Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Minggu, 24 Juli 2011

Kabut 4: Malam Panjang

Juli 29, 2007

Begitu mereka bertiga masuk ke mobil di jok belakang….

“Ampuuuuun Tuaaan …….”rintih istriku

“Uuughh … uuughhh ….”kudengar desis istriku dan aku berusaha melihat kaca
spion dalam.

Kulihat berkali-kali Tuan Kon Beng Kok menotok tubuh istriku yang lemah
bersandar di kursi jok belakang diapit oleh Tuan Kon Beng Kok duduk di
sebelah kanan dan Pak Kotim disebelah kiri istriku ….


kemudian kulihat dengan liar Tuan Kon Beng Kok mencumbui istriku yang
sudah terbuka resleting gaunnya…… dilumatnya habis-habisan bibir istriku
sementara itu kedua tangan Tuan Kon Beng Kok meremas-remas kedua payudara
montok istriku dengan kasarnya…..
“Mmmmpppffzzz… mmmmmpppgghhhh …..”kudengar rintihan istriku diantara
lumatan mulut Tuan Kon Beng Kok ….

Tak seperti tadi saat berangkat, Pak Karto hanya diam terduduk melihat
rekan bisnisnya tengah meremas-remas payudara montok istriku dan
mengelus-elus dan menggosok-gosok selangkangan istriku yang hanya merintih
lemah karena Tuan Kon Beng Kok terus melumat bibir istriku …. terus trun
ke bawah dan seolah lelaki tua itu kehausan makan dicaploknya payudara
montok kiri istriku sambil tangan keriput itu meremas-remas bergantian
kedua payudara montok istriku …..

“Zzuuzzuuu …..”kudengar Tuan Kon Beng Kok mendesah dan sreep sreep
terdengarlah mulut Tuan Kon Beng Kok menghirup dan mengempot payudara
montok kiri istriku dengan ganas setelah Tuan Kon Beng Kok tahu puting
susu hitam sebesar kelingking istriku mengeluarkan air susu saat lidah
Tuan Kon Beng Kok menjilatinya…

Kulihat Pak Karto naik turun jakunnya, kelihatannya Pak Karto tak pernah
menyangka kalau puting susu hitam sebesar kelingking istriku mengeluarkan
air susu bila dijilati… dimana Pak Karto rupanya hanya suka meremas-remas
kedua payudara montok istriku saja tanpa menjilati puting susu hitam
sebesar kelingking istriku …..

Mobil mewah itu sempat tak terkendali saat masuk perumahan karena aku
terperangah melihat bagaimana Tuan Kon Beng Kok memperlakukan istriku di
bangku belakang….

Pak Karto yang tadinya diam memberi instruksi kepadaku arah mana yang
dilewati dan sampailah ke sebuah rumah sangat mewah berpagar tinggi
seperti benteng…. setelah kubunyikan klakson maka terbukalah gerbang rumah
istana itu dibuka oleh seorang lelaki tua berumur 70 tahunan ke atas….
“Terima kasih Pak Kotim …”setelah Pak Karto membuka jendela bagian
belakang kudengar Pak Karto menyampaikan terima kasih pada lelaki sangat
tua itu yang wajahnya penuh keriput tetapi terlihat sangar dan lelaki tua
itu matanya terlihat nanar saat melihat kejadian dimana Tuan Kon Beng Kok
tengah mengerayangi tubuh lemas istriku meremas-remas kedua payudara
montok istriku yang terkual sambil mengempot payudara montok istriku
dimana puting susu hitam sebesar kelingking dihirup air susu istriku keras
dengan ganas tanpa memperdulikan sekelilinginya….

Kulihat seekor anjing herder menyalak dengan ekornya tengah berdiri tegak
dan seolah batang kemaluan seperti botol sprite berbulu….

Mobil kuparkir diantara 3 mobil mewah lainnya…. dan pintu garasi ditutup
oleh Pak Kotim, lelaki tua itu dan kulihat matanya semakin nanar saat
melihat istriku dipapah oleh Tuan Kon Beng Kok dan Pak Karto karena Tuan
Kon Beng Kok memang sangat bernafsu sehingga dia masih meremas-remas
payudara montok kanan istriku menyusup dari belahan gaun istriku yang tak
tertutup resletingnya…..

“diam kamu…Marco…..”bentak Pak Kotim ke anjing herder besar itu

“kamu ikut sini…”kata Pak Kotim kepadaku.

Aku berjalan dibelakang mereka, dimana sambil memapah Tuan Kon Beng Kok
terus menerus meremas-remas payudara montok istriku sehingga kedua
payudara montok istriku terkual kembali dari gaunnya dan sampailah di
suatu ruang besar berkarpet tebal.

Seperti pesakitan aku disuruh duduk di kursi besar dan mewah dan tubuh
lemas istriku dihempaskan di sebuah sofa empuk di depanku oleh kedua
lelaki tua itu…..

“siapa dia?’kata Tuan Kon Beng Kok bertanya kaget saat melihatku duduk
“Dia suami Zus Yati …”kata Pak Karto kalem
“Haaah …suaminya?”tanya Tuan Kon Beng Kok meninggi.

“Tuan gak perlu kuatir ….”katanya ke Tuan Kon Beng Kok dan membisikkan
sesuatu ke telinga Tuan Kon Beng Kok

Tuan Kon Beng Kok terkekeh-kekeh setelah mendengar bisikan Pak Karto

“Kamu duduk sini!” kata Tuan Kon Beng Kok membentakku sambil menunjuk ke
samping kiri istriku duduk.

Seperti kerbau dicocok hidungnya, akupun duduk di samping kiri istriku
yang lemas.

“kau suaminya?”tanya Tuan Kon Beng Kok sambil membentakku.
Aku hanya mengangguk
“Akan kuberitahu dan kutunjukkan kalau istrimu seorang perempuan
gatal…”katanya sambil terkekeh-kekeh sambil menarik kedua kaki istriku
sehingga pantat bahenol istriku tepat berada di pinggiran sofa dan tubuh
lemas istriku tertekuk….
“istrimu tak pernah memakai bra jika datang ke kantorku…..”kata Tuan Kon
Beng Kok sambil meremas-remas kedua payudara montok istriku yang terkual
dari gaunnya.

Istriku hanya menatap sayu dan mendesis-desis saat jari-jari tangan lelaki
tua yang besar-besar itu dengan ganas meremas-remas kedua payudara montok
istriku ……

“Lihat puting susu istrimu ……”kata Tuan Kon Beng Kok dan kulihat puting
susu hitam sebesar kelingking telah menegang kencang
“Istrimu sudah terangsang……”katanya
“Maaaaazzzzzzz …..”istriku mendesah saat Tuan Kon Beng Kok memelintir
kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku

“bagus Zus Yati ….. bilang ke suamimu …..”katanya terkekeh-kekeh dan
“Eeeeeccccgggghhhhh …….”istriku mendesah kembali saat Tuan Kon Beng Kok
tidak hanya memelintir puting susu hitam sebesar kelingking istriku tetapi
Tuan Kon Beng Kok memencet, memelintir sambil menarik narik kedua puting
susu hitam sebesar kelingking istriku …..

Semakin lama semakin kasar Tuan Kon Beng Kok memencet, memelintir sambil
menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku dengan
jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu sementara itu kedua
telapak tangan Tuan Kon Boo Swie yang menangkup dengan kasar pula
meremas-remas kedua payudara montok istriku hingga istriku merintih rintih
sambil menatapku

Aku selama ini tak pernah melakukan sesuatu dengan kasar kepada istriku
tapi aku kini bisa melihat istriku walaupun lemas ternyata istriku
menikmati kekasaran jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu yang
tengah memencet, memelintir sambil menarik narik puting susu hitam sebesar
kelingking istriku dan kedua telapak tangan Tuan Kon Beng Kok yang
meremas-remas kasar kedua payudara montok istriku ……

Kedua mata istriku terpejam merasakan perlakuan kasar di kedua puting susu
hitam sebesar kelingking istriku dan payudara montok istriku …..

Pak Karto sepertiku, hanya diam memperhatikan rekan bisnisnya
memperlakukan kasar pada istriku

Istriku hanya mendesis-desis dengan kedua matanya terkatup dan jari-jari
tangan istriku mencengkeram lemah sofa yang kami duduki.

Begitu kasarnya Tuan Kon Beng Kok meremas-remas kedua payudara montok
istriku tampak kini kedua payudara montok istriku memerah…..sementara itu
kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku semakin tegang
mencuat…..

“mmmmpppfpfpzzzzzz…….”istriku mendesis-desis keras saat Tuan Kon Beng Kok
tiba-tiba memencet, memelintir sambil menarik keras kedua puting susu
hitam sebesar kelingking istriku dan tak pernah kulihat betapa menegangnya
kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku seperti itu…..

Tuan Kon Beng Kok kemudian berdiri dan masuk ke dalam kamar.

“Maaasmmmmppffzz …….”kata istriku lirih dan bibir tebal hitam Pak Karto
melahap bibir istriku sementara itu tangan kanan Pak Karto pun
mengelus-elus paha padat istriku kemudian menyusup ke belahan gaun bagian
bawah istriku

“mmmmmppfffffhhhhh….”kembali istriku mendesis-desis saat tangan keriput
Pak Karto sampai ke selangkangan istriku dan kulihat jari-jari tangan
lelaki tua yang besar-besar itu tengah menggosok-gosok bibir vagina dan
kelentit istriku dan bunyi kecepak “ceek cek cek” lendir vagina istriku
terdengar

“Hmmm…”kudengar Tuan Kon Beng Kok berdehem dan Pak Karto menarik tangan
kanannya dari selangkangan istriku ….

Tuan Kon Beng Kok berdiri di depan istriku dan kemudian jongkok sambil
membuka tasnya

Jantungkupun berdegup kencang saat kulihat isi tas kopor itu, peralatan
penstimulir nafsu sex wanita, diantaranya kulihat dildo hitam sebesar
kaleng axe …..

Tuan Kon Beng Kok mengambil alat tabung kecil dua buah dan baru kutahu
alat itu dan kemudian Tuan Kon Beng Kok memasangkan di kedua puting susu
hitam sebesar kelingking yang menegang

“Ooooooccgghhhh ……”istriku mendesis-desis saat Tuan Kon Beng Kok
menghidupkan alat itu

Tubuh lemas istriku menggelinjang saat alat itu bukan saja bergetar tapi
juga menyedot-nyedot kedua puting susu hitam sebesar kelingking istriku
…..
Kulihat air susu istriku memenuhi tabung kecil itu…

Belum sempat istriku mengontrol dirinya…..Tuan Kon Beng Kok sudah
mengkangkangkan kedua kaki istriku dimana tanpa ada bulu kemaluan dan
membuka lebar bibir vagina istriku yang sudah basah oleh lendir vagina
istriku dan dengan kasarnya jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar
itu menggosok-gosok kelentit istriku sehingga tubuh istriku bergetar
disertai desahan berat nafas istriku dan bahkan Tuan Kon Beng Kok membuka
lebar lebar bibir vagina istriku sehingga liang vagina istriku yang
berwarna merah muda tampak merekah dan Tuan Kon Beng Kok mencari cari G
Spot istriku dan tak ampun lagi jari-jari tangan lelaki tua yang
besar-besar itu mengkorek-korek G Spot istriku sehingga istriku melenguh
seperti kerbau dengan nafas istriku mendengus-dengus …

Kedua jari-jari tangan istriku hanya meremas lemah sofa itu dan Tuan Kon
Beng Kok mengeluarkan dildo hitam sebesar kaleng axe dan Tuan Kon Beng Kok
menusukkan dildo hitam sebesar kaleng axe itu ke dalam liang vagina
istriku yang terbuka lebar itu

“tuuuuaaaan Beeeennng Koooookk ……aaaammmppfffuuuuuun “istriku mengerang
saat dengan kasar Tuan Kon Beng Kok menusuk masuk dildo hitam sebesar
kaleng axe ke dalam liang vagina istriku hingga seluruhnya masuk…… baru
setelah itu jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu melepas
kuakan bibir vagina istriku hingga tampak mengatup dildo hitam sebesar
kaleng axe …..

Tuan Kon Beng Kok kemudian melingkarkan tali dildo hitam sebesar kaleng
axe sehingga tampak seperti cawat… “klik” rupanya ikatan itu dikunci
sehingga dildo hitam sebesar kaleng axe tak akan mungkin lepas keluar dari
liang vagina istriku

“Uuuggghhhhhh ….”istriku mendesah dan tubuh sexy istriku berkelejot saat
Tuan Kon Beng Kok menghidupkan power dildo hitam sebesar kaleng axe dan
dapat kulihat jelas dildo hitam sebesar kaleng axe tidak hanya bergetar
tapi meliuk liuk dan gerakan maju mundur di dalam liang vagina istriku

“Aaaampffffuuuuuuunnnnzzzzzz .. Ttuaaaaaaaaaan ……”istriku mendesis-desis
dan mengerang tubuh istriku tidak hanya bergetar tetapi meliuk liuk
seperti cacing kepanasan merasakan dildo hitam sebesar kaleng axe
menghajar liang vagina istriku dengan getaran, dan gerakan meliuk-liuk dan
maju mundur di liang vagina istriku ….

Tubuh istrikupun melorot dari sofa karena kedua kaki istriku tak kuat
menahan berat tubuhnya lagi dan hajaran dildo hitam sebesar kaleng axe di
liang vagina nya….

Istriku pun berdiri dengan kedua lututnya dan tersungkur ke depan sehingga
tubuh istriku yang bersimbah keringat tertelungkup di karpet tebal itu….

Begitu hebatnya dildo hitam sebesar kaleng axe itu merangsang istriku,
tubuh istriku bukan hanya mengelinjang dan meliuk-liuk tetapi seolah
seperti berenang kedua kaki istriku mengejang melemah mengejang ….dan
kedua tangannya menggapai selangkangan nya tapi dildo hitam sebesar kaleng
axe menancap kuat di liang vagina nya…

Beberapa saat kemudian tubuh istriku mengejang kencang dan kudengar
erangan panjang istriku seperti seorang yang terkena strum listrik dengan
tubuh tersentak-sentak tak karuan dan pantat bahenol istriku terbanting
banting saat orgasme ke sebelasnya meledak malam itu…..
Benar-benar suatu peristiwa yang membuat aku semakin ciut nyaliku…..

“Amfuuun tuuuaan Beeeeng … ampun tuaaaan ….”istriku merintih mengiba…..”
istriku mengerang dan tubuhnya bergetar meliuk-liuk, pantat bahenol
istriku tersentak-sentak turun naik tak karuan…..
Tuan Kon Beng Kok bukannya mengasihani, malah mempercepat getaran dildo
hitam sebesar kaleng axe yang menancap di liang vagina istriku dan
getaran, dan gerakan meliuk-liuk dan maju mundur dildo hitam sebesar
kaleng axe itu semakin cepat di liang vagina …..

Suara istriku pun seperti sapi yang disembelih tubuh istriku menggelinjang
tak karuan dan tersentak-sentak … nafas istriku mendengus-dengus seperti
lokomotif uap yang selip menarik gerbong-gerbong beratnya… tubuh dan gaun
malamnya basah oleh keringatnya … tertelungkup tak berdaya dengan kepala
miring ke arahku .. menatap tajam padaku .. kemudian sayu dan terbelalak
kemudian kedua mata istriku terbalik dengan erangan klimaksnya yang terus
menerus….
Akupun tanpa sadar menyemburkan air maniku dari batang kemaluan ku melihat
istriku merasakan kenikmatan seolah tak terbatas sampai akhirnya mata
istriku redup… istriku pingsan….

Tuan Kon Beng Kok melepas dildo hitam sebesar kaleng axe dari liang vagina
istriku dan membuka resleting celananya dan dikeluarkannya batang kemaluan
seperti kaleng kit 175cc yang belum disunat dan membalik tubuh istriku
telentang…
Tuan Kon Beng Kok mengkangkangi tubuh istriku dan mengocok batang kemaluan
seperti kaleng kit 175cc dan begitu mendekati klimaksnya dibukanya mulut
istriku dan dijejalkannya batang kemaluan seperti kaleng kit 175cc ke
mulut istriku dan tak ayal lagi air maninya menyembur nyembur di mulut
istriku hingga istriku yang pingsan tersedak dan air mani kental Tuan Kon
Beng Kok meleleh tak hanya di mulut tapi juga keluar dari hidung istriku
…..

Tuan Kon Beng Kok kemudian berdiri dan menuju kamarnya …… Pak Karto pun
mengeluarkan batang kemaluan seperti kaleng kit 175cc berdiameter sekitar
4 cm itu dan meenjejalkan batang kemaluan seperti kaleng kit 175cc nya ke
liang vagina istriku yang banjir oleh lendir vagina karena multiple
orgasme…..

kulihat pantat kerempengnya naik turun menggenjot batang kemaluan seperti
kaleng kit 175cc nya di liang vagina istriku dan beberapa menit kemudian
Pak Karto mengerang menyemburkan air maninya di liang vagina istriku untuk
ke sekian kalinya…..

Pak Karto pun meninggalkan aku yang tak dapat bergerak dan istriku yang
tertelentang pingsan…..

Akupun tertidur sampai akhirnya terbangun saat kudengar istriku mendesah
dan kedua mataku terbuka lebar dalam cahaya remang-remang di ruang tamu
mewah itu …..
Aku semakin tak dapat bergerak …. aku tersadar saat tubuhku terikat tali
di kursi….

“zzaaaangaaaan mbaaaah …..”istriku mendesah

Aku tersadar dan kulihat istriku sudah telanjang tidur dengan kedua
kakinya yang terkangkang lebar dan kedua pergelangan kakinya terikat di
kaki ranjang, sehingga selangkangan yang gundul tanpa bulu kemaluan
istriku terpampang dan bibir vagina tampak jelas…..sementara itu kedua
tangan istriku di atas kepalanya terikat erat di kedua ujung bagian atas
ranjang
“Srreeep sreep sreeep …”kudengar hirupan dan baru dalam kesadaran penuh
kulihat Pak Kotim lelaki tua berumur 70 tahunan penjaga rumah tengah
menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku yang ditekan ke tengah oleh
kedua tangan lelaki tua berumur 70 tahunan sambil jari-jari tangan lelaki
tua yang besar-besar itu meremas-remas kedua payudara montok ….
“Zaaaangaaan mbaaaaahggghhhh zzzz…..”istriku terus mendesis-desis
diperlakukan oleh mulut ompong Pak Kotim yang dengan beringas
menyedot-nyedot payudara montok istriku …

Cukup lama Pak Kotim seperti bayi tua yang kehausan menyedot-nyedot kedua
payudara montok istriku hingga air susu istriku habis dan Pak Kotim
meninggalkan sedotan mulut ompongnya dari puting susu hitam sebesar
kelingking yang sudah tegang mencuat….
Pak Kotim duduk di samping kanan istriku yang tertelentang menjilati perut
istriku pusar istriku dan
“Mmmmmmmbaaaaaaagggggghhhhhhhhhhzzzz…..”istriku mendesah panjang saat
lidah panjang Pak Kotim menjilati kelentit istriku yang mencuat dan begitu
sabarnya lelaki tua berumur 70 tahunan menjilati kelentit istriku dan
“Hhhhhhggggghhhhhhhhhhhhh……”istriku mendesis-desis saat kulihat mulut
ompong lelaki tua berumur 70 tahunan itu menyedot-nyedot kelentit istriku
…..

begitu sabarnya, lelaki tua berumur 70 tahunan menjilati dan
menyedot-nyedot kelentit istriku dan membuat istriku menikmati kenikmatan
yang tak berujung….
Pantat bahenol istriku terangkat-angkat dan telapak kaki istriku mengejang
kaku saat mulut ompong itu menyedot-nyedot keras kelentit istriku disertai
lenguhan panjang istriku dan kepala istriku terangkat melihat selangkangan
nya yang tengah dipermaikan oleh lidah panjang dan mulut ompong Pak Kotim
lelaki tua berumur 70 tahunan

Pak Kotim memperlakukan istriku lebih dari 30 menit sampai akhirnya
“Mmmbbaaaaaah akuuu nggaaaak taahaaaan ………ngngngngngngng ……”istriku
mengejan keras ..pantat bahenol istriku tersentak-sentak dan dengan cepat
jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu lelaki tua berumur 70
tahunan itu membuka lebar bibir vagina istriku dan kulihat lendir vagina
istriku keluar meleleh dari liang vaginanya….

Dengan rakusnya Pak Kotim, lelaki tua berumur 70 tahunan itu menghirup
lendir vagina istriku dengan mulut ompong nya begitu keras sehingga suara
hirupan itu “ssssrrrrooooob sroooob..” menyedot-nyedot bibir vagina dalam
istriku dan membuat istriku mengejan berkali kali memperoleh orgasme
berkali kali pula

Rupanya permainan Pak Kotim lelaki tua berumur 70 tahunan itu belum
selesai saat kulihat lidah panjang itu menerobos masuk ke liang vagina
istriku dan Pak Kotim memposisikan tubuh kerempeng nya di atas tubuh
istriku posisi 69 sehingga aku bisa melihat dengan lihainya lidah panjang
itu menjejali liang vagina istriku sambil meliuk-liuk menyodok-nyodok
liang vagina istriku
Pak Kotim yang mengkangkangi tubuh istriku melepas celana pendeknya dan
aku terbelalak melihat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah menggelantung bebas di atas kepala istriku ….

Pantat kerempeng Pak Kotim mendekati wajah istriku sehingga kepala jamur
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
mendekati mulut istriku
“Jeng Yati isep jeng …Isep Jeng Yati …..”kata Pak Kotim

Tidak seperti dengan Tuan Kon Beng Kok, istriku kulihat dengan senang hati
membuka mulutnya dan kepala jamur besar itupun dilahap istriku dengan
susah payah karena saking besarnya…..

dan permainan 60 dimulai….istriku mengulum kepala jamur Pak Kotim dan Pak
Kotim menjejalkan lidah panjang nya ke liang vagina istriku dan akhirnya
istriku mencapai orgasme dengan melenguh seperti kerbau …karena mulut
istriku mengulum penuh kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite
200cc berurat sebesar cacing tanah yang mulai mengeras

Kini Pak Kotim mencabut lidah panjang nya dari liang vagina istriku dan
mencabut batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing
tanah dari mulut istriku

Dengan menimang nimang batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah yang menegang, Pak Kotim turun dari ranjang dan
berjalan mendekati selangkangan istriku yang sudah siap …..

dengan setengah jongkok Pak Kotim mengarahkan kepala jamur batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke liang vagina
istriku

“zzzaaakiiiit ……Mmbaaaaahhhh….”istriku mendesah panjang saat Pak Kotim
menusukkan kepala jamur besarnya ke liang vagina istriku yang basah oleh
lendir istriku terpeleset tak masuk karena saking besarnya….

Mataku terbelalak saat Pak Kotim mencoba kembali dan dari tempat duduk
kuyang terikat ….. pertama kali kulihat liang vagina istriku terkuak
begitu lebar setelah kepala jamur Pak Kotim yang besar itu menjejali liang
vagina ….

begitu kepala jamur itu melesak masuk menjejali liang vagina istriku maka
bibir vagina istriku pun menggelembung seolah ditiup disertai suara
istriku melenguh seperti kerbau

“Adduuuuuuugggghhhh mbaaaaaaggghhhhhhhh…..”istriku melenguh seperti kerbau
dan kepalanya menunduk melihat arah selangkangan nya sendiri….dengan gigi
gemeletuk, kedua telapak kaki istriku mengejang merasakan kepala jamur
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
menjejali liang vaginanya.
“Peeelaaaaaaaaaaaaaaan mmbaaaaaaaaghhhhhhhzzzzzzzzzzzz….”istriku mengerang
saat Pak Kotim menekan ke bawah pantat kerempengnya menjejalkan batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke liang
vagina istriku

“kenapa Jeng Yati ?
“Ampuuuun mmbaaah …..gaaak muaaaaat ….zzzudaaaaccch mbaaaaggghhhhhzzz…..”
“Memang kamu mau muat apa..Jeng Yati ?katanya sambil terus menekan ke
bawah pantat kerempengnya kedua tangan Pak Kotim memegang dan
meremas-remas pantat bahenol istriku
“Zzzudaaah mbaaaghhh ….aampuuun mbaaaahggggg…..anuku zzaaakiiit …anunya
Mbah Kotim besaaar…..”
“Apa Jeng Yati … aku gak paham…
“Anummmmuuu Mbah Kotim
“Apa???!!! yang jelas!!!! biar dengar suamimu….cepat !!! atau kusodok
keras hhhaaa!!!bentak Pak Kotim sambil menekan ke bawah pantat
kerempengnya

“Aaaaampuuuuuuuunnnnfffffffffzzz…… kooooontoooolmuuuuuu bezaaaaaaar Mbah
Kotiiiiiiiiim ….uuuuuggghhh kooontoooolmuuu bezzzaaar
mbaaaaaghhhhhh…..”istriku melenguh seperti kerbau menumbar kata-kata jorok
yang tak sepantasnya dikatakan wanita terhormat dihadapan tukang kebun
yang tengah menjejalkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah ke liang vagina istriku …

“Aku buat Jeng Yati puas …… kontolku dimana sich Jeng Yati ?tanya Pak
Kotim lelaki tua berumur 70 tahunan itu ke istriku
“Kontol besar Mbah Kotim menjejali torokku mbaaaaghh”kata istriku seperti
pelacur yang melayani tamunya
“Uuuggghhh torooookkuuuuu gateeel mbaaaaghhh….”istriku mendesah saat Pak
Kotim memutar mutar pantat kerempengnya dan menekan nekan masuk ke dalam
liang vagina istriku
Pak Kotim semakin cepat menggoyang pantat kerempengnya dan istriku
mendesis-desis tak karuan…rupanya Pak Kotim tahu kalau topi baja batang
kemaluan nya tengah mengkorek-korek G Spot istriku yang tak dapat lagi
mengontrol mulutnya, mungkin saking enaknya
“Toooorookkuuuuu gateeel mbaaaaah …gateeeel mbaaaah..”berulang ulang
sampai akhirnya istriku mengejan dan tubuhnya mengejang kaku disertai
erangan panjang serta pantat bahenol istriku tersentak-sentak dan kedua
kakinya mengejang kaku…..saat orgasme nya meledak begitu hebatnya….saat
seperti dengan Pak Soman, tukang becak tua itu sampai akhirnya orgasme
istriku meledak lagi dan Pak Kotim melesakkan batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah ke dalam liang vagina
istriku

Pak Kotim mengeluar masukkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah di dalam liang vagina istriku sehingga bibir
vagina istriku kulihat terikut keluar masuk searah keluar masuk nya batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah di dalam
liang vagina istriku yang sudah dibanjiri lendir vagina nya….
Istriku terus menggeram dan mengerang…nafas istriku mendengus-dengus tubuh
telanjangnya hanya dapat menggelinjang karena terikat kedua kaki dan kedua
tangannya, keringatnya mengucur bercampur dengan keringat Pak Kotim yang
mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing
tanah semakin liar dan cepat di liang vagina istriku ……

Istriku mengejan dan mengejang kaku pada sekitar 10 sodokan batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim
dan rupanya karena begitu besarnya batang kemaluan seperti botol sprite
200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Karto bukan saja bibir vagina
istriku keluar masuk tetapi juga kelentit istriku terikut keluar masuk
seirama keluar masuk nya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim ….

Entah berapa lama Pak Kotim menyetubuhi istriku dan entah berapa kali
istriku mencapai orgasme…..Yang aku tahu tubuh istriku hanya menggelinjang
saat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing
tanah Pak Kotim dilepas dari liang vagina istriku yang basah kuyup oleh
lendir vagina nya…..

“Plok” kudengar saat kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite
200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim terlepas dari liang vagina
istriku yang ternganga lebar beberapa saat sebelum tertutup kembali….dan
lendir vagina istriku meleleh dari liang vagina istriku membasahi sprei
ranjang Pak Kotim ….

Pak Kotim berdiri diatas lututnya dan langsung mengkangkangi tubuh lemas
istriku, yang basah oleh keringat, bergerak ke atas dan mengarahkan batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah yang
masih menegang ke wajah kuyu istriku ….

“Ayo Jeng Yati …jilati kontolku ….”kata Pak Kotim mengusap-usapkan batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya ke
wajah istriku ….. bibir istriku dan kemudian menjejali mulut istriku
dengan kepala jamur nya yang basah oleh lendir vagina istriku sendiri…..

Kulihat istriku kesulitan mengulum kepala jamur batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Karto yang amat
besar…..

Pak Kotim mengeluar masukkan kepala jamur nya di mulut istriku dan
beberapa genjotan Pak Kotim mencabut kepala jamur batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya dari mulut istriku dan
tangan kanannya menyambar gelas kosong dan “crot crot” kulihat air mani
Pak Kotim menyembur-nyembur tertampung di gelas itu hingga seperempat
gelas……

Kulihat istriku sudah tertidur karena lemas dan kecapain melayani nafsu
seks lelaki tua berumur 70 tahunan
Pak Kotim pun tersungkur di samping istriku setelah menaruh gelas di meja
kecil dan tanpa melepas tali ikatan istriku dan mulut ompong nya mencaplok
menyedot-nyedot payudara montok kiri istriku hingga tertidur……

Akupun juga tak kuat menahan kantuk….. sampai aku terbangun saat kudengar
suara berisik…

Rasa kantukku masih menyelimutiku. Kulihat saat itu Pak Kotim yang masih
telanjang dengan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah yang menggantung seperti belalai, tengah menyuapi
sesuatu istriku tertelentang terikat kedua kaki dan tangannya….

Istriku tampak menggeleng gelengkan kepalanya menghindari suapan Pak Kotim
Begitu aku memperhatikan dengan seksama saat itu mendadak sontak mataku
terbelalak karena Pak Kotim tengah berusaha menyuapi air maninya ke mulut
istriku ….

Mulut istriku kupun ternganga saat Pak Kotim memencet hidung istriku dan
istriku pun terangah engah kehabisan udara sehingga bernafas dengan
mulutnya…..

saat itu, tak ayal lagi Pak Kotim langsung menyuapkan air maninya ke mulut
istriku dan istriku berusaha meludahkan air mani Pak Kotim yang ada di
mulutnya tapi Pak Kotim terus menjejalkan suapan air maninya ke mulut
istriku dan “glek glek…”kudengar istriku meneguk air mani Pak Kotim,
lelaki tua berumur 70 tahunan itu yang terus memencet hidung istriku …..

Bukan saja aku….kulihat batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim bergerak dan berdenyut mulai tegang….
“Ayo Jeng Yati …nggak usah dipencet telan air maniku…..”kata Pak Kotim
sambil melepas pencetan di hidung istriku sebentar dan memencet kembali
sambil menyuapkan kembali air maninya ke mulut istriku ….

Pak Kotim terus menyuapkan air maninya ke mulut istriku dengan kasar
menjejal jelakanke mulut istriku dan rupanya permainan kasar tak bermoral
itu membuat istriku terangsang lagi saat kulihat bibir vagina istriku
basah oleh lendir vagina …..

Pak Kotim terus menyuapkan airmaninya ke mulut istriku dan batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim mulai
menegang….
Pak Kotim meletakkan sendok suapanya dan mengocok batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya sendiri dan berjalan
ke arah selangkangan istriku

“Mbbbbaaaaaaaaghhhhhh….hhghghghghhghghghghhh ….”istriku mendesah begitu
kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim menjejali liang vagina istriku yang telah basah
oleh lendir vagina nya….dan bibir vagina istriku pun melesak masuk
mengikuti sodokan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah di liang vagina istriku ……

“Aaaaaddduuughhh mbaaaaaggghhh …. aaaaduuuggghhhhzzzz … mbaaaaaaggghhhhzzz
…. akuuuu gaaaateeeel ….toroooookkkkkuuuuuuuu eeezzzzzzzgghhhh ….”istriku
mendesis-desis saat pantat kerempengnya Pak Kotim memutar mutar dimana
kepala jamur Pak Kotim mempermainkan G Spot istriku

“Tooorrroooookkkuuuuu gaaaateeel mbbaaaaaaaahhhhhhhhhngngngngngngngngng ….
” istriku mengejan dan tubuhnya mengejang kaku kemudian pantat bahenol
istriku tersentak-sentak saat istriku mencapai orgasme di pagi itu….

Seperti tadi malam, Pak Kotim menggoyang pantat kerempengnya sehingga
sekat diantara kepala jamur nya dan batang kemaluan seperti botol sprite
200cc berurat sebesar cacing tanah nya benar-benar menggelitik G spot
istriku dan tak ayal lagi istriku menggeliat-geliat seperti cacing
kepanasan dengan kedua tangan dan kedua kakinya tetap terikat, pantat
bahenol nya bergoyang tak karuan, mulutnya yang ternganga mendesah, kedua
matanya terbalik balik, keringatnya membasahi tubuhnya disertai dan nafas
istriku mendengus-dengus …

Erangan istriku disusul tubuhnya mengejang dan pantat bahenol nya
tersentak-sentak entah berapa kali pagi itu sampai tubuh istriku lemah
lunglai dan Pak Kotim menggenjot pantat kerempengnya dan “plok” kudengar
suara terlepasnya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim dari liang vagina istriku dan sambil
mengocok batang kemaluan nya Pak Kotim berjalan ke meja dan mengarahkan
kepala jamur nya ke dalam gelas dan “crot crot crot” air mani Pak Kotim
menyembur tertampung di gelas itu….

Setelah menuntaskan semburab air maninya Pak Kotim pun tergeletak di
samping istriku, yang sudah lemas tak bertenaga karena mencapai multiple
orgasme yang kuperkirakan lebih dari 6 kali, dan Pak Kotim langsung
mencaplok payudara montok kiri istriku dan menyedot-nyedot payudara montok
kiri istriku sehingga terdengar suara hirupan air susu istriku sementara
itu tangan kiri keriput Pak Kotim meremas-remas payudara montok kanan
istriku dengan kasar…. jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu
juga memencet, memelintir sambil menarik narik puting susu hitam sebesar
kelingking istriku dengan sehingga istriku mengerang dan bahkan jari-jari
Pak Kotim menyentil nyentil, seperti menyentil telinga anak kecil yang
nakal ke puting susu hitam sebesar kelingking kanan istriku ….
Begitu terus dan bergantian mulut ompong lelaki tua berumur 70 tahunan itu
menyedot-nyedot kedua payudara montok istriku hingga air susu istriku
benar-benar habis …..

Istriku benar-benar lemas oleh perlakuan Pak Kotim lelaki tua berumur 70
tahunan itu dan Pak Kotim melepas semua ikatan di tangan dan kedua kaki
istriku kemudian mendudukkan istriku dan memapah berdiri keluar kamar
sempit itu…. dan beberapa saat kemudian kudengar gemericik air …..dan
guyuran air …rupanya istriku dimandikan Pak Kotim ……

Sesaat hanya kudengar seseorang menyabuni dan berikutnya kudengar istriku
melenguh seperti kerbau dan kemudian
“Zzzudaaaagh mbaaaahhhh oghhh oogh mbaaah gaaateeeel
torooookkuuuu….”istriku mengerang erang
akupun berusaha menggeser kursi dan melongokkan kepalaku …..rupanya kamar
mandi Pak Kotim persis di depan kamarnya dan kulihat pantat kerempengnya
naik turun diantara kedua kaki istriku yang terkangkang lebar ….

Kedua mataku melotot melihat bagaimana batang kemaluan seperti botol
sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim menghujam keluar masuk
di liang vagina istriku yang menyeret keluar masuk bibir vagina istriku
mengikuti keluar masuk nya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim di liang vagina istriku …..

Kemudian kudengar istriku mengejan, mengerang, dan melenguh seperti kerbau
beberapa kali disertai tubuhnya mengejang kaku dan pantat bahenol istriku
tersentak-sentak ….

Aku mendengar istriku mengerang lima kali sebelum Pak Kotim mencabut
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
nya dari liang vagina istriku dan kemudian menyorongkan batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya ke mulut
istriku dan tak seperti tadi malam dimana dengan sigapnya istriku mengulum
kepala jamur batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim dan menyedot-nyedot kepala jamur Pak Kotim dan
menelan air mani Pak Kotim dengan lahapnya….

Rupanya sifat asli istriku keluar, menyangka aku tak melihat dan tadi
malamnya istriku hanya bersandiwara menolak disuapi air mani Pak Kotim
dengan menggeleng-gelangkan kepalanya……akupun teringat cerita portir café
itu yang selalu menjejalkan batang kemaluan nya ke mulut istriku yang
selalu menyedot-nyedot air maninya sampai habis….

Kembali ku tersadar dan kulihat istriku dengan penuh perasaan menjilati
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
dan kepala jamur Pak Kotim sampai air mani Pak Kotim tak bersisa….

“Enaaaaaak Jeng Yatiiii……”kudengar Pak Kotim melenguh dan kulihat tangan
kanan istriku mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim dan jari-jari tangan kirinya meremas-remas
buah pelir Pak Kotim dan ooohh… lidah istriku menjilati lubang kencing Pak
Kotim dan sesaat menyedot-nyedot kepala jamur Pak Kotim

“Enaaak Jeng Yati….. enaaaak Jeng Yatiii…. lonteku…..pelacurkuuu….”Pak
Kotim mendesis-desis sambil meremas-remas rambut pendek istriku yang masih
basah dan gerakan pantat kerempengnya maju mundur mengocok kepala jamur
nya yang dikulum oleh mulut istriku yang terus menyedot-nyedot kepala
jamur Pak Kotim …..

Beberapa saat Pak Kotim menggeram dan pantat kerempengnya tersentak-sentak
dan kulihat mulut istriku menyedot-nyedot kepala jamur dan air mani Pak
Kotim untuk kedua kalinya……
Rupanya istriku beringas dan kini Pak Kotim terkapar di lantai kamar mandi
dan dengan menungging istriku terus melahap batang kemaluan seperti botol
sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim yang lemas dan
menjilati lubang kencing Pak Kotim kembali…..

Beberapa saat rupanya Pak Kotim tak tahan membendung air maninya lagi…..

Tapii……

Mataku terbelalak karena seekor anjing herder besar dan batang kemaluan
panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip menegang kencang ke depan
mendengus-dengus di belakang istriku yang menungging yang tengah mengulum
dan mengocok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim yang akan menyemburkan air maninya…..

Istriku pun melepas batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim dari kuluman mulut istriku pantat bahenol
istriku semakin menungging dan … jari-jari tangan mengocok batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim dengan
mulut menganga….dan kulihat semburan kuat air mani kental Pak Kotim yang
muncrat ke mulut istriku yang langsung menelan air mani Pak Kotim yang
mendengus-dengus dan tubuh lelaki tua berumur 70 tahunan tampak lemas…..

Istriku tak menyadari kalau Marco, anjing herder itu tengah memperhatikan
belahan bibir vagina istriku yang basah oleh lendir vagina dan air mani
Pak Kotim

tiba-tiba Marco melompat dan menerkam tubuh istriku yang sedang menungging
hingga punggung istriku tertekan tubuh besar Marco sehingga istriku tak
dapat bergerak dan secepat kilat Marco, anjing herder besar itu
mendesakkan batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung
lancip ke liang vagina istriku yang langsung melenguh seperti kerbau
merasakan bibir vagina dan liang vagina nya terbelah oleh jejalan batang
kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip Marco, anjing
herder besar itu….

Istriku menjerit jerit saat dengan paksa Marco, anjing herder besar itu
menjejalkan batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung
lancip nya menembus masuk liang vagina istriku yang ternganga lebar…
sedangakn bibir vagina istriku terikut masuk karena besarnya batang
kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip Marco, anjing
herder besar itu….

“Ampuuuuuuuuunnnnnnnzzzzzzzzxxxxxxkkkkkkkkzzzzzz…….”istriku mengerang
Anjing herder besar itu terus menekan pantatnya sehingga batang kemaluan
panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip nya semakin menjejali
liang vagina istriku sampai sekitar 20 cm masuk hingga tersisa bonggol
berdiameter sekitar 6 cm batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC
berujung lancip itu….

“Ooooooggghhhhhhhh ……”istriku mendesah berat saat Marco menarik keluar
batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip nya dan
melesakan batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip
nya lagi ke liang vagina istriku ….

“Oooggh oooocch …..hhheeeegghhh ooooccch heeeeghhhh….”kudengar suara
mengerang dan menggeram istriku saat Marco, anjing herder besar itu
memompa batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip
nya di liang vagina istriku ….

Mulailah si jantan, Marco, anjing herder besar itu menyetubuhi betinanya
yang tak lain istriku dengan mengocok dengan cepat batang kemaluan panjang
sebesar botol sirop ABC berujung lancip nya di liang vagina istriku …..

“hggghhh …hggghhh …..”suara istriku menggeram ..kepala istriku merunduk
menoleh ke arah tempat ku mengintip…wajahnya menahan sakit…..tapi kemudian
kedua mata istriku terbalik….rupanya bukan saja bibir vagina istriku yang
terikut keluar masuk akibat kocokan keluar masuk batang kemaluan panjang
sebesar botol sirop ABC berujung lancip Marco tapi juga karena…kelentit
istriku teriikut keluar masuk juga….

kemudian erangan demi erangan keluar dari mulut istriku …..saat istriku
entah berapa kali istriku mencapai orgasme saat menjadi betina Marco,
anjing herder besar itu….
Kulihat kemudian istriku tersungkur dan seperti mengompol kulihat air mani
Marco keluar dari liang vagina istriku …..

Istriku tengkurap dengan kedua kaki terkangkang sementara itu Marco di
atas tubuh istriku dengan nafas mendengus-dengus dan lidah panjang kasar
menjulur-julur dengan air liur jatuh menetes netes di punggung istriku dan
batang kemaluan panjang sebesar botol sirop ABC berujung lancip itu
menggelantung dengan air mani dan lendir vagina istriku bercampur menetes
di lantai kamar mandi…. dimana disebelah istriku lelaki tua berumur 70
tahunan terkapar pingsan….

Marco, anjing herder besar itu mundur hidungnya bergerak-gerak mencium
sesuatu dan moncongnya bergerak menuju aroma yang diinginkannya, tak lain
adalah lendir vagina istriku yang bercampur air mani Marco di selangkangan
istriku ….

Moncong itupun mengendus endus dan
“oooooccccggghhhh ….”istriku mendesis-desis saat lidah panjang Marco
menjilati selangkangan istriku, bibir vagina istriku dan reaksi istriku
semakin mengkangkangkan kedua kakinya dan Marco semakin cepat menjilati
bibir vagina istriku dan tak ayal lagi pantat bahenol istriku menungging
nungging semakin memberi ruang kepada moncong dan lidah panjang kasar
Marco untuk menjilati bibir vagina istriku ….

“Eeeghhh …heeeghh ..ooocchgg ….”istriku mendesis-desis semakin tak karuan
saat lidah panjang kasar Marco semakin cepat menjilati bibir vagina
istriku dan pantat bahenol istriku semakin menungging nungging….
“Mmaaaaaarcooooo….”istriku melenguh seperti kerbau saat lidah panjang
kasar Marco menjilati bukan saja bibir vagina istriku tetapi juga kelentit
istriku
“Cepak cepak..” bunyi kecepak lidah panjang kasar Marco semakin cepat
menjilati bibir vagina istriku dan kelentit istriku dan istriku menggeram
dan akhirnya mengerang panjang saat mencapai orgasme nya yang kesekian
kali…..

Aku hanya dapat memperhatikan sampai akhirnya istriku tertidur dan Marco,
anjing herder besar itu telah puas oleh layanan betinanya, yang tak lain
istriku, pergi entah kemana…..

Baru sekitar satu jam, kedua insan berlainan jenis dengan perbedaan umur
yang jauh itu bangun….

Sekali lagi Pak Kotim memandikan istriku dan masuk kamar dalam keadaan
telanjang….
Istriku pun mengenakan gaun hitamnya dan berhias untuk menghilangkan kesan
pucat dimana istriku semalaman, telah melayani nafsu sex Pak Karto,
bossnya, Tuan Kon Beng Kok, dan Pak Kotim, dan juga sebagai betina Marco,
anjing herder besar itu….

Sementara itu, Pak Kotim meniup-niup mukaku, dan seperti orang bego, aku
tak mengerti maksud Pak Kotim yang jelas kurasakan aku merasakan
keberanianku hilang dan membuka tali pengikatku….

Memang aku hanya bengong disaat Pak Kotim mendekati istriku saat
dilihatnya polesan rias di wajah istriku membangkitkan nafsu sex nya
kembali dan Pak Kotim menciumi kuduk istriku dan istriku pun menggelinjang
dan jari-jari kedua tangan lelaki tua yang besar-besar itu pun
meremas-remas kedua payudara montok istriku dari belakang…..dari balik
gaunnya jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu juga memencet,
memelintir sambil menarik narik kedua puting susu hitam sebesar kelingking
istriku sampai akhirnya istriku merunduk

Tangan keriput Pak Kotim pun mengerayangi seluruh tubuh istriku yang
membungkuk dan tangan kanannya menyinkap gaun istriku sehingga pantat
bahenol istriku pun tampak dan dari belakang telapak tangan kanan Pak
Kotim menggosok-gosok selangkangan istriku yang langsung meregangkan kedua
kakinya….

Pak Kotim pun memelorotkan celana pendek komprangnya dan tersembullah
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
nya yang sudah menegang keras ingin menjejali liang vagina istriku
kembali…..

Jari-jari tangan lelaki tua yang besar-besar itu meraih dan
menggosok-gosok bibir vagina istriku yang langsung menopang tubuhnya yang
merunduk dengan kedua tangan istriku di atas ranjang itu…..

Sambil menggosok-gosok batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah nya, Pak Kotim kemudian mendekatkan kepala jamur
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
nya ke liang vagina istriku yang telah basah….
“Uuummppppggghhhzzzzzz……..”istriku merintih saat kepala jamur batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim
menjejali liang vagina istriku dan erangan istriku semakin keras tatkala
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
Pak Kotim pelan namun pasti menyeruang liang vagina istriku sehingga bibir
vagina istriku terlihat olehku terikut masuk ke dalam liang vagina istriku
karena saking besarnya batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat
sebesar cacing tanah Pak Kotim.

Pantat kerempengnya Pak Kotim terus maju melesakkan batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya semakin dalam
ke liang vagina istriku sementara itu kedua tangan keriputnya memegang
pinggul istriku sambil menariknya sehingga dengan cepat batang kemaluan
seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya masuk
seluruhnya ke liang vagina istriku.

Pak Kotim diam sejanak dan kemudian Pak Kotim menarik keluar batang
kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya
hampir kepala jamur nya hampir terlepas dari jepitan liang vagina istriku
tapi dengan cepat Pak Kotim melesakkan kembali batang kemaluan seperti
botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah nya.

Selanjutnya kulihat pantat kerempengnya Pak Kotim maju mundur dengan
teratur mengeluar masukkan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah nya di dalam liang vagina istriku ….

Erangan demin erangan, deaisan istriku memenuhi ruangan sempit itu. Pak
Kotim semakin cepat memajumundurkan pantat kerempengnya dan dari sisiku
bagaimana batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim keluar masuk liang vagina istriku yang terngaga
lebar sempit sementara itu bibir vagina istriku terikut keluar masuk
akibat sodokan batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar
cacing tanah Pak Kotim ….

Keringat kedua insan berbeda umur jauh itu mendengus-dengus dan keringat
mereka menettes dan
“Aku mau keluar Jeng Yatiiiii…..”
“Aku jugaaaa Mbaaah Kotiiiiiim …..”

Pak Kotim menghujam dalam dalam batang kemaluan seperti botol sprite 200cc
berurat sebesar cacing tanah ke dalam liang vagina istriku mungkin kepala
jamur Pak Kotim menerobos masuk ke rahim istriku dam kedua mengerang
hampir bersamaan dan tubuh istriku terdorong ke depan dan istriku pun
kehilangan keseimbangan saat istriku bersamaan orgasme nya dengan
ejakulasi Pak Kotim yang terus menyemburkan air maninya dan istriku
terjerembab diranjang.. tubuhnya di tindik Pak Kotim yang menekan nekan
batang kemaluan seperti botol sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah
yang menyemburkan air mani di rahim istriku sementara itu air mani Pak
Kotim juga keluar diantara sela-sela liang vagina istriku sehingga
terbunyi aneh “preet preet …” sebelum akhirnya tubuh istriku ditindih Pak
Kotim dan kedua tertidur sementara itu batang kemaluan seperti botol
sprite 200cc berurat sebesar cacing tanah Pak Kotim tetap menjejali liang
vagina istriku …..

akhirnya mereka bangun dan istriku mengajakku pulang….
aku cuman menurut dan menurut…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar