Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Minggu, 11 September 2011

Pussycat’s Blackman Island 4 – Evelyn, Innocent Gone Wild (Final)

 DISCLAIMER
  • Cerita ini hanyalah fiksi belaka,
  • Ada juga beberapa bagian cerita yang nggak masuk di akal (Sangat..^^), tujuannya Just For Fun Only.
  • Say No To RAPE AND DRUG’s in The REAL WORLD.
________________________________

Evelyn Shuang

Evelyn merasakan tubuhnya seolah melayang-layang dibuai oleh kenikmatan, ketika merasakan belaian dan remasan lembut di payudaranya. Isabella Leong telah sukses menjerumuskannya ke dalam bara api kenikmatan yang sangat sulit untuk ditolak, walaupun ia menyadari bahwa mereka berdua sama-sama seorang wanita. Ohhh, Evelyn melenguh ketika merasakan telapak tangan seseorang merayapi payudaranya. Ia yakin Isabellalah yang menggerayangi dan meremasi payudaranya, Evelyn merasa malas untuk membuka matanya karena masih mengantuk, dibiarkannya telapak tangan yang kasar itu mengelusi tubuhnya yang mulus, terkadang ia tertawa kecil kegelian ketika telapak tangan yang kasar itu merayapi wilayahnya yang sensitif.
 ”Ihhhh, Isabella, aduhhh geliiii, ihhhhh, he he he” Evelyn terkekeh kegelian ketika merasakan elusan-elusan di puncak payudaranya
Evelyn menekuk kedua kakinya kemudian mengangkang ketika merasakan remasan-remasan lembut di selangkangannya, ia melenguh pelan ketika merasakan remasan-remasan itu semakin kasar. Tubuhnya menggeliat-geliat kegelian, tangannya membelai kepala yang sedang menciumi bulatan payudaranya, OHHH??!!! BOTAKKKK…BERAMBUT TAJAMMMM!!!, Evelyn membuka matanya lebar-lebar, ia terperanjat ketika menyadari siapa yang menggerayangi tubuh mulusnya.
“Ahhhhhhh!!!” Evelyn melompat dari atas ranjang, gadis cantik itu bergidik ngeri ketika dua sosok tubuh yang luar biasa gemuk dan besar itu bangkit dengan santai, wajah mereka tampak beringas, bibir tebal itu tersungging sinis merayapi tubuh mungilnya, Evelyn menolehkan kepalanya ke arah pintu kamar, gadis cantik bermata sipit itu mundur teratur, tiba-tiba ia membalikkan tubuhnya dan berlari ke arah pintu kamar yang tertutup dengan rapat.

“Cekklekkk.., ceklekkkkk….. ohh tidakkk….” Evelyn semakin panik, pintu kamar itu terkunci, ia membalikkan tubuhnya ketika mendengarkan suara langkah kaki menghampirinya dari belakang.
“Ouhhhh…..” Evelyn menghindar ketika si negro bergigi ompong menerkamnya, ia cengengesan sambil kembali menerkam tubuh mungil Evelyn namun gadis itu kembali meloloskan dirinya dengan sukses. Si negro berbibir sumbing ikut-ikutan menerkam-nerkam tubuh Evelyn hingga akhirnya Evelyn tersudut di sudut kamar itu, dengan posisi dikurung oleh dua orang negro bertubuh tinggi besar, bertubuh gemuk luar biasa, mata Evelyn melotot menatap benda besar yang hitam dan panjang mengacung di selangkangan si negro, batang besar yang panjang itu tampak begitu perkasa dikelilingi urat-urat yang bertonjolan, tubuh kedua orang negro itu begitu gemuk, tinggi besar.
“Aduhhhhh…. Lepaskannnn….!! ” Evelyn marah ketika si negro bergigi ompong bergerak cepat untuk mencekal pergelangan tangan kanannya, ia menggunakan tangan kiri dan kedua kakinya untuk memukul dan menendang-nendang si negro bergigi ompong yang terkekeh-kekeh sambil menyeret tubuhnya ke ranjang.
“Hiaaatttt…..!!! ” Evelyn menendangkan kakinya menendang bokong si negro bergigi ompong sambil menarik tangan kanannya kuat-kuat hingga cekalannya terlepas, baru juga Evelyn berhasil melepaskan dirinya dari belakang si negro bergigi sumbing memeluk tubuhnya dari belakang. Tubuh Evelyn meronta-ronta ketika si negro berbibir sumbing membopong tubuhnya dan melemparkan gadis cantik bermata sipit itu ke atas ranjang.
“Awwwwwwww……,, ” Mata evelyn membeliak ketika kedua orang negro itu menerkam tubuhnya, ia berusaha menepiskan tangan-tangan hitam kekar yang merayapi tubuhnya yang mulus.
Si negro berbibir sumbing tampak tidak sabaran, dijambaknya rambut Evelyn kemudian bibir tebalnya yang sumbing melumat bibir Evelyn, dihisapnya Air liurnya sampai kering, diemut-emutnya bibir mungil Evelyn yang terus meronta-ronta berusaha melepaskan diri, sementara kedua orang negro itu terus merejang tubuh mulus Evelyn sampai akhirnya gadis itu menyerah kecapaian, keringat mengucuri tubuh mulusnya, kedua payudaranya yang berukuran sedang bergerak turun naik dengan cepat ketika Evelyn termegap-megap berusaha mengambil nafas. Kedua orang negro bertubuh gemuk itu tersenyum lebar sambil mengelus puncak payudaranya, sesekali kedua negro itu merejang kuat-kuat tubuh Evelyn yang menangis sambil meronta-ronta dengan putus asa.

“Ohhhhh… Hmmmm mmmmmmmhhhh…..Ckkk Ckkk Mmmmmmhhh ” Evelyn tampak pasrah, ia memejamkan matanya ketika bibir si negro yang tebal itu mengecupi bibirnya. Si negro bergigi ompong tampak semakin lahap melumat-lumat bibirnya. Si negro menatap mata Evelyn dalam-dalam, mata gadis itu yang sipit tampak begitu sayu, seolah-olah meminta permainan yang lebih panas.
Si negro tersenyum lebar sambil menundukkan kepalanya mendekati puting Evelyn, disentil-sentilnyanya putting itu dengan ujung lidahnya yang terjulur-julur keluar, digelitikinya puting Evelyn ang semakin meruncing, berkali-kali si negro menghisap-hisap puttingnya.
“Ennnnhhhh, Akkhhhhhsssshhh, Shhhsssss….. ” Evelyn mendesis-desis dengan keras ketika si negro semakin rakus mengenyot-ngenyot puncak payudaranya, gadis bermata sipit itu mulai membuka pahanya melebar ketika merasakan elusan dan remasan-remasan lembut si negro berbibir sumbing yang mulai mengelusi dan meremas-remas selangkangannya.
Nafas Evelyn semakin terengah-engah ketika merasakan kecupan-kecupan bibir si negro berbibir sumbing semakin turun mengecupi, perut, pinggul dan kemudian………
“Ohhhhhhhhhh…. ” Evelyn medesah pelan ketika merasakan si negro mengecupi permukaan vaginanya, sesekali tubuhnya mengejang ketika si negro menggigit-gigit kecil permukaan vaginanya. Si bibir sumbing menggeram gemas, desah nafasnya semakin memburu mengendusi vagina Evelyn yang sudah botak dicukur habis sewaktu gadis itu tertidur dengan pulas.
“I LOVED SHAVED PUSSY, Nyummmmh, nyummmhh, muahhhh Ckk Ckkk, slllckkk slllccccckkkkkk, srrrppphhhh ” si negro mengecup bibir vagina Evelyn dengan gemas kemudian menjilati belahannya yang masih tertutup rapat, mirip seperti sebuah lereng yang menyimpan sejuta kenikmatan di dalamnya…
“Auhhhh…, Affffhhhhh, Ahhhhhhhhhhhhh…… ” Evelyn semakin resah , gelisah, ketika kedua orang negro itu semakin rakus melahap payudaranya dan mengunyah-ngunyah bibir vaginanya.
“ennnnhhhhhh…..,Nnnnggghh Crrrrr Crrrrrrrrrrr…….Awwh” tubuh Evelyn mengejang dengan kuat, bibirnya merintih-rintih dan akhirnya memekik kecil ketika cairan vaginanya menyembur dan berdenyut dengan nikmat.

“Do you like it babe?” si negro bergigi ompong meremas-remas induk payudara Evelyn sambil sesekali menundukkan kepalanya menjilati dan mengenyot kuat-kuat puncak payudara gadis itu yang masih terengah-engah dan merintih lirih menikmati puncak klimaksnya.
“Utsssss……. ” Evelyn meronta-ronta ketika merasakan benda keras yang kenyal dan hangat menusuk belahan vaginanya, tubuhnya yang mungil direjang oleh negro bergigi ompong, sementara si bibir sumbing menjejalkan kepala penisnya untuk membelah belahan vaginanya.
“Tidakkkk…!! Jangannnnn, Akkhhh Owwwwwwww…..!! ” Evelyn melolong ketika merasakan bibir vaginanya dipaksa melar oleh kepala penis si negro yang besarnya mirip bola tennis, kedua orang negro itu malah tertawa senang mendengarkan rintihan dan erangan Evelyn yang kewalahan ketika sebatang penis mulai membelah selangkangannya.
“Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh….!!! Sakiiiitttt, aduhhhhhhh, aduhhhhhhh ” Evelyn Shuang menjerit keras ketika batang penis itu menyodok dengan kuat, matanya mendelik merasakan rasa pedih yang luar biasa ketika penis si negro menjebol kegadisannya, isak tangis Evelyn terdengar semakin keras diiringi rintihan dan erangannya yang kesakitan setengah mati, tubuhnya menggeliat-geliat menahan rasa sakit dan ngilu luar biasa yang mendera wilayah intimnya, si negro memejamkan matanya untuk meresapi kepala penisnya yang sedang merobek-robek selaput keperawanan evelyn.

“AAAAAAAAAAA….!!! ” Evelyn kembali menjerit kesakitan ketika si negro menyodokkkan batang penisnya dengan kasar, wajahnya yang cantik dan imut tampak menderita, tubuhnya menggeliat-geliat kesakitan kesana kemari, sementara batang penis si negro berbibir sumbing yang besar, hitam dan panjang menancap di selangkangannya.
“Essshhhh, Ahhhhh, damn, too tight, I wonder if she can takeeee, THISSS….Alllll…!!” si negro mendesakkan penisnya dengan sekuat tenaga sehingga Evelyn menjerit keras, tubuhnya melenting-lenting kesakitan ketika penis yang besar itu terbenam di vaginanya yang mungil.
“Awwww, sakitttt, Akssss , “
“Don’t worry babe, the pain will go, and you will beg for more…, Emmmhhh, Cuppppp,,, Cuppphhhh,…..ha ha ha” si negro bergigi ompong tertawa sambil memeluk tubuh mungil Evelyn dari samping. Bibirnya yang tebal mengecup-ngecup dan mengulum bibir Evelyn yang merintih-rintih kesakitan.
“Heemmmfffhhh, Emmmmhhhhh…mmmmmm” Evelyn menggeliat tak berdaya ketika bibir si negro mengulum dan melumat-lumat bibirnya. Si negro tampak rakus mengecupi dan melumat-lumat bibir Evelyn sementara tangannya merayapi dan menggerayangi payudara gadis itu, digenggamnya induk payudaranya Evelyn, sambil meremas-remas induk payudara gadis itu si negro menyusu dan mengenyot-ngenyot putting susunya.
“Ennnhhh, Ennnhhh Nnnnhhhh.. Ahhhhhh ” nafas Evelyn seperti dipaksa berhembusan dengan keras ketika batang penis si negro mulai bergerak maju mundur dengan teratur, tubuhnya mulai terguncang mengikuti irama sodokan-sodokan penis si negro yang tersenyum-senyum menyaksikan ekspresi wajah evelyn yang mengernyit-ngernyit kewalahan ketika batang penis itu mulai memompa liang vaginanya yang peret dan seret.

Negro bergigi ompong semakin bernafsu menggeluti payudara Evelyn yang semakin membongkah padat dan kenyal, tangannya meremas kuat-kuat gundukan payudara Evelyn yang berukuran sedang , matanya menatap dengan sayu ketika payudara Evelyn terguncang-guncang dengan indah, lidahnya  melingkari putting susunya yang berwarna pink kemerahan kemudian melumati puncak payudara gadis itu.
“Ahhhhhh, Aduhhhh Awwwwww…..!! ” tangan Evelyn mendorong kepala si negro ketika merasakan gigitan keras di puncak payudaranya, si negro menggeram gemas sambil mencekal dan menekankan tangan Evelyn, kemudian kembali menggigit puncak payudaranya dengan gemas dan mencumbui bulatan dada gadis itu  dengan bernafsu, Evelyn mengerang ketika kembali merasakan gigitan keras di putingnya.
Si negro berbibir sumbing tersenyum sinis kemudian mempercepat irama kocokannya, ia terkekeh-kekeh ketika mendengarkan rintihan-rintihan dan keluhan Evelyn.
“Ahhhh, Ahhhhh Ahhhhhh!! Ouhhhhhhh…!!, Uhhhhh…!! ” Tubuh Evelyn tersentak-sentak dengan kuat disodok oleh si negro, ia menatap si negro yang sedang asik menyodokki vaginanya, matanya yang sipit sesekali terpejam-pejam merasakan ada rasa nikmat yang teramat sangat ketika sodokan kuat itu menghantam belahan vaginanya.
“Errrrhhhh… Crrrrrrr Crrrrrr Kecruuuuttttt…….” tubuh Evelyn melenting dan mengejang ketika cairan vaginanya tumpah, muncrat akibat dipompa oleh batang penis si negro berbibir sumbing.
Kedua orang negro itu tersenyum kecil menatap tubuh mulus Evelyn yang menggelinjang-gelinjang keenakan, ketika merasakan puncak klimaksnya, sesekali nafas Evelyn terhembus keras ketika si negro mendesak-desakkan batang penisnya sampai mentok, si negro tampak bernafsu mengaduki vagina Evelyn dengan batang penisnya, terkadang ia menggerakkan penis besarnya seperti sedang mendongkrak-dongkrak vagina Evelyn.
“Auhhhhh….. essshhhhhh, hsssshhhh.. ” tubuh Evelyn kembali tersentak dan terguncang dengan kuat , batang penis itu kembali merojok-rojok vaginanya yang sudah memar kemerahan.
Si negro semakin senang mendengarkan rintihan dan erangan keras Evelyn yang kewalahan setengah mati ketika penisnya mengocok-ngocok belahan vaginanya yang melesak ke dalam dan melejit keluar ketika penis itu bergerak keluar masuk memompai belahannya.

“C’mon Babe, try to lick it!” si negro memberikan penisnya yang besar kepada Evelyn, lidah Evelyn terjulur menjilati batang penis yang besar dan bau itu, biarpun bau tapi entah kenapa ia betah untuk menjilat-jilat batang yang hitam dan besar itu. Evelyn menjilat-jilat dan mengendus-ngendus batang penis si negro bergigi ompong, sementara selangkangannya terus dihantami oleh penis si negro berbibir sumbing.
“Bleeepppp, Blepppppp,Clleeeepppppp” suara penis yang besar itu terdengar keras ketika mengocoki belahan vaginanya, tubuh Evelyn semakin basah oleh butir-butir air keringatnya yang mengucur dengan deras membasahi tubuhnya putih mulus. Si negro mencekal pinggang Evelyn kemudian menghantamkan batang penisnya berkali-kali dengan sentakan-sentakkan kuat hingga Evelyn melolong keras, tubuhnya menggeliat dan kelojotan ketika si negro semakin geram menggenjot-genjot belahan vaginanya yang mungil dan peret.
“Plopppppppppp…..!! Ahhhhhhhh……… ” Evelyn menghela nafas panjang, gadis itu berusaha mengatur nafasnya, ia merasa lega ketika si negro berbibir sumbing mencabut batang penisnya, kedua orang negro itu berbaring di sisi Evelyn, seakan-akan membiarkannya untuk beristirahat sejenak, tangan-tangan mereka tidak pernah berhenti merayapi tubuh mulusnya yang sudah basah kuyup oleh butiran keringatnya yang meleleh dengan deras, sesekali tubuhnya menggelinjang ketika merasakan kenyotan-kenyotan kuat di kedua puncak payudaranya.
“Hhhhhhhhhnnnh…” Evelyn mendesah pelan ketika si negro bergigi ompong membalikkan tubuhnya dan kemudian menarik pinggulnya hingga menungging ke atas, sementara si bibir sumbing mengikat kedua tangannya ke belakang, ia membantu memegangi pinggul Evelyn.

“Let me eat your little ass babe, nyummm, slllccck, sllccckkkk…” si negro menciumi bulatan buah pantat Evelyn yang bulat dan padat, dibelainya dan diremas-remasnya bongkahan pantat gadis cantik bermata sipit itu.
Evelyn merintih ketika mulut si negro mengecupi anusnya hingga gadis itu merintih kegelian, ia mendesah-desah dan merengek kecil, tubuhnya menggigil merasakan rasa geli ketika lidah si negro mengait dan menggelitiki anusnya.
“Now let me try your virgin asshole….he he he” si negro menempelkan kepala penisnya pada lubang anus Evelyn, begitu menyadari apa yang akan dilakukan oleh si negro, Evelyn meronta-ronta dan memohon agar si negro membatalkan niatnya, ia berteriak keras ketakutan…….
“Tolonggggg…..!!! Ahhhhh, Jangannnnn…. Heennnggghhhh, Ennnhhhhh..!!” tubuhnya mengejang dan menggigil hebat ketika merasakan tekanan-tekanan kuat yang sedang berusaha membobol lubang anusnya, wajahnya yang cantik imut tampak menderita.
“AAAAAAAAAAAAAA……!!” Evelyn berteriak keras kesakitan ketika perlahan-lahan kepala penis si negro mulai memaksa lingkaran anusnya melebar dan JREBBBBBBBB!!! satu sentakan kuat kembali membuat Evelyn  mengerang keras…….
“Whoaaaaa,, she screaammmm like wild bitch ngehe he he he he”
“Arrrrrgggggghhhhhhh…Heksssss…Akkkkk, Heengggeeekkkk….. ” berkali-kali Evelyn mengerang kesakitan, berkali-kali pula nafasnya serasa dicabut ketika penis si negro menyentak-nyentak terus menekan semakin dalam, di satu sisi Evelyn merasakan sangat menderita dan kesakitan, sedangkan di sisi lain si negro merasakan kenikmatan yang luar biasa ketika lubang anus Evelyn yang sempit dan peret menggigit batang penisnya.

“YEAHHH Baby, OOOOOooo…YESSSSS!” si negro terus mendesakkan batang penisnya yang panjang dan besar itu, semakin dalam dan lebih dalam lagi hingga selangkangannya mendesak buah pantat Evelyn, ia tidak mempedulikan Evelyn yang mengerang keras kesakitan dan kelojotan setengah mati dalam penderitaan akibat lubang anusnya disodok dan dirojok oleh batang penisnya yang hitam, besar dan panjang, belum juga rasa sakit akibat ditembus penis yang besar itu hilang, si negro sudah menggerakkan penisnya memompa liang anus Evelyn yang peret dan kering.
“Arrrrrhhhhhh, It’s hurrrtttt, Awwwwww….Aduhhh Awwwwww!!” Evelyn mengaduh dan menjerit kesakitan ketika batang besar itu menggergaji lubang anusnya, rasanya begitu perih dan pedih ketika batang itu bergerak kasar menyodomi liang anusnya, ia menangis kesakitan dan menjerit-jerit ketika si negro menyodominya dengan liar.
“Come on bitchhhh…, screammmm and cry!! ” bibir si negro termonyong – monyong kerena merasa keenakan, wajahnya tampak bengis ketika menyodok-nyodokkan batang penisnya, meerojok-rojok belahan vagina Evelyn yang kecil mungil.
Si negro yang satunya lagi menjambak rambut Evelyn hingga kepala gadis itu terangkat ke atas, dengan kasar dijejalkkannya batang penis hitam miliknya yang panjang dan bau itu kedalam mulut Evelyn. Mata gadis itu mendelik ketika merasakan batang hitam besar itu bergerak kasar mendeepthroatnya, begitu kasar, sangat kasar sekali.
“Ennnhhhh… Heeemmmmmfff…..Crrrrrrr…Crrrrrrr ” Evelyn tidak dapat menjerit lagi karena mulutnya tersumpal dan terisi penuh oleh sebatang penis yang besar dan baunya menyengat, tubuhnya mengejang dengan kuat, kemudian gadis itu terkulai lemas ketika merasakan denyutan-denyutan puncak klimaksnya,
Si negro menarik pinggul Evelyn sambil menjatuhkan dirinya ke belakang, kini Evelyn menduduki penis besar itu dalam posisi memunggungi si negro yang terlentang keenakan, kedua pergelangan kakinya direntangkan mengangkang keatas hingga membentuk sebuah huruf V yang indah, sementara sebatang penis mulai mengendusi belahan vaginanya, kepala penis itu menjilat-jilat belahan kenikmatan di selangkangan Evelyn yang ketakutan.

“ARRRRRRHHHHHH…JREEBBBB!! BLEEEPPPPP” wajah Evelyn mengenyit, sekali lagi ia menjerit keras ketika si negro mejebloskan seluruh batang penisnya, keningnya sampai berkerut membentuk angka “11″, wajahnya tampak memelas seolah-olah sedang memohon ampun pada si negro yang terkekeh-kekeh keenakan.
“Hessshhhhhh, Ahhhh, Ennnggghhh Ahhhhhhhh…. ” Evelyn semakin sering mendesah-desah ketika dua batang penis itu mulai bergerak dengan teratur, tubuhnya yang mungil dan mulus kelojotan tanpa daya dihimpit oleh dua sosok tubuh gemuk hitam besar yang sedang melahap kenikmatan dan kehangatan tubuh mulusnya yang sudah basah dibanjiri  keringat.
“Oaaahhhhh….!! AWWWW…..!! ” wajah Evelyn mengernyit tegang ketika sodokan-sodokan itu semakin lama semakin cepat  memacu lubang anus dan lubang vaginanya, sesekali terdengar suara tawa kedua orang negro itu, mereka mentertawakan dirinya yang merengek-rengek, memohon dengan suara serak.
“Ampuunnn, ahhhh, aduhhhhh sudahhhhhh, cukuppppp….!!
Untuk takaran Evelyn mungkin sudah cukup namun tidak bagi kedua orang negro bertubuh gemuk itu, mereka masih belum puas menikmati tubuhnya yang  mulus mungil dengan wajahnya yang cute innocent, mereka masih ingin menikmati kehangatan dan kemulusan tubuh Evelyn. Kedua orang negro itu melampiaskan nafsu liar mereka, tanpa mempedulikan tubuh mungil Evelyn yang sudah tidak sanggup lagi menahan siksaan persetubuhan interacial yang semakin liar dan brutal, berkali-kali ia harus rela memuntahkan cairan puncak klimaksnya, dipaksa muncrat oleh batang penis yang gemuk besar dan panjang, pandangan matanya semakin memudar, setelah melenguh panjang akhirnya Evelyn pingsan tidak sadarkan diri.

************************
Di tempat lain di pulau itu

“Oiii…Mas Roy!! Ndra!! kemana sih lu orang? Mau diajak threesome kok malah kabur, iihhh…sebel deh!” Ivan Gunawan menyentakkan-nyentakkan kakinya ke tanah dengan gaya bencesnya yang jijay bajaj.
Setelah clingak-clinguk kiri kanan mencari sesuatu selama beberapa saat tanpa hasil, akhirnya sang bunda Ivan pun melengos pergi sambil mencak-mencak kesal dengan logat bencongnya. Tidak jauh dari situ di sebuah gua yang depannya ditumbuhi semak-semak tinggi, dua pasang mata mengintip dengan gelisah. Keduanya baru lega setelah Ivan Gunawan pergi menjauh.
“Fuuihh…akhirnya pergi juga tuh makhluk, bayangin deh kalau ketanggap…ngeri ngga!” Roy Suryo, si pakar telematika (setidaknya gitulah menurut pengakuannya) bernafas lega sambil menyeka keringat dingin di dahinya,
“Iya amit-amit deh kalau ketangkep tuh banci kaleng” kata Indra L. Brugman yang juga ketakutan dikejar-kejar, “tuh orang ga jelas tuh laki-laki atau perempuan”
“Kalau menurut analisis saya sih…asli laki-laki, cuma ya itu dandannya aja yang kaya gitu jadi aja jadinya makhluk ga jelas” kata Roy Suryo beranalisis seperti biasanya, “Ndra enaknya kabur kemana nih kita sekarang?” tanyanya pada Indra.
“Lewat sana aja, pasti si banci kaleng itu ga bakal lewat situ” jawab Indra menunjuk ke belokan di dalam gua itu.
Mereka pun berjalan semakin memasuki gua itu, namun sepertinya jalan di dalam semakin berkelok-kelok membuat keduanya malah bingung karena sudah kehilangan arah.
“Alamak mana jalan keluarnya nih??! kita kesasar!” Roy mulai panik, badannya basah berkeringat karena keliling-keliling tak tentu arah daritadi, “Dra kok diem aja sih? Ngapain lu kok ngeliatnya kaya gitu?” tanyanya melihat Indra yang menatapinya aneh.
“Ngga Mas Roy…mas cuma keliatan nafsuin aja kalau keringetan gitu, seksi deh, apalagi kumisnya itu ih gemes!”
“Iiihh…apa-apaan sih lo Dra, yang serius ah!” Roy menepis tangan Indra yang mau membelai wajahnya, ia mulai merinding dengan gaya Indra yang makin kemayu itu.
“Serius kok Mas, saya naksir deh sama Mas Roy, lebih seksi dari si Bertrand deh. ayo dong mas kita kan berdua aja disini!” Indra tiba-tiba mendekap tubuh Roy Suryo.
“Wadow jangan…Dra…wadoh ada hombreng!!” Roy Suryo menjerit ketakutan dan meronta-ronta berusaha lepas dari dekapan Indra yang memang sebenarnya penyuka sesama jenis itu.
“Ayo dong Mas Roy sama saya aja, dijamin asoy deh!” Indra dengan bernafsu menarik baju Roy Suryo hingga robek.
“Waaahhh…tuuluuunngg…aadooww…abis dah!!” jeritan Roy Suryo pun membahana di gua itu ketika Indra memegang penisnya dan memasukkannya ke mulut

*******************
Kembali ke tempat Evelyn

“Hemmmmm ?? Wahhhh, dia kelenger Brooo!!” si bibir sumbing cengengesan tanpa menghentikan sodokan batang penisnya yang mendeepthroat Evelyn
“Biarin aja dehhh, HAJAR TERUS BROO…, Enak nihh….boolnya..!!” si gigi ompong malah semakin kuat menghempaskan dan merojok-rojok liang anus Evelyn yang sudah memar.
“CROOOOOOTTTTT…KECROOOOTTTT!!”
Kedua orang negro itu meraung keras sambil memejamkan mata mereka menusukkan penisnya kuat-kuat kedalam mulut dan anus Evelyn, beberapa saat kemudian barulah mereka melepaskan tubuh mungil Evelyn yang sudah terkapar tidak sadarkan diri. Pintu ruangan itu terbuka lebar, wajah-wajah mesum menggusur tubuh Evelyn keluar. Dua orang negro bertubuh gembrot yang baru memperkosa Evelyn habis-habisan berbaring sambil tersenyum ketika menyaksikan tubuhnya dibopong keluar oleh seorang negro bertubuh kurus dengan batang penisnya yang sudah mengacung meminta pelampiasan. Evelyn yang sudah lemas dihajar habis-habisan hanya dapat pasrah ketika si negro itu membopong tubuhnya keluar dari dalam kamar itu.
“Ihhhhhh?! ” Evelyn tampak was-was ketika menyadari empat orang teman si negro mengekori dari belakang, si negro membawa tubuh bugilnya ke sebuah kolam pemandian air panas.
Evelyn terdiam ketika si negro membelai wajahnya yang cantik, tinggi air kolam itu hanya setengah meter 70 cm, ia duduk dengan santai di atas selangkangan si negro, tubuh hitam itu duduk sambil bersandar pada dinding kolam dan memeluk tubuh mulusnya, sementara keempat orang negro lainnya mengelilingi tubuhnya.
“Are you tired baby?? hemmmm?” si negro berbisik ditelinga Evelyn yang lalu mengangguk lemah, Evelyn terpejam merasakan pijatan-pijatan si negro di pundaknya, entah kenapa ia merasakan rileks ketika tangan-tangan hitam itu memijati dan mengelusi bulatan susunya. Jari si negro merayapi dan memijiti bibir vaginanya, tanpa sadar kedua kakinya mengangkang keenakan ketika jari si negro memijiti lingkaran otot vaginanya, lumayan lama Evelyn diservice dan dipijat XXX oleh lima orang negro. Ia menurut ketika seorang negro itu memberinya sebuah racikan ramuan khusus, Evelyn merasakan rasa sakit dan pegal yang mendera tubuhnya seperti lenyap, tenaganya pun berangsur-angsur pulih, bahkan kembali berlipat-lipat ganda.

Evelyn menyambut seorang negro yang mengecupi bibirnya, dibalasnya lumatan-lumatan bibir tebal si negro yang melumati bibirnya. Ia menghisap-hisap batang lidah si negro, entah kenapa rasa jijik itu hilang, entah kenapa pula dadanya berdebar dengan keras, ada sebuah sensasi yang luar biasa hebat ketika dirinya dikelilingi oleh lima orang negro bertubuh tinggi besar yang mengelus dan menjamahi tubuh mulusnya, bergantian ia melayani ciuman dan cumbuan kelima orang negro itu, entah air liur siapa yang kini membasuh dan membasahi bibirnya.
“Heemmmmm Mmmmhhhh….” Evelyn melingkarkan kedua tangannya berkalung ke leher seorang negro yang sedang melumat dan mengulum bibirnya yang mungil, pipinya sampai kempot ketika si negro mengenyot-ngenyot bibirnya dengan kuat.
“Aaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhh…… ” Evelyn membelai pipi si negro, bibirnya tersenyum menggoda seorang negro di sebelahnya agar segera berciuman dengannya, dan happpp, bibir tebal yang lain kembali menyumpal bibir mungilnya.
Si negro yang sedang memeluk Evelyn dari belakang mengangkat pinggulnya, tubuh Evelyn melayang di dalam air kemudian turun menduduk sebatang penis hitam besar yang sudah menunggu vaginanya di dalam air dan Bleeeesssshshhhhhh…!!
“Ahhhhhhhhhhhhhhhhh…… ” kepala Evelyn terangkat ke atas sambil mendesah keras, bibirnya tersenyum puas ketika merasakan penis yang besar dan panjang itu menyesaki vaginanya.
“Byurrr.. Byurrrr.. Byurrrr ” suara ceburan-ceburan air mulai terdengar ketika tubuh Evelyn bergerak turun naik dengan teratur, suara jeritan-jeritan kenikmatannya membuat suasana di kolam itu semakin panas,
“Ohhhh, fuck me nigger…!! Please fuck meeee…”
“Like this baby ?? “
“NOOOOO…., HARDERRRRR, HARDERRRRRRR….” wajah Evelyn yang polos dan imut tampak liar, jeritan-jeritannya terdengar semakin keras, Evelyn merintih keras merasakan remasan-remasan kuat di payudaranya, kelima negro itu berkali-kali meleletkan lidahnya, mereka terkagum-kagum ketika tubuh mulus Evelyn bergerak begitu liar dan erotik. Siapapun yang melihat wajah Evelyn pasti tahu kalau gadis cantik yang imut dan mungil itu tengah dilanda nafsu birahi yang luar biasa.

“Whoahhhh…!! She moved like a damnnn bitch, come on girl, yeahhhhh, ride my coookkkk…, come on Evelyn, I know you want it baby!” si negro meladeni nafsu liar Evelyn, dihantamkannya batang penis besar itu ke atas menyambut hempasan-hempasan vagina Evelyn.
“Aaaaaaaaaaaaaaaaa….!! Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..!! Aoohhhhhhh, YEAHHHHHH!! Yesssss , fuck me like that, MOREEEEEE…!!” Evelyn merengek-rengek dengan keras, mulutnya ternganga lebar sambil menjerit-jerit liar,tubuhnya menggeliat dan mengejang.
“Ahhhhhhhhhhhhhh….!! Crrrrrrrrr Crrrrrrrrrrrrrrr……, YEAHHH, He he he “
Evelyn mendesah panjang, tubuhnya yang sedang menduduki batang penis yang hitam dan besar itu masih tersentak-sentak dengan liar dihajar oleh si negro.
“he he he, I always wonder why a negro have a huge penis like this? ” Evelyn membelai sebatang penis yang mendekati wajahnya.
“To make you satisfied Evelynn!!” Evelyn tertawa kecil ketika mendengar bisikan si negro yang sedang merojokkan penisnya ke atas menghantam-hantam vaginanya yang sedang menduduki penis yang hitam dan besar.
Si negro meremas-remas kepala Evelyn, batang penisnya tenggelam keluar masuk di dalam rongga mulutnya yang basah dan panas. Evelyn menekankan batang penis si negro masuk kekerongkongannya hingga mentok, ia ingin menelan seluruh batang penis yang besar dan hitam panjang itu, dijilatinya batang panjang itu, lidahnya menari-nari dan membasuh penis itu, diemutnya kepala penis yang besar dan mengeluarkan cairan-cairan yang terasa asin dan gurih. Evelyn tersenyum nakal ditatapnya 4 batang penis yang menunggu diservice oleh mulutnya, tangannya tampak sibuk mengocoki dua batang penis ditangan kiri dan kanannya sementara mulutnya menciumi dua batang penis lainnya secara bergantian, lidahnya mengait-ngait dua batang penis yang teracung di hadapan wajahnya, dhisapinya kepala penis yang mengeluarkan cairan gurih itu,sementara kedua tangannya meremas-remas dua batang penis di sisi kepalanya, sementara sebatang penis yang lain menyentak-nyentakkan tubuhnya turun naik dengan liar, menyodok-nyodok vaginanya dengan kuat.

“UNNGGGHHHH…!! YEAHHH… Crrruttttt Cruuttttt!! ” Evelyn tersenyum puas, kini tubuh mulusnya mulai digilir. Seorang negro berdiri sambil mencekal pergelangan kakinya dan menarik kaki gadis itu hingga kedua pahanya yang mulus mengangkang ke atas, sementara keempat negro lainnya menjaga agar kepalanya tidak terbenam ke dalam air sambil merayapi payudara Evelyn yang berukuran sedang..
“Ooooooooooooo…. Nggaaahhhhh…, Ohhh yessshhhhhh…, Ohhh thatttt,,, too HARDDDDDDDDD….AWWWWWWWWW!!” Evelyn menjerit keras ketika si negro menancapkan batang penisnya dengan kasar kemudian memacunya dengan kecepatan penuh.
“YEAHHH, I do it good and HARD.. baby..,Dammmmnnn, Your hole is soo tightttttt…..!! Shake your pussy babe”
“AUHHHH…, Yessss , Ohhhhh, Ahhh, Errrrhhhhhh….. ” Evelyn menggeram gemas sambil menggoyang – goyangkan pinggulnya menyambut hantaman batang penis si negro. Negro-negro itu berteriak-teriak liar memberi semangat agar Evelyn lebih liar menggoyangkan pinggulnya.
“Clokkkkk… Keclokkkkkk… Clokkkkkkkkk….Bleppphhh….” Suara -suara beradunya vagina dan batang penis besar itu terdengar dengan keras, Evelyn menggigit bibirnya, tubuhnya melenting-lenting ke atas, kedua matanya yang sipit terpejam rapat-rapat keenakan ketika batang penis yang besar dan panjang itu memompa-mompa belahan vaginanya yang sempit.
“Ennnhhhh, Ufffffffhhhh, YEahhhhhh….Uhhhhh” Evelyn mengeluh keenakan ketika penis yang besar itu mengaduk-ngaduk belahan vaginanya, daerah di sekitar lingkaran otot vaginanya memar kemerahan karena terus disodok-sodok dengan kuat oleh penis milik lelaki negro yang tersenyum – senyum senang menikmati vaginanya yang seret dan sempit.

Terdengar suara gemericik air ketika tubuh telanjang Evelyn dan kelima orang negro itu keluar dari dalam kolam pemandian air panas. Evelyn menungging sambil mengangkat pinggulnya tinggi-tinggi, seorang negro segera mengambil posisi dibelakang tubuh Evelyn, ditekankannya batang penisnya untuk membongkar sisi lain dari sensasi kenikmatan ditubuh gadis cantik itu, sebuah lubang kecil yang sempit. Disodoknya lubang anus Evelyn kuat-kuat, dijejal-jejalkannya kepala penisnya memaksa agar lubang anus Evelyn yang  kecil dan sempit semakin merekah.
“Ennnnhhhh…. ” Evelyn merengek sambil menggoyangkan pantatnya, ketika penis besar itu terpeleset kebawah, menggesek belahan vaginanya, si negro kembali menempatkan kepala penisnya di anus Evelyn kemudian menekankan penis besarnya dengan kuat.
“Ohhhhhhhhhhhhhhhhhh….. ” Evelyn mendesah panjang sambil menekankan pinggulnya kebelakang menyambut batang penis si negro, perlahan-lahan lubang anusnya merekah dan batang penis itu masuk semakin dalam.
“Good girl, goood girlllll….., I know you can do it Evelyn” si negro mengusapi pinggang Evelyn kemudian menarik pinggang gadis itu sambil menyentakkan batang penisnya dengan kuat menusuk-nusuk lubang duburnya.
“Come on Evelyn, I need you to shake your tight little asshole!” si negro meminta Evelyn bergoyang, tanpa disuruh dua kali Evelyn segera menggoyang-goyangkan pinggulnya ketika si negro menyodomi lubang anusnya, sementara tubuh mulusnya terus menerus digerayangi oleh keempat orang negro yang berlutut di sisi kanan dan kiri tubuhnya yang sedang menungging disodomi oleh sebatang penis hitam yang besar dan panjang.
“Ehhh..!! Ahhhh, Ohhhh…!! Ohhhh …!!”
“Plakkkk.., Plakkkk, Plakkkkk…. ” Tubuh evelyn tersungkur-sungkur dengan keras ke depan ketika si negro menyodok-nyodokkkan penisnya, Evelyn mendesah kemudian  menerima sebatang penis yang dijejalkan pemiliknya dengan paksa kedalam rongga mulutnya.
Seorang negro mengecupi punggung Evelyn sementara yang dua lagi sibuk memeras-meras payudaranya yang terayun-ayun dengan indah, dan dua batang penis bergerak-gerak dengan liar menusuk – nusuk lubang anus dan rongga mulut gadis bermata sipit itu, terkadang ia menjerit – jerit keras untuk melampiaskan nafsu birahi didadanya yang meledak-ledak dengan dashyat, apalagi ketika tangan si negro merayap dan memijiti klitorisnya.

Benar-benar kontras persetubuhan interacial antara Evelyn dan kelima orang negro itu, tubuhnya yang putih mulus dan mungil digerayangi oleh negro-negro bertubuh hitam besar yang terus memacu nafsu birahinya melayang semakin tinggi
“Ohhhh YESSSs, Crrrrrr Crrrr Emmmmhhhh” tubuh evelyn yang sedang menungging menggeliat dengan erotis ketika merasakan denyutan – denyutan puncak klimaks yang memaksa cairan vaginanya kembali muncrat berdenyutan.
“He he he, Meowwww…, Meowwwwww….,,,, ” Evelyn mengeong-ngeong sambil merangkak menaiki sesosok tubuh hitam besar yang terlentang. Si negro langsung memeluk dan mengeluti tubuh mungilnya. Negro itu membalikkan tubuh Evelyn agar berada dibawah tubuhnya, Evelyn tertawa nakal menggoda sambil memeluk kepala si negro yang sedang mengecupi lehernya.
“You’re so hot babe, so fucking HOT” si negro mengusap wajah Evelyn yang cute dan imut sebelum akhirnya melumat-lumat bibirnny. Ia tampak rakus mengecupi dan mengulum bibir Evelyn, dihisapnya bibir gadis itu dan diemut-emutnya dengan kuat, hingga nafas Evelyn berdengusan dengan keras.
“Ha ha ha ha…you’re so naughty” Evelyn membelai kepala si negro yang terbenam diantara belahan buah dadanya, ia memejamkan matanya meresapi jilatan-jilatan batang lidah si negro yang basah dan hangat.
Mata si negro mendelik menatap payudara Evelyn yang putih dan bulat, dibelainya bulatan dada Evelyn yang kiri dan yang kanan hingga ia tertawa kecil kegelian, dicubitnya puttingnya yang meruncing kemudian dipelintir-pelintirnya dengan lembut, sesekali si negro mencubit dan menarik kuat-kuat putting itu dengan gemas, diremas-remasnya dada Evelyn sambil mengecupi puncak payudaranya dan menjilat- jilat putingnya yang runcing dan keras.

“Ohhhh, Yessshhhsshhhh.., Emmmhhh Ohhhhhh…..” Evelyn mendesah nikmati ketika merasakan cumbuan si negro semakin memanas, rasanya nikmat sekali ketika mulutnya mengenyot-ngenyot kuat puncak payudaranya bergantian dari yang kiri pindah ke yang kanan.
“C’mon big boyyyy, eat my shaved pussy!” Evelyn menekankan kepala si negro sambil menekuk dan mengangkangkan kedua kakinya melebar, ia mendesah-desah ketika merasakan hembusan nafas hangat si negro yang memburu menerpa permukaan vaginanya, kedua tangannya menarik dua batang penis ke samping kepalanya di sebelah kiri dan kanan, Evelyn menolehkan kepalanya kekiri sambil membuka mulut untuk menghisapi penis di sebelah kiri kepalanya, kemudian menolehkan kepalanya ke kanan untuk mengenyot-ngeenyot kepala penis yang di kanan kepalanya.
Dua orang negro memeluk tubuh mungilnya dari sampig sambil menyusu di payudaranya, sementara kedua kaki Evelyn melejang-lejang merasakan cumbuan yang semakin panas menggeluti bibir vaginanya. Si negro menarik bibir vagina Evelyn, ditatapnya daging mungil yang masih malu-malu untuk menampakkan dirinya kemudian lidah si negro terjulur keluar menyentuh dan menggelitiki kelentit Evelyn yang semakin mengkilap dengan indah ketika lidah si negro mengulas-ngulas dan  menggelitiki daging klitorisnya. Dihirupnya aroma vagina Evelyn dalam-dalam, dikenyot-kenyotnya cairan kewanitaannya yang lengket dan terasa asin.
“Ouhhhh, Stoppp itttt… Ha ha ha ha… ha ha ha ha ” Evelyn tertawa kegelian sambil mendorong kepala si negro yang sedang melahap dan mengunyah-ngunyah daging klitorisnya, si negro berdiri sambil menari tubuh mungilnya.
“Want to try my kungfu style baby?” si nengro memasang kuda-kuda, kedua kakinya menekuk mengangkang, mirip seperti sedang kungfu, Evelyn memeluk tubuh si negro, kedua tangannya merayap ke bawah dan mengocok-ngocok penis si negro, kemudian sambil memeluk leher si negro Evelyn menjepit pinggangnya. Ia mendesah sambil menekankan batang penis si negro untuk membelah belahan vaginanya. .

Evelyn menghempas-hempaskan pinggulnya hingga penis besar itu keluar masuk membelah jepitan vaginanya yang sempit, diciuminya bibir tebal si negro yang termonyong-monyong keenakan, keempat orang negro lainnya bertepuk tangan menyaksikan teman mereka yang sedang sibuk berlatih kungfu XXX ditemani oleh Evelyn yang begitu liar menghempas-hempaskan vaginanya, kedua kakinya menjepit kuat-kuat pinggang si negro sambil menjerit dengan liar.
“Oaawwwwwww…I like it, yesssss yesssshhhh…oorrrrhhhhhh, harder…yesssh like thatttt…, fuck me just like thattt…. Arrwwwwhh..!!” dalam posisi kuda-kuda si negro mengayun-ngayunkan penis besarnya hingga tubuh Evelyn tersentak-sentak, dan terayun-ayun keenakan.
“Ahhhhh…. Crrrr Crrrr……” hampir saja Evelyn terjungkal ke belakang ketika pegangannnya terlepas, untung saja dengan sigap si negro mencekal pinggang gadis itu, Evelyn tersenyum malu menatap si negro yang menatapnya dengan tatapan mata yang mesum, sementara vaginanya berdenyutan dengan nikmat ketika cairan kewanitaannya kembali mengucur dalam kenikmatan yang tiada taranya.
“Do you like it babe??” si negro bertanya sambil menggaduk-ngaduk vagina Evelyn.
“Yeahhh, Ohhhh, I like it so much” Evelyn menjawab sambil memejamkan kedua matanya.
“How about a little help in your tight little asshole, I bet you will like it more” seorang negro menekankan batang penisnya menekan lubang anus Evelyn, dengan beberapa kali sentakan yang kuat batang penis si negro yang hitam besar tertancap di lubang dubur Evelyn yang langsung menjerit-jerit dengan liar ketika penis-penis itu mulai bergerak menggasak vagina dan anusnya.
“Oooo yeaahhh, I like it a loootttt, Auhhhhh…Ahhhhh, Yessshhh, MOREEEEEE…. Ennnnnhhhhh, Arrrrhhhhhhhhh!” suara Evelyn yang sedikit serak terdengar semakin seksi dan menggairahkan, tubuhnya tersentak-sentak kuat ketika dua orang negro yang sedang berlatih dalam posisi kuda-kuda itu menghantam-hantamkan batang penis mereka menyodok-nyodok belahan vagina dan menyodomi anus Evelyn dari belakang.

Jeritan kenikmatan Evelyn berbaur dengan geraman-geraman gemas dua orang negro yang sedang mengayunkan batang penis mereka menyodok-nyodok dan menusuk-nusuk vagina dan anusnya. Tangan kanan Evelyn berpegangan pada bahu si negro sedangkan tangan kirinya menyeka peluh di wajahnya, tubuhnya yang basah bajir keringat itu dihimpit oleh dua orang pria negro bertubuh hitam besar yang termoyong-monyong menikmati lubang anus dan lubang vaginanya.
“Crrootttt…. Crrroootttt…..” Evelyn mendesah nikmat merasakan semburan sperma panas yang muncrat di dalam vagina dan anusnya, kedua orang negro itu menurunkan tubuhnya. Evelyn tersenyum sambil mengelusi wajah kedua orang negro itu, si hitam bertubuh besar tampaknya puas menikmati tubuh mulusnya, Evelyn mengecupi bibir kedua orang negro itu sambil tertawa kecil, ditarik-tariknya penis hitam yang kini terkulai dengan lemah.
“Do you like it ??” Evelyn bertanya sambil tersenyum ketika merasakan seorang negro lain memeluk tubuhnya dari belakang, ia memegangi kedua pergelangan tangan si negro yang mengelus-ngelus bulatan payudaranya sebelah bawah.
“Yeah Shuangshuang, I like it” si negro menjawab sambil meremas-remas payudaranya, ditarik-tariknya putting susu gadis itu hingga merintih-rintih lirih, persetubuhan itu terasa semakin nikmat ketika Evelyn menyerahkan tubuh mulusnya secara total untuk dinikmati oleh para pria negro. Tubuh mungilnya dikurung oleh tubuh tiga orang negro yang merayapkan tangan mereka mengelusi tubuh mulusnya yang menggelinjang nikmat
“What do you want bigboy ? Ahhhhhhhh!” Evelyn mendesah manja sambil menunggingkan pinggulnya, kedua kakinya meengangkang hingga posisi kedua kakinya nya mirip huruf V yang terbalik, Evelyn mendesah keras ketika merasakan sebatang penis mencoba menusuk vaginanya dari belakang, matanya yang sipit terpejam rapat ketika penis itu bergerak dengan lembut mencoba memasuki jepitan vaginanya dari belakang,
“I want to fuck you Shuangshuang….Blesssshhhh” penis besar itu tenggelam dengan perlahan-lahan, membelah himpitan vaginanya.

“Ohhhhhhh…..you’re so naughty nigger…,Uhhhhhh!!” Evelyn mengeluh ketika kedua tangannya ditarik kuat ke belakang, kini dengan bebas dua orang negro yang lain meremas-remas susunya dengan lembut, tampaknya ketiga orang negro itu ingin menikmati dan menyantap kehangatan dan kemulusan Evelyn dengan perlahan-lahan, Evelyn menggoyangkan pinggulnya dengan lembut, tubuhnya menggeliat-geliat dengan erotis sambil mendesis merasakan rasa nikmat ketika batang penis si negro yang besar dan panjang bergerak dengan lembut menusuk-nusuk vaginanya.
“Arrrhhh, You NASTY BIG MONKEY…..!! Arrrrhhhhh!!” Evelyn menjerit keras kemudian memaki si negro yang tiba-tiba menghantamkan penis besarnya kuat-kuat hingga tubuhnya tiba-tiba tersentak dengan keras, lagi, lagi dan lagi, semakin kuat dan kencang. Evelyn kembali mendesah-desah dengan keras, jeritan dan pekikan liarnya kembali terdengar ketika penis besar itu kini bergerak dengan liar dan kasar, menyodok-nyodok belahan vaginanya dengan kuat.
“Ha Ha Ha, this monkey will fuck you hard and good until you scream like hell!!” si negro menggerakkan penisnya semakin kuat dan kencang, dengan gemas ia menancap-nancapkan batang penisnya. Disodok-sodoknya vagina Evelyn dengan kekuatan penuh hingga menjerit-jerit dengan liar hingga ia mencapai puncak klimaksnya.
“Ahhhhhhhh., Yeahhhhhhhhh, Cruuuttt… Cruuuuttttttt….. ” Evelyn tertawa nakal sambil menunggingkan pinggulnya tinggi-tinggi agar si negro lebih leluasa menyodoki belahan vaginanya.
“Did you ever ride a horse ??” si negro yang sedang mengocok vagina Evelyn membungkukkan tubuhnya dan berbisik di telinganya.
“Never, Ehhhhmmmm,…. Why??”

“I will teach you to ride!” si negro mencabut penisnya kemudian menarik pergelangan tangan Evelyn yang menatap dengan keheranan ketika si negro berbaring dengan santai, dua orang negro lainnya menggiring Evelyn untuk menaiki tubuh si negro, posisinya mirip seperti sedang menunggangi seekor kuda yang hitam dan besar.
“Whawww, now I have big black horse” Evelyn tertawa kecil, ia menuruti perintah si negro, didudukinya batang hitam itu dengan vaginanya dan Creeeebbbbbbbb…Bluuusssshhhhhh…Evelyn mendesah panjang kemudian mulai menggerakkan pinggulnya turun naik di atas penis yang hitam dan besar, dihempas-hempaskannya vaginanya dengan kuat,
“Damnnn, you have many talent Shuangshuang, come one girl, COME ONNNNNNNN…!! Yeahhhh that’s my girl!” si negro menyambut hempasan-hempasan vagina Evelyn yang liar dengan menyodokkan penisnya kuat-kuat ke atas.
“Uhhhhh, Oucchhhhh…!! You’re too wild….nigger Eahhhhhhh..Ahhhh” Evelyn mengeluh ketika merasakan sodokan-sodokan kuat menusuki vaginanya, tubuh mulusnya terangkat-angkat ke atas. Si negro terkesiap ketika Evelyn mengibas-ngibaskan rambutnya, sambil menunggangi penis si negro, ia meremas-remas payudaranya sendiri, kepalanya terangkat ke atas, tampak ekspresi kepuasan yang luar biasa ketika Evelyn menunggangi penis yang besar dan panjang itu.
“Ohhhh, Yessss, Thank you” Evelyn berterimakasih ketika dua orang negro berlutut di sisinya, mereka mencekal pinggang dan pinggulnya membantunya untuk menaik turunkan pinggulnya, sementara seorang negro yang lain menekan-nekankan bokong Evelyn kuat-kuat.
“Ohhh, yeahhh, yeahhh, Ohhhhh yeahhhhhhh….” Evelyn menjerit-jerit liar keenakan ketika dibantu mengendarai penis yang hitam dan besar itu, sementara yang seorang lagi menyodorkan sebuah mix untuk berkaraoke. Suara Evelyn terdengar memecah keheningan malam di pulau itu, sebuah sound system bergema dengan sangat keras mengumandangkan suara merdunya yang tengah dipacu oleh nafsu birahi.
“Whoaaaa, you can sing too, cool!!”

“Hssshhhh, ahhhhh, Yeshhh, Ahhhhhh, Harderrrr, fuck me nigger, please!! FUCKKK ME HARDERRRRR, MOREEEEEEE!!” Evelyn tampak histeris sambil menggoyangkan pinggulnya ketika penis itu menghantam vaginanya dengan dashyat.
“Cleeebbb, BLEPPP… BLEPPPP… BLEPPPPP…. ” suara vagina Evelyn yang sedang kewalahan menghadapi tusukan-tusukan maut si negro. Ia menjerit keras , tubuhnya menggigil dengan hebat…..
“AHHHHHHHHHHHHHHH….NIGGGERRRRR…!!! Creeettttt, Crettttt….” Evelyn terengah-engah keenakan,sementara seorang negro membantunya merapikan rambutnya yang acak-acakan, si negro tiba-tiba bangkit sambil memeluk tubuh Evelyn, kini mereka berdua duduk saling berhadap-hadapan, Evelyn menjulurkan lidahnya keluar, si negro tersenyum senang sambil menghisapi batang lidahnya, bibir mereka berciuman dengan mesra.
“You’re so soft and wet Shuangshuang, Cupppp!!” si negro mencium lembut bibir Evelyn sambil kembali menyentak-nyentakkan penisnya ke atas, Evelyn tidak mau kalah ia juga menghempas-hempaskan pinggulnya dan mulai bergoyang sambil mendesah-desah dan mengusap-ngusap kepala si negro yang botak. Evelyn mengecupi bibir si negro yang tebal, sebuah mix kembali berjasa mengumandangkan rintihan lirih dan desah kenikmatan Evelyn, sementara tubuhnya menggeliat-geliat keenakan ketika sesuatu yang didudukinya keluar masuk dengan sangat cepat, menyodok-nyodok vaginanya hingga ia memekik-mekik dengan keras, terkadang terdengar jeritan kerasnya yang serak-serak basah karena terlalu banyak mengerang dan menjerit.
“OUGHH SHITTTT… KECROTTTT CROOOTTTTT” si negro memeluk kuat-kuat tubuhnya hingga Evelyn mengeluh merasakan tubuhnya seperti sedang diremukkan hingga hancur. Evelyn mendesah sambil mengecup bibir si negro dengan lembut. Ia menghela nafas panjang sambil tersenyum senang ketika tubuhnya ditarik oleh dua orang negro sekaligus.
“Badd Boyyyy… Ennhhhhh!!” Evelyn merintih dan mendesah ketika kedua orang negro itu menggerayangi dan meremas payudaranya, kini ia bediri saling berhadap-hadapan dengan dua orang negro yang sedang menggerayangi tubuh mulusnya, perlahan-lahan Evelyn berlutut dan mulai mengocoki penis mereka, dijilatinya batang-batang besar itu bergantian, dihisap-hisapnya dan dikecupinya kepala penis yang mengeluarkan lendir-lendir putih yang gurih, kedua tangannyaa bergerak cepat mengocoki penis besar yang menggantung di selangkangan kedua orang negro itu.

Evelyn berdiri, kedua kakinya berjingjit-jingjit sambil mengangkang, sementara tangannya membetot penis si negro dan menggesek-gesekkan kepala penis itu menggesek belahan vaginanya, si negro menekuk kedua lututnya sambil mengangkang dan merendahkan penisnya, kemudian dikait dan ditusuknya belahan vagina Evelyn.
“Crebbbbbb… Ahhhhhhh, Ohhhh Niggerrr…!! Errraaaahhh… ” Evelyn menggeram gemas kemudian merapatkan kedua kakinya, hingga si negro meringis keenakan ketika merasakan lingkaran otot Evelyn menggigit kuat-kuat batang penisnya.
“YEAH Baby, whoaaaa, YEAHHH, come on Shuangshuang!!” si negro memegangi pinggang Evelyn ketika ia mengerakkan pinggulnya maju mudur dengan liar hingga batang penis yang hitam besar itu keluar dan memasuki vaginanya yang peret.
“Ohhhh, nigger, Ohhhh, Yeahhh, Yessshh Nigger…Ohhhh ” Evelyn buru-buru menjepitkan kedua kakinya pada pinggang si negro ketika si negro mengangkat tubuh mungilnya, kedua tangan Evelyn berpegangan kuat-kuat pada bahu si negro, tubuh mulusnya terayun-ayun, tersentak-sentak dengan cepat dan kuat. Evelyn menolehkan kepalanya kebelakang ketika merasapan seseorang membantu memegangi pinggangnya dari belakang, tangan kakan Evelyn menarik leher si negro yang sedang memegangi pinggangnya. Bibir mungilnya menyatu dengan bibir si negro yang tebal.
“Emmmhhh, Ckkkk, Emmm Cpphhhh, Ckkkkk….. “
“He he he, so you want my asshole Ehhh ?? ” Evelyn menggigit bibir si negro yang berdiri dibelakang tubuhnya, ketika merasakan batang hitam itu menggeliat-geliat dengan bernafsu dan menusuk dengan kuat, Evelyn menggoyangkan pinggulnya hingga sodokan si negro meleset.

“YEAH, I want it very bad, let me get inside, don’t be naughty….Shuangshuang”
“Ha Ha HA.., ” Evelyn tertawa ketika si negro mencubit dan meremas gemas buah pantatnya karena merasa kesal pinggul gadis itu terus bergerak-gerak dengan nakalnya.
Si negro kembali menusukkan penisnya pada anus Evelyn. Kali ini Evelyn tersenyum pasrah ketika batang penis si negro membuka liang sempitnya dan mencoblos lubang anusnya dengan bernafsu.
“Now we need you to be naughty…come one shake your ass!” Evelyn mulai bekerja keras menghempaskan vaginanya, desahan-desahan panjangnya mulai diselingi oleh jeritan jeritan kenikmatan, ketika dua orang negro itu mulai menggerakkan penis besar mereka, Evelyn merengek-rengek dengan manja, suaranya terdengar begitu merdu dan menggairahkan, tubuhnya terperanjat ketika kedua orang negro itu memacu vagina dan anusnya dengan kekuatan penuh.
“Ohhhh, fuck me Nigger, fuck me good and harddd, Yeahhhhh, Moreee Niggger!! Ouuuhhhhhhhhhhhhhhhhhh….. Kccrrtttt,, crrrrtttt… Crrrrrtttt…” mata Evelyn terpejam-pejam, kedua orang negro itu mengantarkannya dengan begitu nikmat mendaki puncak klimaksnya, Evelyn mendesah-desah keras karena kedua orang negro itu terus memacu vagina dan anusnya tanpa  memberinya kesempatan untuk melakukan perlawanan sedikitpun, entah berapa kali ia merasakan vaginanya berdenyut-denyut dengan nikmat sampai akhirnya….
“OAHHHH…., DAMMMMNNN….Croooottttttt”
“WHAT THE HELLL……Kecroootttt…. Croootttt….”
“Emmmmhhhh, Ninggeeeerrrrr… Ahhhh..!! Cruuuuuutttttttt……”

Perlahan-lahan kedua orang negro itu melepaskan tubuh mulus Evelyn karena mereka sudah mendapatkan apa yang mereka inginkan dari tubuhnya yang mungil dan mulus. Evelyn mendekati seorang negro bertubuh gemuk yang sedang duduk dengan batang penisnya yang sudah tegang mengeras, penis itu lebih besar dari kelima orang negro yang sudah puas menggeluti tubuhnya. Mata gadis itu menatap sebuah penis yang telah merampas kesuciannya, penis milik si negro berbibir sumbing.
“Ennnnhhhh…Ahhhhhh….want to dance nigger??” Evelyn menggeliatkan tubuhnya dan menari dengan erotis sambil mendesah-desah,Evelyn menggoda si negro hingga tubuh besar itu melompat dan menerkam tubuhnya yang sedang menari erotis.
“Ahhhhh…..!! ” Evelyn terkejut ketika macan hitam besar itu menerkam tubuhnya hingga jatuh bergulingan hingga ke pinggiran kolam dan BYURRRRRRRRR…tubuh Evelyn dan si negro tercebur ke dalam kolam pemandian air panas.
“Ahhhh, Aaaaa, Emmmhh Ohhh…Niggeerrmmmmmmhhh….Emmmmmh” si negro menyumpal bibirnya, sementara kedua tangannya memeluk kuat-kuat tubuhnya yang mulus, suara riak air turut meramaikan rintihan-rintihan lirih Evelyn dan geraman-geraman gemas si negro. Evelyn berpegangan pada tubuh gemuk itu ketika merasakan kedua kakinya melayang tidak dapat berpijak pada lantai kolam itu. Si negro mengangkat tubuh Evelyn sambil membenamkan kepalanya di antara belahan dadanya yang membuntal pada dan berwarna agak memar kemerahan karena sering diremas-remas dan dicubiti. Evelyn mengangkat kepalanya ke atas sambil menatap langit yang semakin redup, kedua tangannya mengelus-ngelus kepala si negro yang rakus menyusu disusunya, bibir Evelyn tersenyum puas,matanya terpejam meresapi hisapan-hisapan si negro yang begitu rakus mengenyot-ngenyot susunya, mulut si negro berdecakan keras ketika menjilat dan mencumbui payudara Evelyn yang ranum, setelah puas mencumbui dada Evelyn si negro menurunkan tubuh mulus gadis itu sambil mengarahkan penisnya untuk menusuk jepitan Vagina Evelyn.
“Ohhhhhhhhh……. ” tubuh Evelyn mengejang ketika merasakan batang penis si negro menguakkan lingkarkan otot vaginanya. Penis itu begitu kasar menusuk-nusuk dengan kuat, nafas Evelyn kembali berdesahan dipacu oleh batang hitam yang besar dan panjang.

“Ahhhh, Owwww, Ahhhh Yeawwwww… Ouuuunnnhhhh…..too BIGGG NGAHAAAAA…!!” wajah evelyn mengernyit sambil mendesah keras dengan nikmat, si negro terus memacu batang penisnya mengocok-ngocok jepitan vagina Evelyn yang mungil dan sempit peret. Evelyn berkali-kali merintih merasakan kenikmatan itu menyiksa dirinya, cairan vaginanya dipaksa muncrat berkali-kali.
“Auhhhhh…, Kecreeetttt… crettttt…….” Evelyn meronta untuk melepaskan diri setelah dapat mengatasi sesuatu yang kembali muncrat berdenyutan dengan nikmat, gadis itu berenang berusaha menjauhi si negro, kini ia berada di tepian kolam dengan ketinggian air yang hanya mencapai bokongnya, ia lalu berusaha naik ke daratan, namun…
“He he he…not yet Shuangshuang….BYURRRRR…” si negro buru-buru menarik tubuh mulus yang hendak melarikan diri darinya.
“Ahhhh, enough, tou are too strong nigger!”
“But you like it don’t you…, let me get inside again” si negro merayu Evelyn, ditariknya pinggul gadis itu hingga menungging, ditekankannya punggung gadis itu hingga payudaranya menekan di pinggiran kolam.
“Come on Shuanshuang, say it, you like big strong nigger”
“Yesss, I like big strong nigger!!” Evelyn mengangkat pinggulnya setinggi yang ia sanggup, ia merintih kecil ketika merasakan sesuatu yang kelewat besar menekan belahan di selangkangannya.
“Annnhhhhhh….!! ” Evelyn menggigit bibirnya sebelah bawah ketika penis besar itu kembali memaksa masuk, tubuhnya tersentak-sentak dengan kuat, ia menelan ludah ketika sebatang penis milik si negro bergigi ompong teracung mendekati wajahnya, penis itu begitu gemuk sama seperti sosok tubuh si negro yang besar gemuk.

“Emmmmm… Mmmmmmmffffhhhh…. ” Evelyn benar-benar kewalahan ketika dua orang negro bertubuh gemuk itu menghantam batang penis mereka untuk merojok vagina dan mendeepthroatnya habis-habisan. Evelyn menjerit ketika si negro memindahkan penisnya untuk menyodomi lubang anusnya.
“ARrrrhhhhhh…, Ohhhhhhhh…., Ahhhhh YOU KILLING ME NIGGERRRRRAAAAAAAHHHWWWWW……!!” Evelyn merengek karena kewalahan disodomi oleh penis yang besar dan gemuk, tubuh mulusnya tersungkur-sungkur dengan keras. Evelyn menghisap kuat-kuat penis dihadapannya untuk melampiaskan rasa sakit yang menyiksa lubang anusnya yang sedang disodomi dengan brutal. Tubuhnya ditarik keluar dari dalam kolam, jantungnya berdebar-debar ketika dirinya disuruh menduduki batangan penis yang kelewat gemuk dan besar panjang.
“OOAWWWWW,,… HuuuuaaawwwwwwwwwwWWW.. AWWW ” penis yang gemuk dan besar itu mengobrak abrik belahan vaginanya yang mungil, belum juga ia sempat mengambil nafas sebatang penis menghantam lubang anusnya dari belakang.
“NGAHAKKKKK….. Ohhhhhhhhhhhhh…..!! ” Lengkap sudah penderitaan Evelyn, tubuh mulusnya ambruk dan kemudian terguncang-guncang dengan hebat diantara himpitan dua orang negro bertubuh gemuk yang menjepit dan menghujani Anus dan Vagina Evelyn dengan sodokan-sodokan mereka yang super maut.
“Ohhhh, Niggerrr, It’s Tooo BIGGGHH, Eraaahhhhhh… Ohhh.., Ohhhh…” jeritan kesakitan Evelyn berbaur dengan rintihan kenikmatannya ketika dua batang penis memacu tubuh mungilnya yang mulus, kedua orang negro bertubuh gemuk itu memaksanya agar dapat menerima dan merasakan kenikmatan sodokan-sodokan mereka yang mematikan dan mereka berdua berhasil dengan sukses. Akhirnya setelah mengalami penderitaan setengah mati kini Evelyn merasakan rasa nikmat setengah mati.

“YEAHH.. NIGGER..!! YEAHHH…!! OOO YEAHHHH… ” Evelyn mulai menggoyangkan pinggulnya menyambut sodokan-sodokan maut di lubang anus dan vaginanya. Ia menjerit-jernit semakin liar dan binal ketika dua orang negro lainnya kembali bergabung untuk meremasi susunya yang membutuhkan sentuhan kenikmatan,
“Crroottttt… Croooottttt… Ohhhh Niggerrrrrr………” Evelyn mendesah pasrah dengan tubuh yang masih terguncang hebat, disodok-sodok oleh dua batang penis yang besar dan gemuk.malampun semakin memanas sepanas api birahinya yang membara, hingga cairan vaginanya kembali bermuncratan tanpa daya.
“Ohhhhh, Niggerrrrr…fuck MEEE, YEahhhh fuck mee, OHHHH PLeaseeee…Moreeeee!!! ” Evelyn merengek-rengek dengan keras sambil menangis keenakan dan menjerit-jerit dengan nikmat, merasakan sodokan-sodokan super maut yang membuatnya melayang tinggi ke atas sebuah negri kenikmatan yang tanpa batas, setelah memaksa Evelyn muncrat berkali-kali mencapai puncak klimaks barulah kedua orang negro bertubuh gemuk itu menyemprotkan sperma mereka.
“Unnnhhhh…. Niggerrrr…. they’re both too strong and nasty…the fat nigger’s ” Evelyn mengeluh dan mengadu pada seorang negro yang sedang menindih tubuhnya kembali.
“That’s alright Shuangshuang, they’re sleeping right noww, just me and you… Psssttttt….don’t scream too loud baby!” Evelyn mengangguk sambil mengangkangkan dan menekuk kedua kakinya, terdengar suara helaan-helaan nafas beratnya ketika si negro menggigit-gigit payudaranya dengan gemas. Evelyn melemparkan senyumannya ketika merasakan tusukan kuat membelah vaginanya, dengan lembut si negro memacu batang penisnya,
“Your pussy hole is soo tight Shuangshuang”  si negro memacu penisnya dengan teratur, tubuh hitam itu menindih tubuh mungil Evelyn dan menghempas-hempaskan batang penisnya.dengan lembut dan teratur, tubuh Evelyn menggeliat-geliat resah dibawah tindihan tubuh si negro yang menggenjotnya dengan lembut..

“Ahhhhhh… niggerrrrr…. Ohhhhh Crrrrr Crrrrtttttt…. ” mata Evelyn terpejam rapat sementara si negro masih asik menggeluti tubuh mungil mulus yang terkulai lemah tanpa daya, dimiringkannya tubuh Evelyn kemudian tangan si negro mengangkat tungkai kaki kanannya. Evelyn membuka matanya sedikit ia mendesah pelan ketika merasakan penis si negro menyodominya dengan lembut, setelah bosan dengan posisinya si negro merobah posisi permainannya dicekalnya dan dikangkangkannya kedua kaki Evelyn selebar-lebarnya.
“Unnnnhhhh…..!!” Evelyn melenguh pelan ketika merasakan tubuhnya tersentak akibat disodok oleh penis si negro kemudian tubuhnya mulai terguncang dengan teratur, mata si negro menatap tajam pada sepasang susu Evelyn yang terguncang dengan indah mata si negro melotot ketika Evelyn tersenyum manis sambil merentangkan kedua tangannya keatas..
“Shuangshuang you’re so cute…….” si negro semakin giat menggenjotkan penis besarnya, ada sebuah sensasi tersendiri bagi si negro ketika menyaksikan senyum kepuasan di wajah Evelyn. Dipercepatnya irama tusukan-tusukannya dan akhirnya “Crrruuutttt….”
Evelyn memeluk tubuh besar yang menindih tubuh mulusnya yang masih tersentak-sentak dengan kuat dobawah tindihan tubuh besar itu, si negro membenamkan kuku-kuku jarinya pada buah pantat Evelyn, sambil   berdiri diangkatnya tubuh Evelyn, si negro berbisik ditelinga Evelyn. Evelyn menggangguk sambil menjepitkan kedua kakinya pada pinggang si negro, sambil memacu penisnya si negro melangkah menjauhi kolam pemandian air panas itu. Evelyn mendekap tubuh si negro yang besar dan hangat. Bunyi desiran angin terdengar bergemuruh, si negro menurunkan kemudian membalikan tubuh Evelyn, disuruhnya Evelyn merentangkan kedua tangannya ke samping mirip seperti seorang gadis di film Titanic, sementara penis si negro mengait vaginanya dari belakang, kedua tangannya meremas-remas payudara gadis itu.

“Ohhhh, Nigger…! I’m Flyingggg…. Ohhhhh…. HARDER NIGGERRR…”
“Plokkk.. plokkkkk.. plokkkkkk……”
“YEsss nigger YESSSHHHH……”
Si negro menusuk-nusukkan penisnya hingga Evelyn menjerit-jerit keenakan, sementara rintik-rintik air hujan semakin lebat dan deras, namun tampaknya hujan yang deras dan angin besar  itu tidak sanggup untuk memadamkan, api birahi Evelyn.
“Ahhhhhhhhhhhhh…. NIGGERRRRRRR…….” Evelyn menjerit gemas keenakan merasakan sodokan-sodokan yang semakin kencang, kedua tangannya masih terentang ke samping seperti di sebuah film layar lebar “Titanic”., payudaranya diremas-remas dan digerayangi oleh si negro dari belakang, Evelyn menangis keenakan ketika si negro bersujud dan menjilati selangkangannya, didekapnya kepala si negro yang sedang melumat-lumat selangkangannya,  mengait dan mencokel-cokel klitorisnya yang mungil, Evelyn memekik keras ketika merasakan bibir si negro mengemut-ngemut bibir caginanya.
“Ohhhh, Niggggerrrrr……Ahhhhhh.., YAHHHH, Ohhhhhhh….”
Di tengah hujan angin disertai bunyi geledek yang bersahutan Evelyn menaiki tubuh hitam yang terlentang keenakan ditindih oleh tubuh mulusnya yang ramping dan mungil. Kedua tangan Evelyn bertumpu pada bahu si negro, perlahan-lahan didudukinya penis hitam itu.
“Ohhhh… YEAHHH, come on girl, my wild EVELYN…, he he he” si negro meremasi susu Evelyn dan menarik-narik puting gadis itu. Tubuh Evelyn tersentak-sentak ke atas dengan kuat, karena sodokan-sodokan si negro yang terus menerus merojoki vaginanya. Ia merengek-rengek sampai menangis keenakan ketika penis besar itu bergerak semakin cepat.
“Ahhhh….. Niggerrrr, Mmmmmmhhh Crrrrrr Crrrrrrrrrrr.” si negro memeluk tubuh mulus yang ambruk menimpa tubuhnya, disodokkannya penis di selangkangannya kuat-kuat dengan cepat ditusukinya lubang nikmat di selangkangan Evelyn.
“Urrrhhhh….. Shuanggshuanggggg KECROOOOOOOTTTTTT…..”

***********************
Keesokan harinya

“TOLOOONGGGG…..Tolonggggg BROOOOO!!” Terdengar suara teriakan meminta tolong, para negro yang liar itu segera berhamburan keluar
“HAhhhh ?? Lu kenapa broooo?? “
“Gua diperkosa Brooooo,,,, Aduhhhhh!!”
“Lohhhh bukannya enakkkk??”
Si negro yang meminta pertolongan menangis sesegukan, dengan hati sedih diceritakannya nasib para korban pemerkosaan itu yang tidak dapat melarikan diri.
“Jadi semua saudara-saudara kita? telahhh check-out dari dunia ini ??dan kita adalah negro terakhir di pulau ini???”
Tiba-tiba terdengar suara tawa cekikikan yang semakin keras, mata para negro itu melotot menatap tiga diva melompat dengan gagahnya.
“PRETTY…?? Mampus dahhh…!!! “
“WADOWWWW…..OKI LUKMANN!!”
“OUHHH…!! OMASSSS…..”
Seperti dikomando para negro itu buru-buru mencegat sebuah becak yang ternyata dikemudiakan oleh Moreno dan di bangku penumpang ada papanya, Tinton Soeprapto. Ternyata mereka berdua sedang berusaha menyelamatkan dirinya. Mereka melempar tubuh keduanya dengan paksa. Moreno menjerit ketakutan ketika ditangkap oleh Oki Lukman
 ”ANJRITTT, MAMPUS GUAAAA!! PRETTT, AMPUNNN PRETTTT…NGAHAKKKK!!!” Moreno menjerit ketakutan ketika tubuh berlemak itu menindih dan menggeluti tubuhnya.
“PRATT…! PRETTT…! PRATTT..! PRETTTT…!! NGANGKANG YANG BENER!!” Pretty Asmara memelototinya dengan galak, dibentakknya Moreno yang kembali menjerit ngeri ketika Pretty Asmara membetot batang penisnya, terdengar teriakan-teriakan yang mengerikan mengguncang rimba belantara Black man Island.
“Wadoh kecil banget sih, masa playboy kaya lu tititnya cuma segede spidol, sini ihhh…ihhh, kok ga kerasa sih!” Oki Lukman merasa kesal karena penis Moreno yang kecil itu tidak terasa memasuki vaginanya.
“EEeehh…kalian mau apain anak saya? dia itu kan aset bangsa…aset bangsa!” seru Tinton seraya menghampiri mereka untuk menyelamatkan anaknya.

dumb expression waktu bilang
'aset bangsa'
“Aset bangsa…aset bangsa apaan Oom? Pembalap bombomcar aja dibilang aset bangsa, udah sini oom…sama saya aja!” sahut Omas yang menarik kerah baju Tinton dari belakang dan mendorongnya sehingga tersungkur di tanah.
“Wahh…jangan Omas!!” jerit Tinton Soeprapto ketika Omas yang bibirnya seksi itu menerkamnya dan merobek-robek bajunya.
“AMPUUNNNNNN…. AWWWWW ADOWWWW NGADUHHH!!”Negro-negro itu bergidik ngeri menatap Moreno dan papanya dari kejauhan yang sidang digarap dengan liar oleh “TIGA DIVA”. Para negro terakhir yang selamat segera pelarikan diri dari “BLACKMAN ISLAND”

Tamat
****************

44 Tanggapan

  1. Wadoooohhh… wadooohhh…..
    Konak abisss…. eh.. Kocak abisss…
    Binunnn… sama2 bagus…..
    Genre baru berarti…. KONCAK… Konak dan Kocak…
    Halah maksaa… ^_^
    Teruskan perjuanganmu Jeng Yo
    Kalo Jeng Yo kemaren ikut caleg pasti aku contreng….
    Re: cerita2 sis yohana emang bisa mengocok perut & anu, aliak koncak itu, unik deh, hehehe
  2. wow…tamat juga akhirna..maknyus ceritanya sist Yo….
    lama di tunggu akhirnya keluar juga…akhirnya bikin ngakak sist…good JoB!! hahaha……
  3. haha… ini ceritanya kocak
  4. sipp,,,,, bagus sis yo.. lagi konak nih.. akhirnya cerita yang ditunggu-tunggu datang. bagus. sis yo. cewek yang rekomendasiku mantap ya sis… imut dan manis banget. hehehehe…
    trus rencana lanjut cerita apa sis yang seimut dan semanis model evelyn shuang itu?? ^^
  5. aq minta dan save ya ceritanya sis… boleh toh?
  6. pada 19 April 2009 pada 17:01 | Balas Pemburu Jilbaber
    KONAK, iya…
    KOCAK, iya…
    MANTABH!
    Sejauh gue baca situs Bro Shu, kayaqnya emang T-O-P!
    Cuma yaaa~, itu…
    NC 6:FMFO
    Bikin gue pengen nangis…
  7. bro pemburu jilbaber… bisa ganti nick gak.. sumpah gw ilfil..liat nick lo..hehe..g mupeng lagi
  8. wakakakak…lucu waktu baca ekspresi tinton ma liat gambanya juga…:D
  9. He he ni cerita pasti diedit sama bos shu ya?
    ROY SURYO n “aset bangsa”??? HUAKAKAKAKSS
    Emang kalau soal sex scene, sis Yo ini gak ada yang ngalahin dah, panteennggg trusss!
    Re: ah tau aja dikau hihihii…sebenarnya dari sis yo sendiri udah ada si aset bangsat kok, gw cuma nambahin dikit supaya lebih meriah hehehe. btw si roy sukro & si loser itu baca ini ga ya?
  10. NICE
  11. pada 20 April 2009 pada 11:22 | Balas Hello K!tty
    * PAk Dion
    wahh.. wahhh.. pak dion membuat singkatan baru neh.., bisa jadi acara baru di TV ngak ya ntar ?? ,
    konak kocakk, (saksikan Koncak setiap minggu jam 7 malam ho ho ho)
    Ha Ha Ha, jadi kepikiran bikin PMI “Partai Mupenger’s Indonesia”
    Re: hahha koncak, sis yohana kan paling ahli bikin cerita koncak, setuju tuh diriin pmi, pasti gw ikut pemilu, ga golput kaya kemaren.
    *Mr Raito
    - he he he.., iya,dibantu ama bos Shu ke ke ke, sampe ada indra brugil lagi hi hi hi, ama Om Rod Surop……, belom lagi om Tintin…, he he he he…,
    * Bro Henz
    he he he, ditunggu loh ceritanya C. Jade,
    BTw, Cowo-cowo yang cakep itu sapa nama aslinya ya ?? (cegluk.. ceglukkk) ehmmmmmm
    Re: hehe naksir ya?
    *MR R
    Boleh-boleh….aja ^_^
    Moga- moga sesuai ama pesanan he he he,
  12. waduhhhh Sist Yo naksirr nehh??!!! @_@
    aduh saia main ambil aja dari google tuh…yang aku tau cuma yang Daniel itu namanya Daniel…search aja di google klo ga salah “Japanese Handsome” ada semua…udah lupa sist yo…hahahhaa School Gril Diary donk sist yoo aduhh di tunggu ga keluar keluar ni…bisa mati penasaran nih…:)
  13. waaaa…..aku cari yang lanjutannya roy suryo malah disuguhi moreno vs 3diva hahahahaha……
    Re: kalau lanjutannya roy suryo bisa2 ngelanggar uu republik mupeng ttg gay tuh, bisa2 pembaca pada eneg lagi hahaha
  14. yup thank’s sis… sesuai banget pesanan. hahaha… oya sis, enaknya cewek sapa lagi ya yang inocent, manis serta imut itu. oya, gimana model korea atau artis mandarin seperti vicky zhao mungkin. walaupun sudah tua tapi bodynya masih lumayan lho soalnya kan dia sering main di film silat jadi bodynya pasti ramping dan payudaranya pasti padat. hehehe… trims. juga soalnya aq sudah keluar nih sampai 5 kali hehehe….
  15. pada 21 April 2009 pada 11:54 | Balas Hello K!tty
    * Bos Shu
    Iya neh Bos, Ganteng abis… keren dehhh… Cool he he he
    *Bro Henz
    Wuahhhhh ?? !! Mati penasaran
    Jangan dongggg…,
    ntar ngak ada yang lanjutin C Jadenya ho ho ho……
    BTW Kita sealiran rupanya ya ?? maen embat dari Google, tapi kadang -kadang aku nyolongnya dari yahoo…juga sih, he he he…., ngubek-ngubek dulu….
  16. hahai…lagian udh ga sabar sama aksi school girl yang masi ‘virgin’ itu lhoo sist hahaha….
    iya neh sist…kadang juga dari yahoo ato ngubek ngubek Friendster / Face book orang luar..hahaha….tapi susah cari gambar yang pas yha… itu evelyn cakep bener…kayanya pernah liat dhe…mirip ma sodara gw….ah tapi kyknya salah liat :P
    tnang aja sist…C Jadenya udah di pegang ma bos shu 1 – tamat….tapi lanjutan C jade nya lagi pusing mikirnya…mungkin abis ujian kenaikan kelas baru mulai rapihin story from another world seri berbeda tapi masi ada hubungannya sama C jade….mengingat reaksi para warga KBB yang yhhaa (liat comment C Jade) makanya lagi mau coba ngerapihin ceritanya yang sebetulnya udah hampir beres semua tapi masih banyak kekurangan jadi mau di bikin sesuai keinginan rakyat republik mupeng…haha…
  17. wow.. evelyn wonderful… toge alias toketnya aja 32c jadi lumayan imut dan montok kan. tapi ada yang kurang kok evelynnya gak sampai hamil ya? ^^
  18. pada 22 April 2009 pada 12:19 | Balas Hello K!ttty
    *Mr R
    He he he, minum ramuan dari tiga diva, obat anti hamil buatan NYI OMASSSS… ^^,
    hemmm sapa lagi ya…, selanjutnya,dari kemaren masih belum kepikiran sih MR R he he he… , masih ada 3 cerita yang blon tamat soalnya.., jadi ya.., ngak mau mikirin yang baru dulu sementara ini… ^^
  19. pada 22 April 2009 pada 12:54 | Balas Hello K!tty
    *Mr R
    Minum obat Anti Hamil buatan 3 Diva tuhhh… he he he
    Model luar Lainnnya Ada dehhhh… he he he…., biar penasaran…….. dari huruf M berasal dari jepang, grup music cewe semua ke ke ke…., baru sketsa sichh….
    Re: group musik? wah berarti bukan mihiro dong, padahal gw naksir berat ama dia, bintang jav fav gw setelah jaman azumi kawashima tuh
  20. morning musume? ha ha
  21. morning musume boleh, tapi ada yang lebih cantik dan manis lagi hehehe. menurutku sih.^^ she atau ariel lin atau rainie yang. bisa itu heheh… wah.. huruf m apa ya. dari jepang. ok deh ditunggu cerita mantabnya ya sis. yang pasti lebih mantab dan inocent imut seperti evelyn shuang. hehehehe
  22. i like and love it evelyn shuang. ^^
  23. pada 23 April 2009 pada 10:16 | Balas Hello K!ttY
    Bro Mike
    Lhaaaaa.,, Koq Bisa tahu ??
    (liat kiri- liat kanan…, Hmmm, sembunyi dimana nih Bro Mike)
    Lagi sibuk ngumpulin gambar-gambarnya nihh….,
    he he heh….
    *Mr R
    Ooo…, yang maen It Start With A Kiss yak kalo ngak salah, terus Fairy Tales gituhh,terus The New Condor Heroes, terus.. Tokyo Juliet.
  24. yup.. it started with a kiss. oya sis yo, ada lagi kumpulan grup musik yang ceweknya manis2 seperti grup musik yang pernah main di brown sugar machiato yang namanya xia xun. mukanya manis dan lemayan seperti evelyn shuang. ^^
  25. pada 24 April 2009 pada 15:43 | Balas Hello K!tty
    Oooo…, Kalo ngak salah sihh
    yang nyeritain anak sekolahan itu yakkk ?? sayangnya aku cuma nongton setengah,,, padahal rame filmnya,
    itu teh ngak keluar lagi lanjutannya…& ngak nemuain lagi lanjutannya, duh gara-gara karena tempat beli DVD kena rasia waktu itu hikssss. hikssss.. jadi ketinggalan….
    *Bos Shu
    Mihiro ?? wahhhh…, selain olga ada berapa orang lagi nehh, kecengannya Bos Shu ?? Hmm Hmmm Hmmmmmm…, ayo ngaku Bos Shu…^_^ !!! he he he….
    Re: mihiro itu aktis jav fav gw, kecengan gw sih ga banyak2 amat kok, pokoknya yg type2 oriental & natural gitu deh.
  26. ya.. yang nyeritaiin anak sekolah itu. bener yang group ceweknya manis dan imut terutama xiaoxun atau mungkin apple atau yang pemeran cewek lainnya disana yang menurut sis yo kawaii atau imut. hehehe… wah, eman gak lihat sampai tuntas. oya kapan mengeluarka artis atau model atau group musik asia yang lainnya?? wah komennya evelyn shuang ini banyak banget yo..
  27. pada 26 April 2009 pada 07:02 | Balas Hello K!tty
    *MR R
    sementara ini blon sich, mo konsent dulu di SCh, Arabian, ama Office C,
    WAduhhh.., kayaknya penuh karena kita asik chating nehhh ke ke ke ke, sampe ngobrolin Film segala…,
    Re: si mihiro bisa masuk ga tuh di arabian madness? hehhee
  28. pada 26 April 2009 pada 09:14 | Balas Hello K!tty
    *Bos Shu
    Bisaaaa, ntar aku buatin dehh buat bos shuu…^_^
    di arabian 3 ke ke ke ke…..,
    lagi belajar bikin alur cerita neh bos he he he,
    perasaan sihhh kayaknya aku kurang banget disisi yang satu ini , moga-moga aja ntar bisa lebih baik ^^
    Re: wah ini patut ditunggu nih semoga hasilnya memuaskan hehehe
  29. Aya Ueto juga sis di masukkan ke arabian,,, hohoho…
  30. strain
    strain
    BOs nih monitor baru
    saran
    buatin cerita yang paksaan pake alat yang bisa memperngaruhi pikiran untuk berbuat apa aja misal pake pager tulis “nangis” lalu sidia pikirannya jadi sedih terus gak tau kenapa jadi nangis
    tapi si dia hatinya gak mau
    mulutnya juga tapi kelakuannya mau
    tapi sidia juga menikmati ada fotonya gdis japan
    berseri. tapi setelah gak pake alat sidia jadi normal lagi.
    (biasa nya ceweknya jadi geleman)
    pasti ceritanya lebih seru keren
    tolong ya di usahakan thks
    KU TUNGGU
  31. pada 3 Mei 2009 pada 06:58 | Balas monyet.nyet
    Bos Shu,Bikin Natalie Meng ya, artis mandarin yang seimut dan semanis evelyn shuang ,bodinya mantaaaaaaaaaaaap,putiiiiiiiiiiiiih bangeet
  32. pada 3 Mei 2009 pada 08:49 | Balas monyet.nyet
    salah satu Filmnya Natalie Meng judulnya Beauty and the 7 Beasts (2007)
  33. sis yo.. kapan lagi mengeluarkan yang baru lagi.. sudah gak sabar melihat buatannya sis yo yang hebat dan top markotop.. hehehe…
  34. pada 6 Mei 2009 pada 12:23 | Balas Hello K!tty
    He he he ntar kalo salah satu dari 3 seri yang ada dah tamat… salah satunya
  35. sist…skull diary… T__________T
  36. wow.. bagian ini hebat banget… banyak sekali comentnya dan ceweknya inocent banget.. hehehe… sis yo sudah gak sabar melihat yang seperti ini lagi ^^
  37. wow. saya lihat fotonya evelyn yang versi terbaru. sungguh buat orang ketagihan dan rasanya bener-bener inocent banget manis dan imut sist. waduh mungkin aq nge fans banget ke dia sampai tahap nyukai paling ya. hehehe ^^
  38. tempatnya disini evelyn shuang bro isenk. ^^
    ebelyn shuang.
  39. evelyn shuang is very10000x hot n cute n …………………………
  40. bener hot and cute. payudaranya aja 32 c. aq masih punya foto2nya yang imut dan seksi.
  41. request dong, park jin hee,
  42. park jin hee itu masih muda? trus dia artis bro? ^^
  43. evelyn shuang. bener2 manis dan imut. tidak ada yang mau buat cerita lagi pake karakter ini tapi dengan foto dan cerita yang berbeda. nanggung nih cerita. ^^
  44. marvelous……

1 komentar: