Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Minggu, 11 September 2011

Schoolgirl's Diary 11: Friend or Foe?

  • Cerita ini hanyalah fiksi belaka……
  • Bacaan khusus dewasa, bukan untuk anak dibawah umur, alias adult only…!! ^_^
  • Say NO to rape and DRUG’S in the real world.
  • Satu lagi ^ _ ^, dilarang meng-copy paste, dan menampilkan cerita ini ditempat lain selain di KBB dan Telur Rebus n Arsipgue.

———————————————–
Dengan mengendap-ngendap Andra menghampiri Reina dan Farida, tampaknya mereka berdua sedang merekam aksi seorang guru bejat yang sedang bersiap menggeluti dua orang murid cantik di dalam ruangan olah raga indoor, perlahan-lahan Andra menghampiri mereka, tangannya bergerak dengan cekatan menekan-nekan tombol Hpnya, kemudian si pegulat tangguh menekan tombol send, Hp di tangan Reina bergetar ketika SMS singkat  itu masuk. Reina membuka Sms dari Andra, kemudian menyenggol Farida yang tengah merekam adegan XXX di dalam ruangan itu dengan sebuah handycam. Farida mengikuti arah pandangan mata Reina, Farida meruncingkan mulutnya sambil meletakkan jari telunjuk di hadapan bibirnya yang meruncing. Andra mengangguk kemudian mengendap-ngendap menghampiri Reina dan Farida. Setelah berlangsung cukup lama, adegan XXX yang terjadi di sana pasti  turut membakar nafsu Farida dan Reina, Andra merasa yakin 100 %, posisinya berada di belakang tubuh Farida dan Reina, ia menekuk wajahnya menatap bokong mereka bergantian. Ia memberanikan diri mengelus bokong mereka
“Glekkkk,Ceglukkk… Ceglukkkkkkk…..” Andra menelan ludah, kedua gadis cantik itu diam tidak bergerak, mereka seakan-akan membiarkan tangan Andra untuk mengelus dan bermain dengan sesuka hati. Andra merapatkan tubuhnya, Reina dan Farida menyandarkan punggung mereka ke dada Andra, Andra bergegas menggiring keduanya ke dalam salah satu ruangan kelas yang kosong di sekolahan itu, setelah mengunci pintu kelas Andra membalikkan tubuh, WHOAAAAAAAAAAAAAA !!
Mata Andra melotot menyaksikan Reina dan Farida yang tengah berpelukan. Bibir mereka saling melumat, dengan terburu-buru si pegulat tangguh menghampiri mereka. Andra berdiri di belakang tubuh Reina, tangannya gemetar ketika merayap meraba-raba bokong Reina, Uhh, begitu bulat dan terasa padat, dengan tergesa – gesa Andra menarik turun resleting rok seragam Reina, Sretttttt…..

“Ohhhhh ?? !! Cpokkkk Emmmhhhh Mmmmmmm…..” Reina terkejut dan menarik bibirnya dari bibir Farida, ia hendak memalingkan wajahnya kebelakang namun Farida yang membutuhkan pelampiasan kembali menyumpal bibir Reina. Andra tersenyum lebar, sambil berlutut ia menarik turun rok seragam Reina. Matanya membeliak, tangannya merayapi sepasang paha Reina yang putih mulus. Tangan Andra bergerak membetot celana dalam Reina..
“Ckkk… Mmmhh Ckkkk….. “ Reina masih asik berciuman dengan Farida sementara celana dalamnya mulai merosot turun ditarik oleh Andra, terdengar suara kecupan keras ketika bibir Andra mengecupi buntalan buah pantat Reina, lidahnya terjulur keluar kemudian bergerak lembut mengulas dan membasuh buah pantat Reina yang bulat padat, diremas-remasnya bongkahan pantat Reina dengan lembut, Reina menggoyangkan pinggulnya karena kegelian ketika jemari Andra mengusap-ngusap dan mengelusi belahan vaginanya, gerakan-gerakan jemari Andra mirip seperti sedang menggaruki belahan vagina Reina dari belakang. Si pegulat tangguh menarik pinggul Reina agar menungging, tubuh Reina mengggigil hebat ketika lidah Andra mengelus dan merayapi otot vaginanya, dengan gemas ia mengecup dan melumat-lumat belahan vagina Reina sebelum berpindah ke belakang bokong Farida.
“Aku liat ya Faaaaaa…he he he “ Andra mulai melepaskan pengait rok seragam Farida, kemudian  menarik turun resleting rok Farida Sretttt… kembali terdengar suara turunnya resleting rok seragam sekolah akibat perbuatan Andra, sebuah senyuman kembali mengembang di wajahnya. Bibir Andra memanguti buah pantat Farida, lidahnya mulai mengecap lelehan-lelehan lendir di belahan vagina Farida, kemudian mulai mengecupi belahan pantat gadis itu, dikaitnya anus Farida kemudian digigitnya buah pantatnya dengan gemas..
“Auhhh…, Andraaa…..!! “ Farida menarik pinggulnya, tangannya bergerak ke belakang mendorong kepala Andra ketika merasakan gigitan Andra. Andra terjatuh kebelakang, Huppp…, tubuh gemuk dan besar itu begitu  sigap bangkit dan menerkam tubuh Farida dan Reina.

“Reiiiii… Cupppp.. Mmmmmhhh…, Faaaa… Hummmmppphhh….” Andra begitu rakus melumat-lumat dan mengecupi bibir Farida dan Reina bergantian, sementara tangan kanan dan kirinya merayap menggerayangi lekuk liku tubuh mereka. Andra menekan bahu Farida dan Reina agar berlutut di hadapan permukaan celananya yang menggebung,
“Faaaa….buka gihhh!!“ kata Reina sambil menolehkan kepalanya pada Farida yang tengah menatap sesuatu yang masih bersembunyi di balik celana panjang abu-abu yang dikenakan oleh Andra.
“Yaaaaaa…., Ehhhh…, kamu aja Ahhh…, seremmmm “ Farida menolak, akhirnya Andra terpaksa membuka celananya sendiri, Farida dan Reina membelakkan mata, terpana menatap benda di selangkangan Andra “WADUHHH…, Koq cuma diliat sihhh?” Andra membatin dalam hati sambil menggaruk-garuk kepalanya, di saat inilah Andra harus tampil menjadi seorang pemimpin mengajari Farida dan Reina seperti halnya Andra mengajari Vivi si susu besar.
“Buka mulut Reiiii….. “ Andra meminta dengan tegas, Reina menurut dan membuka mulutnya. Si pegulat tangguh mengarahkan kepala penisnya ke rongga mulut Reina yang ternganga.

“Ehhh…mau apa??“ Reina buru-buru menutup mulut ketika penis Andra mendekati mulutnya yang ternganga, ia bertanya sambil menengadahkan kepalanya menatap Andra.
“Udahh nurut aja, nanti juga tahu, kalau kamu takut sih meremm aja..” Tangan Andra mengelus kepala Reina, ia tampak berpikir sesaat kemudian kembali membuka mulutnya lebar-lebar sambil memejamkan matanya rapat-rapat. Andra mendesah sambil memasukkan kepala penisnya kedalam rongga mulut Reina yang basah dan berair.
“Ihhhhhh…., Andra… nggak mau ahhh….”Reina buru-buru meludahkan kepala penis Andra, dengan sabar Andra membujuk Reina agar mau menuruti kemauannya, cukup lama Andra membujuk dan merayunya agar mau kembali menuruti keinginannya., sambil menghela nafas panjang akhirnya Reina menuruti keinginan Andra.

“Ahhhh… Reiiii, “Andra Mendesah pelan, sambil menekan-nekan belakang kepala Reina, Andra mulai memaju mundurkan batang penisnya dengan perlahan, si pegulat tangguh tambah keenakan ketika merasakan sedotan-sedotan mulut Reina, sementara Farida terkesima menyaksikan Reina semakin asik memainkan dan memanguti penis Andra, dengan lembut Reina mengecupi kepala penis Andra yang semakin membengkak dan mengkilat.
“Ehhhh, enggak Reina aja…“ Farida menolak ketika Andra menyodorkan penisnya , Reina berbisik di telinga Farida
“Masa sihhh??“ tanya Farida, Reina tersenyum kecil sambil menganggukkan kepala, Akhirnya setelah mengumpulkan keberaniannya Farida mendekatkan wajahnya pada penis Andra, lidahnya terjulur keluar berusaha menjilat cairan bening dimulut penis si pegulat tangguh.
“Eummm, ckkk…,aduh Reiii, baunya anehhh…amatt.” Farida menarik kepalanya, sementara Reina menahan belakang kepala Farida sambil meminta agar Farida bersedia membuka mulutnya.
“Nanti juga baunya nggak kerasa koq, rasanya mirip kaya waktu kita belajar ngoral pake sosissss…..“ Reina berusaha meyakinkan Farida sambil mengarahkan kepala penis Andra pada mulut Farida, dengan ragu-ragu Farida kembali membuka mulutnya, Andra mendesah ketika kepala penisnya kembali terbenam ke dalam rongga mulut yang hangat dan basah. Tubuhnya bergetar keenakan merasakan sedotan-sedotan mulut Farida, apalagi Reina kini mulai menyerang dengan melumat-lumat dan mencumbui batang penisnya. Andra mulai mengayunkan batang penisnya, sementara Farida semakin lahap menyedot-nyedot penisnya, demikian pula dengan Reina yang mengendusi dan menghisapi batangnya, Emmmhh… Cupp,,, Mmmmhhhhh…, Ahh Mmpph.

“Uhhhhhhhhh…, Reiiii, enak bangettt…, Huuhh ?? Terus Faaa sedot yang kuat…, WAduhhhh….. Euhhhh….” Reina dan Farida benar-benar memanjakan penis Andra, cukup lama Andra membiarkan mereka bermain-main dengan batang penisnya, kini ia mengambil dua buah kursi, kemudian mendudukkan Farida dan Reina berdampingan. Andra tersenyum ketika mereka merapatkan paha mulus mereka, kedua tangan mereka menyilang berusaha menyembunyikan wilayah intim yang selama ini belum pernah dilihat oleh seorang lelaki manapun, Reina dan Farida tampak risih ketika Andra mulai berlutut dengan perlahan di hadapan mereka.
“Aduhh mulusnyaaaaa…… “ dengan spontan Andra memuji kemulusan paha Reina dan Farida sementara kedua tangannya bergerak mengelus dan merayapi permukaan paha kedua gadis itu yang halus mulus.
“Jangan Ahhh…. “ Farida menepiskan tangan Andra yang hendak menarik pergelangan tangannya, Andra mencekal pergelangan tangan Farida dan menariknya. Farida tampak jengah ketika Andra menatap tajam selangkangannya, Andra mendorong bahu Farida agar bersandar ke belakang, nafas Farida tertahan di dadanya ketika Andra merenggangkan kedua paha mulusnya, tubuh Farida merinding hebat ketika merasakan hembusan-hembusan nafas hangat Andra menerpa permukaan vaginanya.
“Ahhhhhhhhhhh… Aaaaaaa……. “ Farida menekuk wajahnya menatap kepala Andra yang terbenam di selangkangannya, berkali-kali tubuh Farida terperanjat ketika lidah Andra yang basah hangat terjulur keluar dan bermain di lingkaran otot vaginanya, lidah Andra begitu taktis dalam memberikan kenikmatan, terkadang Andra melumat bibir vagina Farida, kemudian mengecupi selangkangan dan permukaan vaginanya.

“Andra Ahhh…crrrrrttttt…” tanpa disengaja Farida membelai lembut kepala Andra, sementara Andra menyeruput cairan gurih yang tiba-tiba  membanjiri belahan vagina Farida, Srrrrppppp Sllllrrrpppphhhhh….., diemutnya vagina Farida dan ditelannya cairan lengket berwarna putih yang beraroma mirip daun pandan, dengan lembut Andra mengecup vagina Farida kemudian beralih untuk melakukan penyerangan terhadap Reina.
“Eeeee.., Ehhhh…, Ehhhhhhhh…..” Reina sibuk menepiskan tangan Andra, sementara Andra juga sibuk berusaha menaklukkan tangan Reina, begitu berhasil menaklukkan kedua tangan Reina, si pegulat tangguh segera membenamkan kepalanya pada wilayah segitiga di selangkangan Reina, percuma saja walaupun Reina merapatkan kedua kakinya dan kedua tangannya berusaha mendorong-dorong kepalanya, dengan liar Andra mengendusi permukaan vagina Reina, sementara tangannya merayapi sepasang paha Reina yang merapat ketakutan.
“Tenang Reiiii…, tenangggg…..he he he, anggap aja lagi dijilatin sama aku, Vivi atau sama Maya“ Farida terkekeh, ia berusaha menenangkan Reina, dengan lembut Farida memeluk tubuh Reina dari samping lidahnya terjulur keluar menghampiri bibir Reina yang mendesis-desis nikmat, Reina menjulurkan lidahnya menyambut lidah Farida, kedua siswi cantik itu semakin asik berperang lidah dan saling melumat dengan penuh gairah. Andra meletakkan sepasang kaki kiri dan kanan Reina yang mulus mengangkang di kedua bahunya, sementara kepala Andra merosot mengejar selangkangan Reina.
“Ohhhhh ?? !! “ Reina terperangah merasakan hembusan – hembusan nafas dan jilatan-jilatan Andra yang bernafsu, ia merintih-rintih lirih merasakan hisapan-hisapan kuat Andra yang mengenyot-ngenyot liang vaginanya yang masih perawan ting-ting. Tubuh mulus Reina gemetaran merasakan hisapan dan jilatan-jilatan lidah si pegulat tangguh, kedua kakinya yang mulus semakin mengangkang keenakan. Terkadang Reina mengatupkan kedua kakinya karena merasa geli sekaligus merasa nikmat yang tidak terhingga..
“Auhhhhh…, mampus aku…nnngggghhhhh…. “ Reina kelabakan ketika Andra mencekal pergelangan kakinya. Si pegulat tangguh mengangkangkan kakinya mengangkang ke atas kemudian menghujani belahan vaginanya dengan ciuman-ciuman yang liar dan kasar, sementara Farida memeluk tubuh Andra dari samping, tangan kanan Farida meremas dan mengocok-ngocok batang penisnya.

“Annn… Andraaa, Aaandraaaaa Crrrrrrr Crrrrrrrrr“ Reina semakin gelisah ketika cumbuan Andra semakin liar, vaginanya tiba-tiba berdenyutan dengan nikmat
Tubuh Reina mengejang selama beberapa detik kemudian terkulai lemas sambil menyandarkan punggungnya ke belakang, dibiarkannya si pegulat tangguh yang masih menggeluti vaginanya dengan liar, Andra terkekeh ketika Reina mendorong kepalanya, sesekali bibir Andra mengejar bibir vagina Reina dan mencumbuinya yang kini semakin rileks mengangkangkan kedua kaki mulusnya. Tiba-tiba ia melepaskan Reina, lalu menarik Farida agar berdiri, kemudian dengan bernafsu ia menggosok-gosokkan kepala penisnya pada selangkangan Farida, licin, nikmat dan geli rasanya ketika alat kelaminnya beradu dengan alat kelamin Farida, cukup lama Andra menggesek-gesekkan kepala penisnya pada vagina Farida
“KECROOOOTTTTT….. CROOOOOOO…TTTTT “  dengan reflek Farida menarik vaginanya ketika merasakan tembakan cairan panas yang lengket, sperma Andra belepotan dari vagina hingga paha Farida, Andra memeluk tubuh mulus Farida, tangannya merayap dan mengelusi tubuh mulus Farida yang terdiam, pasrah ketika Andra menggerayanginya.
“Liattt donngggg Faaaaaa……. , liat bawah bolehhh ,, masa liat atasnya nggak bolehhhh“ Andra mengeluh kecewa ketika tangan ditepiskan oleh Farida, Andra meringis ketika Farida mencubit perutnya yang berlemak,  ia bertambah kecewa menyaksikan Reina dan Farida yang tengah memakai celana dalam dan juga rok seragam mereka kembali, si pegulat tangguh segera mengejar dan memeluk tubuh Reina dan Farida dari belakang, kemudian bertanya penuh harap
“ Reiiii…, Faaaa…, lain kali aku mau lagi ya….bolehkan??“ Reina dan Farida tidak menjawab namun juga tidak menolak ketika ketika Andra merayapi lekuk liku tubuh mulus mereka, mereka hanya termenung kemudian saling berpandangan satu sama lain, keduanya menepiskan tangan Andra yang merayapi pinggul mereka kemudian tanpa banyak bicara Reina dan Farida meninggalkan Andra..

**********************
Sementara itu...


Angela
Sambil sesekali bersenandung kecil, lidahku terjulur-julur keluar menjilati sebatang ice cream, Nyummm… Nyummmmmmm…..,Hmmmmmm…., lama kelamaan, koq?? Waduhhh malah mikirin yang enggak-enggak , entah kenapa tiba-tiba terbayang Vivi yang tengah menjilati sebatangggggg….. WAKSSSS…, aku menggeleng-gelengkan kepalaku berusaha mengembalikan kesadaranku.
“(tenang Maya ini hanya ice cream….,SADAR…..SADARRRR…!!! SADARRRRRRRR….!!!)” Aku berkata dalam hati berusaha mengingatkan dan  menenangkan diriku
“Eittttt……??!!Heuupppp…..Dukkk……..!!“ aku segera melompat, bersembunyi di balik sebuah pilar beton sambil mengusap-ngusap jidatku yang sempat menyeruduk tembok beton
Detektif Maya mengintip sesosok tubuh gemuk yang tengah menarik pergelangan tangan seorang siswi cantik. Akhirnya kepala sekolah bejat itu kembali beraksi. Setelah membuang ice cream di tanganku aku segera meluncur ke TKP.(sebenarnya sihhhh…, ice creamnya tadi jatuhhh, hu hu huuuuu…T_T) Dengan mengendap-ngendap aku mengekori Pak Dion, aku berusaha mengatur nafasku dan mengatasi ketakutanku, kukerahkan keberanianku dan kuikuti si kepala sekolah bejat naik ke gedung sekolah tua tepat di belakang sekolah kami. Kuintai dan kuekori Pak Dion dari jarak yang aman, telingaku mendengar suara pintu kelas tua yang terbuka dan kemudian tertutup kembali, tampaknya berasal dari ruangan kelas, tepat disamping tangga. Hmmmmmmm ?? karena bekerja sendirian aku membutuhkan motion sensor, otakku berpikir dengan cepat, kuloloskan celana dalamku dan kutaruh di kaki sebuah anak tangga, setelah itu aku kembali mengejar Pak Dion, dengan hati-hati aku mendekati kaca jendela yang sudah pecah , aku mengintip kedalam, kutekan tombol shortcut dihp-ku untuk merekam kebejatan Pak Dion.

“Ayolah Angela sayang, jangan malu-malu begitu… he he…”
“Jangan Pakkkk…sadar…Pakkkk..sadarrr!!” Angela berusaha mengingatkan Pak Dion
“Sadarrr…?? Ha Ha Ha…, Nihhh liattt…., mama kamu begitu liar bercinta dengan Pak Djono, harusnya kamu yang lebih muda lebih liar lagi doonggg, masa kalahhhhh sihhh he he he “ Pak Dion memperlihatkan rekaman di kamera Hpnya, Angela menundukkan kepalanya, ia terisak-isak menangis, kecewa, marah, sedih dan takut bercampur menjadi satu..
“Tidakkk….!! “ Angela menepiskan tangan Pak Dion, Pak Dion terkekeh-kekeh dan menerkam tubuh mulus Angela, nafsu binatangnya memuncak ketika Angela meronta berusaha melepaskan diri.
“PLAKKKKK……. “ dengan berani Angela menampar wajah Pak Dion hingga kepala sekolah bejat itu terhunyung ke belakang, Angela tercekat ketika Pak dion berubah beringas, dan balas menampar wajahnya PLAKKKKKK…satu tamparan keras membuatnya terjatuh ke belakang, pandangannya berkunang-kunang.
“Ahhhh……… Hmmmmppphhhh…“ Pak Dion membungkuk dan merengut pinggang Angela, bibirnya menyekap bibir gadis itu, sudah lama Pak Dion tidak mendapatkan mangsa secantik Angela.
“WHEUUWWWWW!! Brengsek…….PLAKKKK…PLAKKKK..=>>” Pak Dion menjambak rambut Angela dan menamparnya sekali lagi ketika Angela menggigit bibirnya. Pak Dion tampak marah, ditamparnya lagi, lagi dan lagi sampai Angela limbung, tubuh gadis itu merosot lemas. Kepala sekolah bejat itu merengut tubuh Angela yang sudah terkapar tanpa daya.

“Blukkkkk…… “ Pak Dion melemparkan tubuh Angela ke atas kasur busa di sudut ruangan kelas, kepala sekolah bejat itu merangkak bagaikan seekor harimau buas, tubuh gemuk itu meneduhi tubuh Angela yang menangis terisak.
“Ahhhh, Angela, akhirnya Bapak dapat menikmati tubuhmu.. Cupphh Cuuuuuuuppppp….., wangi sekali mmhhh cuppp“ Pak Dion mengendus leher dan mengecupi bibir Angela, kedua tangan si kepala sekolah bejat itu membelit melingkari tubuh muridnya yang cantik. Angela memejamkan matanya rapat-rapat ketika Pak Dion mencumbui batang lehernya sebelah kiri dan sebelah kanan, terkadang murid cantik itu mengerjap-ngerjapkan matanya, sedikit namun pasti Angela mulai menikmati cumbuan-cumbuan Pak Dion yang sudah sangat banyak makan asam garam, Pak Dion begitu Ahli memberikan kenikmatan bagi Angela yang masih hijau, belum berpengalaman dalam bercinta.
“Ohhhhhh…………. “ Angela menatap sayu ketika tangan Pak Dion merayap dan melepaskan kancing baju seragam sekolahnya sebelah atas, kemudian satu lagi…., satu lagii, hingga akhirnya Pak Dion menyibakkan baju seragamnya, ditariknya kedua cup branya hingga gundukan payudara gadis itu melompat keluar dari balik branya, nafas Pak Dion berdengusan keras sebelum akhirnya membenamkan wajahnya pada belahan dada murid cantik itu.
“Aaaaaaaaa….., Pp Pakkkk…., Ohhhhhhh….. “
Pak Dion mengendus-ngendus belahan dada Angela, tangan kepala sekolah bejat itu merayap, menggerayangi bulatan dadanya, diremas-remasnya induk payudara Angela dan dielusnya puncak payudara murid cantik itu yang mendesah-desah menahan rasa nikmat.
“Ha Ha Ha…, Duhhhhh Indahnya, he he he, halussss “

Mata Pak Dion menatap puting Angela yang meruncing, lidahnya terjulur keluar dan slapp..slapppp…slllllppppp…., lidahnya membasuhi puncak payudara Angela, sesekali diemutnya puncak payudara murid cantik itu. Angela mendesah dan merintih, tubuhnya menggelinjang ketika permainan Pak Dion semakin memanas, kepala sekolah bejat itu semakin aktif meremas-remas dan menghisapi payudara Angela, tampaknya Pak Dion benar-benar kehausan, sebenarnya Pak Dion cs merasa agak curiga, belakangan ini pekerjaan Doni sangatlah mengecewakan. Dengan rakus Pak Dion melumati kedua puncak payudara Angela. Angela menahan nafas ketika Pak Dion mengangkangkan kedua kakinya dalam posisi tertekuk mengangkang, murid cantik itu menatap wajah pak Dion yang tersenyum mesum, tangan kepala sekolah bejat itu merayapi pangkal paha Angela yang halus mulus, Angela mendesah-desah pelan ketika tangan Pak Dion menyelinap ke balik celana dalamnya.
“He he he, enak ya??“ Pak Dion terkekeh-kekeh sementara tangannya menggaruki selangkangan Angela, terkadang Pak Dion meremas gemas selangkangan murid cantik itu yang terpejam-pejam keenakan. Angela pasrah ketika Pak Dion menjambret celana dalamnya hingga terobek Bretttt…. Bretttttt……., nafas Pak Dion semakin keras memburu, matanya menatap tajam vagina Angela yang molek..
“Ohhhhhh…….. “ murid cantik itu mendesah panjang ketika Pak Dion mengelus selangkangannya, ada rasa hangat yang menggelitik ketika si kepala sekolah bejat itu mengelusi dan menggerayangi vaginanya, ada rasa geli dan nikmat yang menyiksa ketika jari Pak Dion mengurut-ngurut belahan vaginanya yang semakin becek. Mata Pak Dion merayapi tubuh mulus Angela, murid cantik itu terlihat sensual dengan pakaian dan rok seragamnya yang tersibak menampakkan kemulusan tubuhnya.

“Auhhhhh… Ohhhhhhhhhhhhh!!” tubuh Angela tersentak bagaikan terkena sengatan listrik ketika kepala pak Dion terbenam di selangkangannya, nafas murid cantik itu berdengusan dengan keras, sekeras hembusan-hembusan nafas Pak Dion yang semakin bernafsu mencumbui permukaan vaginanya. Jari Pak Dion menekan belahan vagina Angela hingga merekah, si kepala sekolah bejat tersenyum lebar ketika vagina gadis itu mulai menampakkan keindahan isinya, diendusinya isi vagina Angela yang berwarna merah muda, dihirupnya dalam-dalam aromanya, ada cairan lengket yang semakin banyak membanjiri belahan indah di selangkangan Angela dan Pak Dion menyukai cairan itu.
“Sllllllllcckkk. Ckkkk Slllllllccckkk….. Ck Ckkkk “ mulut Pak Dion berdecakan , batang lidahnya meraih cairan-cairan lengket di selangkangan Angela, sesekali diemut-emutnya belahan vagina Angela untuk mengenyot cairan gurih lengket itu hingga kering, kedua kaki Angela melejang-lejang ketika si kepala sekolah bejat menyantap belahan vaginanya dengan rakus. Lidah Pak Dion terayun menampar-nampar klitoris Angela hingga murid cantik itu tersentak-sentak mengejang didera rasa nikmat. Ujung lidah Pak Dion semakin giat menusuki kelentit Angela. Lidah pak Dion menyapu-nyapu belahan vagina Angela yang masih suci, si kepala sekolah bejat mengecupi vagina itu sebelum disapunya belahannya dengan batang lidahnya yang basah.
“Unnnhhhh…..Crrrr Crrrrrrrrrrr…….ttt….. “ Angela melenguh, nafasnya terputus-putus, Ohhhh, enakkkkkk, begitulah pikiran murid cantik itu, tubuh mulusnya menggelinjang dan menggelepar. Angela merasakan vaginanya berdenyutan ,menyemburkan cairan kenikmatan, yang langsung diseruput hingga habis oleh Pak Dion, si kepala sekolah bejat mengecup kelentitnya. Dengan batang lidah lidah dibilas-bilasnya kelentit Angela, diciumi dan dimainkannya hingga gadis itu puas. Kepala sekolah bejat itu mulai melepaskan pakaiannya sendiri, mulai dari kemeja, kaos oblong, celana panjang dan yang terakhir celana dalamnya yang dekil.

“Ihhhhhhhhh…….. “ Angela buru-buru memalingkan wajahnya ketika sesuatu yang besar dan panjang muncul menampakkan dirinya di selangkangan Pak Dion. Si kepala sekolah bejat hanya tersenyum sambil mengangkangi wajah Angela, kedua tangannya mendekap kepala gadis itu, dipaksanya murid cantik itu untuk menatap batang penisnya. Mata Angela terpejam rapat ketakutan namun di antara rasa takut ada rasa penasaran yang menggedor setiap detak jantungnya, rasa penasaran yang meronta semakin keras dan keras.
Akhirnya Angela memberanikan diri membuka matanya, murid cantik itu terpana menatap penis Pak Dion yang besar dan panjang. Angela membuka mulutnya ketika Pak Dion menjejalkan kepala penisnya dengan paksa  ke dalam rongga mulutnya.
“Ayoo Angela, hisapp…, Ayoooo…. Ahhhhhh… kamu hebat sekali sayang….. terusss , lebih kuat…. Nahhhhhhh….begituu“ Pak Dion mengajari Angela untuk memainkan batang penisnya, pelajaran special dari Pak Dion untuk Angela, muridnya yang cantik jelita. Pelajaran yang berguna di masa depan untuk memuaskan nafsu si kepala sekolah bejat, nafsu akan kenikmatan yang membuat Pak Dion selalu kelaparan dan ketagihan untuk menikmati tubuh mulus murid-muridnya yang cantik.
Pak Dion meletakkan kaki Angela di bahunya, murid cantik itu menggeliat resah ketika merasakan desakan–desakan kuat penis Pak Dion pada belahan vaginanya, sekujur tubuhnya merinding, tubuhnya mengejang merasakan lingkaran otot vaginanya semakin melar dan benda asing yang disebut dengan penis itu mulai masuk perlahan-lahan membelah vaginanya. Pak Dion mengambil ancang-ancang ketika merasakan sesuatu menghalangi penisnya untuk masuk lebih dalam, ia tahu selaput kegadisan Angela-lah yang menahan penisnya untuk masuk lebih dalam…..

“Oawhhhhhhhhhh…………………… ???!!!!!!! “ Angela menjerit keras ketika sesuatu melesat bagaikan anak panah menembus kegadisannya, rasa perih, pedih, dan ngilu terasa begitu menyiksa, nafasnya memburu tidak beraturan, siswi cantik itu mengerang menahan rasa sakit yang tidak terhingga ketika penis Pak Dion merengut keperawanannya, ia merintih-rintih dengan nada memelas, memohon agar pak Dion  menghentikan tusukan-tusukan liarnya.
“Aduhhh.., sakittt…..tt…, sakitttt Pakkkk…, Hentikannnn, aduhhhhh…, tolongggg pakkkkk, HENTIKANNN.. Awwwwwww…sakiiiit” Pak Dion terus menjejalkan batang penisnya dengan susah payah pak Dion menyentak-nyentakkan batang penisnya hingga sesekali penisnya tertekuk ketika berusaha menyelami vagina murid cantik itu. Lingkaran otot Angela tertekan ketika Pak Dion menekankan batang penisnya kuat-kuat, jerih payah pak Dion tidak sia-sia, si kepala sekolah bejat itu tersenyum sambil menekuk wajahnya menatap penisnya yang tertancap sempurna di belahan vagina Angela. Sambil mengelus-ngelus paha Angela Pak Dion mulai memompa belahan vagina muridnya yang cantik.
“ennnhhh.. Ennnhhhhh…. Ennnnhhhhhh….. “ nafas Angela berhembusan ketika penis Pak Dion menusuk-nusuk vaginanya, sakit dan perih menyertai setiap tusukan-tusukan penis Pak Dion yang terlalu besar dan panjang untuk dinikmati oleh Angela, tusukan-tusukan itu terlalu sakit, sakit sekali…
Berkali-kali Pak Dion menusuki belahan vagina Angela yang masih kesulitan menerima tusukan-tusukan penisnya yang besar dan panjang, setelah beberapa saat akhirnya penis Pak Dion agak leluasa memompa vagina Angela karena semakin banyaknya cairan yang bergotong royong melumasi batang penisnya.

“Hssshhhh Emmmhh Ahhhhhh… Ahhhh “ Angela mulai mendesah-desah keenakan ketika rasa pedih dan perih perlahan-lahan memudar, rasa nikmat mulai memanjakan vaginanya yang sedang ditusuk-tusuk oleh penis Pak Dion, murid cantik itu merintih lirih tanpa dapat berbuat banyak, keringatnya mengucur deras ketika penis itu semakin cepat dan kuat memacu vaginanya.
“Ohhhh… Paakkk…, Pakkk Dionnnnn Ahhhhh Crrrrrrrrrr Crrrrrrrr…..”
Pak Dion menghentikan tusukannya agar Angela dapat lebih berkonsentrasi menikmati puncak klimaksnya, cairan vaginanya muncrat berdenyutan, Crut… Cruutttt…., tubuh mulus murid cantik itu menggelinjang keenakan. Pak Dion tersenyum menyaksikan tubuh Angela yang menggeliat menikmati puncak klimaksnya.
“ENAK BUKANNNN ??? NIHHHH…. !!! NIIHHHH…..!! BAPAK TAMBAHINNN…, BIAR ENAKKKK…!!! Pak Dion mencekal pergelangan kaki Angela kemudian mengangkangkannya terbuka mirip huruf “V” yang indah kemudian merojok-rojokkan  batang penisnya dengan kasar, cepat dan kuat.
“Clepppp… Cleppppp… Cleppppppp…..”   
Suara terbenamnya Penis pak Dion terdengar semakin keras ketika memacu batang penisnya menyodoki vagina muridnya yang cantik, terkadang pinggul Pak Dion bergerak seperti bermain hulahop, kemudian kembali menyodok-nyodok vagina Angela kembali. Pak Dion terus menggenjot vagina Angela dengan perpaduan antara permainan penis hulahop dan juga sodokan-sodokan kasarnya.
“Ahhhhh… Ahhhhh Aaaaa Aaaaaaaa…. Aaaaaaaaahhhh” Pak Dion tersenyum mesum mendengarkan suara desahan-desahan dan rintihan lirih Angela, kepala sekolah bejat itu semakin rajin menggenjotkan penisnya menyodok-nyodok belahan vagina muridnya yang cantik jelita, terdengar rengekan-rengekan Angela yang mengairahkan ketika ia menyodok-nyodok vaginanya dengan kasar dan liar.

Pak Dion merebahkan tubuhnya yang gemuk itu meneduhi tubuh mulus Angela, kemudian ia menghempas-hempaskan penisnya dan berkutat dengan gaya missionary. Pak Dion terkekeh-kekeh merasakan tubuh mulus Angela yang menggigil di bawah tindihan tubuh gemuknya. Suara kekehan Pak Dion terdengar semakin menjijikkan, di sela suara rintihan-rintihan Angela yang menggairahkan. Nafsunya semakin beringas dan liar, tubuh mulus Angela tampak menggoda, mengintip malu dari pakaian dan rok seragamnya yang tersibak, Pak Dion ingin lebih leluasa menikmati tubuh muridnya yang cantik, dilucutinya pakaian gadis itu hingga tubuh Angela bugil 100%, kini tubuh Angela telanjang bulat dengan sempurna, kepala sekolah bejat itu menarik tubuh Angela untuk berdiri.
“Henhhhhhhh….. “ Angela mendesah ketika Pak Dion memeluk tubuhnya dari belakang, ia mengelus pinggul Angela, kemudian kedua tangannya merayap, mengejar dan mencapit induk susu Angela. Angela merintih nikmat ketika merasakan pak Dion mengecupi bahu dan pundaknya kemudian menggeluti batang lehernya dari samping kiri dan kanan, Pak Dion sangat ahli memilin dan memelintir-melintir puting Angela yang runcing, rasa nikmat semakin hebat merayapi dan menyiksa tubuh mulus gadis itu.
Tangan Pak Dion menarik pinggul Angela hingga berdiri menungging, tubuh mulusnya tersentak ketika Pak Dion menjebloskan batang penisnya menusuk belahan vaginanya dari belakang. Pak Dion membenamkan penisnya hingga selangkangannya beradu dengan buah pantat Angela yang terasa lembut padat.
“Aduhhhh.. Duhhhh.. Ahhhhhhh!!“ tubuh Angela tersungkur-sungkur ketika Pak Dion mulai melakukan gerakan-gerakan memompa yang semakin lama semakin cepat dan kuat.

“Plokkkk… Plokkkk Plokkkkkkk…….”
Sambil menarik-narik pinggul Angela, Pak Dion menusukkan batang penisnya dengan nafsu yang meledak-ledak sampai ke ubun-ubun. Angela mengerang dan merengek keenakan ketika Pak Dion memompa vaginanya, rintihan-rintihan lirihnya semakin lancar terdengar dari bibir murid cantik yang tengah disodok oleh kepala sekolah bejat itu dari belakang. Ia mendesah keras ketika Pak Dion bergerak semakin cepat memompakan batang penisnya menjejali belahan sempit vaginany. Tubuh mulus Angela tersentak maju mundur mengikuti irama tusukan-tusukan Pak dion yang semakin liar, ia meraih kenikmatan demi kenikmatan, penis Pak Dion terus memeras cairan vaginany. Ia merasa setiap tusukan penis itu terasa semakin nikmat dan membuatnya lemas hingga pada suatu saat ketika kenikmatan itu melandanya kembali, kedua lututnya tertekuk lemas, tubuhnya merosot turun…..
“AHHHHHHHHH…. Crrrr Crrrrrrrrrrrrrrrr…… Cruuuutttt…..” Pak Dion mengimbangi tubuh Angela yang merosot turun hingga menungging dengan lemas , Ploooppphh…, suara penis besar itu ketika dibetot dengan kasar oleh pemiliknya keluar dari jepitan vaginanya.
“Ja.. Jaaa. Ngannn… Ohhh Jangannnn Pakkkkk…..”Angela menolak ketika Pak Dion berusaha menyodominya, dengan kasar pria itu mengikat kedua tangan Angela dengan sabuknya yang berwarna hitam, kemudian Pak Dion kembali sibuk berkutat berusaha menyodomi anusnya.
“Owww.., Jangann pakkk…, saya mohonnn, tidakkkk.. Ngheheksss… Heggggggghhhhhhhhh……” Angela mendelik kesakitan ketika kepala penis pak Dion melesat dan menembak lubang anusnya, tubuh mulusnya menggeliat-geliat menahan rasa sakit akibat perbuatan Pak Dion.

“Jaa JAngannnnnnn…..”Angela menjerit ketika merasakan penis Pak Dion semakin menekan dan terus menekan dengan kuat, anusnya serasa melar, panas dan ngilu ketika penis besar itu membongkar otot anusnya dengan paksa.
“Jangan ?? Jangan lupa ditusuk maksudnya ha ha ha ha” Angela memekik keras ketika Pak Dion menghantam-hantamkan batang penisnya, Pak Dion tidak peduli dengan keadaan Angela yang mengerang keras kesakitan, jepitan liang anus gadis itu terlalu nikmat hingga ia merasa sayang jika harus menghentikan perbuatan bejatnya, penisnya yang besar dan panjang menyelami anus Angela sedalam mungkin. Pak Dion terus mendesak-desakkan penisnya walaupun penis besarnya sudah mentok dan masuk seluruhnya terjepit oleh anus gadis itu, buah pantat Angela yang berdesakan dengan selangkangannya rupanya menjadi sensasi tersendiri bagi pak Dion, buah pantat murid cantik itu yang bulat padat terasa begitu lembut dan halus, sedangkan anusnya menggigit kuat-kuat batang penis Pak Dion yang tertancap di duburnya.
“SAkittt… SAkittt Pakkkkk……Arrrrhhh “ Anggela mengerang kesakitan ketika Pak Dion mulai memompa liang anusnya, perih, pedih dan ngilu rasanya ketika penis besar itu menggaruk – garuk dinding anusnya yang kesat kering., sambil membelit pinggang Angela, Pak Dion menjatuhkan dirinya terlentang ke belakang, dengan otomatis Angela harus rela menduduki batang penis Pak Dion..
“OAAAAHHHHH……………….. “Angela membeliak, mulutnya ternganga lebar menahan rasa sakit , batang penis pak Dion yang besar dan panjang terasa menombak liang anusnya yang terasa sesak dipenuhi batang penis si kepala sekolah bejat yang keenakan menyodokkan penisnya ke atas, tubuh mulusnya tersentak dan terlompat – lompat diterjang oleh penis Pak Dion. Gerakan-gerakan penis Pak Dion begitu brutal menyodoki liang  anusnya.

“Ampunnnn Pakkkkk Auhhhhhh!!!“ Angela meringis
Pak Dion menggeliat, bangkit duduk sambil memeluk tubuh Angela dari belakang. Murid cantik itu menduduki penis guru bejatnya, ia berusaha mengatur nafasnya, tubuhnya yang mulus basah tampak indah dilelehi oleh butiran keringat yang melelehi tubuhnya, sambil melepaskan ikatan tangan Angela , Pak Dion berbisik di telinga si cantik itu
”Cobalah untuk menaik turunkan pinggulmu Angela, LAKUKANLAH…, atau bapak akan berbuat lebiiiih kasarr..!! “ ancam pak Dion, kemudian kepala sekolah bejat itu kembali membentaknya…,
“AYO CEPAT LAKUKAN…!!” bentak pak Dion lagi sambil kembali menjatuhkan punggungnya ke belakang..
“Baikk.. ba baikk Pakkk…..” sambil menahan rasa pedih Angela berusaha menaik turunkan anusnya, berkali-kali angela meringis ketika merasakan gesekan yang menyakitkan, sekujur tubuhnya mengejang menahan rasa sakit dan ngilu.
“AYOO… ANGELA…, LEBIH CEPATTT……!!
Angela berusaha setengah mati menahan rasa sakit di anusnya, sementara pinggulnya berusaha naik turun dengan lebih cepat mengikuti perintah pak Dion. Butiran-butiran keringatnya mengucur dengan deras, ia tampak sangat menderita sambil menangis kesakitannya berusaha menaik turunkan pinggulnya, ia mengeluh ketika Pak Dion menyambut gerakan-gerakan pinggul Angela dengan  menghujamkan batang penisnya ke atas, setiap kali pinggul Angela turun ia menyambut dengan menghantamkan penis besarnya ke atas hingga Angela meringis keras kesakitan di sela-sela isak tangisnya., tubuh mulusnya semakin sering terlompat-lompat di atas penis besar Pak Dion yang menghujam, menyodok dengan kuat dan cepat.

Pak Dion tersenyum lebar tubuhnya bangkit duduk, tangan kirinya membelit tubuh mulus Angela sedangkan tangan kanannya bertumpu ke belakang untuk menjaga keseimbangan, isak tangis Angela menjadi bumbu yang lezat ketika kepala sekolah itu menyantap bulat-bulat kehangatan dan kenikmatan tubuh mulusnya. Lelehan cairan kewanitaan Angela bercampur dengan darah keperawanannya meleleh dari belahan vaginanya membasahi penis Pak Dion yang sedang asik menyodomi liang anusnya. Angela meringis dan terisak menangis ketika penis Pak Dion bergerak dengan teratur, ia  merasakan lubang anusnya semakin panas dan perih.
“Ploppppppssshhh….heiiii!!!! “ Pak Dion tampak murka ketika tiba-tiba Angela berontak hingga batang penisnya terlepas dari gigitan liang anus murid cantik itu, Angela buru-buru menerkam Pak Dion dan menyumpal bibir Pak Dion dengan bibirnya. Pak Dion membalas lumatan-lumatan bibir Angela, sementara kedua tangan kepala sekolah bejat itu menggerayangi tubuh mulusnya yang basah dan hangat. Angela naik duduk saling berhadapan wajah dengan Pak Dion, kedua kakinya menjepit tubuh gemuk kepala sekolah bejat itu.
“Emmmhhh… Mmmmmmhhhh… Hhhhhh hhhhhhmmmm “ dari menyumpal kini keadaan mulai berbalik, bibir Pak Dionlah yang menyumpal dan melumati bibir Angela, Angela memeluk kepala Pak Dion yang terbenam di antara belahan payudaranya, terdengar suara kecupan-kecupan keras penuh nafsu ketika Pak Dion mencumbui payudara muridnya yang cantik.
“Ahhhhhh… Aaaaa…….. Aaaaaaa…..aahhhhh” Angela mendesah-desah panjang merasakan jilatan – jilatan lidah, hisapan dan gigitan-gigitan gemas Pak Dion menggeluti payudaranya bergantian, terdengar geraman-geraman gemas Pak Dion yang sedang melampiaskan nafsu bejatnya.
“Ohhhhhhhhhhhhh…. Pakkkkkk…….. “ Angela menekuk wajahnya, ketika Pak Dion menempelkan kepala penisnya pada belahan vaginanya yang merekah menerima batang penis kepala sekolah bejat, Angela merintih sambil menurunkan pinggulnya perlahan-lahan, terus turun dan turun hingga akhirnya penis Pak Dion masuk dengan sempurna membelah vaginanya,

Tidak berapa lama terdengarlah rintihan dan desisan liar Angela ketika hempasan-hempasan vaginanya yang bergerak turun naik disambut oleh sentakan-sentakan penis besar Pak Dion, desah nafas Angela berdengusan semakin keras, demikian juga deru nafas Pak Dion. Tubuh guru bejat dan muridnya yang cantik tampak semakin basah menggairahkan, gerakan-gerakan Angela semakin tidak beraturan, tubuhnya sering menggigil seperti sedang menahan sesuatu. Pak Dion yang sudah berpengalaman tentu sudah sangat mengenal gejala-gejala seperti ini, dirojoknya vagina Angela dengan lebih cepat dan kuat. CLEPP CLEPP CLEPPPP CLEPPPPPP… CLEPPPP.
“Ahhhhh.., Pakkkk… Ahhh Aaa… Crrrrrr Cretttt Creeeetttt….” Tubuh mulus Angela mengejang, cairan vaginanya meledak berdenyutan, tenaganya seolah mengucur habis keluar seiring dengan denyutan puncak klimaksnya. Angela merintih lirih ketika Pak Dion terus menghujani vaginanya dengan sodokan-sodokan penis besarnya yang nikmat.
“Eaahhh…. Ehhhsssshhhhh.. Nnnngggghhhh…” Angela merengek-rengek, nafasnya terengah-engah, sementara tubuh mulusnya tersentak dan terlompat-lompat kuat akibat belahan vaginanya disodok-sodok oleh penis Pak Dion yang besar dan panjang, sambil memeluk tubuh mulusnya, Pak Dion bangkit berdiri.
“Ohhhhh… Ahhhhhhhhhhhhh….. Hsssshhhhhh” Angela mengalungkan kedua tangannya pada leher Pak Dion, sementara kedua kakinya berusaha berkalung di pinggang si kepala sekolah bejat, tubuh mulusnya terayun-ayun, diayunkan oleh penis Pak Dion, semakin keras Angela meringis dan merintih maka semakin kuat dan cepat pula Pak Dion menghujamkan batang penisnya, Angela semakin lama semakin liar, ia menghempaskan vaginanya menyambut tusukan-tusukan Pak dion yang kuat dan cepat, terdengar jeritan-jeritan kecilnya yang semakin liar dan binal.

“Ha Ha Ha…apa Bapak bilanggg, kamu pasti lebih liar dari mamamu…, makin muda makin liarrrrr… nihhhh… bapak kasiiiihhhhh..” ucap Pak Dion melecehkannya namun rupanya Angela sudah dibutakan oleh hawa nafsu sehingga tidak lagi mempedulikan ucapan pak Dion yang merendahkannya. Cukup lama Pak Dion memanjakannya dengan batang penisnya hingga akhirnya ia kembali mengeluh merasakan puncak klimaksnya., belum juga Angela selesai menikmati puncak klimaks, Pak Dion sudah mengaturnya untuk menungging. Pak Dion kembali menjejalkan penisnya kedalam vaginanya dari belakang Plokkkk… plokkkkk… plokkkkk… plokkkkkk….!!!
“AHHHH…!! AHHHHH….!! Aaaaaa!! “
Pak Dion tersenyum mesum mendengar suara merdu dari bibir Angela yang sedang disodok-sodok oleh penisnya dalam posisi doggy style, tubuh mulusnya tersungkur-sungkur dengan hebat ketika si kepala sekolah bejat itu menunggangi bokongnya dan menghantamkan batang penisnya dengan kuat dan cepat, entah kenapa tiba-tiba Pak Dion menghentikan tusukannya kemudian mencabut penisnya. Angela mendesah kecewa, dengan cepat ia mendorong tubuh Pak Dion yang terkekeh keenakan ketika Angela menaiki tubuhnya dan….
“Hmmmpppphhhh…. Akkhhhh Owwwww….., Ahhh PAKKK…” kini Angela tampak rajin menaik turunkan pinggulnya, vaginanya menunggangi penis Pak Dion yang tenggelam keluar masuk jepitan otot vagina murid cantik itu yang memekik keenakan ketika memacu penisnya dengan kencang dan kuat.
“Ouuhhhhh Ahhhhhhh…., Pak Dionnnnn Awwwww…..” Angela menjerit liar sambil menunggangi si kepala sekolah bejat yang berulang kali menyodok-nyodokkan batang penisnya ke atas, tusukan-tusukan Pak Dion begitu prima dan kuat, berkali-kali penis besarnya yang panjang melesat bagaikan anak panah menusuk belahan vaginanya. Kedua tangan Pak Dion mencekal pinggangnya, membantu agar ia bergerak naik-turun dengan lebih cepat.

“Nnggghhh, Ahhh Aduhh Pakkk Ehhhhssshhh…Huunnnhh Ahhh“ wajah Angela terangkat keatas, matanya terpejam-pejam keenakan, desisan-desisan dan erangan kenikmatan terdengar semakin keras dari bibirnya, tubuh mulusnya semakin basah bercucuran keringat, Clepppp…, Clepppp.., Clepppppp, suara terbenamnya batang penis Pak Dion terdengar semakin keras, wajah si kepala sekolah bejat tampak bengis dan gemas ketika menyodokkan batang penisnya, Jrebbb…Jrebbbbb… Jrebbbbbbb, ditusuk-tusuknya belahan vagina Angela yang sempit peret.
“Ha Haaa. ayo Angela.., lebih cepat lagi, HA HA HA HA….” Pak Dion menyemangati Angela.
“Aduhhh.., Aduhhh PAKKK Ohhhhhhhhhh… OHHHHH….”Angela menghempas-hempaskan vaginanya dengan lebih cepat dan kuat, begitu pula Pak Dion yang bersemangat menghentakkan penisnya berulang-ulang menyambut hempasan vaginanya. Payudara Angela yang membuntal melompat-lompat dengan semakin indah, dengan gemas Pak Dion meremasinya.
“Uhhhhhhhhhh…… “ Angela mengeluh ketika Pak Dion membantingkan tubuh mulusnya, Pak Dion menerkam tubuh mulus Angela yang terlentang pasrah, dengan bernafsu Pak Dion mencumbui betang lehernya bagian kiri dan kanan, hingga meninggalkan bekas – bekas kemerahan.
“Unhhhhhh….. “ Angela melenguh ketika Pak Dion meremas kuat induk payudaranya , terdengar desahan Angela ketika lidah Pak Dion melingkari putingnya yang keras meruncing, si kepala sekolah bejat  terkekeh mesum sambil meremasi kedua payudaranya, mulutnya sibuk mengemut-ngemut puncak payudaranya murid cantik itu, yang semakin membuntal padat..
“He he he.., Bleeessshhhhh…. “ Pak Dion mengangkangkan kedua kaki Angela dengan satu tusukan yang kuat pak Dion membenamkan batang penisnya pada belahan vaginanya yang sudah becek dan memar kemerahan, tubuh mulus Angela kembali terguncang dengan hebat disodok-sodok batang penis Pak Dion.

“Ennnnnhhh… Ouhhhh Pakkkk… Hssshhhh Ahhhh, unnnhhhh “ Angela mengangkat-angkat  pinggulnya keatas  menyambut tusukan-tusukan batang penis Pak Dion. JREBBB… JREBBBBB.., batang penis Pak Dion menghantam belahan vagina Angela..
“Sini Angela, Bapak ajarkan gaya standing doggy style….” Pak Dion membalikkan tubuh Angela, kedua tangan Angela bertumpu pada sudut ruangan, sementara punggungnya merendah dan pinggulnya terangkat naik sesuai dengan perintah Pak Dion.
“Ahhhhhhhhhhhh…….. “ Angela mendesah panjang ketika tangan Pak Dion menekan buah pantatnya, sikepala sekolah bejat menempelkan kepala penisnya tepat di depan pintu masuk anusnya.
“Accchhhh…, Pedih pakkk, sakit…. ahhh….”
“Rileks Angela, semakin ditahan semakin sakit rasanya karena otot anus kamu menyempit” Pak Dion mengajari Angela, Angela mengatur nafas sambil berusaha merilekskan anusnya, wajahnya semakin merah padam ketika penis besar pak Dion meluncur semakin dalam berkelana ke dalam duburnya.
“Nahhhh…, masuk semuanya, Ohhhhh, susu kamu halus sekali Angela” tangan Pak Dion mendekap gundukan susu Angela, kemudian sambil memompakan batang penisnya si kepala sekolah bejat itu mencubit dan menarik-narik puting Angela yang semakin keras meruncing..
“Auhhhh Plokkkk… Plokkkkk Aaaaa…Plokkkkkkkk“ suara Angela yang menggairahkan terdengar disela-sela suara selangkangan dan penis Pak Dion yang sedang bergerak dengan cepat menumbuki buah pantat Angela yang bulat padat. Angela merintih kecil ketika merasakan remasan-remasan tangan Pak Dion yang sedang meremas-remas payudaranya, cukup lama pria itu menusuki anus dan kemudian beralih pada liang vaginanya.

“Ohhhhh…. Pak Dionnnnn……” Angela mengalungkan kedua tangannya pada leher Pak Dion sambil mengangkangkan kedua kakinya ketika penis pak Dion menusuki vaginanya, kini ia bergerak seirama dengan penis pak Dion, jika pak Dion menarik penisnya maka ia juga menarik vaginanya, jika Pak Dion menusukkan batang penisnya maka Angela juga menghempaskan vaginanya sehingga alat kelamin guru dan murid itu beradu dengan keras.
“Ohhhh Pakkk Dionnnnn…, Emmmmhhh Heennkkkkss Ahhhh”
“Ohhh Angela, kamu pintar sekali manis…. He he he”
Tengah sibuk-sibuknya aku merekam kebejatan Pak Dion….., telinggaku mendengar suara gelak tawa…seseorang, suara Pak Dede….,rupanya motion sensor ala MAYA membuahkan hasil yang gemilang (MAYA underwear powerrr!!)
“HA HA HA………. …snifffhhh.. snifffff” suara kekehan mesum Pak Dede terdengar menjijikkan
Kulepaskan sepatuku dan kujinjing, dengan mengerahkan kemampuanku dalam meringankan tubuh, aku menghindar, berjingjit menjauhi arena TKP (he he he he he he…, aku berhasil merekam aksi sikepala sekolah bejat, lariiiiiiii dulu Ahh….ngacirrr……,^_^), Eiiitttt Ckkkkiiiiieetttttttt! aku mengerem langkah kakiku.
Glekkkkkkk ?? Celaka……, Ohhhhh, Aku mendengar suara langkah-langkah kaki yang terburu-buru, menaiki sisi anak tangga yang lain. Aku terkepung…. Whuaaaaaaa..!!!!, aku melangkah mundur ketakutan.
“BUKKKKKK…..??!!” tiba-tiba seseorang memukul tengkukku dari arah belakang, pandanganku mendadak gelap, seseorang memanggul tubuh Maya yang terkulai lemas, masuk ke dalam sebuah ruangan, pintu kelas itu tertutup dengan perlahan, terdengar suara clik tanda pintu itu dikunci dari dalam.

WADUHHHH…..
Siapakan orang itu ??
Friend or foe……???
Karena Maya-nya dibuat pingsan oleh seseorang
Maka ceritanya to be bersambung…lain waktu….
he he he he…
Thanks for reading…..
****************

46 Tanggapan

  1. satu kata:
    keren……………………..
    keep up the good work!
  2. whuaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!
    MAYAnya harus harus harus di perawanin sist Yo!!
    gilaaaaaaa!!!! ga sabar buat yang ke 12!!! kemoonnn!!!!!!
    Re: cerita ini makin lama makin penasaran deh, bu mensexneg tulisannya makin bagus aja deh
  3. sist yo. cerita tentang artis dan model luar lagi ya sis… ^^
  4. Ini kapan di maemnya lama amat itu jagoan gak di eksekusi udh 12 episode ini. Moso smp abis gak di apa2in seh…^__^
  5. Garing sis yo.. Kpn eksekusi jagoannya. Dah klamaan nih.
  6. HahahahahahaHahahahahahaHahahahahahaHahahahahaha
    ……………………………………………………………………………………..
    ……………………………………………………………………………………..
    Keep working sis yo…..
    SAbar dunk temen2x….
    Peace…
  7. kenapa sih kok pic co2nya ngk ada cuma pic ce aja apa ce ngk boleh berfantasy juga ?? ayo dong bos pic co juga kan aku juga pingin liat pic conya jangan ce aja.makasih yah bos
    Re: yg ini kebetulan ga dikasih pic co nya sama yg nulis nih
  8. pada 12 Mei 2009 pada 16:16 | Balas MidKnightXS
    Yah lama lagi deh nunggu kelanjutannya. Bisa sebulan lebih ya.
    Re: moga2 ga selama itu sih, bu mensexneg kan penulis ekspress
  9. Wuaaa akhirnya satu lagi karya maestro dari sis yohanna.
    Oh ya siapa itu yg minta foto cowonya? Jgn deh bikin ilfil kalo lagi baca.
    Bro shu, si rikku ga nongol2 ya? Hehe *wink*
    Re: oh blm bos, lagi di waiting list nih, pulang liburan gw langsung dapet seabreg email, orderan cd, & cerita yg perlu dievaluasi. puyeng deh
  10. bagus bos….good…salut ane bos…
    tp klo bs jgn lama2 ya bos….mupeng ane..hahahah
    oiya..gmn dgn angela??apa dikroyok dy ama pak dede???salut bos…
  11. sis yo mang jago bkin penasaran….. jagoan2anya blum ada yang dieksekusi hhehehe, gak sabarrrrrr……..
  12. Haha ok bro sabar ajah, wah asik liburan! Liburanku br akhir taon hehe
  13. Bung Moderator….tolong Lust in Broken Home sama nirmala, sambungannya dong ….pleaseee…..nanggungggg
    Re: ya kalau blm ada dari penulisnya gmn dong? kita semua juga nunggu kok
  14. pada 13 Mei 2009 pada 08:06 | Balas descrates
    hehehe, keren nih cerita
    @boss shu: angelic layernya baru diremake (lumayan memeras otak untuk segi pendalaman karakter, mudah-mudahan bisa dicerna [sabar ya])
    Re: semoga ga lama, gw aja ampir lupa cerita pertamanya
  15. pada 13 Mei 2009 pada 10:20 | Balas Hello K!tty
    * Bro Descrates
    wahhhh, udah diremake ? lanjutannya angelic ya he he he
    ditunggu lohhh
    * Bro Minami
    Ho Ho… Ada rikku ke tiga nehhh,, sepppp…,
    *Bro Camo, Bro Bokep
    wahhh, penasaran ya ke ke ke, sabar kan lagi belajar bikin alurnya menuju pada…… ehmmmm…..? dimaem ?waduhhh emangnya kue ? nyam nyamm nyamm he he he ^_^
    *Bro Pincab & Midknight & Bro Thanatos
    mudah-mudahan sih ngak lama terusannya ,betul itu kata bro thanatos bersabar……,biasanya yang sabar banyak rejekinya…..^_^
    * BRo Henz
    WHOAAAAAAA ??!!
    semangatnya itu lohh…
    semangat pejuang neh Bro Henz…, eh salah semangat mupeng ke ke ke ke
    *MR R
    Nanti tapi ya, ngak janji dalam jangka dekat ini ^_^
    *Bro MArtabak
    -Makasih komentnya he he he, moga betah yakk
    *Bos Shu
    Hemm hemmm, jalan-jalan nehhhh, pasti refresing sambil lirik yang kinclong-kinclong…. (Awasss Bos didepannn!!! Byurrrrr……., Upsssssss…..,,,,we he he he, untung bos shu bisa berenang…..^_^)
    Re: iya nih dapet banyak inpirasi dari perjalanan ini
    *Sis Chinese
    Anu.. itu teh susah nyari photo co yang berstatus guru…, nyari guru gendut…paya cocok ama profil Pak Dion…
  16. Yg bener yg mn ni bos??
    Gru apa kepala sekolah si dion itu. . Btw,c dion it mantan pcar w tuh. . . Pi,bkn yg d crita ini. . . . Mantep da critanya. . . . Maju truz. !
  17. usul nih, bos sebaiknya kalo evaluasi cerita yg msk jgn sendirian minta bantuan aja ama menteri buat bantuin, biar gak kelamaan.
    kalo mau email langsung ke pengarang cerita gimana bos ?
    Re: kadang gw juga mnta bantuan pak wapres unk merapikan kalau gw dah kebanyakan kerjaan, tapi selama masih sanggup sendiri juga bisa.
  18. pada 13 Mei 2009 pada 12:04 | Balas Jablay Kambuhan
    Ajegile…Mantaff..Crotz Abies…
    Lama bener ditungguin..baru keluar…
    Ayo penulis yang bergenre Campus…
    Jangan mau kalah…
    Sebelumnya carita sekolah Makyus…ini juga
    Betah deh di KBB Bro Shu…
    Trus berkarya Sis Yohana…
    Re: senang banyak org senang republik mupeng tercinta ini
  19. @sis yohana
    sis yo,,,,cuman nanya neehh…..Arabian Madnessnya masih
    lama g ??
    trus,,,,,,,Ane minta ijin CoPas yawh,,,,, buat pribadi,,,,boleh ??
  20. pada 14 Mei 2009 pada 10:50 | Balas Hello K!tty
    *Bro Sleet
    PAk Dion Itu Kepsek… he he he
    *Bro Jablay
    M’kasih juga supportnya ^_^
    *Bro Thanatos
    Bolehhh….,
    arabiannya blon jadi nihhh, ke ke ke, kan perputarannya lagi di jadwal school girl………^_^, setelah bikin Office cutie kemaren,
    Re: wah2 ada jadwalnya, kaya sinetron aja hehehe
  21. Angela soo cuute, muachh!
    He he seperti biasa sis, kalo soal sex scene sih emang juara… cuma sayang, selalu aja alurnya kurang. Coba kalau di tambahin dikit aja alurnya, sis Yo nih dah jadi juara cerita mupeng di internet dah, hikkss.
    @Thanatos
    Ini mupenger paling sopan yang pernah ada nih, tiap mau copy cerita minta izin dulu abisnya he he he.
    Sebenernya maksud para penulis dilarang copy paste itu kalau misalnya dipake kedalam cerita lain dan diaku sebagai karya sendiri, kalau cuma buat dibaca sendiri sih no problemo amigo…
  22. pada 14 Mei 2009 pada 13:55 | Balas Hello K!tty
    * Mr RAito
    m’kasih petunjuknya big Brother
    Oooo…,pembuatan alurnya masih belum pas ya ??
    jadi kaya ada missing link gitu ato gimana ??
    tapi emang sich rasanya dibidang peraluran aku rada kesulitan…nih Mr RAito T_T,
  23. @Mr. Raito
    Wekekeeke……
    Sopan ????? Ada ajah ah…..
    Abisnya aku khan takut…..
    Gimana ngga’….
    Sampe disumpahin mandul :) )
  24. Jelek sekali!!
    Gaya bahasanya ABG sekali..
    Belakangan ini tulisan di Kisah BB WordPress ini tidak mengikuti kaidah menulis yang benar… terkesan tidak serius dan main-main.
    Membacanya jadi “ilfil.”
    Lebih bagus mayoritas gaya bahasa almarhum 17tahun.com
    Banyak yang baik, dan bisa diterima semua kalangan.
    Saya kecewa.
    Terima kasih.
  25. @Viktor
    woi woi..ga usa ngejek gitu donk coy..santai santai woi….
    Gaya bahasa mah tergantung ciri khas penulis..kan namanya juga “School Girl Diary” otomatis gaya bahasa di sini mesti gaya bahasa gaul donk….coba liat tulisan sist Yo yang lain…gaya bahasanya beda koq…wah parah lu..
    Re: hadoh2 ditinggal 2 hari ke semarang dah kacau gini, gaya bahasa tiap orang itu beda2 oi, kebetulan ini dari sudut pandang anak sma ya wajar gaya bahasa abg, masa gaya bahasa serius dgn syair2 spt di bbrp cerita gw & cerita serius lainnya, kan malah aneh
  26. Eh viktor, kamu mau baca cerita mupenkz atau mau baca undang2 dasar?
    If u enjoy reading, give compliment, if u have something to critize, give positive critic.
    Kalau cuma mau mencela tanpa dasar yang jelas … Shut the hell up!
  27. udahlah saudara 2x….
    ga usah cape 2x….
    satu lagi neh produk gagal indonesia…..
    bisanya nyela ajah….
    namanya aja viktor = vikiran kotor ( ya kotoran semua isi pikirannya )
    Re: iya udahlah hujatan gitu biarin aja, cuma org beda selera aja kok, ya ga usah hujat2an lah kalau ga bisa berkontribusi, kaya mahasiswa2 madesu yg doyan demo tapi ip rapido itu tuh, padahal mrk disuruh jadi pejabat juga ga becus kok
  28. wah…ternyata juga masih ada yang kecewa sama dongeng kita di sini. padahal yg di sajikan disini udah di seleksi semua.
    ini sudah salah satu serial terbaik di sini menurut gw. tapi masih juga di cela
    dari awal gw juga sering baca komen2 yg aneh.
    Bro Shu bagusan ky gini di del aja ketimbang ngerusak suasana yg laen.
    buat sis Yo, part 12-nya donk jangan lama2
    Re: iya maaf semua, gara2 gw tinggal 2 hari ke semarang gw ga sempat ngefilter nih. saya fatwakan pada semua masalah ini ditutup supaya disini tidak jadi fight club ok
  29. pada 16 Mei 2009 pada 07:18 | Balas Hello K!tty
    *Bro Vic….
    Owwwww….., galak Amatt ??
    seyemm ihhhh…,
    Kalau semua gaya bahasanya ingin diseragamkan seperti apa yang diharapkan oleh Bro Vic , maka lama-kelama-an pasti akan mencapai titik yang jenuhh…., seperti minum air untuk meredakan rasa haus…., segelas mungkin kurang, dua gelas ada juga yang masih kurang tapi kalau terus dicekokin air terus juga maka yaaa kembung dahh…., terlalu kenyang, demikian juga hal ya cerita seru…., kalau gaya penulisannya diseragamkan yaaa akhirnya matilah kreatifitas seorang pengarang, liat cerita yang ini lahh koqq, miripppp…, liat lagi yang ini judulnya doang yang beda tapi koqqq samaaa ??
    dunia ini indah karena ada banyak rasa dan warna didalamnya, demikian juga hal-nya cerita-cerita seru dengan berbagai macam gaya… cerita dari pengarangnya masing-masing……., jadi menambah seni permupengan yang tersebar dari sabang sampai merauke….
    coba bayangkan kalau hanya ada warna hijau saja…, liat muka Bro Vic Hijau…, nah liat pakaian , hijau…, terus liat langit juga hijau……, maka ujung ujungnya adalah warna hijau yang membosankan…., hilangnya semangat, terus bengong menatap wajah sendiri yang juga hijau, apalagi kalau liat cewe/cowo idaman yang kinclong berwarna hijau juga (WHUAAAAA….. !!)
    Tapi Makasih loh buat masukannya…..^_^
    *Bro Henz, Bro Minami , Bro Thanatos,Dr H.
    Aduhhh makasih ya buat dukungannya
    setelah kaget…,rada shock baca comment….
    akhirnyajadi terharu neh… hiks hiks…, m’kasih ya semuanya…
    Soal Schoolgirl baru sampe halaman 8 deh…, sabar yakkk….Dr H…^_^, masih dalam proses pembuatan…, mudah-mudahan sich ngak lama, doain aja…^_^.
    Thanks Yohana
    Re: salut sama bu mensexneg yg tetap tegar walau dihujat, pokoknya yg gituan anggap angin lalu ajalah, banyak kok pencinta cerita2 sis disini, emang koment2 hujatan biasa disensor, tapi berhubung gw keluar kota jadi ga keurus deh. btw schoolgirl ini sampai brp seri sis? panjang sekali, ditunggu lanjutannya, lebih cepat lebih baik
  30. Sorry kalau kasar but vik, kalo ga suka, just leave and dun come back. Karena org ky kamu yg cuma bisa mencela tanpa bisa berkarya itulah yang menghambat perkembangan
    @sis yohana
    Just stating the obvious. Am a huge fan of your stories and therefore creating mine to learn to become good storyteller like you. Will always enjoy your stories! Keep up the good work!
    Re: betul yg kaya gitu biarin aja lah, org ga selera kbb, para munafikers sok moralis emang suka ngacau disini, biarin aja lah, toh mereka sendiri juga suka baca disini sambil coli kok
  31. 1 lagi buat sist Yo…jgn liat komentar Viktor yang ‘keterlaluan’…terus berkarya yah jgn sampe berenti sampai di sini cuma gara2 komentar ga penting…anggep aja Angin lalu…..
    Buat Viktor, gw tantang lu buat nulis seperti gaya 17Tahun.com!!
    :) :) :)
    RE: betul kita semua mendukungmu sis!!
  32. Posisi saya di sini sebagai pembaca & pengamat.
    Saya tidak tertarik menulis.
    Jadi kepada penulis, silakan menulis yang baik.
    Terima kasih.
    Selamat malam.
    Re: kalau ga berkontribusi tolong jangan menghujat, kalau ga suka disini silakan ke tempat lain yg isinya cerita2 copy paste & cerita2 narsis yg sampah ok
  33. hoam…cacad
  34. Hoahahaha…..
    setujua ama bro Henz…..
    cacad abis…..
    makanya saya khan sudah bilang tadi di awal….
    biarin ajah namanya juga produk gagal…..
    paling2x kurang kasih sayang tuh orang……
    hahahahahahahaha…..
    Mas Viktor ini bisa menghibur jugah…..
    Hoahahahahoahahahahoahahaha…..
  35. jadi penasaran, Bro victor kira-kira tepatnya suka cerita yg mana dari situs lama tsb.
    Ada juga situs sejenis yg punya ceritanya bejibun, tiap hari nongol cerita baru yg kadang2 cuma repost doang bahkan di comot dari sini. bahkan byk cerita 17com cuma diganti judul doang ama yg ngirim. emang semua jenis gender ada di sana.
    tdk semua jenis cerita bisa dimasukan di KBB.(lihat UU KBB bro shu) tapi apa yg disajikan di sini sudah baik kok, mgkn bagi kami yg masih baru emang msh perlu byk belajar lg. utk itu butuh komen yg ngebangun.
    dan setahu gw hanya sebagian kecil dari cerita di 17.com yang dari segi penulisan baik. yg bagus2 sdh ada di sini spt Andani C, Lily Phanter, Naga Langit dll.
    boleh aja ngga suka tapi gw rasa bro Vic juga hrs py ‘bahasa’ komen yg diperhalus dikit lah biar ngga ngundang.
    Re: emang bener tanpa 17tahun tempat ini ga akan ada, tapi harus diingat juga pada hari2 terakhirnya 17tahun dah mengalami penurunan kualitas spt banyak cerita copas, banyak cerita narsis (ngayalin ml ga kesampaian), cerita2 malay & cerita gay. kisahbb muncul sebagai reaksi turunnya kualitas 17tahun itu. disini juga blm sepenuhnya sempurna 100% perlu kerjasama antara moderator, penulis & pembaca, tapi bukan hujat2an yg bikin kacau suasana damai disini
  36. wew…bos shu mana neh….
  37. posted by Viktor
    Jelek sekali!!
    Gaya bahasanya ABG sekali..

    Belakangan ini tulisan di Kisah BB WordPress ini tidak mengikuti kaidah menulis yang benar… terkesan tidak serius dan main-main.
    Membacanya jadi “ilfil.”
    Lebih bagus mayoritas gaya bahasa almarhum 17tahun.com
    Banyak yang baik, dan bisa diterima semua kalangan.
    Saya kecewa.
    Terima kasih.
    untuk Victor, jadi menurutmu gimana kaidah menulis yang benar?
    dan kalau menurutku, jangan cuma bisa mengkritik tanpa memberikan solusi. kalau itu aku dan siapapun juga bisa.
    Bukan karena mentang mentang aku memilih KBB sebagai rumah tempat menampung karyaku, lalu aku nggak mau mengakui ‘kehebatan’ rumah yang lain dan tidak mau menerima kritik dalam bentuk apapun tentang KBB dan penulisnya, dan membela KBB dan penulisnya secara membuta.
    Aku kira, setiap kritik yang disampaikan secara sopan dan disertai penjelasan berikut saran agar lebih baik, pasti bisa diterima oleh para penulis di KBB. Bahkan kami berterima kasih kalau mendapat kritik bermutu, karena itu bisa membantu kami untuk berkarya lebih baik lagi.
    Tapi kalau kritik dengan caramu, ya maaf kalau terdengar kasar, menurutku kritik seperti itu nggak ada harganya, sebelum kamu bisa memberikan penjelasan bagian mana dari karangan Yohana yang menurutmu bahasanya ABG banget, dan harus diubah seperti apa supaya menurutmu bahasanya jadi lebih bagus.
    Dan kamu harus mau menyadari juga, bahwa apa yang bagus bagimu itu belum tentu bagus bagi kebanyakan orang lain.
    salam,
    Dian Kanon
    Re: wah semua sampai turun tangan termasuk bos diankanon yg legendaris. ok2 sekarang kita kembali mupeng aja deh ya daripada musingin org2 yg ga suka dgn republik ini. duh baru tinggal 2 hari keluar kota aja dah panas apalagi gw tinggal sebulan. ayo2 peace!!
  38. pada 17 Mei 2009 pada 17:47 | Balas Diny Yusvita
    @ Sis Yo
    Waduh baru baca, baru sempet, sial digarap Bos dikantor jadi lama hehehe Sis Yoooooo, waduh keluar juga lama bener tak tunggu tunggu juga, Mantap Sis…oya dede request dong Say hehehe Tokoh Pak Romi sama Ira tolong digarap dong, di schooldiary 3 kan ada tuh, katanya Pak Romi mau maksa Ira untuk malam mingguan berdua gitu, mantaf tuh sis buat digarap tolong dooooong…becek nih hehe atau engga aku yang garap nih buat Sidestoryna Sis Yo hehehe.
    Terus berkarya master Sis…gile penulis paling banyak karyane mantaff…kagum sama otakna yang ngeres hak hak hak.
    @ Bang Henz
    Aku kasih tanggepan di komentar cerita aku Bang, tolong dibaca yah.
    @ Viktor
    Anda pengamat ?? berarti seorang ahli begitu yah, terus kalo bagus anda kasih penghargaan mungkin berupa Uang atau Trophy, enggak mungkin kan…anda ingin merubah warna hitam menjadi Kuning…mana bisa tolol !! ini KBB ga usah jadi pengamat, disini pembaca setia dan penulis2 besarnya aja yang jadi pengamat dan pemberi masukan, orang tidak jelas seperti anda tidak perlu, Anda bilang 17tahun.com bagus memang, tetapi disana ada Kriteria Sesama Lelaki, jadi kesimpulannya anda tidak suka dengan KBB karena tidak ada tulisan khusus Gay karena anda seorang Gay.
    Kita hidup di dunia bebas, tetapi tetap mempunyai aturan.
    Kita bisa dihormati kalau kita menghormati, jika belum bisa menghormati orang lain, maka belajarlah untuk menghormati.
    Pengamat yang baik adalah memberi kritikan dan masukan, tetapi harus di bagian dan arah yang jelas, dan harus di awali atau di akhiri dengan pujian, sedikit pujian dari pembaca atau pengamat, merupakan Obat yang menyembuhkan karena luka dari kritikan, dan itu Etika hidup sebenarnya, menurut pengamatan saya anda pengamat yang TIDAK MEMPUNYAI ETIKA SEHINGGA SAMA SEKALI TIDAK PANTAS DISEBUT PENGAMAT !!! JADI TIDAK USAH MENGAMATI KENIKMATAN KAMI YANG SEDIKIT TETAPI SANGAT BERARTI BAGI HIDUP KAMI.
    Entah Anda, Saya seorang eksekutif, Office Ladies, yang mengetahui Psikologis dari kata-kata yang diucapkan seseorang, saya menyimpulkan anda TIDAK WARAS !!.
    Terus Work Hard Sis Yo….. ^ ^.
    Regards.
    Re: udah sis diny, udah, daripada layanin yg gituan mendingan energinya kita salurkan unk nulis aja ok. dengan demikian keributan ini saya tutup, jangan ada yg mengungkat-ungkit lagi demi situasi yg damai & kondusif. gw ga percaya democrazy2an, kalau ada yg ngacau terpaksa gw harus tidak & blacklist. ayo kita semua kembali mupeng jangan peduliin pihak2 yg ga suka tempat kita ini
  39. @Mbak Dian
    Eliza series lanjutannya mana ????
    Udah kangen neeeee ^_^
  40. Iya bener mbak Dian.
    kapan bikin Cie Stefanie versus pak Basyir . gw kagum ama si tua cabul itu. he he he
    Re: ternyata si tua baasyir punya fans juga hehehe
  41. pada 18 Mei 2009 pada 11:37 | Balas Hello K!tty
    * Mba Dian
    Aduhh…, Mba Dian Sampe turun Tangan nih…
    m’kasih ya Mba ^_^, betul itu mba kita kan selalu nerima kritikan yang disampaikan dengan benar, malah kita berterima kasih kan buat memperbaiki cerita kita juga…
    *Sis Diny….
    Wahhh kayanya udah dirancang tamat school girls nya tapi coba ntar aku bikin nin Side Story ya… , Btw kapan nih Memoirsnya sis ???
    * Bos Shu & Bro Henz
    Tenang Aja , Aku masih tetap semangat koq…, kalo bahasa inggrisnya sih , ngak lecet sedikitpun (wahhh bahasa inggris dari mana nehhh he he he he)
    Ooo Tenang Bossss , aku selalu mengusahakan ngak lebih dari selusin koqqq ke ke ke ke ke, baru jadi 14 halaman, ngak akan lebih dari 100 halaman-lah…, mungkin 9X,X halaman he he he he he, Hmmm kaya harga ditoko yakk
    Keep Peace And Fun ^_^
    Re: kayanya kalau cerita2 sis dikumpulkan semua udah bisa jadi novel deh, kumpulan cerita2 yohana kbb, masalahnya ada ga toko buku yg berani jual? hihi
  42. Wadooww… belom sempet baca ceritanya neehhh…
    Tau2 ada yg beginian waktu scroll down…
    Sabar aja deh Jeng Yo aku masih fans beratmu kok… ^_^
    Boss Shu… case closed…. jadi aku no comment lah…
    Soalnya yg laen dah nyolot duluan hihihihihii…. ^_^
    …………….*baca ceritanya dulu*……………………..
    Waaahhhh….. Kanggggeeeeennnnnnnn…..
    Lama nungguin serial ini…
    Tapi….. kok perasaanku gak enak ya???
    Sepertinya kontrakku di serial ini bakal habis…
    huhuhuhuuaa…. T T
    Jeng Yo jangan di pensiunkan ya diriku….
    Di jadiin peran figuran pun aku terima kok…
    Asal tetep nampang ^_^
    Love you all KBB’ers….
    Re: masa sih bakal habis? blm kali
  43. pada 21 Mei 2009 pada 15:45 | Balas Hello K!tty
    *Bos Shu
    H h h h h h…, dijual di Gramedia…aja kali yak bos, ke ke ke ke ke
    *Pak Dion
    Ahhh… Masa sihh perasaan Pak Dion ngak enakk ??
    he he he he he (devilish laugh mode…)
    Y : Jadi ceritanya begini Pakkk (…………………………)
    Nahhhhhhh githu lohhhhhh…..pakkkk he he he he he
    Pak Dion : DUGGGG… DUGGGG DUGGGG, (mengusap keringat dingin didahi…..) hi hi hi XXXXX
  44. pada 22 Mei 2009 pada 07:16 | Balas Blackheart
    Bos Shu lagi sibuk ya?
    Kok di e-mail ga bales2
    Atau ganti alamat e-mail?
    Re: udah tuh dah gw reply emailnya, sori, emang sibuk nih, puyeng, untung sekarang dah rada reda
  45. Kapan neh cerita ini lanjutannya..seru neh
  46. wow mantap….

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar