gerbong beratnya mersakan kocokan
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong
beruban di liang vagina istriku
“Mbaaaaaagggghhhh akuuu keluuuuaaar …”istriku mengerang dan lelaki tua
berambut gondrong beruban menjejalkan dalam-dalam batang kemaluan seperti
kaleng axe 150 ml nya ke liang vagina istriku dengan menarik pinggul
istriku sehingga pantat bahenol menempel ke selangkangan lelaki tua
berambut gondrong beruban itu

Lelaki tua berambut gondrong beruban itupun kembali mengeluarmasukkan
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml nya ke liang vagina istriku
semakin cepat dan “plok” lelaki tua berambut gondrong beruban itu melepas
batang kemaluan seperti kaleng axe 150 ml nya dari liang vagina istriku
dan dengan berjalan ke samping istriku dengan kedua lututnya menarik keras
rambut pendek istriku yang masih asyik mengocok dan mengulum dan
menyedot-nyedot batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml pemuda
kepala gundul berkulit hitam itu

Kini mulut istriku ternganga lebar menunggu masuknya batang kemaluan
seperti kaleng axe 150 ml lelaki tua berambut gondrong beruban itu di
mulutnya dan istriku mengulum dan menyedot-nyedot batang kemaluan itu dan
pemuda kepala gundul berkulit hitam itu langsung turun berdiri di kedua
lututnya lamgsung menjejalkan batang kemaluan seperti kaleng KIT interior
175 ml ke liang vagina istriku dari belakang

“enak Jeng Yati aku mau keluaaar …”kata lelaki tua berambut gondrong
beruban itu dan istriku malah melepas kulumannya dan membuka mulutnya
lebar dan “Crot crrooot ” air mani lelaki tua berambut gondrong beruban
menyembur masuk mulut istriku

“Telan lonte telan…”bentak lelaki tua berambut gondrong beruban dan
istriku menelan air mani lelaki tua berambut gondrong beruban itu dan
tercecer di lanti karena pemuda kepala gundul berkulit hitam dengan kuat
menyodok-nyodokan batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml nya
di liang vagina istriku sehingga wajah, dan rambut istriku dipenuhi air
mani yang tak sempat ditelan istriku

Pemuda kepala gundul berkulit hitam itu semakin cepat menyodok-nyodokan
batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml nya dan seperti lelaki
tua berambut gondrong beruban melepas batang kemaluan seperti kaleng KIT
interior 175 ml dari liang vagina istriku dan menyodorkan batang kemaluan
seperti kaleng KIT interior 175 ml nya ke mulut istriku untuk menyemburkan
air maninya di mulut istriku

Pak Kotim langsung menarik tangan istriku setelah istriku menjilati
btkmkit pemuda kepala gundul berkulit hitam sampe bersih dari air mani dan
kembali istriku mengocok dan mengulum dan menyedot-nyedot kepala jamur
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
Pak Kotim dan Ujang, pemulung kecil itupun membuka bongkahan pantat
istriku dan lubang anus istrikupun terbuka maksimal dan pemulung kecil
itupun menjejali lubang anus istriku dengan batang kemaluan belum disunat
sebesar spidol white board milik Ujang ….

Akupun merasa lemas seperti istriku dan aku hanya dapat melihat mereka
berempat menggilir istriku sampai lemas

Aku tersadar entah kapan yang jelas ada di rnjang pengantinku bersama
istriku yang tertidur pulas…

Mimpikah aku?

Aku tak ingat lagi sampai akhirnya pintu rumahku digedor-gedor orang yang
memanggil namaku dan istriku

Kulihat jam 1 … satu apa?”pikirku
Aku buka pintu rumahku
“Wah ketiduran ya pak…sampe lupa hidupkan lampu..”

Karena saking capeknya stelah mengucapkan terima kasih dan menghidupkan
lampu..akupun tertidur kembali…

Esok harinya aku terbangun…

“Aku pusing mas..”kata istriku
Kebetulan Pak Karto datang dan begitu tahu istriku sakit malamnya Pak
Karto datang dengan lelaki cina bernama dr. Tan
“istri bapak terlalu capek…”katanya akan menaiki mobilnya dan dia memnta
mendekatinya
“Istri cantik-cantik jangan disuruh kerja keras terus… kasihan,
pak..”katanya lirih agar tak terdengar Pak Kotim

Hampir 2 minggu istriku tidak bekerja beberapa hari dan anehnya istriku
tak mau turun tempat tidur saat aku di rumah…. aku tak mengerti kenapa?
Istriku menerima sepucuk surat dari Pak Karto dan istriku menyatakan dia
diberhentikan dari pekerjaannya… dengan hanya memberi pesangon yang amat
kecil…

Akhirnya, istriku sembuh dan ceria kembali
Aku agak kaget saat seperangkat alat suntik tertinggal di bawah ranjang
pengantinku, padahal selama 2 minggu dr. Tan tak pernah ke rumah saat ada
aku dan istriku sama sekali tak menceritakan kalau dr. Tan pernah ke
rumah.

Jawabannya….adalah saat hari Minggu dr. Tan ke rumah dia menawarkan
istriku pekerjaan di proyeknya
Belum aku jawab istriku menerima tawaran itu. Aku hanya berpikir kenapa
seorang dokter berprofesi pemborong bangunan
Dokter Pemborong Kandungan

Awal istriku kerja di dr. Tan memang berangkat dan pulang sendiri, dia
begitu ceria…
Kemudian setelah 2 minggu, ada perubahan dimana dr. Tan mau maunya antar
jemput istriku bekerja… padahal nota bene istriku adalah anak buahnya
Akupun tak menghiraukan, perubahan yang ke dua adalah pulang istriku
selalu malam sekitar jam 7 malam dan dr. Tan mengatakan kalau ada lembur
setiap kali dia mengantar dan menemuiku.
Perubahan ketiga adalah saat sebulan istriku kerja … istriku langsung
tidur setelah mandi dengan air panas….

Aku menanyakannya dan jawabannya adalah memang proyeknya termasuk besar
sehingga perlu mengeluarkan banyak tenaga dan pikirannya agar proyek yang
diterima dr. Tan dapat cepat selesai atau setidaknya tepat waktu, begitu
istriku beralasan.
Hari ke 35, entah kenapa saat kerjaku istirahat aku ingin ke tempat
istriku bekerja… dan kebetulan aku dapat ijin dari atsanku setengah hari….
Sesampai di proyek … kebetulan sepi .. karena kutahu dari satpam gempal
bernama Markus, berperawakan hitam kekar berotot, karena supply bahannya
terlambat sejak seminggu yang lalu….bahkan dia menggerutu karena sudah 3
hari ini tidak pulang karena teman satpam nya sakit…. sambil memberikan
kartu identitas merah yang hanya 3 buah itu…

“Bu Yati di kantor sana, pak.. Bapak bisa langsung sendiri ke sana di
lantai 3 … “katanya

Akupun membuka pintu, ada seorang operator laki-laki dan seorang satpam…

“Silahkan, pak… “kata satpam itu menghormat, aku sedikit bingung karena
satpam itu begitu menghormat…. baru kusadari setelah stapam itu melihat
kartu identitas merah tanpa memeriksanya dan sempat ku baca di papan tulis
operator kalau merah langsung masuk tanpa diperiksa

Akupun menapaki tangga sampai akhirnya kusampai lantai tiga dan membuka
pintu masuk lantai 3 dan kudapati ruang tamu yang kosong dan didekat pintu
masuk Direktur kudapati meja operator yang kosong juga

Akupun mendekati pintu Direktur yang sedikit terbuka karena door closer
yang , aku bermaksud mengetok pintunya, tapi

” Tuaaaan Taaaan …..ampfuuuun …..” kudengar jelas suara istriku
mendesis-desis, akupun sperti orang dungu menuju pintu lantai tiga dan
memutar anak kuncinya sehingga pintu itu terkunci dan kembali mendekati
pintu direktur yang tak tertutup rapat.

Akupun mengintip….kulihat istriku duduk di kursi yang kurasa aneh
bentuknya terbuat dari besi tetapi aku tak dapat melihat apa yang
dikerjakan Tuan dokter Tan karena tertutup badan Tuan dokter Tan … aku
hanya melihat istriku yang menengadah sambil mendesis-desis dan mulut
istriku ternganga lebar …

Keinginankupun muncul… dan begitu ingin tahunya aku untuk melihat apa yang
dilakukan Tuan dokter Tan terhadap istriku dan mataku mencari tempat
dimana bisa mengintip jelas…

Akupun menuju jendela nako rayben berselambu hijau di dekat kursi ruang
tunggu… dan aku melihat satu kaca paling bawah tak terpasang dan akupun
melihat besi tertekuk ujungnya di bawah kursi.
Akupun mengambil dan aku sedikit heran saat selambu itu kukait dan besi
itu kuletakkan di daun jendela sebalah bawah maka aku bisa melihat jelas
dari sibakan selambu yang terkait ujung besi yang tertekuk itu….

Akupun melihat jelas istriku duduk dikursi besi dimana kedua tangannya
terikat semacam bahan dari kulit di tempat tangan dan kedua kaki istriku
pun terikat di tempat kaki kursi besi itu.
Posisi kedua tangan istriku terbuka lurus ke samping dan kedua kaki
istriku tertekuk seolah jongkok sehingga dari tempatku mengintip terlihat
istriku degan kedua kakinya yang terkangkang lebar dan tampak jelas
selangkangan istriku tanpa ada bulu kemaluan
Rupanya kursi besi itu merupakan kursi portable dapat di pindah tapi
dikait oleh semacam mur berbentuk V pada lantai.

“istirahat dulu Zuz Yati,”kudengar Tuan dokter Tan berkata dan berdiri
sambil memencet remote control.
dan kulihat besi dimana kedua kaki istriku terika bergerak sehingga kedua
kaki istriku pun turun….

dan kedua tangan istriku bergerak dan rupanya telapak tangan istriku
langsung menangkup kedua payudara montok nya dan kulihat istriku yang
masih memakai baju bahan kaos itu meremas-remas sendiri kedua payudara
montok nya karena grakan alat itu.

“Zaaakiiit Tuaaaan ….”istriku merintih dan kutahu jari telunjuk dan ibu
jari istriku memencet sendiri kedua puting susu hitam sebesar kelingking
nya yang masih terbungkus baju bahan kaos itu …

Tiba-tiba kudengar sesuatu dan rupanya pegangan pintu masuk lantai 3
bergerak ke bawah menandakan ada yang akan membuka…

Akupun mendekat
“Kurang ajar dikunci sama tamu tadi… kita kehilangan waktu untuk ngintip
Tuan dokter Tan ngerjain Bu Yati ..”

“Makanya pinjam video kamera .. kita bisa nonton gimana Tuan dokter Tan
ngerjain Bu Yati habis-habisan…”kata yang satunya

“kita patungan pinjam video kameranya….”
“Wah kita bisa tunjukin ke Bu Yati … siapa tau Bu Yati bisa kita kerjain
bertiga…”kata lainnya

Hatikupun terkesiap…dan kudengar langkah kaki menuruni tangga….
Akupun tahu kenapa besi itu tertekuk persis membuka selambu hijau jendela
nako..

“Eeegggghhzzzz …”kudengar suara istriku merintih

Akuun bergeas ke tempat semula
Kulihat kedua kaki istriku posisi jongkok terkangkang lebar kembali dan
kulihat Tuan dokter Tan tengah memasang sesuatu ke support kursi…
dan kutahu sebuah alat sebesar sikat gigi yang berbulu sikat halus
dipermukaannya sehingga aku teringat batang kemaluan belum disunat sebesar
spidol white board milik Ujang
Dildo spidol berbulu itu tepat dihadapan liang vagina istriku dimana bibir
vagina istriku yang tanpa ada bulu kemaluan sudah terbuka karena kedua
paha padat istriku benar-benar terkangkang lebar

“Aaaaaggghhh aaaduuuuuccggghh Tuaaaaan …”istriku mengerang saat kulihat
Dildo spidol berbulu mulai menjejali liang vagina istriku pelan tapi pasti
dan kulihat hanya perut istriku yang bergerak maju mundur karena tubuh
istriku diikat kuat. di kursi besi itu

Lelaki cina tua itupun berdiri sambil terkekeh-kekeh melihat istriku yang
mendesis-desis dengan mulut yang ternganga lebar merasakan dildo spidol
berbulu menjejali liang vagina nya

“Aduugh .. aduuugh … aduuuughh … aduuugghh …Tuaaaan Taaaan …..”istriku
merintih rintih

“Enak Zuz Yati ?tanya Tuan dokter Tan …. “Ini masih masuk aja … he he …”

“Tuaaaan Taaaan …. Tuaaaan Taaaan ….aduuuuuuuuugghh …
“Kenapa sayang…. kenapa Zuz Yati sayaaang ….keluarkan aja kalau gak kuat
nahan ….”

“Akkkkuuuuuu keluaaaaaaaarrr …ngngngngngngngng …..”istriku mengejan
panjang dan gerakan pantat bahenol istriku terlihat aneh karena terikat
kuat

Tuan dokter Tan menghentikan dengan menombol tombol remote control…
“Coba kita lihat rekamannya…”katanya dan kulihat TV menyala dan
terlihatlah kejadian dimana dildo spidol berbulu menjejali liang vagina
istriku sampe istriku orgasme

“Sekarang Tahap kedua ..”katanya
“Tuaaaan Taaaan …”istriku merintih kembali dan kulihat rupanya dildo
spidol berbulu yang menjejali liang vagina istriku itu berputar pada
porosnya…

“Aduuugghh … Tuaaaan Taaaan aduuugghh … Tuaaaan Taaaan aku nggaaaak
tahaaaan …akuuu keluaaar ….”istriku mencapai orgasmenya

“Aaaaaaaaggggghhhh …….. aaaaaaaaaagggggghhhhh …….aaaaaaaaaagggggghhhhh …….
aaaaaaaaaagggggghhhhh ……. ….”istriku mengerang ngerang dengan kedua
matanya terbelalak dan mulut ternganga lebar saat dildo spidol berbulu
semakin cepat berputar di dalam liang vagina istriku .

“Katakan kalau keluar Zuz Yati …katakan kalau keluar pelacuuur …” kata
Tuan dokter Tan sambil terkekeh-kekeh

“Aakkkuuuu keluaaaaar Tuaaaan Taaaan ……”istriku mengerang dan dengan
santainya Tuan dokter Tan membuat garis lurus kecil di papan sebelahnya

Rupanya Tuan dokter Tan membuat score seperti dalam penghitungan suara dan
dildo spidol berbulu itu terus berputar di dalam liang vagina istriku dan
dua, tiga akhirnya istriku mencapai orgasme 3 kali

“Wwwaaaauuuuuggh wwwaaaaaaaugghhhh ……. wwwaaaaaaaugghhhh …….
wwwaaaaaaaugghhhh ……. “istriku mengerang aneh rupanya selain berputar
dildo spidol berbulu itu juga maju mundur di dalam liang vagina istriku

dan Tuan dokter Tan mengeluarkan sesuatu dan membuka baju bahan kaos itu
istriku dan terkuallah payudara montok istriku dengan kedua puting susu
hitam sebesar kelingking yyang tegak mencuat dan Tuan dokter Tan mengambil
sesuatu dan kulihat benda sebesar tabung suntikan itu dipasangkan ke kedua
puting susu hitam sebesar kelingking yang tegak mencuat dan tak ayal lagi
istriku mendengus-dengus sambil merintih ….

Kini istriku menegadah dan melolong merasakan kedua benda itu
menyedot-nyedot kedua puting susu hitam sebesar kelingking nya dan gerakan
spiral dildo spidol berbulu di liang vagina istriku

dan istriku hanya bisa menggeram “keluuuar … keluaaar … keluaaarr …” dan
Tuan dokter Tan menghentikan saat istriku sudah tak mampu bersuara
“keluar” lagi….

“Lebih baik dari kemarin ….”katanya dan menunjukkan core boardnya ke
istriku
“6 kali ….”katanya terkekeh-kekeh …

“Jadi 1 tambah 3 tambah 6 …lumayan ..10 kali orgasme…”katanya sambil
menonbol remote control
“Hhhhhehehhheheheheheheh …..”kudengar istriku mendesah saat dildo spidol
berbulu itu keluar dari liang vagina istriku

Tuan dokter Tan kemudian memposisikan istriku duduk sebelum melepas tali
tali yang mengikat istriku.

Tuan dokter Tan memapah istriku yang bermandikan keringat dan lemas dan
kemudian menidurkan istriku ke sofa….

Tuan dokter Tan membuka celananya dan mengeluarkan batang kemaluan seperti
kaleng KIT interior 175 ml belum disunat yang loyo dan mendekatkan ke
mulut istriku
istriku hanya membuka mulutnya dan kemudian kulihat istriku mengulum dan
menyedot-nyedot batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml belum
disunat Tuan dokter Tan sampai akhirnya menegang…
Tuan dokter Tan pun mengkangkangkan kedua kaki istriku dan kulihat batang
kemaluan seperti kaleng KIT interior 175 ml belum disunat menjejali liang
vagina istriku yang basah kuyup oleh lendir vagina nya karena 10 kali
orgasme.
Tuan dokter Tan pun memmompa pantatnya mengeluarmasukkan btklmkit belum
disunat nya di liang vagina istriku dan dengan kasar menggigit kedua
payudara montok istriku bergantian sambil memencet, memelintir sambil
menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
Tak kunyana istriku sempat keluar 3 kali
“Koontolmu aneh Tuaaaan Taaaan ….”
sampai akhirnya mencabut batang kemaluan seperti kaleng KIT interior 175
ml belum disunat yang berdenytut denyut itu dan serta merta menjejali
mulut istriku dengan batang kemaluan Tuan dokter Tan yang belum disunat
seperti kaleng KIT interior 175 ml dan kulihat istriku meneguk air mani
Tuan dokter Tan.
Tuan dokter Tan terus menggosok-gosok batang kemaluan yang belum disunat
seperti kaleng KIT interior 175 ml ke wajah istriku yang lunglai…

Tuan dokter Tan kemudian masuk ke kamar mandi dan membiarkan istriku yang
terbaring lunglai.

Akupun bergegas keluar lantai 3 dan menemui satpam tua yang masih terlihat
kekar bernama Pak Masri dan operator bernama Suwanto, orang cina, kalau
aku sudah menemui istriku.

Aku berusaha seolah cepat meninggalkan ruang itu, tapi aku kembali.

“Kurang ajar, tuch tamu, main kunci segala, besok jangan lupa kamu Wanto,
pinjam video kamera….”kata Pak Masri

Akupun meninggalkan mereka berdua.

“Sudah ketemu Bu Yati, pak?”kata Markus lelaki hitam besar…
:”sudah ,” jawabku singkat
“Bu Yati asyik, kan? katanya santai tanpa curiga kalau yang diajak bicara
adalah suami Bu Yati, istriku
“Emang, kenapa pak Markus ? tanyaku
“Loch, bapak gak lihat toch?katanya
“Lihat?? Lihat apa, pak Markus ?tanyaku seolah penasaran

“Yah, pokoknya kalau pulang Bu Yati lemas, saya selalu disuruh menggendong
Bu Yati masuk mobil … paha padat nya mulus dan kedua payudara nya montok
berisi… sering saya sengaja menggendong Bu Yati sambil meremas-remas nya,
pak…. saya juga sering meremas-remas pantat bahenol Bu Yati kalau Tuan
dokter Tan masih di kantor…” katanya santai
“Emang Bu Yati itu sebagai apa di sini?”tanyaku
“Ya sebenarnya sekretarisnya atau paling tepat gundiknya Tuan dokter Tan
,pak.. Kami juga pengen mainin Bu Yati ..”katanya polos
“Maksud kami?
“Ya, kami bertiga, kan spesial di sini…bapak tahu Pak Masri dan Suwanto
tadi, kan? hanya kami bertiga yang boleh masuk ke lantai tiga lainnya
tidak boleh kecuali tamu vip..”katanya

Percakapan itu membuat hatiku berdegup kencang, tak ada rasa untuk
mencegah, gila… rupanya Pak Karto dan Pak Kardi memasukkan “ilmu”nya
sangat dalam, aku sadar dan tahu, tapi acuh tak acuh….

Akupun pulang….

Hari-hari berikutnya, istriku selalu pulang letoy… setelah mandi langsung
tidur ….. setiap hari.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar