Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Senin, 12 September 2011

Office Cutie 4: Berbagi Lubang Pengantin Baru

  • Cerita ini hanya-lah fiksi belaka
  • Bacaan ini Khusus untuk dewasa, Bukan untuk bacaan anak dibawah umur. (Sorry Adult Only ^_^), Read For Your Own Risk…n Jangan dipraktekkan didunia Nyata yak Mupenger’s.
  • Say no to rape & drug’s & crime’s in the real world, let’s make the world green & peace everyone.
  • Satu lagi ^_^, dilarang mengcopy-paste dan menampilkan cerita ini ditempat lain selain KBB, Telur rebus n Arsipgue he he he ^_^
 ******************************



Ayhwa
“HOAAAAAMMM!!“ aku membuka mulutku lebar-lebar,
Sretttt…kuturunkan resleting celanaku dan kutarik Ujang Junior keluar dari dalam celana dalamku yang dekil,  Serrrrrrrr…serrrrrrr serrrrrrrr…kusirami sebuah pot keramik di dinding toilet yang sedang menganggur, sebuah senyum mengembang di bibirku yang tebal, membayangkan wajah seorang gadis cantik berwajah pirang berwajah sensual sensual bertubuh seksi, si pirang baru saja lulus dan langsung diterima kerja di perusahaanku (ehh salahh…, maksudku, perusahaan Bu SELMY) Ia sudah bekerja selama seminggu dan sampai saat ini aku masih  belum juga berhasil menemukan kesempatan dalam kesempitan (vaginanya) EHEMMMM…..!! aku berdehem keras ketika kata sempit secara otomatis mengarahkan otak kotorku pada belahan di selangkangan si pirang. Aku mendesak-desakkan tubuhku bagian bawah mendesak pot porcelain itu, batang penisku mendadak tegang.
“Ujang sayangg…. “
“EeHHHHH“ aku menghentikan gerakan konyolku ketika sebuah suara memanggil namaku dari belakang, dengan reflek aku menengok ke belakang
“PRRROOOOTTTT….Fuahhh…!! “
“AUHHHH…!! Beuuuuhhh… Monyong lu!!” telapak tanganku mengusap-ngusap wajahku yang terkena semburan air dari mulut Darso, seorang sahabat karibku yang berperawakan tinggi besar, gemuk berlemak.
“Paya otak-lu dinginnnnn…, lagi ngapain lu… Jang…!“ .
“He he he he……” aku terkekeh tanpa menjawab pertanyaam-nya, aku tahu Darso hanya menyindirku, Darso berdiri di sampingku kemudian ikut menyirami sebuah pot di sisi potku, wajahnya tertunduk sambil menghela nafas panjang.
“Hhhhhhhhhhhh…. Jangg lu tau nggak, Non Ayhwa udah balik loh dari bulan madunya….. “
“WADUHHHH… GAWAT…!!!“
“Ehhh napa emang ?? Apanya yang GAWAT ??“
“Udah dijebol donggggg… “

“SOMPRETTT…..!! jangan bikin gua panas dong JANG!!“
“Panas di hati atau panas di bawah… he he he”
“Ya dua – duanya lah JANG……Hhhhhhhhhhhh” aku tidak  melanjutkan guyonanku menyaksikan wajah Darso yang hampir menangis, sahabat karibku menghela nafas panjang untuk melepaskan beban berat di hatinya, aku tahu sudah lama Darso naksir berat sama Non Ayhwa, tubuh si pengantin baru ramping sexy mungil, kemolekan tubuhnya ditunjang oleh wajah orientalnya yang jelita, sungguh beruntung pria yang kini menjadi suaminya. Setelah memasukkan “barang” kami masing-masing, aku dan Darso mencuci tangan di wastafel sambil mengobrol ke sana kemari, tiba-tiba muncul sebuah ide gila di otakku.
“Psssttt… lu mau nggak begini sama Non Ayhwa?” aku berbisik sambil menyelipkan jempolku di antara jari telunjuk dan jari tengahku, sebuah senyuman mesum mengembang diwajahku..
“MONYONG LU JANGG,.!! “ Darso cemberut, bibirnya meruncing.
“hushhhh…, gua serius nihh….., yeee ditanya malah bengong…ya sudah-lah” Aku hendak berlalu keluar dari dalam toilet namun tubuh Darso yang berlemak menghadang langkah-ku.
“Gimana caranya Jang??“ Darso bertanya kepadaku, ia tampak antusias sekali dengan ide gilaku.
“Begini…he he he he“ kujejali Darso dengan segudang ilmu-ku yang sudah kubuktikan dan kupraktekkan pada Non Shasha dan Non Vania., aku terus berbisik-bisik di telinganya dan ia mengangguk-anggukkan kepalanya, sebuah senyum mesum mengembang di wajahku dan sahabat karibku, sebuah koalisi tercipta diantara kami berdua, koalisi untuk berburu karyawati-karyawati cantik bermata sipit diperusahaan XXXX tempat kami berdua mencari nafkah, sebuah perangkap sudah disiapkan untuk menjebak dan memperdaya Non Ayhwa si pengantin baru yang cantik jelita.

********************************
Hari Senin siang

Setelah menerima misscall dari Darso di hp-ku, dengan langkah terburu-buru aku segera menuju ke toilet lantai tiga, letak toilet itu berada di pojok kiri bersebelahan dengan toilet wanita, Darso sedang menatap ke arah toilet pria, nafasnya turun naik dengan cepat, kutepuk pundaknya dari belakang….
“Gimana ?? berhasil ???“
“Ituu.. ituuu masukkk JANGGG….!!Tapi…“ Darso tergagap menjawab pertanyaanku, tanpa menunggu lebih lama aku melompat masuk mengejar mangsa-ku, sebuah senyum mengembang di bibirku ketika telingaku mendengar suara, serrrrrr…. serrrrrr…serrrrrr….dari balik sebuah pintu yang masih menyembunyikan seorang mangsaku yang cantik, aku merasa yakin Non Ayhwa tidak dapat bersembunyi dari keganasan-ku karena di dalam toilet pria itu hanya ada sebuah wc tertutup dan lima buah pot keramik yang tergantung di dinding dan tiga buah wastafel yang berjejer tertanam pada sebuah meja batu panjang berlapiskan keramik berwarna putih di bawah sebuah cermin berukuran besar yang terpasang di dinding.
“(???????????????………..)”aku terkejut ketika seseorang membekap mulutku dan menyeret tubuhku dari  belakang, keluar dari dalam toilet pria dan terus menyeretku ke tempat yang tersembunyi, aku menolehkan kepalaku kesamping belakang ketika orang itu melepaskanku, aku keheranan menatap raut wajah Darso yang ketakutan, dasar kampungan, mau dikasih yang enak-enak malah ketakutan seperti itu.
“Lhaa…gimana sihhh lu!! Belon apa – apa udah keok duluan, dasar pengecut, BADAN AMA ISI SELANGKANGAN AJA YANG GEDE” aku mengumpat kesal sambil menyikut perutnya yang buncit.
“Ssssttttt… janggg Ituuuu…..” Darso meletakkan jari telunjuknya pada bibirnya yang meruncing kemudian menunjuk kedepan, JANTUNGKU berhenti berdetak KARENA TERKEJUT, ALAMAAAAKKKK!!!
“HAHHHHHH……@#$%@@#$ ?? Goblokkk….!! Kenapa nggak ngomong dari tadi, AMPIR AJA GUA MAMPUSSSS!!!“ aku mendesis keras mengumpat sambil mendelikkan mataku.
“Lohhh ?? Koqq nyalahin gua sihh, kan elu sendiri yang nyelonong masuk seenaknya..!!, makanya dengerin dulu…kata-kata gua sampe abis, gua-kan belum selesai bicara..JANGGG…”

———————
Hari Selasa, jam 17.05….

“Jangggg… lu yakin nggak?? Ntar kaya kemaren!! Ampir aja lu ngembatttt…. Bu Selmy!! “
“Gua yakinn…, duh bawel amat sih lu, udahhhh cepetan-ah , ntar nggak keburu dodol!!” aku mulai naik pitam ketika Darso meragukan keampuhan tipu muslihatku.
Darso segera menyambar selembar kertas pengumuman yang kubuat dengan bantuan Non Vania, si gemuk menempelkan kertas pengumuman itu tepat di pintu toilet wanita, ”Maaf sedang dalam perbaikan”, isi kertas pengumuman yang tertempel di depan pintu toilet wanita itu, kami bedua segera bersembunyi ditempat persembunyian kami, aku dan sahabat karib-ku menanti seseorang yang diharapkan akan datang. Tidak berapa lama aku dan Darso tersenyum sambil saling berpandangan ketika seorang karyawati cantik melangkah terburu-buru menuju toilet wanita yang letaknya bersebelahan dengan toilet pria., tubuhnya elok molek, ramping seksi , wajahnya cantik jelita, kedua matanya sipit, bibirnya yang mungil tampak segar menggoda.
“Aduuhhhhh, uuhhhh….Hssshhhhh.. nggak tahan… emmmhhh” si pengantin baru tampak kebingungan, kedua kakinya yang mulus merapat seolah-olah sedang menahan sesuatu, berkali-kali bibirnya yang mungil mendesis pelan, setelah menengokkan kepalanya kesana-kemari, tubuh moleknya mulai mendekati pintu toilet pria yang sengaja kubuka dengan lebar. Ia tampaknya masih ragu-ragu untuk masuk ke dalam perangkap kenikmatan yang sudah kami persiapkan di dalam toilet pria, dengan cepat tubuh molek itu menyelinap masuk ke dalam perangkapku, aku dan Darso menahan tawa ketika keragu-raguannya dihantam oleh “kebutuhan yang mendesak”.

Darso melangkah mendahului-ku, kami berdua masuk mengikuti si pengantin baru yang cantik jelita dengan mengendap-ngendap tanpa mengeluarkan suara kami menanti di depan pintu kenikmatan yang masih tertutup rapat, Seeerrrrr……!! Serrrrrrrrr….!! aliran nafsu bejat membuat sesuatu di permukaan celana kami menggembung, dengan sabar aku dan Darso menunggu makan siang kami yang pasti lezat, krekettttt…. pintu itu terbuka lebar, sesosok tubuh molek berwajah oriental menampakkan dirinya.
“HAHHHHH….. ?? Nonn Ayhwaaa ?? “
“WADUHHHHHHH…. ?? “
“AWWWWWW………!!! “ia berteriak kecil.
Aku dan Darso berpura-pura terkejut, sementara ia tersentak karena terkejut setengah mati, ia tidak menduga kalau aku dan Darso akan memergokinya.
“Lagi ngapain di sini NON ?? HAYOH…., NGGAKU…..!!“ Darso mulai menginterogasi si pengantin baru bermata sipit.
“ehh Euuu.., ini…, aku salah masuk…..” si cantik berusaha mencari-cari alasan.
“NGGAK MUNGKIN NONNNN…., NGGAK LIAT ITU APAAN??” Dengan mudah Darso mematahkan alasan si pengantin baru dengan menunjuk ke arah lima buah pot keramik yang menggantung berjajar di dinding.
“Pasti Non Ayhwa pengen ngintipin titit, hayo NGGAKU!!!” aku menuduhnya sambil menjulurkan tanganku ke arah dada si cantik yang tengah tergagap, oleh tuduhan-tuduhanku dan si gemuk Darso.
“NGGAKKK…!! BUKANNN…!!, Akuuu, ituu… Heiiii, jangan kurang ajar kamu UJANGGG…!!” Ayhwa menepiskan tanganku yang hendak menjamah susunya.

“SITU YANG JANGAN KURANG AJARRR…! MASUK ke dalam toilet pria buat ngintipin titit saya dan UJANG!“ Darso mendorong bahu Non Ayhwa dan mendesak tubuh karyawati cantik itu ke dinding dekat dudukan wastafel, tas si pengantin baru terjatuh di bawah kedua kakinya yang gemetar ketakutan.
“Lepaskannn,, heii, Darsoo…Lepaskannnn!! atau aku teriak nihh!!“ Non Ayhwa mendorong tubuh Darso yang berusaha untuk memeluk tubuhnya yang molek mungil, ia berusaha menggertakku dan Darso.
“Coba aja, kita lihat siapa nanti yang bakal-an menanggung malu…!!”
“TOLONGGG ADA TUKANG INTIPPPPP!!” aku berpura – pura mulai berteriak.
“Kurang keras Jangg teriak lagii… yang kerassss!!“
“Toolllooonnggg!!“ aku sedikit mengeraskan suaraku.
“Jangann Ujanggg…jangannnnnn!” si pengantin cantik bermata sipit memohon dengan suara memelas.
“Makanya nggak usah ngancam mau berteriak-teriak begituuuuuu…., n’tar kalau ada yang datang gimana?? “ sikap Darso berubah menjadi lebih lembut, aku tersenyum sambil menempelkan kertas pengumuman yang kedua pada pintu toilet pria “maaf sedang dalam perbaikan“, Clickkkkkkk…kututupkan pintu itu dan ku kunci dari dalam.
“Ujanggg…, Darsooooo…tolong lepaskan akuuuu, tolong…” Ayhwa memohon sambil terisak ketika Darso memeluk tubuh mungilnya dan mendudukkannya di atas dudukan meja wastafel, kedua kaki mulusnya yang terjuntai merapat ketakutan.

“Non Ayhwa, saya tidak akan menyakiti-mu percaya-lah sayang.” Darso membelai wajah Non Ayhwa kemudian dengan lembut mengusap airmata yang meleleh di pipinya
Tangan Darso meloloskan blazer berwarna putih yang membalut tubuh mungilnya dan memberikannya kepadaku, dengan rapi aku melipat jaz blazer Non Ayhwa, baru saja aku selesai melipat baju blazer itu, Darso kembali menyodorkan baju kemeja berwarna krem yang baru dirampasnya dari tubuh mulus si pengantin baru.
“Sialannnnn…!! Lu pikir gua lemari baju hah??? bajunya doang yang lu bagi ke-gue“ aku mendesis kesal, mataku melotot menatap gundukan putih yang mengintip dari balik bra Non Ayhwa.
“He he he…, sekaliannnnn…., lipet yang rapi ya Jang…n’tar lu pasti gua bagi, tapi gua lagi melepas rindu dulu nihhh sama Non Ayhwa…, jangan ganggu yaaaaa…… he he he he… cupphhhh…..” Darso mengecup pipi Non Ayhwa
Si cantik melengoskan wajah-nya, ia berusaha menghindari sebuah ciuman di bibir mungilnya. Darso tersenyum mesum tangannya mengusap-ngusap lutut Non Ayhwa, usapannya terus merayap naik sambil menarik rok mininya sedikit demi sedikit ke atas.
“Jangannn…! jangannn DARSO…jangannnn, toloongggg kasihanilah suami-ku, kasihani-lah dia!” Non Ayhwa menepiskan tangan Darso yang mengelus pahanya sebelah dalam, ia berusaha mempertahankan kesuciannya, ia tidak rela tangan Darso menjamah tubuhnya dan tidak sudi ada tangan lain yang membelai tubuhnya selain tangan suaminya tercinta.
“Nonnn Ayhwaaaaa…., saya ini lebih kasihan daripada suami Non Ayhwa, siang-malam saya selalu mengimpi-impikan Non, saya tersiksa sekali Nonnnnn, seminggu yang lalu cinta saya hancur di tengah jalan ketika mendengar Non Ayhwa menikahi lelaki itu, panas rasanya hati saya ini membayangkan tubuh molek Non dijamah oleh laki-laki lainnnnnn……” Darso menumpahkan seluruh isi hatinya, hatiku ikut terenyuh mendengar kata-kata Darso yang berlantunkan nada-nada sedih.

Mata Darso menatap wajah Non Ayhwa yang tertunduk sambil terisak, tangan kanannya terjulur untuk mencubit lembut dagu si pengantin baru kemudian mengangkat dagunya agar wajahnya yang cantik mendonggak ke atas, dengan rakus bibir Darso mengecupi bibir Non Ayhwa yang berwarna merah muda, air mata semakin deras meleleh dari sudut mata si pengantin baru yang jelita. Ketika Darso melumat dan mengulum bibirnya yang mungil, sesekali bibir tebalnya mengecupi kedua mata Nona Ayhwa, lidahnya menjilati hidung si pengantin baru yang mancung, setelah itu batang lidahnya bergerak mengulas-ngulas lelehan air mata Non Ayhwa yang meleleh di pipinya yang lembut halus.
“AHHHHHH!!“ tubuh molek Non Ayhwa terperanjat ketika tangan Darso merogoh payudaranya sebelah kanan, tangan itu meremas-remas sesuatu di dalam bra Non Ayhwa sementara bibirnya terus mengecupi bibir si pengantin baru yang sesekali mendesah pelan menggantikan suara isak tangisnya yang mulai menghilang
Si cantik bertubuh molek terdiam ketika tangan si gemuk berlemak merayapi belakang punggungnya untuk melepaskan kaitan branya, ia tertunduk dengan wajah merona merah dadu ketika Darso menarik bra putihnya hingga terlolos melalui kedua lengannya. Mata Darso dan mataku mendelik melotot menatap dua buah bukit kembar yang putih  ranum, jemarinya tertekuk mirip seperti cakar kemudian mencengkram kedua gunung indah di dada gadis itu, kedua jari jempolnya bergerak lembut memijiti pentil Non Ayhwa yang tegak meruncing karena terangsang. Tangan si pengantin baru berpegangan pada kedua lengan Darso yang sedang asik mencengkram kedua bukit susu di dadanya, si cantik merintih dan mendesah kecil, wajahnya yang cantik yang semula hanya menatap lantai kini mulai terangkat menatap wajah Darso, bibirnya yang mungil merekah dan mendesis sambil sesekali  memanggil nama si gemuk itu.
“aaaaahhhh… Hsssshhh….Sssshhssssss.. Darsooooooo… Hssssssss… ahhhh”

“Cupphh.. Emmmmhhh Cpppp….mmmmmh” Ayhwa memejamkan matanya ketika Darso kembali menundukkan wajah untuk melumat bibirnya yang mungil
Dengan rakus si gemuk mengulum bibir Non Ayhwa, cumbuan mereka semakin memanas ketika si cantik bertubuh molek mulai berani membalas lumatan-lumatan bibir Darso, sambil meremasi payudara Non Ayhwa Darso mengecup, melumat dan mengulum bibir mungil itu sampai puas. Si gemuk mengecup dahi Non Ayhwa kemudian menjulurkan batang lidahnya menjilati sela-sela bibir mungilnya. Non Ayhwa menjulurkan batang lidahnya menerima ajakan lidah mesum Darso yang terus menggeliat diantara sela-sela bibirnya yang mungil, dua batang lidah yang tampak basah itu bergerak saling menyapu dan mengelus, berkali-kali Darso menghisapi dan mengulum batang lidah si pengantin baru yang jelita. Darso memposisikan tubuh gadis itu untuk berlutut menghadap ke arah cermin besar yang terpasang di dinding, kini melalui bayangan di cermin besar itu Nona Ayhwa dapat menyaksikan dengan mata kepalanya sediri apa yang sedang diperbuat oleh Darso,  seorang office boy bertubuh gemuk berperut buncit yang tengah menggerayangi kemolekan tubuhnya.
“Ehhssshhhhhhhhh… ahhhhhhhhhh…… “ tubuh mungil itu menggigil ketika Darso melumati dan mencumbui batang lehernya yang putih jenjang, matanya menatap sayu pada bayangan tubuhnya di cermin, ia mendesah ketika Darso mengusap bulatan payudaranya bagian bawah kemudian meremas-remas susunya yang semakin membongkah padat. Sementara bibir Darso mengecupi dan membasuh kedua pundaknya bergantian sebelah kiri dan kanan.

“Ihhh…Geli……Hssshhhhhhh” tangan kiri Nona Ayhwa bergerak ke belakang mendorong kepala Darso yang sedang menggeluti batang lehernya bagian kiri, dengan lembut tangan Darso mencekal pergelangan tangan Non Ayhwa dan menariknya ke belakang kemudian kembali melanjutkan aksinya menggecupi dan mencumbui bahu, pundak, leher, dan telinga si pengantin baru yang terus mendesah dan merintih pelan. Tubuh moleknya meliuk ke sana kemari berusaha menghindari serangan-serangan Darso yang geli-geli nikmat, sesekali wajahnya yang jelita mendongkak ke atas sambil mendesis dan mendesah menahan cumbuan panas dari seorang office boy bertubuh gemuk berlemak.
“Saya buka ya Nonnnn…paya lebih afdool” tangan Darso mencapit resleting rok mini Non Ayhwa kemudian menarik resleting itu turun dengan sekali sentakan yang kuat, setelah meloloskan rok mininya, tangan Darso bergerak untuk meloloskan secarik celana dalam putih yang melindungi wilayah suci Ayhwa.
“haaaaaaaaaaaa…??!!“ Ayhwa menarik nafas ketika tangan kanan si gemuk meraih menangkup selangkangannya dari belakang, tangan kiri Darso semakin aktif menggerayangi dan meremas-remas payudara-nya, mulut Darso bergerak mengecupi dan menjilati punggungnya, entah kenapa ia merasakan suatu sensasi yang merangsang gejolak birahinya ketika melalui pantulan cermin besar itu. Ayhwa menyaksikan tubuh mungilnya tengah digeluti oleh seorang pria gemuk.
“Slllssshhhhh ….ohhhhh!” bibir si cantik mendesah pelan ketika merasakan jari tengah Darso bergerak menekan dan tercelup diantara cepitan bibir vaginanya yang sudah becek sedari tadi.

“Nonn, memek Non sempit amat ya ? He he he, saya jadi kepingin tahu, sebenarnya sudah berapa kali sih Non Ayhwa dicolok sama suami Non,  hemmmm?“
“sekahh…li….Hssshhhhss.”
“HAHHHH ?? Cuma sekaliii ?? “hampir bersamaan aku dan Darso berseru kaget, gila..!! laki-laki sinting mana yang membiarkan santapan lezat seperti Non Ayhwa yang bertubuh molek, berwajah cantik jelita ini menganggur selama semingguan. Non Ayhwa menjelas-kan kalau sehari setelah menjalani malam pertama, suaminya dipanggil oleh atasannya karena keadaan yang cukup mendesak hingga batal mengambil cuti. Rupanya sang suami lebih  mementingkan karirnya daripada istrinya yang cantik jelita.
“WADUHHHH Non, bukannya bilang sama saya, tau gitu saya yang nemenin Non Ayhwa honeymoon selama seminggu“ berkali-kali Darso menarik dan menekankan jari telunjuk-nya yang mulai tercelup-celup kedalam belahan vagina si pengantin baru yang mendesah sambil menekuk wajahnya yang cantik memperhatikan jari tengah darso yang tengah bekerja dengan giat menusuki belahan vaginanya.
“Enakk Nonn ? “
“He ehh…” Non Ayhwa mengangguk kecil, sebuah anggukan dari si cantik yang membuat nafsu binatang Darso semakin buas, jari tengahnya bergerak semakin cepat
Batang lidah Darso terayun menjilati lelehan keringat yang mulai mengucur di tengkuk dan leher si pengantin baru bermata sipit yang cantik jelita, tubuh moleknya menggeliat indah dalam rengkuhan nafsunya yang begitu buas dan liar. Satu demi satu pakaian si gemuk terlepas dari tubuhnya, tubuh Darso kini telanjang bulat menyusul tubuh molek si pengantin baru yang polos tanpa selembar benangpun menutupi tubuhnya yang molek.

“Enhhhh…!! Crrruttt cruuuttt” si pengantin baru tiba-tiba mencekal pergelangan tangan si gemuk sambil menarik pinggulnya ke belakang hingga jari tengah Darso tergelincir dan terlepas dari cepitan vaginanya.
Dengus nafasnya tersenggal merasakan denyutan-denyutan kenikmatan di wilayah intimnya seakan-akan sedang memeras cairan vaginanya hingga meleleh ke atas meja batu berlapiskan keramik berwarna putih bersih, tangan Darso meraup cairan vagina si pengantin baru kemudian membasuh batang penisnya yang besar panjang dengan cairan kewanitaan Non Ayhwa untuk menyamarkan bau penisnya yang tidak terawat.
“Nonnn, jilatin titit saya dong!”
Si gemuk tersenyum-senyum sambil membantu Non Ayhwa turun dari atas dudukan wastafel, setelah menekan bahu si pengantin baru agar berlutut di hadapan selangkangannya, Darso mengacungkan batang penisnya ke depan sambil menarik tangan kiri Ayhwa dan meletakkan tangannya pada batang penisnya yang besar dan panjang.
“ihhhh…. Darso, besar amat??!!“ mata sipit Ayhwa melotot menatap batang penis berukuran jumbo milik Darso yang bulatannya jauh lebih besar dari bulatan batang penisku, walaupun jika dibandingkan dari panjangnya tidak jauh berbeda dengan panjang penisku.
“Gede mana sama punya suami Non Ayhwa ? “
“Yaaaaa, gede-an punya kamu sihhh“ wajah si cantik merona merah, tangan kirinya mendorong penis Darso hingga menempel sejajar dengan perutnya yang buncit, lama sekali tangan kanan Non Ayhwa mengelus-ngelus batang besar panjang di selangkangan Darso yang bertubuh gemuk berlemak mirip seperti sosok Rony Dozer di Extravaganza
“Nonnn, jangan cuma dielus-elus doang donggg….”

“emmm… Darso maunya diapain??“ Ayhwa bertanya menantang sambil menengadahkan kepalanya ke atas, sebuah senyuman nakal mengembang di wajahnya yang jelita.
“Dijilat terus diemut sama Non Ayhwa, ceilehhh nonnnnn, pake nanya lagi, Ayo Non, jangan malu-malu he he he he”
“Digini-in ? sllcccckkkk.. ckkk ckkk slllllccckkkkk… “
“Uhh – Ahhhhh…, iy iya Nonnn terusss, terusss” Darso menekuk wajahnya ke bawah, bola matanya membeliak keenakan ketika batang lidah si pengantin baru yang basah dan hangat memanjakan batang penisnya, kepala Ayhwa terayun-ayun sepanjang kemaluan Darso, batang lidahnya terjulur-julur dengan gerakan yang teratur menjilati buah pelir dan batang penis si gemuk, sesekali lidahnya melingkari kepala penis Darso yang berkali-kali melotot keenakan menikmati basuhan batang lidah itu pada kepala kemaluannya.
“(Happppp….), HEUDEUHHH??!! Aduh Non, jangan digigit gitu dong!!“ si gemuk protes, dengan reflek ia menarik penisnya ke belakang ketika gigi Ayhwa terbenam di kepala kemaluannya..
“he he he he.” Ayhwa terkekeh nakal sambil menengadahkan kepalanya ke atas, matanya yang sipit menatap wajah Darso yang merah padam karena menahan nafsu..
“Duuu-uhhh… non Ayhwa gemes-in dechhh, sini Nonnn duduk, heuppp…nahhhhh” Darso mendudukan si pengantin baru di pinggiran meja wastafel, mata sipitnya menatap sayu ketika Darso berlutut di hadapan kaki mulusnya, kedua tangan Non Ayhwa menyilang di dada, ia berusaha melindungi kedua bukit indahnya yang semakin membuntal padat dengan putingnya yang berwarna pink kemerahan dari tatapan mataku yang liar.
“Coba ngangkang Nonn…..,Yeeh malah tambah dirapet-in “
“Malu-ah…… “wajah sicantik bertubuh molek semakin merona karena jengah, sementara Darso semakin ber-nafsu untuk mengangkangkan kaki mulus sipengantin baru, dengan sedikit paksaan Darso mengangkangkan sepasang kaki mulus sicantik bertubuh molek.

“Ohhhh… Darso hh….hhh.” nafas Non Ayhwa berdesahan ketika kepala si gemuk terbenam di selangkangannya, jemari tangannya yang lentik mengelus-ngelus kepala Darso yang tengah mengendusi wilayah intimnya.
DUGGG…!! DUGGGGG…!! DUKKKKK….!! Jantung Darso berdetak dengan keras, bola matanya memincing menatap tajam kemolekan vagina si pengantin baru, cuping hidungnya kembang kempis mengendusi aroma vagina si cantik yang begitu harum merangsang sementara kedua tangannya mengusap dan mengelus-ngelus permukaan paha Ayhwa yang putih mulus. Lidah Darso terjulur memanjang dijilatnya belahan vagina si cantik yang terperanjat ketika ujung lidahnya mengelus-ngelus lingkaran bibir vaginanya, tengah asik-asiknya Darso menjilati vagina Ayhwa, tiba-tiba terdengar suara nada dering MP 3 dari tas kecil Ayhwa yang kini tampak pasrah, aku membantu mengambilkan telepon genggam milik si pengantin baru.
“Halooooo ? “
(Hai Sayanggg…, aku jemput ya…..)
“Ehhh… jangannn…., aku lembur, hari ini mungkin aku pulang agak malam”
(Wahhhh, gimana donggg… padahal aku sudah kebelet nihhh.., pengennnn)
“Yawdahhh…, kamu istirahat dulu di rumah.. kamu pasti cape setelah bekerja seharian., tunggu aku pulang.”sambil menjawab telepon dari seseorang wajah si pengantin baru terangkat keatas, ia menggigit bibir bawahnya untuk menahan desisan kenikmatan yang hampir keluar dari bibirnya ketika mulut Darso terbuka dan  mencaplok vaginanya.
(Hhhhhh…. Kalau gitu aku tunggu kamu pulang ya sayanggg, jangan lama-lama yach lemburnya…)
“mmmmmmm… iyah aku usahakan dahhhhh…”
(Dahhh muacchhhhhh….!!)

Darso menengadahkan wajahnya memperhatikan wajah jelita si pengantin baru yang mendadak murung, ada kebimbangan yang tersirat di wajahnya setelah menerima telepon dari suaminya tercinta.
“ehhhh UJANG…. Ahhhhemmmppph!” aku memeluk tubuh mungilnya dari samping untuk mengusir kebimbangannya, kutundukkan kepalaku untuk melumat bibirnya yang mungil, kukecupi dan kulumat-lumat bibir mungilnya dengan bernafsu hingga tubuh moleknya meronta dalam pelukanku karena kehabisan nafas sementara Darso kembali melumati dan mengemut bibir vagina Non Ayhwa yang semakin becek dilelehi oleh cairan kewanitaannya yang gurih, gairah si pengantin baru semakin menggebu-gebu menyadari tubuh mungilnya yang molek kini digeluti oleh dua orang office boy sekaligus.
“AAAA…. Hhnnnnnhhhhh…. Srrrutttt… crrrutttt….” tubuh si pengantin baru menggelepar dan menggigil nikmat ketika vaginanya kembali berdenyutan dengan kuat memuntahkan cairan puncak klimaksnya sementara butiran keringat semakin deras mengucur melelehi tubuhnya, kedua tanganku meremas-remas lembut sepasang bukit payudaranya yang indah.
“Uhhh… Darso, pelan-pelan yachh.” Non Ayhwa tampak khawatir ketika kepala penis jumbo milik Darso menempel di pintu vaginanya yang mungil
“HE Ehhhh…, tahan ya Nonnnn” Darso meraup lelehan cairan berwarna putih kental yang meleleh dari sela–sela belahan vagina si pengantin baru kemudian membasuh ujung batang penisnya dengan cairan kewanitaan Non Ayhwa.
“Hssshhhh… Darso… Hsssss Hsssshhhhh…..Afffhhh” wajahnya yang cantik tergolek lemas ke samping kanan, perutnya yang rata tanpa lemak tampak kembang kempis menahan desakan-desakan kepala penis jumbo milik si gemuk yang sedang berusaha menembus cepitan belahan mungil di selangkangannya.

“BROSSSHHH….!! OWWWWW…..!!!“ mata si cantik membeliak menatap wajah Darso ketika satu sentakan hebat akhirnya membongkar cepitan vaginanya yang mungil, kepala penis berukuran jumbo milik seorang OB bertubuh gemuk berlemak kini terbenam hingga sebatas leher penis tercepit di antara sela bibir vagina si pengantin baru yang menggeliat-geliat resah ketika Darso menekan-nekankan batang penisnya yang besar panjang. Centi demi centi batang besar itu melesak semakin dalam mendesak liang vagina mungil si pengantin baru yang tersiksa kewalahan menerima desakan batang besar milik seorang OB yang terbenam semakin dalam.
“Urrrrhhhhh, aaaaa… Ahhhhhhh “ ayunan penis Darso mebuat tubuh si pengantin baru yang molek mulai terguncang mengikuti helaan batang besar yang bergerak menusuki vaginanya dengan lembut
Si gemuk membelai wajah Non Ayhwa yang jelita sambil terus berusaha mengayunkan penis besarnya yang masih sulit untuk keluar masuk dalam cepitan vaginanya.
“ohhhhhhhh…Darso…Ahhhhhh!!“ si pengantin baru mendesah panjang ketika Darso meraih tubuh mungilnya yang bersandar pada cermin besar, tangan si gemuk melingkari bokong Non Ayhwa sementara yang satu lagi membelit dan mengusapi punggungnya yang basah berkeringat, belum begitu lama Darso mendesak-desakkan penisnya tubuh si pengantin baru tampak menggelinjang dalam pelukannya, wajahnya yang jelita terlihat renyak ketika menikmati denyutan cairan puncak klimaksnya yang kembali tumpah digenjot oleh seorang office boy segemuk Rony Dozer. Darso memeluk erat-erat tubuh si pengantin baru tangannya membelai dan mengelus rambut Non Ayhwa yang semakin basah, si gemuk membiarkan si pengantin baru untuk beristirahat sejenak dalam pelukan kasih sayangnya. Aku terkekeh menatap mata sipitnya yang terpejam ada sebuah senyum kepuasan di bibirnya yang mungil.
“Nonnn, sini……sama UJANG he he he “ aku merebut tubuh mungilnya dari pelukan Darso, kubalikkan tubuh mungil itu menghadap ke arah cermin besar yang terpasang dinding toilet kemudian kutekankan punggungnya hingga dadanya jatuh merata di atas meja keramik itu.

“AHHHHHH….!! “ seiring dengan tubuh moleknya yang tersentak aku mendengar desahan keras dari bibir si pengantin baru ketika kepala penisku mengait vaginanya dari belakang.
“Ah Aaaa Ah..Ahh..“ tubuh molek Ayhwa terayun tersentak-sentak tanpa daya ketika aku mulai menembaki cepitan vaginanya yang mungil sementara Darso mengusap-ngusap punggungnya yang basah dibanjiri oleh butiran keringat, sesekali si gemuk menundukkan wajahnya untuk mencumbui dan menjilati punggung, pundak, bahu dan telinga Ayhwa yang mendesah-desah dengan nikmat.
“Uhhhhhh…, Ujanggg Janggg.. Ohh Darsoooo.. Aww Crettt serrrrrr!” Non Ayhwa kewalahan menahan sodokan-sodokan kuat batang penisku dan cumbuan Darso yang kembali menghempaskan tubuh moleknya terkulai di pantai kenikmatan puncak klimaks yang nikmat dan indah, tubuh molek si pengantin baru terus terayun-ayun dengan teratur, terdengar suara hempasan-hempasan selangkanganku yang beradu dengan buah pantatnya.
“Jam berapa sekarang??“
“Jamm 6.11 JANG…..he he he, nggak kerasa udah satu jam-an yah”
“He he he… “ aku terkekeh sambil terus memacu batang penisku menyodoki vagina si pengantin baru, berkali-kali aku memeras cairan puncak klimaksnya hingga ia mengeluh kecapaian.
“Ennnhhh Hssshh Ujangg aku cape…, Uhh!!”
“Sabar ya Nonnn, soalnya hari ini Non Ayhwa bakal super cape” Darso terkekeh sambil mengecup bahu si pengantin baru yang masih tersentak-sentak akibat vaginanya disodoki oleh batangku dari sebelah belakang.
Darso membuka ikatan tikar yang sebelumnya sudah kami persiapkan, sigemuk menghamparkan tikar itu di atas lantai toilet kemudian membaringkan tubuhnya yang gemuk berlemak terlentang dengan pasrah

Aku menoleh kearah Darso kemudian menggodanya.
“Mau ngapain lu pake ngangkang segala ? ”
“Sialan, udah cepetan….nggak usah cengengesan begitu!” Darso memakiku sambil mendelikkan matanya.
“He he he… Ploppfffhhh…, Non…, naek bom-bom car gihh!!” Aku terkekeh sambil mencabut batang penisku kemudian menggiring tubuh molek si pengantin baru untuk menaiki penis jumbo Darso.
“Haaa aaaaaa.. AHHHHHHHH!!” wajahnya yang cantik jelita terangkat ke atas mengiringi masuknya sebatang penis jumbo ke dalam jepitan vaginanya yang mungil, kedua tanganku memegangi pinggangnya yang ramping dari arah samping kemudian kubantu si cantik untuk menaik turunkan pinggulnya.
“Cleppp.. BLEPP.. BLEPPP.. BLEPPP… Clepphhh…” rambutnya yang indah basah bergerak bergelombang ketika tubuh moleknya tersentak-sentak ke atas dengan kuat saat sebatang penis berukuran jumbo disodokkan oleh pemiliknya menyodoki belahan vaginanya yang mungil
“Dad Darrssoohh pelanhhh-plannhhh… Annnhhh.. Oww Owww!!”
Darso menghentak-hentakkan batang penisnya dengan sekuat tenaga, kedua tanganku kini menarik kedua lengan Non Ayhwa ke belakang hingga susunya membusung ke depan. Mata si gemuk mendelik menyaksikan payudara Ayhwa yang terguncang hebat dengan gerakan yang indah, permainan Darso semakin lama semakin kasar dan liar hingga tubuh molek itu terlompat-lompat tersentak kuat tanpa daya di selangkangannya. Entah berapa kali tusukan-tusukan kasar itu merobohkan si pengantin baru dengan hantaman puncak klimaks.
“JREBBB… Nggeehhhhhhhhhh… Crrutttt.. crrrut!!“ Ayhwa merasakan tubuhnya yang molek terkulai lemas dan roboh dalam pelukan Darso, nafasnya tersenggal dan bibirnya yang mungil termegap-megap kehabisan nafas, habis sudah tenaganya yang terakhir disedot oleh puncak klimaksnya yang berdenyutan.

Aku menaiki buah pantat si pengantin baru yang sudah terkulai menungging tanpa daya, kutempelkan kepala penisku pada belahan buah pantatnya. Kedua tanganku mencengkram dan menekan buah pantatnya seperti sedang membelah duren, kutatap lubang kecil yang masih perawan di belahan pantatnya yang bulat padat, ia melenguh ketika kepala penisku mulai menekan pintu anusnya yang mengkerut-kerut ketakutan, dengan kasar kepala penisku menggedor pintu anus Non Ayhwa yang masih membandel.
“Ngeh.. Ngehh, Ngehhh nnnnnnngggeeeehhhhhhhhh “ Ayhwa merengek-rengek ketika merasakan liang anusnya dipaksa semakin melar, anusnya terasa sesak ketika batang besar seorang officeboy menyodominya,
“SAKITTTTTTT!! OAAWWWW…!!” tubuh moleknya terperanjat kesakitan ketika batang penisku sukses melakukan tugasnya menyodomi liang anusnya.
“Haaaaaaaaaaaa!!“ hanya suara itulah yang kami dengar dari mulutnya yang ternganga lebar matanya yang sipit membeliak-beliak ketika penisku dan penis Darso bergerak teratur bersamaan menusuki vagina dan anusnya sekaligus, dengan setia  tusukan-tusukan penisku dan Darso mengantarkannya berkali-kali menuju puncak klimaks.
“Cretttt… Cretttt… serrrrr…., Crettt Crettt Serrrrrrr…..”
:”KECROTTTT… CRRROTTTT ARGGGH….”
“URRRHHHHH….  CRRROOOOOOOOTTTTT……!!”
Aku dan Darso melilit tubuh moleknya yang terkulai lemas di antara himpitan tubuh kami berdua. Si cantik molek termegap bercucuran keringat seperti halnya keadaanku dan Darso yang basah kuyup sementara  suara desahan dan dengusan nafas kami bertiga terdengar keras saling bersambutan. Ayhwa  terdiam kecapaian tubuhnya yang molek terkulai lemas tak berdaya di antara himpitan tubuh dua orang office boy berkulit coklat kehitaman, kedua matanya yang sipit terpejam – pejam sementara bibirnya yang mungil sesekali termegap berusaha untuk mengambil nafas.

****************************
Sekitar jam 10.30

Seorang karyawati cantik diantar pulang oleh seorang Office Boy dengan menggunakan sebuah sepeda motor bebek dukun berwarna merah, dengan lemas tubuhnya yang molek merosot turun kemudian melangkah limbung  ke dalam rumahnya di daerah perumahan XXXXX. Ia melangkah mendekati sebuah pintu yang tertutup rapat perlahan-lahan tangannya membuka dan mendorong pintu kamar di hadapannya, air mata meleleh jatuh di pipinya menyaksikan seorang pria yang tengah tertidur dengan pulas di atas sebuah ranjang yang kini telah ternoda. Sebuah penyesalan terucap dari bibirnya yang mungil
“Maafkan Aku.. Hkk.. Maafkannn… Hhh Hkkk Hkkkkkk…”, setelah mengusap airmata yang melelehi pipinya dengan perlahan ditutupnya kembali pintu kamar itu
Ia mengambil handuk dan membersihkan dirinya dengan kucuran air shower hangat, di bawah kucuran air shower hangat wajahnya kembali merona merah bibirnya yang mungil mendesis memanggil nama dua orang office boy di kantornya.
“UJANGGG… Darsooooo… Hssshssss… ah ahhhh“

Begitulah ceritanya kali ini ^_^
c u next time
Thanks for reading
****************

51 Tanggapan

  1. pada 20 Juni 2009 pada 02:33 | Balas penggemar_kbb
    pertamax…..
    mantabs akhirnya keluar juga lanjutannya
    kirain mo dibikin trilogi eh ternyata keluar sekuel ke-4
  2. Office Cutie ga da matinya..
    Lanjut terus gan..
  3. wow. cerita baru. sis yo edisi sailormoon diperkosa ada seperti sailor mars atau jupiter. ^^
  4. HOT! hbs stock sperm gw.
    yg Gw tunggu2 akhirnya keluar juga
    Crottt!!
    Hebat ..sis ..ceritanya..hos .. hos..(msh cape hbs orgsem)
    Baca sekali lagi ah sambil Tambahhh lagiii….crott
    Btw jangan nanggung sis ,jangan cuma cewe satu kantor di sikat ama ujang klo perlu cewe satu gedung lt 40.
    Tambah lagiii….sampe lecet
    Re: hidup bu mensexneg, cerita2nya ga ada matinya deh
  5. Ihhh….gemesin bgt… !!!!
    Seandainya si Ujang dan Darso itu OB di kantorku…
    mmmmm..
    Re: weis2 dont try this at office
  6. Asik master kho ping yo beraksi kembali ! Tapi kemana ya non sasha n vania kok ngak ada ya
  7. pada 20 Juni 2009 pada 06:36 | Balas Haryboy 888
    Makin mantap ja neh, aksi ny si ujang! Salut buat penulis nya. Ide ny top bnget.
  8. pada 20 Juni 2009 pada 07:10 | Balas Info Pria Dewasa
    Si ujang ga mau bobo. Ditunggu episode 5. Makin cepet aja nih.
    http://www.infopriadewasa.blogspot.com
  9. pada 20 Juni 2009 pada 12:07 | Balas Hello K!tty
    *Bro Penggemar kbb
    wah trilogy,
    hi hi hi, kaya film aja…
    * Bro Sip , Andranih, Bro Haryboy
    mkasih,,, yak…ayo kita lanjutkan he he he he ^_^,
    top-nya kaya Coklat TOP ngak?
    nyamm nyamm Krukkkk Krukkkk…,
    Shasha ama Vanianya lagi ngapa-in ayoo ?,
    sebenarnya kho ping ho punya seorang murid
    namanya Koe ping Joe (bos Joe) , nahsetelah beberapa generas ada lagi muridnya dari koe ping joe,itulah aku koe ping Yoo…. he he he he
    Re: ooh jadi gitu silsilahnya?
    *Sis Icha
    mengacungkan sebuah tanda dengan garis ditengah-tengahnya “perbodennn”, dont try at home or office
    * MR R
    Ohh Keiko Kitagawa maksudnya kali yak he he he…., wah-wah… minta dua sekaligus ehe he he he he
    * DR H
    Whuaduhhh… satu gedung abis ama si UJANG, ngeri juga kalau ada Obe kaya gitu , seyemmmm brrrrrrrr……
  10. ga saru..
  11. waw…
    cerita nya mantep bgt sis yo…
    lanjudkan!!!
  12. very nice sis!
    Dah dari tadi bacanya tapi baru sekarang sempet comment!
    Manis ceritanya :)
    keep up the good work!
  13. pada 20 Juni 2009 pada 21:06 | Balas Ujang n Darso
    Mba Cha Icha, kapan bisa kami berdua boleh mampir ke kantornya mba? Kami bdua siap ‘menuntaskan’ fantasi mba Cha Icha… Ujang/Darso ( 0813 8175 0545)
    Hhh
  14. pada 21 Juni 2009 pada 00:53 | Balas Download free Movies
    Mantaph..Keren.Sk w ma crta gn dmana ce dah pasRAH..
    Pd mampir yuk di
    ikLan saBun
    http://beauty-soap.co.cc
    http://download.swadexi.com
  15. pada 21 Juni 2009 pada 00:55 | Balas Diny Yusvita
    Waw Sis Yo udah beraksi lagi Ciaaaaatt hihihi,
    Mantaf kali Sis, Ujang n Darsooooo gilelu ^^. anu SD 12-na Sis, samaaaa Mmmmmm….
    Pak Romi & Ira-na manaaa ? uuuuuu mau baca !! Hiks hiks.
    Hihihi nagih ladi ^^.
    @ Cha ICha
    Mmm, OB di tempatku ganteng sayangna sih hihihi kidding !!
    jangan mal praktek sex di rmh n ktr y Sis hihihi ^^.
    @ Minami
    Sis Minami mana cerita terusanna ??
  16. pada 21 Juni 2009 pada 03:15 | Balas Helo K!tty
    * Sis Diny
    hahh ?? Sis Minami ?? bukannya Bro ??
    cuph cupp jangan nangis , tagihannya dah dititipin koq…
    * Sis Minami
    mkasih2x
    Whuaaa……,,,jadi selama ini…,
    selama ini aku…
    salah menyebut Bro……..
    maap-maap………..
    Kita sama sama nagih yuk sis Din, 1.2.3 samakan suaranyaaaaaa , Doooooooooooooooo
    “Lanjutannya manaaaaaa ” Sis Diny dan Yohana mulai bernyanyi merdu…
    * Bro J-apan
    mkasih bro japan, he he he
    * Bro Blaze
    wah agak kurang yak menurut Bro Blaze ??
    makasih masukannya ^_^
  17. yup.. sist yo keiko kitagawa dan sailor jupiternya azama myuu. kedua orang itu wajahnya cantik dan imut sist. hmm.. kapan keluarnya ya sis. ^^
  18. mantab..pic jg ajib
    bener2 mupeng..mantab sis yo..
    LANJUTKAN………..
  19. @sis diny & sis yo
    lanjutannya sudah tersaji rapi di meja editor kok sayanks.
    o ya by the way :) sis yo ga salah kok nyebut bro :) emang male sih tp salah aku jg ngebiarin ngegantung statusnya.
    Really big fan of your stories sis Yo! sis Diny jgn mau kalah :) pelajari baik-baik gimana sis Yo bercerita :) biar banyak ntar cerita2 yang bisa aku fans-in hehe
  20. pada 21 Juni 2009 pada 10:32 | Balas Hello K!tty
    *ujang n darso
    WAkssss….!!!!
    WHOAAAAAA…..!!
    Re: wah sis yo, tokoh rekaannya hidup tuh, gawat!!!
    *Bro Wede, Bro Download, Bro Info
    mkasih,dah baca & tanggapannya,
    & makasih juga dah suka ^_^
    waduh nga mau bobo, ?? tar ngantuk.. dongg
    *Bro minami
    whewwww….,
    pake sayang-sayangan segala he he he….
    makasih dukungannya, tapi aku masih sama-sama belajar koq, kadang aku juga belajar dari sis din ama Bro minami lohhh he he he he he (buka kartu…)
    *Mr R
    Blon tau sih kapannya, he he he he, belon kepikiran nihhh, mungkinkah ada keiko di arabian selanjutnya…..(menggoda) , hem hemmmm hemmmmm ??? ho ho ho
  21. pada 21 Juni 2009 pada 10:41 | Balas Hello K!tty
    *Bos Shu
    Tapi ko ping yo yang ini ngak bisa bikin cerita silat Bos shu,
    bikin cerita seru… hi hi hi hi, kalau ada actionnya minta bantuan ama kakak seperguruan ko ping Rai ke ke
    Re: wah jadi bener nih lagi kolaborasi ama bro raito?
  22. He he, gue juga nunggu2 keiko kitagawa nih, soo cute.
    (btw, barusan juga ketemu cewek mirip banget Keiko, absolutely gorgeous… got the phone number :-D hoorayy!)
    Bikinin ceritax oke sis ;-)
    Oh, jadi gue dah jadi kakak seperguruan nih? kalau gitu gue manggilnya sumoi ya? gue jadi suheng, bos Shu jadi Suhu, si Henz jadi Su… pir :-P
    Kapan2 YM lagi oke sis?
    Re: ah gw ga pantes jadi suhu, banyak yg nulisnya lebih produktif dari gw & lebih bagus kok
  23. hwahhawh…good story..
    btw aku mau pensi nulis nih…gimana ya…kyknya pensiun aja deh.. :D
    Re: hah? pensiun? yg bener ah? blognya baru aja buka masa pensiun nulis?
  24. @Bos Shu
    pensiun nulis cerita beginian..kalo ga cuti dulu…coz ada proyek yang lebih penting dari ini..hehehe
    blog si tetap jalan terus :D
    Re: walah sayang sekali padahal tulisannya dah makin better kesini, proyek apa nih?
  25. @raito
    sial gw baru baca!
    Supir??
    ga apa2 deh…ntar Ko ping Yo aku supirin terus..siapa tau “Supirku dan Nona Majikanku” bisa menjadi kenyataan..
    nge he he he he (mata mendongak ke atas sambil ngiler)
    gg
  26. pada 21 Juni 2009 pada 15:15 | Balas laptopsihenz
    adoh tulisan ngeleg comment jadi spam deh..bos yang commentnya double di apusin ya
    Re: iya2 dah kok
  27. sis w minta cerita tentang angel lelga donk soalna w lg konak neeeh mikirin thu artis,okey.
    Re: apa bagusnya? muka tua kaya gitu? kalau dibandingin Olga Lydia kalau jauh (duh Olga lagi)
  28. iya nih henz spammer, udah supir spamming lagi hehehe :)
    @sis yo
    ah masa sih belajar dari-ku juga? *blushing*
    kita diskusi aja sering2 yah?
    PS. aku kan sayang semua orang :) jadi sayang2an dunks
  29. Wah cocok tuh kho ping rai jadi kakak sepeguruan nya kho ping yo (kakak pertama ato kakak kedua nih) btw kok kho ping rai ngak beraksi lagi keluarin dong jurus jurus barunya. Gara2 si henz jadi si su…pir dia mah jadi ngambek ngak mau nulis lagi nih dan jadi spammer. Btw beneren nih ada kolaborasi antara kho ping rai dg kho ping yo wah bakal jadi suatu mahakarya yg fantasis apalagi featuring dg suhu shu n calon master sis diny
    Re: wah kalau penulisnya banyak gitu bukan kolaborasi lagi namanya tapi gangbang hahaha
  30. membayangkan wajah seorang gadis cantik berwajah pirang berwajah sensual sensual bertubuh seksi
    emng ada ya wajah pirang ??? :)
    Re: ada kan ce bule yg baru disebut2 itu, cuma orgnya belum nongol aja, ya ga sis yo?
  31. pada 22 Juni 2009 pada 07:10 | Balas ANGGOTA DEWAN TERHORMAT
    bgini saudara mupengers sekalian
    ada yg keliatannya g mgkin di kebanyakan cerita kbb
    wlau pun bnyk yg masuk akal juga
    bgini sdrku sekalian
    klo seseorang memiliki tubuh gendut kya roni dozer menurut penelitian ilmiah tidaklah mungkin bagi orang itu untuk memiliki KONTOL JUMBO(ya..eyalahh silahkan sdra bertanya kpd pak dokter
    karena penis si gemuk tadi tidak mendapatkan asupan hormon testosteron yg cukup sehingga menyebabkan penis itu tidak ‘berkembang’
    anda tahu mgpa tdk bs berkembang ?????
    karena ya itu tadi klo orang gemuk terdapat bnyk timbunan lemak di area sekitar perut(nah kan meski sy jlek dan anggota dewan tapi saya rajin fitnes).nAH timbunan lemak di perut itulah yg menghambat asupan hormon testosteron di penis
    ++++++++
    utk cerita ini kontolnya darso bisa jumbo ada kemungkinan :
    *DARSO mengalami obesitas setelah dia puber(11+) krn msa tmbuh kmbang penis adl sblum 11+,so klo si DARSO gendut wktu di ates umr 11+ psti g bkl ngaruh apa2 ke penis( kan penisnya udah maksimal tumbuh),,,,,,NAH klo yg ini yg dipake oleh sdri penulis mestinya pada saat adegan DARSO ereksi si penis tdk mgkin untuk ereksi sempurna;..(tny kenapa ??? kan perut DaRSO buncit jadi kalo DARSO ereksi tuh adek bakal keganjel sama perut dan pasti ereksinya ‘nunduk nunduk’)
    ++++
    sekian saja info yg dpt saya bagikan kpd mupengers disini
    tak lain dan tak bukan adalah untuk kemajuan republik in
    ADIOS..
    moshi moshi
    sumimasen
    Re: makasih atas koreksi bapak anggota dewan, btw bapak ngetik ini sambil rapat ga? hehehe
  32. Eduunnn…. ceritanya makin keren aja nih, fave gw banget soalnya pake pertentangan batin segala…
    ga sabar nunggu yg ke 5, oya versinya diperluas atau pake another side-juga gapapa kyk tetangganya si Ujang dll….
    Re: sidestory office? bagus juga tuh ceirta korban2 ujang di luar kantor, sapa tau sis yo berminat hehe
  33. pada 22 Juni 2009 pada 11:41 | Balas Hello K!tty
    * Bro Gedebem
    Makasih, & makasih masukan idenya ^_^
    * Bro Fans
    Waks, hi hihi, itu aku yang salah ngetik , koq jadi kaya nge rap gitu yach…, maap-maap…. , & makasih dah ngasih tau he he he he
    * Bro Andra
    Iya sich, mau coba sebagai pilot Project,
    nda tau ntar pada suka ato ngak,
    soalnya baru pertama bikin yang ada actionnya…
    * Bro Minami
    Idih… genit… h h h h h ^_^
    * Hen
    WHUAAAA…..!! ngacirrrr…. dahhhh…, ehhh bentarrr……. PLAKKKKK….!! (ada nyamuk dijidat hen…)
    * Big Brother
    Iya.., Bigbrother, tar kita ngobrol lagi… ^_^
  34. pada 22 Juni 2009 pada 11:52 | Balas laptopsihenz
    hahaha…spammer di internet ga apa donk sekali kali… yang penting gwa bukan spammer di kehidupan nyata..
    @Bos Shu
    lagi proyek tulis karya lagi, tapi ga bakal cocok di kasih ke KBB..hehe..buat koleksi pribadi aja nih…lagi terinspirasi dari artikel artikel di blog ku :D
    @Sist Yo
    Cerita di bawah ini hanyalah karangan dan fiktif belaka
    Jurus meningkatkan Akurasi -> Akurasi menjadi 99% dan rata rata hindaran menjadi 80%, Shuhh….(menghindar dari tamparan Ko Ping Yo)
    Henz : Yuk non mau di anter kemana? (menatap Ko Ping Yo yang sudah terikat oleh sabuk pengaman akibat ulahnya sendiri, dengan penuh nafsu) *whoaa gw ga segila ini lho*
    Ko Ping yo : emm..mau ke…………..
    *bersambung*
    Re: ga cocok knp bro? emang ga kbb ya?
  35. pada 22 Juni 2009 pada 11:55 | Balas laptopsihenz
    bos, head barunya serem banget…hwahwha
    Re: serem? emangnya gw pasang gambar sadako? hehhee
  36. pada 22 Juni 2009 pada 12:42 | Balas Hello K!tty
    *Hen
    (……,,…….,,, ……) mengucapkan mantra-mantra….
    Freeze,,…., waktupun berhenti, Whusshhhh…..” dengan tenaga dalam hancurlah ikatan sabuk pengamannya….., kemudian dengan jepitan jemuran Ko Ping Yo menjepit daun telinga hen (dijewer…paya ngak nakal he he he he…)
  37. pada 22 Juni 2009 pada 13:14 | Balas penggemar_kbb
    he3x asik juga nglihat comment ma reply-nya, to sis yo gwa kbanyakan nonton pilem trilogi jadi deh kirain yang OC ketiga dah tamat, ato mo ikutan starwars sampe 7 episode :-)
    ditunggu kelanjutannya….
    lebih cepat lebih baek……. wkwkwkwkwkwk :-) )
    Re; cerita bu mensexneg emang panjang2 bro, coba liat tuh yg hospital, sampe selusin gile, udah kaya james bond aja, dari gw blm lahir sampe skrg sambung terus
  38. pada 22 Juni 2009 pada 15:28 | Balas laptopsihenz
    Henz meringis ketika daun telinganya terjepit oleh beberapa jepitan jemuran dan ia sedikit terkaget ketika melihat Ko Ping Yo kabur..
    Bos Shu : Gagal maning Gagal maning son….( Menepuk Pundak Henz)
    Henz : ga apa apa bos, kali ini kita ga bisa nangkep Ko Ping Yo, tapi di lain kesempatan, kita tangkep dan kita ******* sama2 oke?
    Bos Shu : Oke…..
    Akhirnya Henz pulang dengan rasa yang sedikit kecewa mengingat Ko Ping Yo berhasil melarikan diri.
    tetapi, terbesitlah sesuatu di dalam pikirannya
    sambil menyunggingkan senyum licik, Henz mulai memacu mobilnya menuju rumah
    *Bersambung..
  39. pada 22 Juni 2009 pada 15:55 | Balas Hello K!tty
    * hen
    he he he, mo memacunya pake apa hen…,
    kunci mobilnya kan ada ditanganku… ^_^, kunci serep, udah aku rampas semuanya, ban mobil dijual…, setirnya buat bos shu main hulahop…. ^_^
    *Bos Shu
    Walah… iya Bos
    Ujang ama Darsonya koq idup…,padahal mereka tokoh rekaan semata (Lariiiiiii… )
    coba periksa tokoh rekaan bos… Imronnya idup juga ngak ?
    Apakah ini karena pengaruh Death Note Bos Naga
    yang mendekati kerampungannya…,
    Jrenggg Jrengggggg….!!(ngarep Mode…. dengan wajah memelassss……..)
    Re: sis yo lagi nyindir nagih utang ke sapa tuh hehehe….iya serem juga ya tokoh2 disini tau2 hidup semua di dunia nyata brrrr….penjahat2 kelamin pada berkeliaran
  40. pada 22 Juni 2009 pada 16:00 | Balas Hello K!tty
    * hen
    Yohana Langsung pindah rumah tanpa memberi tahukan siapa-siapa he he he he…
    Tha tha Hen….,
    bye-bye, dadahhhhh….,
    adiossssssss…..,, Sayonara……
    Re: sayonara kemana sis?
  41. pada 22 Juni 2009 pada 16:48 | Balas Hello K!tty
    * PA Dewan
    Paaa.. Mo Nanya….
    Kalo nunduk-nunduk berarti ngak bisa begitu itu ya ??kan ngak tuinggg….!!
  42. pada 22 Juni 2009 pada 17:00 | Balas peri mungil
    hwbaatttt saya sukaaaaaa lanjut trss yachhh !!
  43. pada 23 Juni 2009 pada 01:01 | Balas laptopsihenz
    *Sist Yo
    Whushh….akhirnya setelah kehilangan Ko Ping Yo,..Henz mencari mangsa baru…mencelingak celinguk henz melihat seorang wanita berinisial D.Y.A sedang asik memainkan komputernya..
    (bersambung / disambungin dgn orang yang bersangkutan)
    :p
  44. no koment..mantaps……………….
  45. Ayo ayo..
    Tumben lama da cerita baru lagi..
    xxWaiting timexxx
    Cerita2 yang lain dunkz
  46. pada 24 Juni 2009 pada 11:23 | Balas hello kitt
    * bos shu
    larii he he he, sembunyi…
  47. sis Yo SD nya dunk….dah lama banget…
    Re: lagi waiting list, sabar ya
  48. pada 10 Juli 2009 pada 11:42 | Balas makelar kondom
    duhh kacian tu penganten….
  49. pada 12 Juli 2009 pada 08:55 | Balas godfromhell
    wah wah wah,hebat juga y…
    gx nyngka aj gtu…
    mang tu bner2 trjdi y???
  50. pada 14 Agustus 2009 pada 11:00 | Balas Pemburu Jilbaber
    Sis Yo koq lama?
    Re: iya nih kemana aja? lagi liburan kah?
  51. Bos Shu & Bro Pemburu…
    he he he, maaf 2,
    lagi refresing dikit
    paya ngak jenuh… ^_^,
    ini dah Fresh koq…
    Re: lagi buntu nulis cerita ya, kadang gw juga gitu sih hehehe

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar