Rumah Baru KisahBB

Setelah 2x ga diterima di Wordpress sehubungan penjualan DVD, Shusaku akhirnya memutuskan memindahkan blog cerita seru KisahBB kesayangan kita ke sini.

kirim cerita karya anda atau orderan DVD ke:


Order via email: mr_shusaku@yahoo.com


tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan


email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.

Promo diskon gede-gedean

Paket istimewa 500rb (50dvd),

untuk dalam Pulau Jawa free ongkos kirim, untuk luar Pulau Jawa tergantung daerah.

Harga normal Rp 15rb/dvd kalau beli banyak Rp.12.500/dvd, untuk paket kali ini jatuhnya Rp. 10rb/dvd, murah banget!!


Tapi ini terbatas hanya untuk 10 orang saja.

jadi silakan order, bisa dilihat list barang di

- list semi & softcore

- list western xxx

- list jav


untuk pemesanan email ke mr_shusaku@yahoo.com

Subject: paket istimewa 500rb

tuliskan: nama, alamat jelas, nomor HP, dan list barang yang diinginkan di email pemesanan

email akan segera saya balas dengan rincian harga & no ac bank bca/mandiri unk transfer. barang akan dikirim dengan tiki/pos setelah konfirmasi transfer diterima.


-untuk pesanan di atas 50dvd, selanjutnya dihitung @Rp.10.000,-

-hanya untuk film2 satuan (JAV, western XXX, dan Semi), tidak berlaku untuk koleksi pics & kompilasi

Rabu, 10 Agustus 2011

From McD with Victim

Malam itu kami berempat, para pemuda berandalan, sedang makan di McDonalds Thamrin sebelum ikut balapan liar malam nanti. Kulihat seorang gadis Chinese sedang makan sendirian di sebuah meja, sepertinya ia baru pulang dari kantor terlihat dari setelan blazer dan rok mini biru yang dikenakannya yang sangat serasi dengan kulitnya yang putih mulus, ditunjang lagi dengan tubuhnya yang tinggi langsing sekitar sekitar 170an. Beberapa saat kemudian ia memanggil seorang karyawan yang baru saja mengantar pesanan,

"Mbak tolong jangan dikemasi dulu saya mau ke toilet sebentar" katanya sambil berlalu menuju toilet.

"Oh ya Mbak silahkan",jawab karyawan tersebut kemudian diapun kembali ke counter kasir.

"Eh kesempatan tuh" kataku pada Ikram temanku.

"Lu bawa gak obat tempo hari?".

"Oh pasti dong" jawabnya sambil mengeluarkan plastik kecil berisi beberapa butir pil kecil di dalamnya


Diambilnya satu kemudian dia menuju wastafel. Ketika lewat di meja gadis itu, dengan cepat dimasukannya sebutir pil ke dalam gelas gadis itu sehingga langsung larut dalam Coca Cola

di dalamnya. Ketika gadis itu kembali, kami cepat-cepat menyelesaikan makan karena dia ternyata hampir selesai makan dan setelah menghabiskan minumnya dia segera keluar. Kami mengikutinya ke tempat parkir. Ketika dia hendak masuk mobilnya, pil itu mulai bekerja membuatnya terhuyung hendak jatuh. Aku segera beraksi, kuhampiri dia

"Hei kamu tidak apa-apa?" tanyaku sambil membopongnya berdiri tapi tubuhnya yang telah lemas karena obat tidur langsung ambruk dlm pelukanku sebelum sempat berkata apapun.

Tubuhnya yang terkulai lemas itu langsung kubaringkan di jok belakang Civic hitamnya lalu kubawa keluar diikuti mobilku yang dikendarai Ari, temanku yang lain. Kularikan mobil ke rumah nenekku di pinggiran Depok, sebuah rumah kuno dengan halaman luas yang kudapat setelah beliau meninggal delapan bulan yang lalu. Kubopong tubuhnya ke kamar di bawah tanah yang dulunya adalah gudang tapi telah kurombak menjadi ruang santai lengkap dengan peredam suara untuk home teaterku.

Cynthia

Kubaringkan tubuhnya di ranjang, lutut dan paha yang menjuntai di tepian ranjang membuat roknya tertarik ke atas sehingga terlihat sedikit satin biru muda yang membungkus selakangannya.

"Wah nih cewek lebih yahud dari yang kita kerjain tempo hari Sir" kata Tomy padaku

Oh ya namaku Yasir, salah satu dedengkot pemuda brandalan di wilayahku, wajahku terbilang sangar dengan anting besar di telinga kiriku dan tato di sekujur kedua lengan. Sebelumnya kami pernah membawa dua mahasiswi UI Depok, yang mobilnya terjebak demo, ke rumahku. Mereka akhirnya menjadi mangsa kami, selama tiga hari kami menyekap dan memperkosa keduanya beramai-ramai

"Ok Sir karena lo yang punya ide, lo dapat giliran pertama ok, cepetan tuh ntar keburu siuman repot lo ha ha haa..." kata Ikram

Kami lalu memakai topeng yg menutup wajah atas kami. Aku melepas semua pakaianku kecuali celana dalam lalu kutarik tubuhnya ke tengah ranjang. Kulepas blazernya lalu kubuka satu-satu kancing blus tanpa lengannya. Saat kusibak ke samping aku terpesona melihat kulitnya yang putih mulus dengan payudara yang tidak begitu besar, kira-kira 34B, putingnya yang mungil berwarna merah muda terlihat di balik bra transparan biru mudanya. Kedua tangannya kuborgol pada tiang ranjang karena tubuhnya mulai mengeliat lemah. Ari segera menyalakan DVDcamnya untuk mensyuting adegan panas yang akan segera terjadi.

"Eh namanya Chintya Halim, wow rumahnya di Green Garden coi, pasti anak orang kaya nih!" sahut Tomy yang lagi asik membongkar tas gadis itu.

Saat itu ia mulai mengedip-ngedipkan matanya mulai siuman. Kubelai pipinya yang lembut

"Hei Chintya sayang!" bisiku di telinganya, dia langsung terkesiap kaget tapi tak dapat bergerak karena kedua tangannya terikat.

"Eegh di mana gue? Si..siapa lu semua?!" pekiknya panik, dia meronta-ronta, kakinya menendang-nendang tapi hal itu justru membuat roknya tersingkap sehingga aku semakin horny,

"Hei sia-sia lu meronta, sebentar lagi lu juga akan menikmatinya kok" kataku sambil merengut bh nya hingga robek,

"ouch jangaaaan!!" pekiknya sambil meronta makin keras sehingga buah dadanya berguncang bebas,

Aku segera meremas kedua payudaranya sambil kukulum bibir tipisnya dengan ganas "mmmpphh..mmpph."rintihnya,

Kudesak lidahnya dengan lidahku hingga dia sesak nafas, lama-lama perlawanannya pun melemah, lalu kulepas pelukanku dan turun ke bagian bawah tubuhnya. Kuraba bagian dalam pahanya hingga masuk ke dalam rok mininya. Ketika kuraih tepian celana dalamnya dia meronta lagi,

"Aaaahh aaauuh jja..ngaaan aaaahhh!!" pekiknya tapi gerakannya malah memudahkanku untuk menarik lepas kain berbentuk segitiga itu.

"Hei guys help me, ok!" pintaku pada mereka, lalu Tomy dan Ikram segera memegang kedua paha Chintya dan menariknya hingga mengangkang lebar di depanku,

"aauch aaahh baaji..ngaaaan aaahah aaahh aampuuuun!!" rintihnya ketika kujilat klitorisnya disusul ke labia mayoranya hingga akhirnya kumasukan lidahku ke liang vaginanya sehingga basementku dipenuhi jeritan dan rintihannya



Setelah lima menitan aku bermain lidah di liang vaginanya, perlawanannya mulai lemah, malah kurasakan vaginanya berdenyut-denyut menerima rangsanganku dan semakin basah oleh cairan vaginanya. Memang sekuat apapun dia berontak lama-lama dia tidak akan sanggup menahan rangsangan yang diterimanya terus-menerus. Tubuhnya yang terkulai lemas kutindih dan kulumat lagi bibirnya sambil tanganku meremas lembut payudaranya. Dia hanya mengeliat-geliat lemah,

"Mmph mmph" rintihannya terpendam kuluman bibirku.

Kemudian kuposisikan penisku di depan vaginanya. Melihat hal itu dia kembali meronta tapi dengan cepat kucengkram pinggangnya sementara kakinya tetap dipegang kedua temanku. Kumasukan penisku yang berukuran 22cm dengan diameter 5cm ke liang vaginanya pelan-pelan tapi hanya ujungnya karena vaginanya sempit sekali

"aaaaahhh aaaaucchh…sssaakiiiitt!!"rintihnya, dia menangis keras menyadari dirinya sebentar lagi akan diperkosa empat orang asing

Jeritannya makin keras saat kudesak lagi vaginanya dengan penisku. Akhirnya dengan satu sentakan keras penisku berhasil masuk 1/3nya. Dia menjerit keras dan tubuhnya menegang dengan kepala mendongak ke atas, matanya terbelalak menahan sakit yang amat sangat di dalam liang vaginanya. Kudiamkan sesaat gerakanku sampai dia lemas lalu kutarik penisku, dia memekik

"aauuhhh sakiiiit hhuu hhuuu jangaaan maaas!! jaangaan perkosa sayaa!!" ia memelas dengan bercucuran air mata

Dari vaginanya keluar darah segar yang cukup banyak karena perawannya baru saja kujebol. Rintihannya makin membuatku horny dan segera kemasukan lagi penisku pelan-pelan tapi terus kutekan hingga masuk hampir semua. Ketika kurasakan mentok, Chintya menjerit lebih keras karena besarnya penisku membuat liang vaginanya terkuak dengan maksimal dan saat kupompa maju mundur dia menjerit dan merintih sampai kehabisan tenaga. Aku terus menggenjotnya sekitar 20 menit hingga kulihat dia mulai merasa keenakan di antara rasa sakitnya karena vaginanya mulai menyesuaikan dengan besar penisku. Dia terus merintih-rintih dan tanpa sadar pinggulnya terangkat ke atas menyambut hujaman penisku berkali-kali. Tak lama kemudian dia pun orgasme akibat hujamanku yang tiada henti ditambah gerayangan temanku pada tubuhnya. Setelah kira-kira empat pulun menitan kurasakan denyutan keras dalam diriku, segera kucengkeram pinggulnya dan kutekan penisku dalam-dalam. Aku pun mencapai orgasme dan menyemburkan sperma dengan keras dan banyak dalam liang vaginanya,



“Aaaaaaahhh!!"jeritnya histeris, tangannya mencengkram sprei lalu tubuhnya terkulai lemas

Kucabut penisku yang telah menciut dan keluarlah cairan spermaku bercampur darah perawannya yang meleleh ke sekujur pahanya dan membasahi sprei. Kucium bibirnya dengan lembut, tubuhnya yang berkilat bermandikan keringat berguncang lemah karena menangis sesegukan. Ketika aku bangkit untuk istirahat, temanku segera meminta jatah menikmati tubuh mulus Chintya. Begitu aku selesai, Ikram yang sudah bugil mendapat giliran berikutnya, ia langsung menindih Chintya dan tanpa buang waktu segera memasukan penisnya yang tak kalah besar. Chintya yang masih lemah tak kuasa melawan, dia hanya merintih lemah sebelum beberapa saat kemudian kehilangan kesadaran selama digenjot temanku yang berambut mohawk itu selama kira-kira setengah jam. Saat siuman Ikram telah menyemburkan sperma dalam liang vaginanya. Chintya sudah tidak kuat melawan dia hanya telentang lemah dengan tubuh seperti huruf x karena tangan dan kakinya terpentang ke empat arah. Kulepas borgol tangannya, kulihat tubuh telanjangnya telentang lemah di ranjang. Kututupi selimut karena kami akan meninggalkannya sebentar ke atas. Dua temanku yang lain tidak mau menyetubuhinya saat ini karena dia terlalu lemah. Kami takut dia tak kuat dan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan seperti Rini mahasiswa UI tempo hari, tubuhnya tak kuat digilir tujuh orang berturut-turut hingga harus dirawat di rumah sakit.

"Ntar kita tunggu dia pulih dulu aja biar lebih ok" kata Tomy.

Kami pun naik ke ruang atas untuk makan. Sejam kemudian kami turun untuk melihat keadaan Chintya, dia masih tergolek lemah di ranjang lalu kubangunkan dia;

"Bangun sayang, ini ada minuman aku yakin kamu haus!" kataku sambil membantunya bangkit

Rupanya dia memang haus karena itu segera direguknya minuman di tanganku sampai habis.

"Tolong lepasin gue, please…tangan gue sakit banget nih" rengeknya padaku, "apa salah gue sihh?".

"Ah gak sayang, cuma kamu berada di tempat yang salah aja, tapi kami akan memberi pengalaman yang tak terlupakan padamu hehehe" kataku sambil mencium bibirnya dan mengelus payudaranya dengan lembut sehingga dia mendesah kegelian, putingnya yang mungil itu kupilin-pilin sehingga ia mendesah pelan karena mulai terangsang



Tak lama kemudian dia mulai mengeliat tanda obat perangsang di minuman yang kuberikan tadi mulai bekerja. Tomy yang melihat hal itu segera membopongnya ke kamar mandi lalu memandikannya di bawah shower air hangat. Seluruh bagian tubuh Chintya digosoknya dengan lembut tanpa ada yang terlewat, terutama bagian-bagian sensitifnya, sehingga gadis itu menggelinjang kegelian dalam pelukan Tomy. Kulit wajahnya yang putih kini memerah karena dia telah terangsang hebat akibat belaian-belaian Tomy pada tubuhnya. Tubuhnya yang basah dan berbalur busa sabun itu nampak sangat menggairahkan, apalagi melihat kontrasnya dengan Tomy yang berkulit sawo matang dengan hidung pesek dan wajahnya jauh dari tampan. Temanku itu juga menciumi leher jenjangnya, tangannya meremasi payudaranya dan tangannya yang satu menggerayangi vagina gadis itu. Tubuh Cynthia sedikit bergetar karena perlakuan Tomy, desahan lirih terdengar dari mulutnya.

"aahh aahh gelii" dia berusaha berontak tapi dia akhirnya pasrah saat dibaringkan di ranjang dan langsung digumuli Tomy

Chintya membalas memeluk erat Tomy, kedua kakinya melingkari tubuh temanku itu dan ketika vaginanya mulai dimasuki penis Tomy ia mendesah lirih. Tomy menggumulinya dengan cukup lembut sehingga gadis itu menikmati permainannya, penisnya yang panjang itu keluar masuk mengeluarkan bunyi berdecak dari vagina Chyntia yang basah.

"aauuh aahh aahh" rintihannya memenuhi ruangan, dia mulai bisa mengimbangi permainan Tomy yang menyerangnya dengan kasar

Setelah beberapa saat, Tomy berganti gaya dengan doggie style. Sambil menggenjot, tangan Tomy bergerilya meremas-remas pantat serta kedua payudara Chintya yang bergelantungan di dadanya. Desahan mereka sahut menyahut memenuhi ruangan ini. Sudah lewat 40 menit digenjot Tomy, Chintya memekik keras tanda dia orgasme, disusul Tomy yang mengerang keras. Ia menekan penisnya pada vagina Chintya dan menyemburkan spermanya dalam vagina gadis cantik itu. Begitu Tomy menarik lepas penisnya, Ari yang sudah tak sabar langsung menerkam Chintya yang telah mandi keringat. Tanpa pemanasan apapun ia langsung menggenjotnya sehingga gadis itu melenguh dan merintih-rintih keras akibat sodokan penis Ari yang begitu brutal. Beberapa kali Chintya orgasme karena Ari terus memompanya memompanya tanpa henti selama kira-kira setengah jam nonstop. Derai air mata yang membasahi kedua belah pipi dari wajah nan cantik ini telah mengering dan kini yang ada hanyalah wajah seorang gadis belia yang tengah melawan birahi yang menuntut untuk dituntaskan dari seorang lelaki yang tak pantas meraih kenikmatan bersamanya itu. Tubuh telanjangnya melejang-lejang menawan bagi setiap lelaki yang menyaksikannya, terlebih-lebih aku yang terus melihat adegan itu tanpa berkedip sambil memegangi penisku yang telah tegang lagi seraya mengocok-ngocoknya dengan penuh nafsu, betapa aku juga terbawa arus permainan birahi paksa tersebut. Saat Ari membalikan tubuhnya untuk berganti gaya ke anal seks, dia hanya melenguh lemah karena sudah tidak punya tenaga untuk melawan. Melihat itu segera kubalik tubuh Ari sehingga dia menyodomi Chintya dari bawah dan aku segera menindih Chintya dari atas. Aku langsung menusukan penisku yang telah mengeras ke vaginanya yang terbuka bebas di depanku. Jeritan disertai tangisannya keras memenuhi ruangan itu akibat dua lobang tubuhnya dimasuki bersamaan. Setengah jam kemudian kami sama-sama orgasme. Ketika Ari dan aku mencabut penis masing-masing dari vagina dan duburnya mengalir keluar cairan sperma bercampur darah yang lumayan banyak, tubuhnya tergolek pingsan karena kelelahan. Kamipun tidur di kamar itu di sekitar 'korban' kami. Kira-kira jam lima pagi aku dibangunkan Ikram,

"Sir kita pulang dulu deh, capek nih. Ntar malam aja kita balik buat urusin tuh amoy sambil gua mau edit hasil shuting semalam ok" katanya lalu berlalu dengan kedua temanku yang lain.

Aku lalu tidur lagi sambil memeluk Chintya yang masih telanjang di ranjangku, kuciumi leher dan pipinya serta kuremas payudaranya, dia hanya mengeliat tapi tetap tidur sehingga akupun tidur sambil memeluknya.



Aku bangun ketika kedengar dia menangis di pelukanku

"Hei Cyn ngapain kamu?" tanyaku.

"Jahat sekali kalian! kenapa kalian perkosa aku sampai seperti ini? aauuhh ssakiiiit huu hhuu hhuuu..!!!" tangisnya sambil memukul-mukul dadaku dan berusaha melepas dekapanku.

"Cyn kami menyukaimu habis kamu sexy sih, udahlah gak usah nangis toh kamu juga menikmatinya semalam, lihat aja ntar filmnya" kataku sambil melepas dekapanku

Dia bangun dari ranjang berusaha lari tapi langsung terjatuh karena kakinya masih lemas

ditambah rasa sakit di vaginanya sehingga dia tertelungkup di karpet sambil menangis tersedu-sedu. Kugendong tubuhnya dan kubaringkan lagi di ranjang, aku begitu terpesona dengan tubuhnya yang semampai dengan buah dada yang indah dan sejumput rambut halus di selakangannya. Bekas darah dan sperma yang telah mengering belepotan di paha dan betisnya yang jenjang. Kubiarkan dia

menangis hingga dia agak tenang.sementara itu aku menyiapkan kamera dvdku di kamar mandi. Kuarahkan ke bathtub besar di situ. Setelah Chintya bangun, kugendong tubuhnya yg lemah ke kamar mandi, dia tidak melawan, lalu kami berendam di bathtub dengan air hangat. Kugosok seluruh bagian tubuhnya hingga bersih,

"Cyn kamu cantik sekali, gimana? masih sakit kah?" tanyaku sambil menciumi lehernya dan mengelus lembut payudaranya, dia mengeliat geli

"emh sakit sekali mas, kakiku gak kuat buat jalan tolong lepasin aku dong" rengeknya padaku.

"Cyn aku menyukai tubuhmu, lihat payudaramu kenyal dan indah gitu, juga bodymu begitu

sexy", kataku sambil tanganku turun ke perut lalu mengusap dan menggosok klitoris dan liang vaginanya

Dia meronta tapi tubuhnya yang masih lemah ditambah air hangat membuat rasa sakit di vaginanya jauh berkurang sehingga pelan-pelan dia pasrah menerima rangsanganku padanya,

"eegh ssakkiit mas, udah jangan terusin aku gak kuat aahh aahhh aaahhh" rintihnya ketika

tanganku menggosok liang vaginanya sehingga sisa sperma dan darah keluar dari vaginanya tapi kemudian dia agak tenang.

Saat ia mulai keenakan karena gerakan jari telunjukku kubuat selembut mungkin di dalam liang vaginanya, walaupun dia menolak tapi seorang wanita tidak akan bisa menolak gairah sex yang timbul dalam tubuhnya.



Chintya merintih-rintih dan mengelinjang keenakan. Kulumat bibir tipisnya dan dia menyambut kulumanku dengan sedikit membuka bibirnya sehingga lidahku bebas masuk mengait lidahnya dan bermain di langit-langit mulutnya. Dia memelukku dengan erat dan kugumuli dalam bathtub hingga beberapa saat sampai nafasnya terengah-engah. Tanpa sadar kuposisikan tubuhnya yang memeluku di bawah lalu pelan-pelan kumasukan penisku ke dalam vaginanya,

"aaarggh jangan maas aakkuu gak mauuu, aaauuuh aahh aahhhh!!" dia tersentak dan meronta tapi dekapanku yang rapat membuat penisku langsung masuk vaginanya ditambah tenaganya yang belum pulih benar membuatnya tak dapat menolak, jeritan dan rintihannya terdengar keras ketika mulai kugenjot tubuhnya kurasakan vaginanya berdenyut-denyut tanda dia mulai bisa menerima penisku dalam vaginanya. Kugenjot tubuhnya pelan-pelan sehingga dia makin merasakan rangsangan sex yang hebat hingga akhirnya Chintya memekik keras dilanda orgasme

"aaauuuhh aaaahhhh aaaahhhh!" jeritnya sambil mencengkeram erat punggungku dan kakinya melingkar erat di pinggangku hingga aku hampir tidak bisa bernafas

Saat itu aku masih belum orgasme maka terus kupompa penisku di vaginanya sehingga dia terus menjerit keras karena tak tahan rangsangan yang begitu hebat diterimanya sampai ketika aku orgasme dan menyemprotkan spermaku dalam vaginanya dia menjerit keras karena dia juga orgasme yang kedua kalinya,

"Gimana Cyn? kamu ngerasa apa? enak kan?" tanyaku.

"He eehh tapi kakiku lemas" rintihnya pelan

Kemudian kami membasuh diri di shower lalu kugendong dia ke kamar setelah sebelumnya kukeringkan tubuhnya dengan handuk. Chintya diam saja ketika kupakaikan lingerie dan celana dalam yang selalu kusiapkan dalam lemariku karena bra, celana dalam dan blousenya telah sobek akibat kurenggut semalam, begitu juga ketika kusuapi makan dilahapnya sampai habis, maklum tenaganya banyak terkuras karena perkosaan yg kami lakukan semalaman. Setelah itu diapun tertidur dalam pelukanku hingga sore hari.



Jam lima sore teman-temanku datang lalu kami pun ke ruang basement tempat Chintya kusekap,

"apa mau kalian? belum puaskah kalian perkosa aku kemarin hah? ingat aku akan laporkan kalian ke polisi" sergah Chintya ketika kami masuk kamar.

"tenang cantik gimana polisi percaya kamu kami perkosa bila melihat rekaman ini” kata Tomy sambil memutar film hasil shutingnya

Terlihat Chintya yang telah terpengaruh obat perangsang disetubuhi bergantian tanpa perlawanan dan bahkan terlihat membalas rangsangan-rangsangan kami. Diapun terduduk lemas menyadari posisinya yg lemah dan langsung menangis tersedu-sedu.

"Udahlah kau nikmati aja, toh gak ada orang lain yang tahu ok, atau kami sebarkan filmmu ke kantor dan keluargamu" ancam Ari "sekarang lepasin bajumu pelan-pelan manis, terus layani kami tanpa melawan ok".

Chintya berdiri sambil menangis dia melepas satu persatu tali lingerienya. Tak lama kemudian lingerie itu meluncur turun melewati tubuh mulusnya yang putih itu disusul celana dalam renda putih yang tadi kuberikan. Dia tak melawan ketika tubuhnya ditarik ke ranjang dan langsung digumuli Ari. Selanjutnya yang kudengar hanya rintihan dan desahan gadis itu yang disetubuhi Ari dan selanjutnya malam itu Chintya kembali melayani kami berempat. Kelihatannya dia sadar percuma melawan sehingga diapun memutuskan untuk menikmati perkosaan yang dialaminya, hal itu terlihat dari desahan dan rintihannya yang keras sampai kami berlima sama-sama terkulai puas. Air mani dan keringat berceceran membasahi tubuh gadis itu. Ia kami perkosa bergantian selama tiga hari sejak kami culik sampai akhirnya hari minggu malam saat dia pingsan kami tinggalkan tubuhnya dalam mobilnya di depan rumahnya, tak lupa surat peringatan dari kami agar tidak menceritakan kejadian yang menimpanya pada siapapun karena kami rekaman adegan perkosaannya.



By: Yasir
------------------------
33 komentar
Maonsong mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 11:45 am (Sunting)
Good story..

Balas Reader... mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 11:59 am (Sunting)
just one WORD……

SADISSSSSSS

Balas penggemar_kbb mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 12:45 pm (Sunting)
baca dulu ah……

Balas tuyul bedog mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 1:42 pm (Sunting)
wah……
udah terjebak tuh korban….
apa ada lanjutan?

Balas jaihwacat mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 1:47 pm (Sunting)
mantab bos, lanjutin yak,…tp ceweknya jgn pasrah mulu and kenikmatan

Balas Savile mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 2:05 pm (Sunting)
B0s shu. . .Cerita artis’a d0nk. . .Oia,skrg kuq cerita-cerita yg trbaru smpai 4 hari baru muncul b0s shu?

Re: lagi sibuk nih, makannya telat update, lagian paceklik cerita

Balas Prince mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 2:16 pm (Sunting)
Kritik nih bos,jgn marah y…
Nganu…
Critax dah bgus,namun kayax kurang detail…
G dcrtain wktu dlm prjalanan,trus gmana prasaan korban ma pmerkosax,trus kayax gaya ngeseksx kurang dech…

Re: ya namanya juga pemula, kita maklumi saja lah

Balas bimaaa mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 2:32 pm (Sunting)
mcd thamrin mah udh ganti jd toni and jack

Balas sandewa mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 4:23 pm (Sunting)
kurang greget dan detail mas…

and bagusnya bisa di upgrade kalo yg makan di sana tuh salah seorang celeb remaja..pasti keren..

@ shusaku

mas..black note ma kepompong xxx nya kapan ya mas?

Balas Mr R mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 4:48 pm (Sunting)
betul sekali bung yasir.

Balas Dejavu mengatakan:
Oktober 13, 2009 pukul 5:56 pm (Sunting)
Kurang greget cerita biasa aja,..

Balas Pemburu Jilbaber mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 12:52 am (Sunting)
Kurang greget… Beda ama NC4:MBL, apa lagi NC6:FMFO…

Balas Pemburu Jilbaber mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 12:53 am (Sunting)
Nggak layak masuk kisahbb

Balas sisil mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 4:06 am (Sunting)
udah kebiasa baca cerita keren trus baca yg kayak gini jadi biasa bgt..

@bos shu:
kepompong..kepompong..cembunyi dimanaaa…
dibalik black note ya wkwkwkwk..

Balas rewel mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 5:43 am (Sunting)
mending baca buku doraemon hee heheeeee………

Balas hentaibeibeh mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 5:48 am (Sunting)
duh komentarnya banyak yg ga puas ni hehe..

kalem aje bro yasir ini semua masukan bwt anda, gw request blh ga?

itu 4 berandal suruh perkosa spg2 sexy d JCC dgn situasi dan kondisi pameran lg rame pengunjung, tentunya dgn detail cerita yg lbh bagus n hot ok!

tq ^^

Balas pemain lama mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 5:50 am (Sunting)
kurang greget ceritanya…..yg lebih yahud donk…….

Balas a_Sandewa@yahoo.com mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 6:45 am (Sunting)
@ pemburu jilbaber..

jangan gitu dunk gan..namanya juga baru…jagan langsung komen ga pantas…hargain usaha teman2 kita untuk meramaikan situs ini..

-dari orang yang belum bisa ngirim cerita sampai saat ini-

btw, tau situs ce berjilbab yang asoy ga bro?

Balas waone53@yahoo.co.id mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 10:43 am (Sunting)
bnyak komen negatif bisa jadi karena karakter the beastnya yang ga sesuai standar para mupenger, digambarkan item sangar bopeng tapi bahasanya gaul, udah gt anak balap lg, jadinya ga ada greget beauty and the beastnya.
BLOG KBB ini udah terlanjur jadi tempat nongkrong no 1 bg para pecinta erotic story, jadi sangat wajar jika cerita yang baru kurang standar langsung di hajar dgn koment negatif…
Jangan sakit hati bro… Berani kirim cerita musti siap di koment…buat bro shusaku, please jangan larang komen negatif..semua ingin menjaga KBB tetap berada di level no.1..
salam mupeng

Re: wah kayanya cerita ini paling ga welcome di mata para mupengers kbb deh, gpp semoga aja ntarnya lebih baik

Balas mikenjess mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 1:10 pm (Sunting)
erggg… sebenarnya baru mau pertama kalinya gue comment negatif, hahaha… tapi uda banyak yang tulis, jadi kasian hahaha..
sebenarnya ide ceritanya bagus banget. makanya gue baca ampe abis, tapi nih cewe kok aneh banget ya? gak ada emosinya gitu, emosinya cuma di dialog doank, tapi penulis nya itu gak nunjukin emosi pemerannya.
ibaratnya kalau movie, ini pemeran ama sutradara dapat nilai jeblok,. tapi penulis skenarionya masi bagus, atau misalnya ini cerita dari novel, novelnya bagus tapi adaptasi ke movienya anjlok.
ngerti kan perbandingan gue? yang gue ngomong itu bukan secara harafiah loh, tapi perumpamaan.

intinya kita tuh berharap cerita lebih idup. yang ini kok rontaan cewenya gak meluap. itu diperkosa dan disekep loh, dan waktu nikmatin orgasmenya juga kayak gak keliatan. cuma dibilang secara narator aja.

trus malah lebih keluar sisi darahnya, walaupun cuma di sebutkan dua kali, waktu diambil perawannya ama waktu di double penetration. dan itu jadinya sadis…
padahal ceritanya belum bikin org horny tapi sadisnya uda keluar jadinya gak bisa tegang deh.

tapi pastinya kedepannya bakalan bagus sih gue percayanya. asal semua kritikan dimasukan ke otak, karna gue percaya anda pecinta kbb dan cinta buat nulis, serta ide dan fantasi anda sudah top cer.

soal bahasa gaul sih ok ok aja sih menurut gue, dari cewe dan cowo nya dari kalangan atas juga gak masalah.
tapi bagusnya kedepannya nanti setelah dijadikan slave disuru main ama kalangan bawah buat dijadikan koleksi.

disuru eksibionis dan disuru nuruti lah kehendak 4 raja langit itu hahaha

Balas ceps mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 5:05 pm (Sunting)
tapi lumayan buat refreshing bos.
daripada ceritanya begitu2 melulu,blacmail ,rekam video, akhirnya jd budak seks.

Balas mupengers mengatakan:
Oktober 14, 2009 pukul 10:34 pm (Sunting)
waaahhhhhhh… asli dahhhh… padaaaaammmmmm….. olga lydia.. keluarlah.. capek dehhh gw bolak balik kesinimasih kagak keluar olga lydia nya…
@bo shu: usul dong.. banyakin seleb deh..biar imajinasi lebih terasa….mantab gan bayangin ngentot seleb.. asal jgn omas aje..

Re: gw ga bilang lagi bikin cerita olga loh, gw cuma bilang kepikir bikin sekuel yg dulu, skrg lagi sibuk garap nightmare 14 nih

Balas naga_langit mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 7:11 am (Sunting)
pertanyaan gue sih cuma satu ke penulis : apa cerita ini terinspirasi dari cerita nyata

soalnya beberapa waktu lalu ( gue lupa tepatnya ) , gue baca berita di koran tentang perempuan yang diculik dari Mc D dan diperkosa oleh sekelompok orang.

beritanya mirip banget dengan cerita ini ( tapi tentunya klo di koran gak mungkin detail lah..heheheh)

Re: ada kemungkinan terinspirasi sih hehe

Balas PBinal mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 8:19 am (Sunting)
Agak garing ya cerita ini. Build upnya gak kena.

@Bro Naga Langit: ‘yang kemarin’ dah gw kirim ke email u. Pls check.

Re: maklumlah penulis pemula

Balas Eco mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 8:24 am (Sunting)
Ngga mantap…
Temanya membosankan…
Kurang Kreatifitasw coy…
NGgak layak masuk kbb

Balas dr H mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 10:41 am (Sunting)
Waduhh komen2nya pada kurang enak, inget dulu pas gw baru pertama kali nulis di sini.

nga pa pa bro Yasir. maju terus pantang mundur.
yg penting niat baik mo nyenengin pembaca.
biasa tulisan perdana s/d bbrp eps ke depan msh terasa kurang memuaskan orang lain.
Terus saja nulis nati juga ketemu juga Fell-nya. kalau anda berhenti nulis malah ngga dapet2.
Eng..coba bro baca ulang karya sendiri di atas berulang-ulang. kerasa ada yg janggal atau ngga. jika iya maka edit sedikit demi sedikit. rasanya para senior kbb juga begitu semua.
terkadang kita males nulis panjang2, menceritakan lebih detail situasi keadaan, atau berlama-lama pada sebuah keadaan. itu karena kita sdh tahu bgmn situasi itu dari imajinasi kita sendiri. tapi buat org lain kan tidak tahu. tahu2 kok sdh msk ke adegan seks.

cerita anda di bag seks scane-nya mnrt gw sudah bagus. justru gw lemah sekali dibagian itu he he. cuma mgkn karakter the beast-nya kurang mengena.

Pokoknya terus nulis buat forum kita.

Btw kemana sis Yo ama sis Diny ya? jgn2 sis Yo msh ngambek gara2 kejadian File hilang tempo hari?
Master Joe juga lama ngga ngeluarin kisah baru.
Master yg lain juga nih, Bro Raito, Bro PBinal.

Bro shu kemana kok jrg komen nih. Sibuk skl sprt-nya? Email ama YM juga ngga di bales2. eps 7 & 8 sdh sampe blm? entar mlm yg 9 gw kirim. hitung2 biar stok cerita-nya rada byk.

Re: katanya sis yo mau bertapa dulu memulihkan cerita2 yg hilang kemaren. kita doakan semoga cepat kembali ke tengah2 kita. joe, raito & pbinal dah kangen nih kita. gw dah bales ym, filenya dah gw terima, thx

Balas naga_langit mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 2:12 pm (Sunting)
setuju sama dr H , gue aja pertama nulis kacau balau juga ( sekarang juga klo gak mood suka kacau pual ..hehehee).

the point is , jangan menyeraaahhh..jangan menerah..jangan menyeraaahhhh..aahhhhaa..hahahhhaaa

Balas ThaNaTos mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 4:01 pm (Sunting)
Kebanyakan orang yang tidak bisa menghargai karya orang lain adalah orang paling bodoh bahkan dari orang terbodoh sekalipun ,,,

tetap semangat Bos Yasir ,,,

@ pemburu jilbaber
Mana karya anda ??

Balas mikenjess mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 8:25 pm (Sunting)
@dr H
seks scene anda lemah? nggak lah, justru menurut gue seks scene nya dr H dah tepat.
hmm..
sorry gue beneran gak biasa buat kritik penulis, tapi ini perlu dikembangkan lagi,

@Eco
soal kelayakan masuk kbb, saya rasa ini sudah pantas sih, cuma kan masi kurang aja.

@ceps
lah ini kan juga video kan? ada yang gue setuju ama Eco yah agak monoton tapi gak sampai gak pantas masuk kbb.

@Yasir
keep writing, bukti tulisan anda keren adalah, anda mendapat sorotan dari berbagai penulis handal, walau gak menutup kemungkinan, sorotan itu ada karna mr shu lama keluarin cerita cerita baru, haha.. tapi dah pasti dapat sorotan sih, karna pertama ini cerita baru, kedua, temanya menarik.

Balas mikenjess mengatakan:
Oktober 15, 2009 pukul 8:26 pm (Sunting)
tapi yang paling terganggu waktu di bathtub itu loh, masa cyntianya kesannya mau curhat ama pemeran aku nya? yang bener aja?! baru ketemu gitu loh!!!
aaha

Balas dr H mengatakan:
Oktober 16, 2009 pukul 9:47 am (Sunting)
Bro mikenjess.
gw emang paling kesulitan nulis seks scane. malah yg bikin lama tulisan gw selesai gara2 ngedit di bagian itu.
justru bro shu pernah bilang bag itu paling gampang.

gw cukup salut pada pengarang baru spt bro Yasir sdh bisa nulis sebagian besar dari ceritanya justru bag seks scane.

gw pikir cerita anda kelihatan lemah karena pengunjung di sini pingin sesuatu yg baru, lain dari yg lain, lebih gila lagi dari cerita2 sdh ada. Nah itu dia org selalu membandingkan dgn cerita para master di sini.

sbg contoh spt ini :
mis hari ini muncul kisah NC eps 14 dari bro Shu yg sdh ditunggu2 oleh mupengers di sini, tahu2 besok muncul tulisan dari penulis yg baru. ya langsung kebanting kan?

btw seks scane pada Tamara-eps4-nya master Harrypotter dasyat sekali imbang deh sama RYT-eps 8 & 9

Re: iya ada kemungkinan gitu selera mupengers disini dah tinggi2 jadi kalau ama cerita baru yg plotnya pas2an jadi ga sreg

Balas B"BF" mengatakan:
Oktober 16, 2009 pukul 11:46 am (Sunting)
apa sih lu pada.. bkannya ngasih saran malah ngejelek jelek in..ihh

Re: ga juga loh, kita kasih saran juga kok, tuh para penulis besar spt harpot, pbinal & nagalangit aja ikut ngomong

Balas pion mengatakan:
Oktober 16, 2009 pukul 6:11 pm (Sunting)
kapan ya… ada kisah Tina talisa penyiar tv one yang sexy..

Re; kebetulan bentar lagi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar